NovelToon NovelToon
Janji Masa Kecil

Janji Masa Kecil

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Crazy Rich/Konglomerat / Tamat
Popularitas:623.8k
Nilai: 4.7
Nama Author: rozh

Menikah adalah impian setiap wanita, tak terkecuali Tiyah Citanin, seorang wanita dewasa berbadan gemuk. Umurnya telah 28 tahun, ia tak memiliki tambatan hati, jadi belum ada yang melamar hingga sekarang.

Dilamar oleh seorang pria yang pertama kali ia lihat, pemuda tampan dengan mobil keren. Tak terlalu berpikir panjang, ia meneruskan kesalahpahaman keluarganya dengan menerima lamaran pria itu.

Pria yang ia nikahi terlalu misterius baginya, ataukah ... ia yang terlalu sering salah paham? Pernikahan mereka dibumbui dengan kesalahpahaman satu sama lain.

Hingga sebuah kenangan dimasa kecil muncul di kepala Tiyah. Janji untuk selamanya bersama.

Apakah pernikahannya akan berlangsung lama? Atau ia mencari pria di masa kecilnya?

Mari simak cerita ini! Karya orisinil Rozh! Hanya ada di aplikasi Noveltoon/Mangatoon.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rozh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mengganggu

Setelah Gibran masuk kedalam kamar, Tiyah membatu berdiri di samping sofa. Disana ada Raya yang duduk santai, di depannya ada beberapa kresek yang penuh dengan makanan. Ia menoleh dan melihat ke arah Tiyah, lalu berdiri.

“Eh, Kakak sudah selesai mandi. Dapurnya dimana, kak? Biar aku siapkan makanannya.” ucap raya.

Tiyah berjalan terlebih dahulu keruang makan, menunjukkan meja makan yang satu ruangan dengan dapur.

Berbeda dengan rumah besar milik keluarga Gibran, ruang makan dan dapur terpisah, bahkan juga sangat luas. Raya dengan cekatan memanaskan makanan yang ia bawa. Menyiapkan semua makanan dan alat-alat makan diatas meja dengan rapi dan indah.

Raya masih mengajak Tiyah berbincang ini dan itu, sedangkan Tiyah hanya menjawab “Hm, oh, iya.” Ia masih bersidekap memperhatikan Raya.

“Sok akrab banget sih!” ketus Tiyah dalam hati.

“Bagaimana menurut, Kakak? Apa Kak Gibran suka dirias begini?” Raya bertanya kepada Tiyah.

“Gak tau.” jawab Tiyah cuek sambil melihat layar handphonenya.

“Lah, kok gak tau sih? Biasanya Kak Gibran suka ini, ini, ini, dan ini.” jelas Raya.

Kalau kau tau suamiku suka ini dan itu, untuk apa kau tanya padaku? Mau pamer sama aku begitu? Tiyah.

Ada apa sama dia? ketus banget? Raya.

“Semuanya sudah siap, aku capek banget, aku mau mandi dulu ya, Kak." Raya berucap kepada Tiyah, lalu ia berjalan ke arah kamar.

“Kalau capek, ngapain juga kesini cari suamiku. Kalo mau mandi, mandi aja sana!” Tiyah membatin.

Tiyah langsung bengong, melihat arah jalan Raya ke kamarnya, bahkan wanita itu mengetuk pintu kamar mereka. “Ngapain dia mengetuk pintu kamar ku?” Tiyah bertanya dalam hati, kemudian ia menyusul Raya yang telah mengetuk pintu kamarnya.

Gibran yang telah selesai mandi membuka pintu kamar dengan rambut yang masih basah, handuk berada dipundaknya. Ia menggosok-gosok handuk keatas kepalanya untuk mengeringkan rambutnya yang basah.

Raya bergelayut manja di lengan Gibran yang menggosok rambutnya dengan handuk. “Aku mau mandi.” ucap Raya manja.

“Terus?!” Gibran bertanya dingin.

“Aku lupa bawa baju.” jawab Raya.

“Apa hubungannya lupa bawa baju trus lapor ke aku? Beli sana!” ucap Gibran.

“Aku gak mau, aku mau pake baju kaos kakak aja!” jawabnya, dia langsung menerobos masuk kedalam kamar.

“Eh, Raya!” Teriak Gibran membalikkan badannya, menghampiri Raya yang telah membuka lemarinya.

Raya tidak menghiraukan Gibran, ia langsung mengambil baju kaos Gibran berwarna putih. Tiyah yang melihat Raya masuk dan keluar kamarnya sambil membawa baju suaminya mengepalkan tangan. Bagaimana bisa suaminya membiarkan wanita lain masuk bebas kedalam kamar mereka.

“Apakah selama ini, mereka begitu bebas?” Tiyah bermonolog dengan hatinya.

Ia menggertakkan giginya dan semakin kuat mengepalkan tinju. Ingin rasanya ia mencakar wajah Raya. “Aku gak menyangka, aku kira pelakor hanya ada dalam film, tapi sekarang aku menemukan pelakor yang tidak punya malu! Masuk kedalam kamar suami orang lain.”

Raya segera mengambil handuk dan pakaian dalamnya di dalam tas sandangnya, kemudian ia mandi di kamar mandi lain.

Gibran keluar kamar dengan rapi, rambutnya sudah disisir, memakai baju kaos berwarna zebra dengan celana pendek coklat muda. Ia berjalan mendekati Tiyah yang sudah kembali duduk di sofa dengan amarah. Ia membelai Rambut Tiyah yang masih basah terurai. Kemudian ia mencium pipi tembem istrinya itu.

“Makanannya sudah siap sayang? Ayo kita makan dulu.” ajak Gibran merangkul Tiyah.

Tiyah mencebik dengan tangan berlipat di dada. “Ayo sayang!” ajak Gibran kembali.

“Atau mau aku gendong ke meja makannya?” Gibran berkata kembali sambil mengancang tangan hendak menggendong tubuh montok istrinya.

Tiyah mendorong tubuh Gibran, agar tidak di gendong. Gibran menghadap istrinya, memegangi tengkuk Tiyah, lalu memberikan kecupan di bibirnya. “Ayo, kita makan sayang. Aku lapar!” ucapnya setelah memberikan kecupan dibibir Tiyah.

Tiyah berdiri, berjalan kearah meja makan. Gibran berjalan memegangi pinggang istrinya. Sampai dimeja makan ia membukakan kursi untuk Tiyah. “Aku bisa sendiri, biar aku ambil saja.” ucap Tiyah.

“Baiklah, Sayang.”

Tiyah mengambilkan makanan dalam piring Gibran, ia juga mengambil sedikit. Ia langsung kehilangan nafsu makan, saat mengetahui makanan ini dibawa oleh wanita saingannya. Bahkan sekarang hatinya bertambah kesal.

Gibran makan begitu lahap. Ia mengambil dan menambah semua makanan yang diberitahukan Raya tadi. Semua makanan itu dihabiskan oleh suaminya.

Saat mereka menikmati makanan, Raya yang baru selesai mandi langsung duduk dimeja makan bersama Tiyah dan Gibran. Ia memakai baju kaos putih milik Gibran. Tiyah menatap tidak suka dengan baju itu. Bagaimana bisa suaminya mengizinkan wanita lain memakai bajunya?

Raya mengambil makanan yang tidak disentuh oleh Gibran. “Oh, jadi suamiku juga sangat tahu makanan kesukaan wanita ini. Makanya tadi saat aku berniat mengambilnya, ia melarangnya supaya ditinggalkan untuk wanita ini. Ia mengenal wanita ini dengan sangat baik, bahkan sangat peduli.” Tiyah berkata dalam hatinya.

“Aku lupa! Dia sudah pernah bilang padaku, kalau mereka saling kenal sejak kecil. Oh, jadi mereka cinta sejak masa kecil?”

“Jika sedekat ini, untuk apa katakan cinta padaku? Hanya membuat aku terhanyut dan melayang! Untuk apa memberi janji dan menginginkan anak dari rahimku? Jika masih menyayangi wanita lain? Dan untuk apa menikahiku!” Tiyah menggigit kuat sendok yang masuk kedalam mulutnya.

Ia sungguh tidak berselera memakan makanan yang dibawa wanita yang dicintai suaminya, dan sekarang ia sedang merasa seperti dimadu. Ia sangat marah sampai mukanya memerah menahan kesal.

“Aku ke toilet dulu.” ucap Tiyah, langsung berdiri dan berjalan. Dadanya benar-benar sesak.

“Suami tidak peka! Tidak punya perasaan sama sekali!” maki Tiyah dalam hati. Ia terus berjalan masuk kedalam kamar.

Ia berdiri di depan cermin. “Apa yang tidak aku miliki dari wanita itu? Jika dadanya besar, aku juga memiliki dada yang besar dan padat! Wajahku tidak terlalu jelek darinya! Apa karena aku pendek dan gendut?”

“Jika karena aku pendek, itu bukan salahku. Allah telah menciptakan aku pendek! Jika karena aku gendut? Baiklah, mulai sekarang aku akan diet, aku akan langsing.”

Kemudian ia terduduk lemah di tepi tempat tidur, berkata lirih. “Ya Allah, hamba sungguh cemburu, sakit hati, tolonglah hamba. Hamba ingin pernikahan ini baik-baik saja, dan jauhkanlah pelakor itu dari suami hamba.”

“Ya Allah, engkau pemilik hati manusia. Engkau mampu membolak-balikkan hati. Hamba mohon, kasihanilah hamba. Buatlah suami hamba hanya mencintai hamba, agar kami saling mencintai satu sama lain. Seperti mana, Engkau telah menjodohkan kami, telah mengizinkan kami menikah.” Tak terasa air matanya menetes.

Rasa kesal bercampur cemburu menyayat hatinya.

Entah berapa lama ia melamun disana, sampai suara pintu terbuka mengejutkannya. “Sayang, kok malah melamun disini sih. Aku nungguin dari tadi.” Gibran berkata sambil merangkul pinggang Tiyah dengan manja.

“Ayo kita jalan-jalan, Sayang.” ajak Gibran.

Sekarang mereka bertiga sedang duduk di dalam mobil. Raya membawa mobil, sedangkan Gibran duduk bersama Tiyah dikursi penumpang.

“Kenapa harus bawa dia? Walaupun sekarang ia menjadi sopir! Dia akan menjadi wanita pengganggu.” ketus Tiyah dalam hati.

Dan benar saja, Raya selalu mengikuti mereka kemanapun, bahkan sering berdiri ditengah-tengah antara Gibran dan Tiyah, ia bahkan berani bergelayut manja di tangan Gibran.

Gibran terkadang melepaskannya. Tapi ia tidak pernah menghardik Raya. “Dasar pelakor, penganggu! Tidak punya malu!” Tiyah menggerutu.

1
Nurlita Gunawan
kok jdi janggal sndri bca nyaa...istriku,,suamiku geli2 gimna gtu ya
Rozh: wkwk. rasa norakk ya kakak. hihihihi
total 1 replies
Nurlita Gunawan
gibran pst sigendut pcar sehrinya tiyah dlu.
Sulaiman Efendy
APA ISTRI DIMAS CEWEK YG MANGGILNYA OM..
Sulaiman Efendy
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Sulaiman Efendy
CERITA KARYA OTHOR BAGUS2, CMA TOLONG SELESAIKN NOVEL2 YG CERITANYA MSH GANTUNG, ATAU BLM DIUP
Remember: baca juga 'How i Forgot You'
total 1 replies
Sulaiman Efendy
DIMAS JODOHIN MA RAYA AZA
Sulaiman Efendy
KIRAIIN DIMAS, TERNYATA KHALIL YG SERING JADI KURIR SURAT CINTANYA GIBRAN
Sulaiman Efendy
TERNYATA DION BKN ORG LAIN, TPI KEPONAKKN HENDRU,, NASIB TRAGIS, IBUNYA MELLY DIPERKOSA AYAHNYA HENDRU, LHIRLH BAYI HSIL PRKOSAAN, SI MELLY, DN MELLY PUN DIPERKOSA ARZAM, LAHIRLH DION.. KESALAHANNYA HENDRU TDK CEPAT CERITA KE KLUARGANYA, ATAUPN MNCOBA MNGHUBUNGI ARZAM UNTUK JELASKN SMUANYA, DN SI ARZAM MNYIMPULKN SENDIRI HUBUNGN MELLY & HENDRU,, AKHIRNYA MUNCULLAH TRAGEDI2...
Sulaiman Efendy
MAMPUS LO GIB HDAPI ISTRI LO YG HORMON KHAMILAN NYA LANGKA😂😂😂😂😂😂😂
Sulaiman Efendy
SIALAN, KIRA UDH MMPUS TU SI ARZAM ANJING... TRNYATA MSH HIDUP JUGA..
Sulaiman Efendy
SIAPA LGI NI BUAT MASALAH, APA MUSUH PPA HENDRU
Sulaiman Efendy
RUPANYA KHALIL & RAYA KK BRADIK,,
BAGUS TU KHALIL DINIKAHIN, BIAR GK PLAYBOY LGI..

BARU TAU LO DICKY KLO SUAMI TIYAH LVLNYA DI ATAS LO.. DN TU GIBRAN SUDH MNCINTAI TIYAH SEDARI KECIL, KRN TIYAH ALAMI SUATU MASALH SAAT BNCANA BANJIR HINGGA LUPA GIBRAN, LUPA DIMAS, HINGGA TIYAH BNYK MNTAN COWOK TRMASUK SI DICKY YG PRMAINKNNYA..
Sulaiman Efendy
TUGAS DIMAS UDH SLESAI BLM HNCURKN USAHA DICKY,
MSKI TIYAH MNOLAK DICKY MNTAH2, TPI TIYAH TTP SALAH KLUAR BRTEMU DICKY TNPA IZIN.. DN SI DICKY KIRA SI KHALIL SUAMI NYA TIYAH, PNTAS SI DICKY BLANG KLO KHALIL BKN LKI2 BAIK2 KRN KHALIL PLAYBOY.. JDI DICKY BLG SUAMI TIYAH BKN LKI2 BAIK..
TPI LO YG DEKATI DN RAYU ISTRI ORG DN INGIN JDI PEBINOR APA LKI2 BAIK, DN LO DLU JUGA JDIKN TIYAH CWEK TARUHAN
Sulaiman Efendy
JADI SI TIYAH INI SI AYAH ATAU AYA, DLU TIYAH JAGOAN, YG SLLU LINDUNGI GIBRAN DARI JESNAN ANAK PAK KADES.. KRN BENCANA BANJIR, MNGKIN TIYAH MLUPAKN SSUATU, TRMASUK LUPA DGN GIBRAN GENDUT. DN DIMAS JUGA SELAMAT DRI BENCANA BANJIR, DN SKRG JDI ASSITEN GIBRAN, DN TIYAH JUGA LUPA SAMA DIMAS.. PADAHAL DIMASLH YG SERING ANTAR SURAT GIBRAN KE TIYAH.
Sulaiman Efendy
AKHIRNYA TERCETUS JUGA APA YG JDI UNEK2 MASALAH RAYA & AYA...
APA KIRA2 JAWABN GIBRAN..

TPI SBAGAI ISTRI. DN SBAGAI WANITA BRSUAMI, TK PANTAS BRJALAN DGN LAKI2 YG BUKAN MAHRAMNYA, BHKAN TNPA DITEMANI, DN TNPA IZIN SUAMI.. APAPUN ALASAN NYA APA YG DILAKUKN TIYAH TTP SALAH... KRN MMBERIKAN CELAH PEBINOR DLM RMH TANGGA NYA
Sulaiman Efendy
TIYAH YG JUGA DIAM GK MAU BRTANYA KE GIBRAN, DN GIBRAN YG JUGA GK PEKA KE PRASAAN ISTRINYA.. SAMA2 GOBLOK, TPI LBH GOBLOK TIYAH...
Sulaiman Efendy
MMG BANDEL DN KERAS KPALA SI TIYAH INI...

DN GIBRAN, KNP GK DICKY YG LO HAJAR, LO SAMPERIN TU KPRUASAHAANNYA..
INI KHALIL & DIMAS YG LO HAJAR..
DN LO JELASIN JUGA TU K TIYAH SIAPA TU RAYA..
Sulaiman Efendy
TIYAH JUGA BIKIN NMBH MASALAH, KNP MSH KLUAR LGI MA DICKY TNPA IZIN GIBRAN..
Sulaiman Efendy
RAYA INI SIAPANYA GIBRAN, KNP GK JAGA PRASAANNYA TIYAH..
TRUS KNP GIBRAN GK PEKA DGN TIYAH,, NTAR TIYAH BLAS SAMA DICKY, MKIN RUNYAM..
Sulaiman Efendy
HRSNYA TIYAH BRTANYA DGN SUAMINYA, SIAPA AYA, SIAPA RAYA, JGN DIAM, DN MNGAMBIL KSIMPULAN SENDIRI, TERUS INGIN MAIN API DGN DICKY, BETUL KATA KHALIL, TIYAH MMG WANITA GOBLOK YG GK BRSYUKUR DPT SUAMI KAYA, DI SAAT USIA 28 BRU GIBRAN YG LAMARNYA..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!