NovelToon NovelToon
CINTA CEO DINGIN

CINTA CEO DINGIN

Status: tamat
Genre:Romantis / CEO / Tamat
Popularitas:1.6M
Nilai: 4.5
Nama Author: yhani_HT

WANING !!!! BUKAN AREA BOCIL

Elvina Carissa seorang gadis berusia 19 tahun
harus menghadapi kenyataan yang pahit setelah kematian ayahnya 2 tahun lalu dia harus di hadapkan dengan kenyataan ibu nya yang ternyata memiliki penyakit dan harus memiliki operasi.

Henry Alexander Mateo seorang CEO tampan dan kaya raya yang memiliki perusahaan REAL ESTATE SEASIA yang memiliki sifat dingin sombong dan kejam.

bagaimana kisahnya !!! Apakah takdir mempertemukan mereka dengan kisah yang indah ????

ini karya pertamaku mohon dukungan nya!!!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yhani_HT, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

INFORMASI

Seperti biasa setiap pagi Henry selalu olahraga terlebih dahulu sebelum melakukan aktivitas nya sebagai seorang CEO

Setelah selesai olahraga dia bergegas masuk ke kamarnya untuk mandi dan siap-siap untuk ke kantor

Setelah selesai dia menuju lantai 1 untuk sarapan bersama orang tua nya dan di sana sudah ada sekertarisnya.

"Selamat pagi mom dad" ucapnya sambil berjalan menuju meja makan

"Pagi juga sayang" jawab mommy ellena

Sambil berdiri mengambilkan makan untuk putra kesayangannya itu,setelah itu dia meletakkan depannya,mereka makan dalam diam hanya sesekali terdengar obrolan biasa.

Setelah selesai makan mereka Henry dan sekertaris nya perpamitan untuk ke kantor

" Mom dad berangkat dulu iya" ucap Henry sambil mencium pipi orang tua nya

" Hati-hati nak jangan balap-balap" ucap Mom ellena

" Yang bawah mobilnya Dadang mom bukan aku" ucap Henry sambil berjalan menuju mobilnya

"Mom dad Jose berangkat kerja dulu iya" ucap Jose lalu dia mencium pipi seperti yang di lakukan Henry

"Cepatlah kalian cari istri jangan mencium istriku terus tiap pagi,apa tidak ada yang mau sama kalian menyebalkan" ucap dad Radit sambil menatap anak dan sekertaris nya itu

Mode merajuknya lagi on

"Dia mommy kami Daddy" ucap mereka berdua sambil tersenyum

" Dan dia istri Daddy" sambil menarik istrinya dalam pelukannya dan masuk dalam rumah tanpa melihat anaknya pergi.

Henry dan Jose sudah dalam mobil dan mereka ke luar dari rumah besar itu menuju ke kantor , sepanjang perjalanan Henry cuma melihat iPad yang ada di tangan nyaa begitu juga dengan Jose

" Apa belum ada informasi nya Jo" ucap Henry memecah keheningan yang dalam mobil itu

"Sudah tuan, saya sudah kirimkan melalu email anda" ucap Jose

Kemudian Henry membuka email yang di maksud oleh sekertaris nya itu.

Dia membaca semua informasi yang di dapatnya itu

Tidak terasa perjalanan mereka telah sampai di gedung tinggi perusahan Jose ke luar untuk membuka kan pintu mobil untuk bos nya

Kemudian turun lah seorang CEO yang disegani itu

Mereka berjalan dengan tegap semua karyawan tunduk Saat melihat bos sekaligus pemilik perusahaan mereka bekerja

Tidak sedikit yang berbisik-bisik membicarakan ketampanan bos dan sekertaris itu.

Henry dan Jose menuju lift khusus keruangan CEO dan memencet tombolnya.

" Atur jadwal dan cara untuk bisa aku bertemu dengan perempuan itu apa pun caranya" ucap Henry saat sudah dalam lift

" Baik tuan,tapi dari informasi yang saya dapat sekarang dia masih di kampung merawat ibunya dan dia membutuhkan kan biaya untuk operasi ibunya " jawab Jose

Ucapan Jose membuat Henry tersenyum,tapi bagi Jose senyuman itu menakutkan entahlah apa yang bos nya itu sedang pikirkan

Ting

"Atur saja waktunya" ucapnya sambil ke luar dari lift dan menuju ruangannya

"Baik tuan" jawab Jose

Bertambah lagi tugasku apa bos benar-benar menyukai wanita itu tidak mungkin kan tuhan apa kiamat sudah mau dekat

Jose merinding dengan ucapannya sendri dan dia menatap bingung sama bosnya itu

"Selamat pagi tuan,sekertaris Jo" ucap Nabilla berdiri saat melihat bos dan sekertaris nya sudah depan mejanya

"Jangan mengeluh" ucapnya sambil masuk dalam ruangannya setelah di bukakan oleh sekretarisnya itu

Henry jalan menuju kursi kebesaran nya itu dan dia sudah melihat berkas yang akan tanda tangani ataupun di koreksi,dia membuka jasnya kemudian di gantung tempat yang ada dalam ruangan itu.

Dia duduk dan mulai membuka berkas yang ada depannya

Tok ...tok...tok...

" Masuk"

"Bacakan jadwal ku hari ini" lanjutnya pada Nabilla tanpa melihat orangnya

"Jam 10 ada meeting tentang pembangun tentang hotel yang di kota A, jam 3 sore tuan ada pertemuan dengan klien d hotel xx" jawab Nabila

" Apa berkasnya sudah siapkan" ucap Henry

"Sudah tuan" jawab Nabilla

"Kembali ke tempatmu" ucap Jose

"Baik tuan" jawabnya sambil berjalan untuk ke luar

"Apa adikmu baik-baik saja " ucap Henry tiba-tiba membuat Nabilla meyeritkan dahinya bingung dengan perkataan bosnya itu dia gagal mencerna ucapan yang dia dengar

Adik maksudnya gimana adik yang mana Elvina atau gimana

" Sudah lah kamu boleh ke luar" ucap Henry saat melihat kebingungan di wajah Nabilla

Nabilla pun ke luar dari ruangan itu dan melanjutkan pekerjaan nya

🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻

Elvina masih tidur di samping ranjang ibunya sambil memegang tangan ibunya

Ibu yang sudah bangun dari tadi dia tidak tega untuk membangunkannya dan di biarkan dia melihat wajah anaknya yang kelelahan dia mengangkat tangan satunya sambil mengusap kepala Elvina pelan-pelan

Karena merasa ada yang mengusap kepalanya Elvina membuka matanya sambil mengumpulkan nyawanya

"Ibu sudah sadar gimana,mana yang sakit Bu" ucap Elvina sambil berdiri dan memencet tombol yang ada dalam ruangan itu untuk memanggil dokter

Ibunya tersenyum mendengar pertanyaan dari anaknya itu

"Satu-satu dek tanya nya ibu bingung mau jawab yang mana,ibu baik-baik saja kenapa adek bisa ada di sini bukannya bekerja "ucapnya sambil tersenyum

"Gimana mau kerja kalau ibu sakit, kenapa ibu tidak perna cerita sama Elvi kalau ibu sakit apa ibu tidak sayang sama Elvi" ucap elvi matanya sudah berkaca-kaca

"Bukan begitu dek tapi ibu tidak mau merepotkan mu lagian adek juga kerja gimana Sama pekerjaanmu ibu tidak mau kamu banyak pikiran karena ibu sakit" ucap ibu Susi

"Tapi Elvi sayang sama ibu khawatir sama ibu Elvi cuma punya ibu" akhirnya yang di tahan ke luar jugaa Elvi menangis dalam pelukan ibunya

" Ibu baik-baik saja dek jangan nangis jelek kan jadi nya anak ibu, sudah sana mandi dulu baru Saparan"ucap ibu Susi sambil mencium kening Elvi

"Ibu dulu yang Sarapan Elvi suapin iya habis ini baru Elvi mandi" ucapnya sambil mengambil bubur yang ada di meja samping tempat tidur ibu nya.

Tidak lama dokter masuk di ikuti 2 perawat yang ada di belakang nya

" Selamat pagi Bu" ucap dokter tersebut

" Pagi dokter" ucap ibu Susi dan Elvi

Kemudian dokter memeriksa ibu Susi dia menjelaskan semua kepada ibu Susi tanpa ada yang dokter sembunyikan

" Jadi ingat pesan saya iya Bu jangan terlalu keras kerjanya ingat kesehatan ibu,tidak boleh terlalu cape rajin minum obatnya dan kontrol nya iya Bu,kalau keadaannya sudah lebih baik kemungkinan besok siang sudah bisa pulang " ucap dokter

" Terima kasih dokter sudah membantu ibu saya" ucap elvi

" Sudah kewajiban kami untuk membantu" ucap dokter sambil tersenyum kepada Elvi dan ibunya

" Kalau begitu kami undur diri dulu,mari Bu dek " ucap dokter kemudian mereka ke luar dari ruangan rawat itu

Setelah dokter ke luar Elvi memandangi ibunya dengan mata yang sudah mulai membasahi pipinya

" Ibu maafin Elvi belum bisa membahagiakan ibu" ucap elvi sambil sesenggukan

Ibu merai tangan Elvi sambil di genggam

" Ibu selalu bahagia memiliki adek, Ade adalah kebagian ibu maka dari itu hiduplah dengan bahagia karena itu sudah lebih dari ibu melihat Ade selalu bahagia tersenyum" ucap ibu Susi sambil menghapus air mata anaknya

" Sudah sana mandi bau asem tahu" lanjutnya sambil tertawa kecil

" Ehz ibu menjengkelkan mana ada aku bau asem harum tau" ucapnya sambil mencibirkan bibirnya

Kemudian dia ke kamar mandi untuk bersih-bersih karena dari kemarin dia belum mandi lantaran khawatir keadaan ibunya sehingga dia lupa semuanya.

Ibunya memandangi anaknya yang masuk dalam kamar mandi

" Semoga kebagian selalu bersamamu nak,maaf ibu belum bisa jadi orang tua yang baik untuk kamu seperti anak-anak yang lainnya" ucap ibu Susi sambil menghapus air mata yang sudah turun tanpa ijin.

1
Hardiantyaswar Hennaart
bgus suka crita.y
Mommy_Mk: 🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
falea sezi
wanita tolol pergi aja kek pelacur g di bayar aja lu
Septiana Septi
Luar biasa
Septiana Septi
Lumayan
Meliana Siregar
Knp bilang ngak atau gak jadi dag, misl dag tau atau dag papa...bahasa Indonesia yg benar donk thor...semua lho di tulisanmu bilang dag...geli thoor
San Ti
Luar biasa
San Ti
Lumayan
Sry Muliana Sry
hwhehe3 seru
Qaisaa Nazarudin
Aaaaaaahhhhh Akhirnya Davin dan Nabilla juga Aqila dan Jose akan menyusul ke pelaminan..👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👍🏻👍🏻😀😀
Qaisaa Nazarudin
Oh mereka muslim ya?? Tapi kumpul kebo dan minum wine,🤫🤫😤😤
Qaisaa Nazarudin
#Jadian
Qaisaa Nazarudin
Ciih apa udah kadian aja?? cepet banget??😅
Qaisaa Nazarudin
Udah kayak perempuan simpanan aja..
Qaisaa Nazarudin
Dih baru juga cuman di antar pulang,Gak ada apa yg terjadi lho,Harusnya tanya dulu,
Qaisaa Nazarudin
Cenayang thot bukan senayang 😂
Qaisaa Nazarudin
Belum nikah juga kan,Menjaga apa nya??
Qaisaa Nazarudin
Udah nikah apa belum nih??
Qaisaa Nazarudin
Eva apa Evi sih namanya nih cewek? kadang manggilnya Eva kadang manggilnya Evi 🤫🤫😇😇
Mamake: Mungkin namanya Eva Evi 🤭😂
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Katanya sudah makan sebelum dtg kekantor,Bukannya menolak,malah habis tuh makannya ckck
Qaisaa Nazarudin
Kenapa pak??? Tiba2 gak bisa potong steak ya ??🤣🤣🤣😜😜
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!