NovelToon NovelToon
AYRAFKA (Jodoh Impian)

AYRAFKA (Jodoh Impian)

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Nikahmuda / Badboy / Teen Angst / Teen School/College / Persahabatan / Tamat
Popularitas:911.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: Itta Haruka07

Aira, siswi pindahan dari Surabaya yang mampu mengaduk-aduk hati Rafka. Cowok berandal itu sudah jatuh cinta pada pandangan pertama.

Sial memang saat cewek incarannya ternyata saudara kembar musuh bebuyutannya. Semakin rumit karena Aira menaruh hati pada kakak laki-laki Rafka.

Mampukah Rafka memperjuangkan cintanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Itta Haruka07, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5

Rafka dan maminya sudah sampai di rumah Aira dan Abi. Mama Aira sendiri yang menyambut kedatangan tamunya dan mengajak mereka masuk ke rumah.

Kebetulan, Aira sedang mengerjakan PR Bahasa Indonesia di ruang makan, dan Rafka kegirangan karena hal itu.

"Tante, boleh saya ketemu Aira?" izin Rafka pada sahabat maminya itu.

"Oh, iya. Boleh, Aira lagi belajar," jawab Mama Sofia.

"Makasih Tan." Rafka langsung menghampiri Aira setelah mendapat lampu hijau.

"Abi di rumah juga. Sof?" tanya Mami Dinda yang sedikit khawatir putranya akan membuat masalah jika bertemu dengan Abi.

"Baru saja keluar sama temennya, udah nggak apa-apa, Rafka sama Aira kan satu sekolah, kita ngobrol aja yuk," balas Mama Sofia.

***

"Ay." Rafka tiba-tiba sudah duduk di samping Aira.

"Kok kamu di sini?" tanya Aira yang terkejut dengan kedatangan Rafka. Ia pikir yang datang ke rumah adalah Revan dan mamanya, kenapa malah Rafka yang datang?

"Belajar apa sih Ay?" tanya Rafka yang mengintip tulisan Aira.

"Ih, ditanya nggak dijawab, malah balik nanya," balas Aira dengan kesal, ia kembali fokus menulis tugas yang diberikan oleh gurunya tadi di sekolah.

"Aku di sini buat nemenin kamu, kamu makin cantik Ay," kata Rafka. Dia memandangani gadis di sampingnya yang memakai kaus warna toska dan juga celana jeans selutut, rambutnya dijepit ke atas, sehingga menampilkan lehernya yang putih.

"Rafka jangan ganggu aku deh, kamu nemenin Tante Dinda kan, ya udah sana sama mama kamu!" usir Aira. Ia tidak bisa fokus menulis surat lamaran kerja yang ditugaskan oleh guru Bahasa Indonesianya itu.

"Sama mama kamu aku diizinkan nemenin kamu kok," balas Rafka. Ia mengambil sepotong buah anggur yang ada di hadapan Aira.

Aira melotot karena kesal pada Rafka. Lalu, Mama Sofia dan Mami Dinda datang dari ruang tengah menuju dapur.

"Rafka, jangan gangguin Aira loh," kata Mami Dinda yang melihat raut kesal di wajah Aira.

"Aku nggak gangguin kok, Mi. Cuma pengen diajarin aja sama Aira, soalnya kelasku besok juga ada pelajaran ini," jawab Rafka sambil mengangkat LKS milik Aira.

"Wah, tumben kamu mau belajar Raf, bagus dong! Sebentar lagi kalian kan ujian, mami seneng kalau kalian mau belajar bareng," kata Mami Dinda.

Aira menoleh pada mamanya yang sedang mengambil sesuatu di kulkas. Ia ingat pesan sang mama yang melarangnya dekat dengan Rafka.

"Mi, kalau aku belajarnya sama Aira pasti aku bisa," balas Rafka.

"Alah, anak mami ini lagi nyari kesempatan ya," goda Mami Dinda.

Rafka hanya senyum-senyum dan itu membuat maminya yakin bahwa Rafka menyukai Aira. Sementara Mama Sofia terlihat tidak rela jika Rafka menyukai Aira.

"Aira, kalau pelajarannya sama, tolong bantuin Rafka ya, dia itu susah sekali kalau disuruh belajar," kata Mami Dinda.

"Aira minggu depan udah mulai bimbel Din, sama Abi juga," sahut Mama Sofia.

"Oh ya. Bagus dong Sof. Bimbel di mana? Nanti biar Rafka ikutan juga, kamu mau kan Raf?"

"Mau banget Mi, yang penting sama Aira."

"Bagus Rafka. Yuk Sof, kita tinggalin mereka, biar mereka bisa belajar." Mami Dinda menarik tangan Mama Sofia.

Mereka berdua meninggalkan Aira dan Rafka di meja makan. Ada rasa khawatir di hati Mama Sofia saat melihat Rafka yang dilihat dari tingakahnya kelihatan menyukai Aira.

"Ay,aku sebenarnya penasaran dari dulu mau tanya ini sama kamu. Keluarga aku sama keluarga Tante Sofia itu udah lama kenal, tapi aku nggak pernah tahu kalau anak Tante Sofia itu kembar. Kamu sebelumnya tinggal di mana?" tanya Rafka.

"Surabaya," jawab Aira singkat.

Rafka terus bertanya ini dan itu, tetapi jawaban Aira hanya seperlunya saja. Beberapa kali Rafka mulai menjahili Aira yang membuat gadis berambut panjang itu kesal.

"Kalau kamu ganggu terus, mending aku belajar di kamar," kata Aira yang sudah berdiri dan hendak membereskan buku-bukunya.

"Iya iya, jangan pergi. Di sini aja, biar jantung aku bisa berolahraga." Rafka menahan tangan Aira supaya tidak pergi.

"Ra, dia ngapain kamu?" Abi tiba-tiba datang, membuat tangan Rafka yang menggenggam tangan Aira, terlepas begitu saja.

"Nggak apa-apa kok, Bi." Aira kembali duduk di tempatnya semula.

Abi menarik kursi, dan bergabung dengan Aira dan Rafka.

"Lo ngapain ke sini?" tanya Abi pada Rafka.

"Emang lo nggak lihat, gue nganterin nyokap," jawab Rafka.

"Biasanya juga lo ogah ke sini, kenapa sekarang lo ke sini? Lo kangen sama rumah ini?" tanya Abi dengan ekspresi yang terlihat mengejek Rafka.

"Gue ke sini karena nyokap dan Aira, nggak ada hubungannya sama rumah ini, apalagi sama lo," jawab Rafka yang mulai terpancing emosi.

"Stop! Kalian berdua ganggu belajarku tau nggak." Aira meletakkan bolpoinnya dengan kasar.

"Ra, gue ke kamar dulu, males ngeladenin orang nggak penting kayak dia." Rafka mengambil kunci motornya yang tadi diletakkan di meja, lalu meninggalkan Aira dan Rafka di meja makan.

"Dia lebih nggak penting," gerutu Rafka setelah Abi meninggalkan mereka.

"Kamu sama Abi kenapa sih selalu berantem kalau ketemu?" tanya Aira yang mulai tertarik bicara dengan Rafka.

"Kenapa kamu nggak tanya dia?" Bukannya bertanya, Rafka justru balik bertanya.

"Dia nggak mau jawab kalau soal kamu," jawab Aira.

"Aku juga nggak mau jawab kalau soal dia," balas Rafka.

"Oh gitu. Ya udah, kalau nggak mau jawab, aku ke kamar aja," gertak Aira yang kembali berdiri.

"Jangan!" Rafka menahan tangan Aira. "Oke aku cerita, tapi ada syaratnya."

"Apa?"

"Kita pacaran," jawab Rafka dengan cepat.

Aira langsung berdiri, membereskan buku-bukunya dan bersiap pergi.

"Iya iya iya Ay iya. Jangan pergi!" Rafka menahan dua tangan Aira.

"Ya udah cerita!"

Rafka menarik napas dalam dan mengembuskan dengan berat. Rasanya teramat malas harus mengungkit kenangan masa lalu yang membuatnya bermusuhan dengan Abi.

"Sebenarnya, sejak kecil kita temenan, udah kayak saudara banget. Pas kita mau lulus SMP, cewek yang dia suka nembak aku, tapi aku nolak cewek itu karena emang nggak punya perasaan apa-apa, dan itu menjadi awal permusuhanku dan dia."

Aira mencerna setiap kata yang diucapkan Rafka, hanya saja ia masih belum paham, kenapa mereka bermusuhan hanya karena masalah perempuan.

"Cuma karena itu?" tanya Aira yang belum puas dengan jawaban Rafka.

"Aku akan ceritain lengkap, detail tanggal dan waktunya juga asal kamu mau jadi pacarku." Rafka kembali menggoda Aira.

"Nggak mau," jawab Aira dengan cepat.

"Ayolah, nggak ada ruginya kan kalau kita pacaran."

"Enggak, Rafka. Aku nggak punya perasaan apa-apa sama kamu. Sama kayak kamu ke cewek itu."

"Oke nggak apa-apa, masih banyak waktu, tapi aku nggak akan melakukan hal bodoh seperti cewek itu."

"Maksud kamu Raf?"

🦋🦋🦋🦋

Ceilah, musuhan gara gara cewek 🙃🙃🙃 Mending Mas Abi sama aku aja 🤗😂😂😂😂

Jangan lupa jempolnya, hadiah dan vote juga boleh banget 🥰🥰🥰 Insya Allah nanti akan ada give away kayak novel novelku sebelumnya ya 🥰🥰🥰 Banyakin hadiahnya 😂😂😂 Sampai ketemu lagi 🤗🤗🤗

1
Qaisaa Nazarudin
Hadeeuuhhh BARU PERTAMA KETEMU PERAN COWOKNYA BEGO KAYAK GINI..KALO GITU BIARIN AJA DAFA YG NIDURIN ISTERI LOE UNTUK YG PERTAMA,DAN KAMU AMBIL YG BEKAS NYA DAFA..kesel aku .🤦🤦🤦🙄🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
ASTAGA SEMPAT2 NYA DIA MIKIR SOAL BUKU NIKAH WAKTU KEADAAN GENTING KAYAK GINI.. MASA IA UDAH 4 TAHUN BUKU NIKAHNYA GAK JADI-JADI???!! 🤔🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Buat laporan polisi,Biar Hukum yg bicara.. Orang GILA kayak Dafa jangan pernah dipandang Enteng lho..
Qaisaa Nazarudin
Noh denger kan kamu,Ada Cowok yg ngejar2 isteri kamu,Yakin nih gak mau pulang..
Qaisaa Nazarudin
DENGAN KAMU YG PERGI MENGHINDAR KAYAK GINI AY,YANG ADA DAFA TAMBAH NYUSAHIN KAMU,HARUSNYA BIARIN AJA ABI KASIH DIA PELAJARAN BIAR KAPOK DIA..CKK OGEB🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Terus gimana dengan kamu sendiri nantinya,,Setelah kamu SUKSES pasti akan Banyak ulat bulu yg akan MENGHALALKAN segala cara untuk mendapatkan seorang pria yang mereka inginkan..
Qaisaa Nazarudin
Mending kamu JUJUR sama Aira,Bawak dia pindah kuliah sekalian,pasti Aira akan paham kalo kamu JUJUR sama dia..
Qaisaa Nazarudin
Tunggu-tunggu ini perempuan kenapa sih aneh gini,SIAPA JUGA YANG MAU KETEMU SAMA DIA,KEPEDEAN TIBA2 NGANCAM KAYAK GITU, Emang selama ini Rafka pernah mencari dia, MENUNTUT tanggungjawab jawab dia atau gimana?? Kenapa dia tiba-tiba sok NGANCAM gitu,GILA..SIAPA JUGA YG MAU KETEMU SAMA KAMU,GAK MASUK AKAL BANGET..🙄🙄😡😡😡😡
Qaisaa Nazarudin
Buah simalakama ya Raf..kalo gini mah aku juga bingung..Tapi yah balik lagi kalo HUBUNGAN ITU DI LANDASIN DENGAN KESETIAAN DAN KEPERCAYAAN,Dan juga saling JUJUR, menurut ku gak masalah sih..
Qaisaa Nazarudin
Ku pikir ibunya meninggal saat melahirkan Rafka, Makanya Rafka di jaga oleh Rizal dan isteri nya..Eh ternyata masih HIDUP aja..🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Pantesan Rizal Marah banget kamu menggoda dia sampai Hamil Rafka..Wanita kayak kamu benar-benar JAHAT ternyata,,Kamu yg nemuin Rafka ngapain malah kamu yg mengancamnya?? Siapa juga yg mau dekatin kamu, KEPEDEAN 🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Lumayan
Qaisaa Nazarudin
Nah ini yg ku mau, Seberandal-berandal cowok,jangan sampai jadi TEH CELUP..KALO COWOKNYA TEH CEPUP TAPI DAPAT BINI YG MASIH VIRGIN DAN GADIS BAIK2,gak RELA aja aku..
Qaisaa Nazarudin
Karena sikapnya Rafka yg berandalan, makanya mereka semua mikirnya kayak gitu, Padahal Rafka itu gak ada apa-apa,ya Semoga emang gak kayak gitu..
Qaisaa Nazarudin
Ya udah Serah kamu,Dasar LELAKI EGOIS,,Bisa nya mojokin orang,tapi saat dia yg di pojokin malah MARAH wkwkwkwkwk dasar gak sadar diri..
Qaisaa Nazarudin
🙄🙄🙄 Ngapain sih Rajin banget selaluu dtg kesini..ckk 🥱🥱
Qaisaa Nazarudin
Kan..kan.. mereka kagak percaya..
Qaisaa Nazarudin
Abi ini kenapa sih Heran aku..MENDING JUGA RAFKA KEMANA2,MANDIRI,DEWASA..LHA KAMU CUMAN NGAREP HARTA ORTU,TINGGAL DI KETEK ORTU..BIKIN MALU..🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Aku jadi teringat awal perkenalan mereka Rafka bilang,AY-AYRA SEBENTAR LAGI AKAN JADI AY-AYANG.. Nah ini doa Rafka udah terkabul..😁😁👍👍
Qaisaa Nazarudin
Harus dibiasakan dari sekarang ya Ay..Rafka cuman punya kamu doang,semua orang tidak menginginkan dia,Kan bukan salahnya dan bukan maunya dia dilahirkan dari Rahim wanita penggoda..🥹🥹
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!