NovelToon NovelToon
Keep Istiqomah

Keep Istiqomah

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Patahhati / Poligami / Tamat
Popularitas:136.6k
Nilai: 5
Nama Author: Atinaa.

Novel ini berkisah tentang seorang wanita yang dulunya berkepribadian tomboi.
Tetapi semua seakan berubah semenjak orang tuanya memasukkan dia ke pesantren.

Apakah dia mampu menyesuaikan diri di pesantren?
Langsung saja kita simak ya..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Atinaa., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#35#

..." Tunjukan senyum di hadapan orang banyak, tangis di hadapan sahabat, pengorbanan di hadapan keluarga, dan rasa beryukur di hadapan Tuhan. "...

Hari berganti hari bulan pun berganti kini tibalah saat-saat Reva akan melahirkan anak pertamanya. Saat dilakukan pemeriksaan dokter mengatakan bahwa Reva harus di operasi. Zidan yang mendengar hal itu pun merasa takut dan gelisah.

"Abi kenapa? Nggak usah takut Bi Umma kuat kok " Reva mengeluarkan senyum termanisnya.

"Abi cuma khawatir Um, Abi nggak mau kalau sampai Umma kenapa-kenapa " kata Zidan.

"Abi dari pada khawatir mendingan Abi berdoa sama Allah supaya operasinya nanti berjalan lancar " bujuk Reva.

"Ya sudah kalau gitu Abi keluar dulu sebentar ya biar nanti ibu nemenin Umma disini. Abi akan balik lagi dan nemanin Umma melahirkan " kata Zidan pamit.

Setelah Zidan keluar dari ruang rawat, Bu Heni masuk dan menghampiri Reva yang sedang berbaring seperti menerawang sesuatu.

"Nduk, ono opo kok melamun? " tanya Bu Heni setelah duduk disamping Reva.

(Nak ada apa kok melamun?)

"Reva nggak apa-apa kok bu cuma lagi mempersiapkan diri untuk nanti " jawab Reva sambil tersenyum.

"Kamu berdoa saja jangan banyak pikiran gitu " kata Bu Heni menenangkan Reva.

"Bu, boleh nggak Reva peluk ibu? " tanya Reva.

Tanpa menjawab Bu Heni merentangkan tangannya, Reva pun langsung berhambur memeluk sang ibu untuk menghilangkan rasa gugupnya bahkan Reva menangis.

"Ibu maafin Reva ya bu selama ini Reva belum bisa jadi anak yang berbakti buat ibu sama ayah hiks hiks hiks " tangis Reva pecah dalam pelukan ibunya.

"Ssssttthhh sudah nduk ojo ngomong koyo ngono. Ibu sama ayah bangga kok punya anak seperti kamu. Sekarang kamu sudah mau menjadi ibu, kamu harus bisa mendidik anak kamu nanti jadi anak yang shaleh dan shalehah " kata Bu Heni menasehati.

"Reva takut bu "

"Kamu nggak usah takut sayang, kamu berdoa saja sama Allah supaya dilancarkan operasinya. " kata bu Heni mengusap punggung putrinya itu.

Zidan yang menyaksikan hal itu pun merasa terenyuh melihat istrinya yang nampak tegar dihadapannya tapi ternyata dia sangat rapuh, takut dan gugup. Air matanya ikut menetes melihat istrinya menangis dalam pelukan ibunya. Zidan menghampiri istri dan mertuanya dan ikut bergabung dengan mereka.

"Ibu " panggil Zidan.

Kedua perempuan itu pun langsung menoleh kearahnya, tak lupa pula Reva menghapus air matanya dan tersenyum menyambut kehadiran suaminya.

"Dokter bilang operasinya sudah mau dimulai bu " kata Zidan.

"Umma nggak takut kan? " tanya Zidan pada istrinya.

"Nggak kok Bi, Insya Allah Umma siap menghadapinya " jawab Reva.

"Ya sudah kalau gitu ibu keluar dulu kalian siap-siap ya " kata Bu Heni pamit.

Beberapa menit kemudian operasi pun berlangsung. Semua keluarga merasa gugup dan khawatir. Setelah menunggu sekian lama akhirnya lampu ruang operasi mati menandakan telah usai. Suara tangisan bayi menghiasi seisi ruangan, dokter dan perawat keluar sambil membawa bayi yang sudah dimandikan.

"Selamat pak anak anda berjenis kelamin laki-laki " kata sang Dokter.

"Alhamdulillah ya Allah, terima kasih dokter." tak henti-hentinya ia mengucap syukur.

" Lalu bagaimana keadaan istri saya dok? " tanya Zidan.

"Kalau untuk kondisi istri anda mari kita bicarakan diruangan saya pak " kata dokter lalu menunjukkan jalan menuju ruangannya.

Zidan pun mengikuti langkah sang dokter menuju ruangannya.

Setelah berada dalam ruangan tersebut Zidan terkejut mendengar penyataan dokter.

"APA DOK? Jadi istri saya..." Zidan terkejut bukan main, tungkainya terasa lemas dan air matanya seketika lolos begitu saja.

"Anda yang sabar ya pak, asalkan istri anda rajin mengikuti kemo terapi Insya Allah pasti bisa disembuhkan " kata Dokter lagi.

"Apa selama ini istri saya tahu tentang keadaannya dok? " tanya Zidan lagi.

"Sebenarnya waktu itu..."

Flashback On

Saat itu kondisi kandungan Reva masih usia 6 bulan, ia memeriksakan keadaannya tanpa di dampingi oleh Zidan.

"Bu apa anda yakin tetap melahirkan bayi ini? " tanya dokter.

"Saya yakin dok, saya hanya ingin memberi kebahagiaan buat suami saya. Cuma anak ini yang kami punya dok " jelas Reva.

"Tapi bu dengan kondisi ibu yang seperti ini terlalu beresiko untuk ibu dan juga bayinya. Karena kanker yang ibu derita saat ini sudah memasuki stadium 2 " kata dokter lagi.

" Tidak apa-apa dok saya yakin saya bisa melewati ini semua. Tapi tolong dokter jangan beri tahu masalah ini pada suami saya ya dok, saya tidak ingin membuatnya merasa khawatir " Reva terlihat memohon pada dokter.

"Baiklah kalau itu memang keinginan ibu kami akan berusaha menjaga rahasia ini. Asalkan ibu rajin ikut kemo pemulihan supaya kondisi ibu bisa stabil lagi " jawab dokter.

Flashback Off

Bagai terkena hantaman batu besar, Zidan begitu syok mendengar cerita dari dokter itu. Dia tidak pernah menyangka jika istrinya memendam penyakitnya selama ini sendirian. Ia benar-benar merasa bersalah karena tidak tahu apa-apa tentang kondisi istrinya itu.

"Maafkan aku Umma, kenapa kamu memendam ini sendiri? Kenapa kamu tidak jujur pada Abi? " Zidan menangis tersedu-sedu.

Dengan segera ia bangkit dan menuju ruang perawatan Reva, karena setelah selesai operasi Reva langsung dipindahkan. Saat masuk ke ruangan tersebut Zidan melihat tubuh sang istri yang terkulai lemas tak sadarkan diri, air mata nya tak berhenti mengalir melihat kondisi istrinya sekarang.

"Umma bangun Ma, kenapa Umma nggak cerita tentang penyakit yang Umma derita selama ini kepada Abi? Kenapa Umma tega menyembunyikan hal sebesar ini dari Abi " Zidan menangis sambil terus memeluk tangan Reva.

Tidak lama kemudian pintu terbuka, terlihat Bu Heni didampingi oleh Pak Badri sambil menggendong putra dari anak dan menantunya.

"Assalamualaikum " ucap pak Badri dan Bu Heni bersamaan.

"Waalaikumsalam bu, yah " jawab Zidan sambil menghapus air matanya.

"Nak Zidan, kamu belum meng-azani putra kalian. Silahkan di azani dulu " kata Bu Heni.

"Iya bu " Zidan mengambil alih putranya yang belum diberi nama itu dari tangan ibu mertuanya dan mulai mengumandangkan azan ditelinga sang anak.

"Allahu akbar Allahu akbar..." Zidan terhenti ditengah-tengah. Perasaan haru serta sedih menyelimuti hatinya. Dengan perlahan tapi pasti ia menyelesaikan kewajibannya sebagai seorang ayah.

Zidan memandang lekat wajah putranya yang sangat mirip dengannya waktu kecil serta terus menciumi pipi mungil sang bayi.

"Nak, Abi harap kamu akan jadi anak yang shaleh dan berbakti pada Abi dan Umma. Doakan Umma agar cepat pulih dan kita bisa kumpul bertiga dirumah ya " bisik Zidan ditelinga sang anak.

Bisikannya itu masih bisa didengar oleh Pak Badri dan Bu Heni, mereka yang menyaksikam itu pun ikut terharu. Semoga Reva segera diberi kesehatan serta kesembuhan ya.... Amin.

Bonus Foto Reva lagi hamil

Pasca Reva melahirkan

1
Agustina
up
Bety Nurlaila
jadi novel ini udah tamat ya kak
Agustina: iya, lanjutannya ada di novel 'Second Married'
total 1 replies
Ayuk Setiawan
aku like,jg komen kak...lanjutkan Thor bagus ceritanya saya suka novel islami
cucu nurhayati
aku baru pertama kali baca novel rasanya sakit bangt kali ya jadi reva,,😭😭
Gustii
next
Sassummi Inakko Weleh
merinding aku bacanya
wati
thot novel y poligami lagi, emg di sana(tempat tinggal author ) bayak yg poligami y
Agustina: hehe nggak juga sih cuma kebetulan ada yg curcol sama aku dan bersedia critany diangkt jd novel gitu
total 1 replies
Lira
kejamnya kebangetan author .....
gk kebayang aku poligami dalam kehidupan nyata.....
thor jgan yg sedih2lah...
ganti novel yg buat pembaca tertawa terbahak2 .....
donkkk .....
Agustina: wah sama dong kita jg dari sumatera selatan tapi aku di tanjung enim.
salam kenal ya😘😘
total 3 replies
Fitria Kohler
kenapa harus poligami lagi thor aku rakuat sungguh jangan sampe novel berikutnya said end
Agustina: Insya Allah nggak
total 1 replies
Lira
oh ya thor perjuangan zidan selama 1tahun sblum rujukk...
diceritakan dinext part y thor...
kayaknya untuk extra partx hrus bnyak flasback
Amelia Ja
lanjut thor extra partx....
Agustina: kalau ada saran boleh dong kak untuk next extra part nya heheh. soalnya lagi buntu otaknya belum bisa mikir hehehe😂😂
total 1 replies
Sassummi Inakko Weleh
bacanya jadi lemes..
Agustina: 😱😢😢😢😢
total 1 replies
Laila Sari
udah tamat aja..ending nya rama sama fizah gimana thor? ada season ke dua gk yah???
Laila Sari
next😁
Lira
seneng dech dengn endingnya...
tapi ceritanya kurang detail
hrus ditambh bbrpa part untuk bonusnya...
thor
wati
lanjut
Sassummi Inakko Weleh
ko jadi bgnh si.. jadi lemes bacanya
Lira
yess...alhamdllh akhirnya...
rujukk jg...
penasaran cinta baru rama siapa y thor
aisyah kah atau hafizah ?
atau mgkin akal2 an rama saja biar pisah sama reva

next up jgan trllu lama thor bila perlu sehari up dobel ...
biar makin puas para pembaca
yola sancay☺️😉
lanjut Thor semangat terus berkarya 😊😊
Laila Sari
rama jadiin sama hafizah thor...kasian dia😁🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!