Seorang wanita dari jaman modern masuk ketubuh Permaisuri yang di jadikan pilar Kekaisaran, Dinny Winata.. umur 25 tahun, Dinny terkejut saat jiwanya di tarik paksa oleh cahaya yang datang ke tubuh nya
"Siapa kau?" tanya Dinny
"Aku jiwa yang dihianati dan di buang ke dalam jurang kebencian" jawab wanita yang persis dengan Dinny
"Apa mau mu? sampai menarik jiwaku yang sedang duduk di balkon" ucap ketus Dinny
"Hahaha... balaskan rasa sakitku, aku serahkan putriku dan putra untuk kau jaga, bukan nya kau di dunia ini hidup sendiri" ucapnya dengan nada penuh kebencian. Dinny menggerutu tidak jelas
"Tidak mau tiba-tiba punya anak, dsini aja aku masih single-single loh" jawab kesal Dinny. wanita yang menatap penuh kebencian langsung menatap penuh kerapuhan
Penasaran dengan cerita ini? yuk mampir kecerita Nya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Intanpsarmy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
35
"Siapa kau berani melamar wanita ku?" teriak lelaki yang baru masuk kedalam ruang keluarga istana. ibu suri Ning dan Putri Li Ning tertawa melihat tingkah lelaki tampan yang baru saja masuk, Ang Bei dan Nuning pun ikut terkekeh kecil. Kaisar Cheng Bowen dan Pangeran kedua Cheng melihat siapa laki-laki yang mengaku Permaisuri Ai Ning wanitanya.
Kaisar Cheng Bowen menatap tajam kepada lelaki yang baru saja tiba, Pangeran kedua Cheng melihat lelaki itu dengan sesama.
"Tampanan Gege ku" ucap Pangeran kedua Cheng. Putri Li Ning yang mendengar itu memutar mata malasnya, tentu Kaisar Cheng Bowen dengan lelaki yang baru tiba itu pasti lebih tampan Kaisar Cheng Bowen.
"Kenapa kau disini?" tanya ketus Kaisar Cheng Bowen.
"Apa masalahmu? aku mau dimana pun itu hak ku... Lagi pula percaya diri sekali kamu akan menikah adik ku, jangan bermimpi kawan" ucap jutek Go Jiao. Putri Li Ning tertawa kecil mendengar ucapan lelaki tampan itu, sedangkan Pangeran kedua Cheng mengerutkan alisnya. jadi lelaki ini kakak dari calon kakak ipar nya. ho sekarang dia tahu kakak nya itu teman dekat Go Jiao.
"Oh jadi anda tuan Go Yang? oh perkenalkan aku calon adik ipar Permaisuri Ai Ning... Tuan Go Yang tenang saja aku akan menjadi kakak ipar nantinya" ucap Pangeran kedua Cheng dengan percaya diri. semua orang yang berada disana saling tatap, Putri Li Ning benar-benar tidak bisa untuk meledek Pangeran kedua Cheng.
"Hei... pangeran merah muda, hahaha... aduh perut ku sakit, dia itu kakak Go Jiao... bukan tuan Go Yang, Kalau yang bernama Go Yang itu Go Yang... ibu dari kakak ipar ku" ucap Putri Li Ning sambil tersenyum mengejek, Pangeran kedua Cheng menatap sang kakak. Kaisar Cheng Bowen hanya bisa membuang nafas kasarnya, adiknya ini membuat dia semakin leluconan.
Go Jiao ikut tersenyum, dia menertawakan Pangeran kedua Cheng. jadi dia mengira kalau dia bernama Go Yang, oh ini benar-benar lelucon luar biasa.
"Bibi berhenti tertawa... nanti bibi seperti kemaren terkentut-kentut" ucap Nuning. mata Putri Li Ning melotot keponakan nya yang satu ini membuat dia malu, apa lagi semua orang menatap nya.
"Kau terkentut-kentut? karena apa?" tanya ibu suri Ning. wajah Putri Li Ning semakin memerah, Pangeran kedua Cheng tertawa kecil mendengar itu. Permaisuri Ai Ning melihat Putri Li Ning dan Pangeran kedua Cheng bergantian, dia pun langsung menatap ibu suri Ning. dan ibu suri Ning mengedipkan sebelah matanya, Permaisuri Ai Ning mengerti maksud Sang mertua.
"Pangeran kedua Cheng apa kau sudah memiliki kekasih?" tanya Permaisuri Ai Ning terpotong saat mendengar pukulan keras di meja depan mereka.
BAAMMM
"Bibi kentut.... Nu'er pesek..... kodok kejepit...." teriak Nuning. Putri Li Ning dan Go Jiao. sedangkan ibu suri Ning melompat naik ke atas kursi. Permaisuri Ai Ning memegang dadanya, mereka benar-benar terkejut dengan kelakuan Kaisar Cheng Bowen. Kaisar Cheng Bowen menatap nanar Permaisuri Ai Ning, dan berdiri.
"Zhen yang menunggu mu.... tapi kau malah memilih adik Pertama Zhen? kau sangat kejam Permaisuri Ai Ning" ucap Kaisar Cheng Bowen. dan meninggalkan semua orang yang melongo, Pangeran kedua Cheng yang melihat kakaknya bersedih pun merasa bersalah.
"Kakak ipar.... kau memang wanita cantik, tapi aku tidak bisa menerima cinta mu... Lelaki yang pergi itu dia, begitu mencintai mu.... maaf kalau aku lancang, dia selama ini diam di perlakukan semena-mena oleh istrinya. karena wanita itu bukan wanita yang dia cintai, dia menunggu mu.... aku berani bersumpah, kalau cinta dia benar benar untuk mu" ucap Pangeran kedua Cheng. sambil membungkuk, dia pun langsung pergi menyusul kakaknya yang sedang patah hati. Putri Li Ning yang biasa nya cengengesan sekarang dia diam, begitu juga dengan Nuning dan Ang Bei.
"Apa salahku? aku menanyakan tentang Pangeran kedua Cheng bukan karena menyukai nya.... aku melihat dia cocok dengan mu Li'er" ucap Permaisuri Ai Ning. ibu suri Ning tertawa keras, lelaki yang mencintai menantu nya sedang merajuk.
"Jelaskan pada Ai'er .. dia lelaki baik-baik, bila kau kehilangan nya mungkin kau akan mendapatkan penyesalan yang terlambat" ucap Ibu suri Ning. Go Jiao yang tadi tertawa pun mengangguk, teman sekolah nya itu ternyata bisa patah hati juga. dan lebih parahnya lagi adiknya yang membuat lelaki dingin datar dan tegas itu.
"Pergilah Adik" ucap Go Jiao sambil tersenyum tengil. Permaisuri Ai Ning memutar mata malasnya melihat wajah tengil sang kakak, Permaisuri Ai Ning pun langsung pergi mencari Kaisar Cheng Bowen.
.
Kaisar Cheng Bowen Menatap tajam kearah taman, dia begitu kesal marah cemburu. tapi dia tidak bisa melampiaskan nya, dia memilih diam tanpa ingin di ganggu.
"Aku tidak tahu kalau kau bisa merajuk seperti Nuning? itu sangat imut" ucap Permaisuri Ai Ning. Kaisar Cheng Bowen mendengar ucapan wanita yang dicintai pun hanya diam, Permaisuri Ai Ning terkekeh geli melihat ekspresi wajah Kaisar Cheng Bowen seperti wajah keponakan nya di masa depan.
Permaisuri Ai Ning duduk di pangkuan Kaisar Cheng Bowen, Kaisar Cheng Bowen yang melihat itu pun terkejut. dia tidak menyangka Permaisuri Ai Ning akan melakukan hal ini, dia melihat sekeliling. ternyata semua prajurit yang berada disana tidak ada.
"Kemana para prajurit dan pelayan pria?" tanya Kaisar Cheng Bowen.
"Aku mengusir nya... kenapa kau marah?" ucap Permaisuri Ai Ning sambil menatap mata lelaki di hadapannya. Kaisar Cheng Bowen memalingkan wajahnya, Permaisuri Ai Ning dengan berani mengecup pipi mulus Kaisar Cheng Bowen. mata Kaisar Cheng Bowen benar-benar membola seketika.
"Ka kau....
CUP
"Hei.... sedang apa kalian?
BERSAMBUNG.....
Mending tidur saja, daripada melakukan hal yang sia-sia.