بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ
اَسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُاللّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ
HANYA ISTRI BAYANGAN 8,18,28.
Tolong Tekan hatinya sebelum dan setelah membaca ❤️ / Favorite..
pleaseeee... Penggemar AiSho 🙏🙏
Yang mau buat cover novel boleh ke Ig nya temanku @deditrims.
Mohon para raeder komentar sesuai dengan isinya, hitung-hitung membantu auhtor tercinta naik level karya novelnya. 😅 Jangan silent raeder... Sekali-kali keluar lah
Di harapkan komen yang sopan dan jangan bikin author nya bleng karena hanya satu tulisan yang tidak mengena dihari author.
Asli : Author memang bukan penulis profesional.
Masih abal-abal. Kosa kata memang belum jauh. mohon maaf
Aisyah Zahrani
Namanya Aisyah Zahrani putri kedua dari seorang pengusaha namun Aisyah hanya memilih untuk menjadi seorang guru di suatu masa ia menghadiri sebuah tausiyah dari seorang ustad, tapi di situ Aisyah tidak tahu bahwa sosok ustad yang berada didepannya yang tengah menyampaikan tausiyahnya adalah calon suaminya yang telah di minta oleh ummi dari Sholeh sejak bayi untuk menjadi menantunya untuk membalas semua jasa yang telah di berikan oleh ayah Ibrahim yang telah menolong keluarga Sholeh yang pada saat itu lagi pada masa tidak mempunyai uang sekalipun untuk makan dan Ibrahim yang memang teman lama dari alab sholeh, Ibrahim yang mengetahui temannya sedang kesusahan pun kemudian membantu nya.
[ Sedikit sinopsis diatas. Semoga tidak mengurangi minat membaca kalian semua pada novel aku. ]
وَعَلَيْكُمُ السَّلَامْ وَرَحْمَةُاللّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon diah rahma18w, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
خمسة و ثلاثون
Tiba waktu Aisyah hendak pulang dari negara gingseng tersebut. Ia pun menggandeng mesra sang suami sambil menunggu kedatangan pesawat selanjutnya yang akan mereka tumpangi. Sebelum mereka berangkat Sholeh pun memimpin do'a supaya selamat sampai di tanah ibu Pertiwi nya.
" Ambu, sebelum kita berangkat mari kita membaca do'a terlebih dahulu supaya sampai dengan selamat tanpa kekurangan suatu apa pun itu. "
" Ambu mau aja kok Bah, tapi Abah yang pimpin do'a ya."
Sholeh pun mengangguk dan mengarahkan tangan nya seperti kita memohon do'a setelah melaksanakan sholat.
بِسْمِ اللَّهِ مَجْرَاهَا وَمُرْ سَاهَا ( ج ) إِنَّ رَبِِّي لَغَفُورٌ رَحِيمٌ .
Bismillahi Majraaha Wa Mursaaha. Inna Robbil Laghofuururraa'him
" Dengan menyebut nama Allah waktu berlayar atau berlabuhnya. Sesungguhnya Tuhan ku benar-benar Maha Pengampun Lagi Maha Penyayang. "
...****************...
Akhirnya mereka sampai juga dan di bandara mereka sudah di tunggu oleh ke dua keluarga yang dengan kompak membawa spanduk bertuliskan Aisyah Zahrani dan Muhammad Sholeh Al Farizi Korea Selatan.
" Aisyah... Sini sini. "
" Ih Ibu... Jangan teriak-teriak... Malu sama besan. "
" Iya maaf kan ibu yah hehehehe..."
"Insyaallah kami paham kok, kami tahu kalau ibu Siti pun merindukan putri bungsu nya. "
Aisyah pun berjalan sambil menggandeng tangan sang suami. " Alhamdulillah kita udah sampai. "
" Kita berdoa lagi ya Ambu untuk mengungkapkan rasa syukur kita karena kita udah tiba di Bandung dengan selamat tanpat kekurangan apa pun. "
...----------------...
...Do'a Ketika sampai di tempat tujuan....
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِىْ سَلَّمَنِىْ وَالَّذِىْ آوَانِى وَالَّذِىْ جَمَحَ الشَّمْلَ بِىْ .
Alhamdullahulladzi Salamani Walladzi Awaani Walladzi Jama'assamla Bii.
" Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkan aku dan telah melindungi ku dan yang mengumpulkan aku dengan keluarga ku. "
Ketika kita sedang dalam perjalanan jauh/dekat, sedang dalam masalah, Atau menginginkan hal-hal baik lainnya yang harus kita lakukan pertama kali adalah do'a kepada Allah SWT. Karena Allah selalu mendengar do'a umat nya.
Do'a adalah ibadah berdasarkan firman Allah :
..." Berdo'al ah kepada ku, niscaya akan ku perkenan kan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka jahanam dalam keadaan hina Dina. " [Ghafir:60]...
...----------------...
...****************...
Mereka pun mendatangi ke dua keluarga yang sedang menunggu nya di balik pagar pembatas yang ada di bandara. " Ayah, Ibu, Kakak. Ummi, Alab, Mas Abdul, Dek Rosyid. Apa kabar? "
" Alhamdulillah kami masih di beri kan kesehatan nak Aisyah. "
" Alab. " Ujar Sholeh sambil memeluk sang Ayah.
" Shaqiq, aku sudah tepati janji ku kan. Sekarang mana oleh-oleh untuk ku. "
" Oleh-oleh ya? Seperti nya Shaqiq lupa membeli nya... " Ujar Sholeh sambil melepaskan pelukan nya terhadap sang Alab.
" Alab, Shaqiq jahat masa adik kesayangan nya enggak di beliin apa-apa sih! "
" Udah udah enggak usah nangis dan manja gitu, tanya sama kakak ipar mu saja siapa tahu dia ingat. "
Rosyid pun menoleh ke arah kakak ipar nya menunggu jawaban dari sosok Aisyah. " Tenang dek, Shaqiq kamu tidak lupa kok. Cuma dia ingin menggoda mu saja tadi. "
" Ayah, apa kabar? Ibu, apa kabar? "
" Kabar kami baik sayang. " Ujar sang ayah sambil memeluk sang putri dan mencium kepala Aisyah di balik jilbab itu.
" Adik gak tahu diri ini. "
" Kenapa kak? " Tanya Aisyah dengan rasa tidak bersalah nya.
" Kakak gak kamu tanyain gimana kabar nya juga kah? Masa cuma Ibu sama Ayah saja. "
" Ya sudah, Kakak apa kabar nya? " Ujar Aisyah
" Telat! " Ujar Faishal sambil meletakkan dua tangan nya di dada.
" Udah udah jangan berdebat kalian berdua ini, mari semua nya kita pulang saja. "
" Kalian mau ke rumah nya siapa? Rumah ibu atau langsung pesantren. "
" Kaya nya kita ke rumah Ayah nya Aisyah dulu mmi. Enggak apa kan ya mmi? "
" Iya, nggak apa kok. "
" Besan ke rumah kami saja sekalian, kan jarang-jarang mana letak pesantren kan jauh dari rumah kami besan. " Tawaran itu datang dari ayah Ibrahim.
Ummi Sholeh pun menoleh ke muka suami nya untuk menjawab ajakan dari sang besan.
" Baiklah kami akan ikut ke sana. "
...****************...
Kediaman Wiratama
" Baiklah, sekarang kan sudah pada kumpul nih. "
" Emang nya ada apa nak Aisyah? " Tanya Ummi.
" Ini Ummi, kami kan beli oleh-oleh yang cukup banyak banget untuk di bagi-bagikan gak hanya di keluarga dekat saja bahkan untuk anak anak santri pun kami membelikan nya. "
" Ini untuk Ummi, Ibu ku tersayang. "
" Di terima ya Bu, Ummi terserah kalian mau pilih yang mana hehehhe... Itu kami beli kan sebelum kami berangkat sudah kami siapkan. "
" Terima kasih sayang. " Ujar sang mertua dan juga ibu nya.
" Ini untuk Abi, dan Ayah. "
" Kami dapat baju dan kopiah sama ni dek? "
" Hehehe iya yah, gak apa kan ya ayah mertua... "
" Iya Ndak apa? Yang penting itu berkah dan halal. "
" Ini untuk Adek ipar nya kak Aisyah. Di terima ya dek. "
" Cantik nya kak, makasih ya kak. "
" Sama-sama dek. Oh iya ini untuk mas Abdul. "
" Dul, ente di suruh maju kok malah bengong. " Ujar Sholeh menggoda sang adek angkat nya.
" He'eh... Ana juga dapat tadz? "
" Pasti dong, Ente yang selalu nyetirin saya kemana-mana masa enggak dapat sih. "
" Syukron mbak Aisyah. "
" Iya mas Abdul, Sama-sama. "
" Sudah semua kan ya? " Ujar Aisyah yang memang sengaja menggoda sang Kakak.
" Iya sudah dek, sudah dapat semua kok. "
" Hihihi... Ngambek ngambek... "
" Enggak kok, siapa yang ngambek. "
" Maaf Kak, Aisyah hanya bercanda aja kok. Oh ya ini untuk Kakak ku yang paling ganteng, terima kasih ya kak udah jadi Kakak yang baik buat Aisyah tapi yang kadang suka nyebelin gitu sih. "
" Itu muji atau bongkar kartu dek? "
" Hehehe... Nah... Maaf. "
" Baiklah Kakak akan maafin. "
" Makasih Kak, jadi tambah sayang deh sama Kakak. "
" Sama-sama dek. "
" Maaf ya semua... Ini oleh-oleh nya bukan dari yang kalian bayangkan negeri gingseng, Ini itu Aisyah pesan lewat online ada yang dari Pekalongan yang Aisyah pesan itu kaya mukena punya ibu, karena Aisyah cinta Indonesia hehehe walau Aisyah dari negeri gingseng itu tapi hati Aisyah tetap cinta dengan karya atau hasil buatan dari negara kita Indonesia. "
" Jadi ini bukan dari Korea ya kak? "
" Hehehehe bukan dek, maaf ya. "
" Iya enggak apa-apa kok kak, sarung dan baju Koko nya juga lumayan bagus kok. "
" Ini bukan lumayan lagi kali ini Bagus banget. " Kata Abdul yang sangking senang nya menerima oleh-oleh tersebut.
^_^
[ °✓° ]
Terima kasih banyak.
Salam dari U.S
lebih baik abu umi aja.
kalau Abah n Ambu. ketua an.
saran saya .
Karena belum punya anak lebih baik panggilnya adek dan mas aja..
lha it naik taxsi/gojek jg ber2 bkn muhkrim gmn hkumny kk