TAMAT.
sebuah perjodohan yang membuat ku harus menikahi gadis yang tidak aku kenal sama sekali dalam hidup ku. seorang ayah meminta agar aku menikahi anak nya demi merubah sikap nya karena ayah nya yang sudah tidak sanggup menjaganya.
aku sempat menolak tetapi daddy sangat memaksa ku untuk menikahi anak sahabat nya itu.
apa cinta akan tumbuh di antara kedua nya atau sebaliknya.
apakah seorang laki laki populer dan memiliki hati yang lembut bisa menaklukkan hati wanita yang memiliki sifat keras kepala?....
dimohon pada para pembaca tinggalin like kalian di setiap epesode dan memberikan reet bintang 5.dan voot jika kalian suka dengan novel autor... trima kasih....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadia margaretha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
kembali seperti semula.
1 bulan berlalu. keadaan sekarang sudah kembali normal seperti biasanya.
Vero dan Firman masih setia tinggal di rumah peninggalan Desta sedangkan Bram sudah pulang sejak 2 minggu yang lalu.
di ruang tamu.
"Firman mungkin sudah saat nya abang pulang ke rumah abang sendiri".ucap Vero.
" loh bang kalo abang pulang rumah ini siapa yang nunggu".ucap Firman.
"Firman abang percaya kok sama kamu, tempati lah rumah ini bersama istri mu Gia".ucap Vero lagi.
" tapi bang, ini kan hak nya abang".ucap Firman lagi
"kita hidup bersama sudah sejak kecil tidak ada ini punya ku ini punya mu. peninggalan daddy itu milik kita bersama. dan dari pada kamu tinggal di apartemen dan meninggalkan rumah ini mending kau tinggal disini".ucap Vero lagi.
lama berbincang dan berfikir akhirnya Firman men setujui nya.
Pukul 1 siang Vario dan Intan sudah siap dengan koper yang berisi barang barang nya.
" Gia aku pulang dulu yah, baik baik kalian yah".ucap Intan memeluk Gia.
"iyah iyah tenang aja. sering main kesini ya ntan".ucap Gia membalas pelukan Intan .
" hehehe iyah iyah".
"abang pulang man. jaga rumah baik baik ya".ucap Vero.
" iyah bang, abang juga jaga diri baik baik".balas Firman.
"iyah tenang aja. abang akan baik baik aja selagi ada Intan".ucap Vero
Intan dan Vero pun langsung memasuki mabil. kini mobil Vero sudah makin menjauh meninggalkan halaman rumah peninggalan Desta.
15 menit perjalanan akhirnya mereka sampai juga di rumah yang selama ini mereka tinggalkan. selama di tinggalkan bi Nana lah yang selama ini merawat rumah milik Intan dan Vero. Intan dan Vero mendapat sambutan hangat dari bi Nana yang memang sudah merindukan kepulangan majikannya itu.
"tuan nyonya kalian sudah pulang".ucap bi Nana yang berada di depan pintu.
" iyah bi kami sudah pulang".ucap Intan tersenyum.
"sini nyonya tuan saya bantu membawakan koper nya".
" tidak usah bi. bibi siapkan makan siang saja ya".ucap Vero tersenyum.
bi Nana pun langsung masuk ke dalam rumah dan mulai memasak sedangkan Intan membereskan pakaian yang ada di dalam koper.
"sayang sudahlah besok lagi. kamu pasti lelah kan".ucap Vero.
" enggak kok mas sebentar lagi ni nanggung".ucap Intan yang masih sibuk dengan pakaian nya dan Vero.
10 menit menunggu Intan Vero pun akhirnya tertidur. Intan yang melihat Vero tertidur menunggu nya langsung bergegas untuk mandi.
..…………………………………………………
Intan sudah wangi dan cantik dengan style nya yang sepadan dengan tubuh nya. setelah berdandan Intan mendekati Vero berniat membangunkan nya untuk makan siang.
"mas bangun mas ayo kita makan siang".ucap Intan menggoyangkan tubuh Vero dengan lembut.
" emmmmmhhh..... ".varo mengolet dan membuka mata perlahan.
" eh kamu udah mandi, maaf ya aku ketiduran".ucap Vero yang langsung duduk.
"iyah mas enggak papa, udah cepat cuci muka kita makan siang".ucap Intan.
Vero pun langsung beranjak dari duduk nya dan mengarah ke kamar mandi berniat membasuh muka nya.
…………………………………………………………
Di kediaman Firman dan Gia.
" hufff sepi ya Intan sudah pulang".ucap Gia dengan raut sedih yang sedang berdiri menyender di tembok dekat kolam renang.
Firman yang tak sengaja melihat Gia dekat kolam renang langsung mendekati Gia. "ada apa sih hemm".ucap Firman".
" eggh".ucap Gia terkejut.
"huff kamu nih buat orang kaget aja".ucap Gia dengan raut cemberut.
" ya ampun sama suami galak galak amat sih kamu,.. udah ayo kita kedalam kita belum makan siang ".ucap Firman menarik pelan tangan Gia.
" iyah iyah enggak usah di tarik ih".ucap Gia melepas tangan nya yang di genggam oleh Firman.
"iyah iyah maaf".
like. bintang 5.dan voot jika kalian suka.