Jadi, singkat cerita
Ini cerita tentang seorang anak Dari zaman modern Yang sangat amat dibenci keluarganya terlahir kembali sebagai anak raja. Tetapi saat Debutante nya, semuanya pun berubah...
WARNING
•Typo bertebaran
•Fatasy, tapi engga begitu ngefeel
•Bahasa campur aduk. Ada bahasa Inggris, Jepang, sama Prancis
•Ada beberapa adegan berdarah, jadi yang phobia harap jangan baca chapter itu (Ada warn di awal chapter klo adegan begitu)
Hope u guys like it!! ❤️
Enjoy~
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jesslyn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
|Chapter 5|
Ternyata sudah 1 Minggu berlalu sejak ulang tahun Aria
"Drap drap drap" Suara Seorang anak perempuan berlari di koridor istana
"Brak!" Suara pintu terbuka dengan kencang pun terdengar
"Ada apa Aria?" Tanya seorang lelaki di depan anak tersebut yang sedang membaca salah satu kertas yang tertumpuk di meja nya
"Papa! Kok papa tidak memberi tau ku sih?" Tanya anak kecil tersebut yang ternyata adalah Aria
"Memberi tahu apa?"Tanya Arthur yang kebingungan
"Papa! Tadi aku dengar dari pembicaraan para pelayan, kalau anak raja sudah berumur 4 tahun mereka sudah harus belajar sihir atau berpedang setidaknya!"Jawab Aria dengan cepat
"Aria, kau yakin ingin belajar sekarang?" Tanya Arthur dengan ragu ragu
"Ya!Aku ingin belajar sekarang" Jawab Aria dengan percaya diri
"Kau yakin? Papa tidak masalah jika kau tidak ingin belajar sama sekali"Tanya Arthur sekali lagi dengan ragu ragu
"Papaaa! Percaya sedikit padaku dong! Aku juga ingin belajar melindungi diriku sendiri!" Jawab Aria dengan kesal
"Bukannya papa tidak percaya, tapi belajar berpedang dan sihir tidak mudah Aria" Jawab Arthur
"Papa" Jawab Aria dengan mata memelas
"Baiklah, jangan menunjukkan wajah itu lagi" Jawab Arthur pasrah
" Yeay makasih pa!" Teriak Aria dengan senang
"Sama-sama. Tapi tidak semudah itu Aria sayang" Jawab Arthur dengan senyum di wajahnya
" Hah?Ada apalagi pa?" Tanya Aria
" Hafalkan isi sejarah kerajaan ini dari awal terbentuk hingga sekarang beserta semua raja nya!" Jawab Arthur
"PAPA!" Teriak Aria dengan sangat kencang
"Papa juga tau kan kalau aku membenci membaca apa lagi sejarah" Kesal Aria karna permintaan papa nya itu sangat sulit baginya
" Waktu mu 1 Bulan sayang. Bisa atau tidak itu keputusan mu" Jawab Arthur dengan senyum di wajahnya
"Arkhhh! Baiklah baiklah" Pasrah Aria
"Anak Baik, kau ingin apa untuk makan malam? Beri tau saja pada papa"Tanya Athur
"Apa saja boleh. Aku ingin kembali ke kamar saja!" Jawab Aria dengan wajah cemberut
"Jangan begitu dong Aria. Al, antarkan putri ke kamarnya" Suruh Arthur kepada salah satu kesatrianya
" Baik yang mulia" Jawab kesatria yang dipanggil Al
"Hump!" Kemudian Aria keluar ruangan Arthur dengan kesal
Kemudian kesatria itu pun mengantar Aria hingga ke kamarnya
---------------
"Nina" Panggil Aria pada pelayan nya
"Iya tuan putri?" Tanya Nina sedikit takut karna nona nya sedang kesal
"Ambilkan aku beberapa buku sejarah dari perpustakaan umum istana" Suruh Aria pada Nina
"Baik nona" Jawab Nina dengan patuh. Saat Nina ingin pergi, Aria memberi kode untuk mendekatinya
"Ada apa nona?" Tanya Nina dengan suara kecil
"Kemari" Panggil Aria
Saat Nina mendekat Aria membisikkan sesuatu ke telinga Nina
"Saya mengerti tuan putri" Kemudian Nina pun pergi menuju perpustakaan umum istana
Sambil menunggu Nina kembali, Aria pun memilih untuk meminta beberapa pelayan yang lewat untuk mengambilkan nya beberapa cemilan dan teh
----------------
"Brakkk!" Suara buku diletakkan dengan kasar terdengar
"Wah! banyak sekali? Dan sangat tebal!" Jawab Aria sambil terkejut
"Ini sudah saya bawakan tuan putri" Jawab Nina sambil membuang nafas kasar
"Terimakasih Nina kamu bisa beristirahat dulu"Ucap Aria sambil mengambil buku yang berada di paling atas tumpukan
"Baiklah. Jika ada apa apa bunyikan saja bell nya ya tuan putri" Ucap Nina sebelum ia benar benar keluar dari kamar Aria
"Iya iya cerewet sekali" Ucap Aria sambil membalik buku
-----------------
Sekitar 1 Jam kemudian...
"Arkhhhh bisa bisa kepala ku pecah karna terlalu banyak membaca" Ucap Aria
"Yah.... Tapi bolehlah. Lumayan seru juga ternyata" Ucap Aria pada dirinya sendiri
Kemudian Aria pun lanjut membaca buku di depan nya
------------------
Beberapa saat kemudian
"Ahhh.... Lelah sekali rasanya"Ucap Aria sambil berdiri dan menggerakkan badannya
"Ariaaa~~~"Ucap seseorang dari luar pintu
✨ TBC ✨
Ini bakal update novel ini tiap hari Minggu ye :v
Klo sempet--
Iya" bercanda kok
beneran update tiap hari Minggu ya :)
eh cover barunya bagus ga?Atau milih ganti lagi?
mampir ke karya ku juga yaaa
bukankah di Zaman kerajaan yang lebih rendah harus hormat ke pada yang lebih tinggi.
tapi mengapa cara Marqueez menyapa Arthur dengan cara Hallo.
Saya kasih saran, sebaiknya anda memperbaikinya dengan kata contohnya "Hormat Hamba kepada Yang mulia Raja kerajaan Sophie, Semoga anda berumur panjang dan selalu di berkati bla bla bla"
Karena apa? karena para bangsawan selalu mementingkan etika dan juga sopan santun diri mereka, etika yang buruk dapat mempengaruhi keluarga terpandang mereka sendiri.
mampir yuk ke ceritaku MY LIFE ..🌹🌹🌹 mampir ya..🤩🤩🤩🥰🥰🥰
sukses iya untuk karyanya
jangan lupa mampir di karya pertamaku yang menceritakan cowok letoy yang selalu di tolak sama cewek dalam judul THE FAILED PLAYBOY
Terimakasih 🙏