NovelToon NovelToon
Kembalinya Sang Permaisuri

Kembalinya Sang Permaisuri

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / Mengubah Takdir / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Tamat
Popularitas:211.5k
Nilai: 4.8
Nama Author: va_jiyoon

Semua telah terjadi, Zhang Gu Yue tersadar akan segala kebodohan nya, namun semua telah sia-sia. Kini dengan tubuh yang telah hancur dan bayi nya yang bahkan belum sempat melihat dan merasakan bagaimana hangat nya sinar mentari, mereka sama-sama terkapar di atas tanah yang begitu dingin bak tak memiliki perasaan. Tubuh itu mati dengan segala rasa penyesalan dan rasa sakit yang tak terbayang lagi.

Namun kini ia, Zhang Gu Yue kembali diberi kesempatan terlahir kembali. Ia berjanji akan menebus segala kesalahan dan kebodohan nya di masa lalu.

📌 Note :

1. Jangan plagiat

2. Kalau gak suka ya udah gapapa gak usah di baca

3. Selamat baca bagi yang mau

4. Jangan lupa like, komen, dan follow

5. CERITA FIKSI (KHAYALAN PENULIS)

THANK YOUUU🤍

《 va_jiyoon 》

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon va_jiyoon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

《 35 》 Pil Bǎotái Dān

...~ happy reading ~...

...♧♧♧...

Keluar nya Ruyin dengan tergesa-gesa tak luput dari pandangan Hangguang Jun yang tengah duduk di ruang tamu bersama Zhang Yan dan Weitian.

"Ada apa?" tanya Zhang Yan.

"Hiks... Tuan, Tuan Putri mengalami kejang. Hamba harus memanggil tabib segera, hamba permisi" jawab Ruyin kembali berlari.

Kedua pria itu tentu saja terkejut, namun saat ini mereka tidak bisa sembarangan masuk ke dalam. Sebab hanya ada Zhang Gu Yue saja di dalam sana dan mereka berdua adalah laki-laki, jika menerobos masuk mereka akan dianggap tidak sopan.

"Xiaoyue, kau ceroboh?!" batin Hangguang Jun. Sebenarnya kedatangan nya kali ini adalah mewakili kembaran nya untuk memberikan hadiah perpisahan kepada mantan tunangan kembaran nya itu. Dikarenakan Hangguang Feng sendiri tengah menjalankan titah ayah mereka untuk pergi ke kota di daerah barat sana.

Namun tidak ia sangka, justru kedatangan nya kali ini malah mendapati jika sahabat kecil nya itu tengah keracunan.

"Jendral Zhang, bagaimana bisa Putri Yue teracuni?" tanya Hangguang Jun.

Zhang Yan menjawab dengan gugup, "Hamba belum tau pasti, Pangeran"

"Bagaimana bisa belum tau, apakah tidak kau selidiki dengan cepat?" todong Hangguang Jun.

Bersamaan dengan Tabib Po, Ruyin, dan satu pelayan wanita datang, mereka langsung masuk ke dalam kamar Zhang Gu Yue. Sedangkan Zhang Yan dan Hangguang Jun memilih menunggu di ruang tamu. Tapi tak lama kemudian Zhang Yan di panggil oleh Yebai, yang mengatakan bahwa Selir Li terus merintih kesakitan sambil memanggil dirinya.

"Pangeran Ketiga, hamba pamit undur diri terlebih dahulu. Selir hamba sedang sakit saat ini, hamba perlu menjenguk nya" ucap Zhang Yan.

Hangguang Jun tak merespon ucapan jendral itu, matanya tetap fokus pada seorang gadis kecil yang masih terbaring lemah di depan sana. Merasa tak mendapatkan jawaban, Zhang Yan pun menunduk dan pergi setelah nya.

"Selir itu hanya merintih kesakitan dan disini putri nya tengah di ambang kematian. Sungguh Ayah yang bijaksana" cibir Hangguang Jun.

Di dalam sana Ruyin merasa jika tabib itu terlihat kewalahan mengobati Nona nya. Tangan nya menggenggam erat botol kecil pemberian nona nya. Apakah ia harus memberikan botol itu, tapi bagaimana cara nya?

Ia takut jika ia terlambat memberikan obat ini, bisa-bisa nona nya tidak selamat. Ekor matanya pun tak sengaja menatap Hangguang Jun yang masih setia duduk di sana dengan raut wajah khawatir nya. Ruyin pun mengingat jika Pangeran Ketiga itu seperti nya cukup dekat dengan Zhang Gu Yue. Jadi ia pun memilih mengambil resiko itu dari pada melihat nona nya tidak selamat.

Ruyin mendekati Hangguang Jun, sedikit menundukkan tubuh nya dan diam-diam menyelipkan botol kecil tersebut sambil menatap Hangguang Jun dengan tatapan memohon. Badan nya bergetar hebat saat merasa posisi nya terlalu dekat dengan Pangeran Ketiga itu, tapi mau bagaimana lagi, ia harus memberanikan dirinya!

Hangguang Jun paham dengan situasi saat ini, "Dorong"

Dengan sigap Weitian mendorong kursi roda Tuan nya masuk ke dalam kamar Zhang Gu Yue.

"Kau yakin bisa menyembuhkan nya?" tanya Hangguang Jun membuat tubuh Tabib Po bergetar hebat, ia tak berani mengangkat kepala nya dan hanya bisa menunduk.

"Mundur!" titah Hangguang Jun lalu memajukan kursi roda nya.

"Pangeran tapi ini-" protes Tabib Po.

"Diam lah, Pangeran membawa obat yang pernah Putri Yue gunakan untuk menyembuhkan racun di tubuh Tuan ku. Mungkin saja obat itu juga berguna untuk kasus ini" jelas Weitian.

Tabib Po tak lagi bisa protes, di depan sana ia melihat Hangguang Jun menekan lembut bagian bawah bibir Zhang Gu Yue agar mulut itu bisa terbuka sedikit lalu menuangkan cairan merah itu. Pangeran itu juga membersihkan cairan yang meluber dengan lembut.

Tak lama setelah cairan itu masuk ke dalam tubuh Zhang Gu Yue, wajah yang awal nya pucat pasi itu kini sudah mulai memerah. Dengan perlahan kelopak mata indah itu turut terbuka perlahan.

"Sukur lah" ucap Hangguang Jun.

"Pangeran?" ucap Zhang Gu Yue berusaha bangkit.

Namun Hangguang Jun menahan nya, "Tidak perlu, kau masih sakit"

"Umm, ada perlu apa Pangeran datang kemari?" tanya Zhang Gu Yue sambil tetap memaksakan dirinya untuk duduk bersandar dengan dibantu oleh Ruyin.

"Aku kesini mewakili Hangguang Feng memberikan hadiah perpisahan ini, karena dia sedang menjalankan perintah Ayahanda. Tapi tidak kusangka aku malah mendapati dirimu yang keracunan. Apa kau baik-baik saja?" jawab Hangguang Jun.

"Maaf jika membuat Pangeran tidak nyaman, hamba baik-baik saja tidak perlu khawatir, itu hanya masalah kecil" jawab Zhang Gu Yue tersenyum.

"Oh benar, aku harus membuat kan pil untuk Ibu selir ku" ucap Zhang Gu Yue mencoba bangkit.

"Yue'er, kau sedang sakit" tekan Hangguang Jun terlihat tidak suka.

Tabib Po terkejut mendengar panggilan yang dilayangkan kepada Putri Yue itu. Tapi ia memilih bungkam serta berdiri diam ditempat.

"Tapi Pangeran"

"Dia terlalu baik untuk dunia yang kejam ini" batin Hangguang Jun masih menatap sahabat nya, tanpa ia tau jika kebaikan itu sebenarnya tidak lah murni lagi.

"Baiklah, namun kau hanya boleh membuat nya disini. Biarkan pelayan mu yang mengambilkan semua nya dan tugas mu hanya meracik nya" titah Hangguang Jun.

Mau tak mau Zhang Gu Yue dan yang lainnya menuruti apa ucapan Pangeran Ketiga itu. Setelah memastikan gadis kecil itu menuruti perkataan nya, Hangguang Jun berpamitan untuk kembali.

Tak lama setelah kepergian nya, beberapa pil pun selesai di racik oleh Zhang Gu Yue. Dia menatap pil kecil di telapak tangan nya dengan senyum penuh arti, "Bayi itu memang tidak bersalah, tapi dia terlahir dengan ibu yang salah. Kelak carilah ibu yang benar, adik" batin Zhang Gu Yue.

"Ayo kita berikan ini kepada Ibu selir" ucap Zhang Gu Yue.

"Tapi Putri, Pangeran Ketiga mengatakan jika anda tidak perlu sampai mengantarkan pil itu. Biar saya saja, Putri" ucap Tabib Po.

"Sudah lah, orang nya tidak di sini, tidak apa-apa" ucap Zhang Gu Yue lalu pergi berjalan menuju Kediaman Utama milik sang ayah.

Ruyin menatap Tabib Po sambil menggelengkan kepala nya, seolah memberi isyarat agar tetap diam dan ikuti saja perintah nona nya ini. Tabib Po terdiam sejenak, sebenarnya sedekat apa hubungan antara putri jendral dan Pangeran ketiga itu? sampai-sampai memanggil dengan panggilan yang begitu akrab dan berani melanggar perintah?

Dari kejauhan dapat Zhang Gu Yue lihat jika ayah nya sedang berbicara dengan pengawal pribadi nya, Yebai.

"Yue'er, kenapa kau ada di sini, bukan kah kau seharus nya beristirahat?" tanya Zhang Yan.

Zhang Gu Yue menggernyit bingung, ada apa dengan ayah nya ini ckck, "Tidak masalah Ayah, aku kemari untuk mengantarkan pil ini. Yue'er juga membuat beberapa vitamin untuk memperkuat kandungan ibu selir" ucap Zhang Gu Yue menyerahkan dua botol berisi pil Bǎotái Dān dan vitamin yang terlihat begitu banyak kepada ayah nya.

Mata Zhang Yan berbinar menatap kedua benda itu, "Terimakasih Nak, Ibu selir mu pasti akan sangat senang karena kau begitu perhatian pada nya dan calon adik mu"

"Tentu ayah" ucap Zhang Gu Yue, "Tentu saja aku lah yang akan bersenang-senang" lanjut nya tersenyum senang dalam hati.

Setelah memberikan pil itu, Zhang Yan kembali menghampiri putri nya yang masih duduk bersama Tabib Po dan Ruyin.

"Yue'er, sesuai ucapan ku tadi. Aku akan membayar berapapun yang kau mau" ucap Zhang Yan.

"Yue'er tidak memerlukan uang, Ayah. Hanya saja jika boleh bisakah itu diganti dengan satu permintaan dari ayah?" tanya Zhang Gu Yue.

Zhang Yan berfikir, benar saja putri nya ini tidak memerlukan uang. Ia bahkan baru saja mendapatkan hadiah 100 tael emas, "Baiklah, selagi Ayah bisa dan itu masih normal, Ayah akan mengabulkan nya"

"Terimakasih Ayah, aku akan menyimpan permintaan ini, untuk suatu hari nanti" ucap Zhang Gu Yue.

"Benar-benar penuh perhitungan" batin Zhang Yan menatap putri nya yang kini entah kenapa bertambah cerdas dan tidak seperti dulu. Yang selalu manja, cerewet, serta pandai membuat drama tidak jelas.

"Wahh... Putri benar-benar mulia, beliau bahkan rela membuatkan pil itu saat sedang sakit"

"Benar, dengar-dengar beliau sakit karena diracuni. Astaga siapa yang berani meracuni Putri Yue kita?!"

"Ini adalah masalah serius, untung saja tadi Pangeran Ketiga sudah memerintahkan orang nya untuk menyelidiki kasus ini"

"Ahhh ternyata Pangeran Ketiga itu benar-benar perhatian"

"Apa kau lupa, Putri Yue kita dulunya adalah sahabat Pangeran Ketiga!"

"Ah benar, pantas saja"

"Putri Yue benar-benar beruntung, aku turut bahagia untuk nya tapi aku juga turut bersedih untuk nya"

Zhang Gu Yue samar-samar mendengar obrolan para pelayan di kediaman sang ayah. Benarkah Hangguang Jun sampai memerintahkan orang nya untuk menyelidiki siapa yang memberi nya racun? pantas saja sikap Ayah nya ini sedikit melunak. Tapi tidak masalah, ia jadi tidak perlu repot-repot lagi untuk turun tangan.

Sedangkan Zhang Yan langsung merasa tegang. Tadi sebelum Pangeran Ketiga pergi dari Kediaman Zhang. Mereka sempat berpapasan dan di pertemuan itu, secara tidak langsung ia ditekan untuk segera menemukan siapa dibalik orang yang telah meracuni Putri nya itu. Tidak disangka juga, Pangeran itu juga sampai menurunkan orang nya.

Jika sudah seperti itu, maka siapapun pelaku nya ia pasti tidak akan lolos dengan mudah.

...♧♧♧...

1
Affan Arifin
oh ya siapa aja sih yang dapet ingatan sebelumnya bukannya ada 3 ya ,tapi kok yang satu gak muncul ya .maksutnya yang nyerang bulan kembar itu lo👍🙏
Affan Arifin: dah papa namanya juga manusia tempat salah dan dosa
total 2 replies
Erna Masliana
selesai... bagus ceritanya 👍👍
Erna Masliana
putri Xia jadi tabib dewa bagus tuh
Erna Masliana
ya ampun banyak anak 👍👍
Erna Masliana
oh Kasim berkeluarga juga.. kukira Kasim itu yang tidak bisa punya keturunan
Erna Masliana
betul
Erna Masliana
di gantung? harusnya di penggal biar jelas matinya
Erna Masliana
maaf maaf gampang banget
Erna Masliana
OGAH
Erna Masliana
kuharap ibu dan bayinya mati karena lemah..biar tidak jadi pemberontak di kemudian hari apalagi dia lahir dari bibit setan
Erna Masliana
harta para pengkhianat kemana gak mungkin kan harta itu musnah.. apalagi s sangui itu
Erna Masliana
cuih para pejabat bodoh
Erna Masliana
Yue terlalu lunak harusnya lumpuhkan dulu baru jelaskan
Erna Masliana
harusnya s Zhang Yan ini di tabok dulu sampe bocor jangan lupa kedua orang tua nya juga kasih shock terapi minimal kejang.. masih dendam aku sama mereka.. apalagi s selir kuharap dia di depak
Erna Masliana
Jun terlalu ceroboh mentang mentang di suruh menghadap sendiri terus benar benar tidak ngajak seorang pun.. terus para pengawal Kaisar juga segitu lemah kah dan sedikit juga kok bisa nurut ke Mentri pergantian penjaga sedangkan majikannya Kaisar..dan yang berwenang setelah Kaisar tentunya Kasim
Erna Masliana
Yue diem pun pasti di usik.. mending gerak bantu biar cepat
Erna Masliana
racun pasti... tapi anehnya tabib kerajaan selalu kalah hebat dari tabib luar
Erna Masliana
tugas sebenarnya memang menghalangi Feng naik tahta.. karena kalau dia naik tahta rakyat menderita
Erna Masliana
kenapa harus ngikuti arus s penjahat sampai segitunya
Erna Masliana
kenapa tidak curiga.. padahal sudah jelas keburukan di depan mata.. cara minta maaf pun tidak tulus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!