Clarisa Hani Wijaya seorang gadis berusia 16tahun, Gadis broken home karena kedua orang tuanya sibuk dengan kerjaannya masing masing,,
Namun siapa sangkan jika ternyata dirinya sudah di jodohkan oleh kedua orang tuanya dengan seorang Pria tampan..
Bagaimana kehidupan Hani setelah menikah,, terus ikuti ceritanya..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Encha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
AKAD NIKAH
Hani, Amel juga Sita terlihat masih tertidur di dalam kamar tamu karena memang Mami Mia tidak mengijinkan mereka tidur di kamar pengantin karena pamali kalo menurut orang dulu..
Jam sudah menunjukan pukul 4 pagi namun terlihat kamar mereka masih tertutup,,
Mami Mia yang sudah bangun langsung mengetuk pintu kamar mereka..
Tok,, tok,, tok,,
" Hani,, Amel, Sita.. Bangun Nak..
Namun tidak ada jawaban dari dalam, akhirnya Mami mia pun masuk dan menggelengkan kepalanya saat melihat ketiga gadis yang masih terlelap di atas ranjang..
" Pantas saja gak ada jawaban, ternyata masih pada tidur..
" Hani,, sayang.. Bangun Nak.. Ucap Mami Mia dengan menggoyangkan lengan putrinya.
" Bentar lagi Mi,, Hani masih ngantuk
" Amel,, sita bangun Nak..
" Bentar Mi,,
" Aduh,, kalian pasti tidur malem kan.. Hani bangun Nak,, bentar lagi orang Salon akan dateng buat rias kamu..
Hani, Amel juga Sita terbangun namun mereka masih terlihat mengantuk..
" Pasti kalian semalem asik ngobrol kan,,
" Sita Mi ngajak cerita terus,, Ucap Amel
" Enak aja, kan Loe juga iya Mel..
" Sst,, sudah sudah.. Kalian cepet mandi terutama kamu Hani, ,
" Iya Mi,, Ucap Hani sambil berjalan masuk ke dalam kamar mandi
Mami Mia berjalan keluar untuk melihat semua persiapan di luar..
-
Hani sedang di rias,
Jantungnya terus berdetak kencang,, di detik detik dirinya yang sebentar lagi akan menjadi istri orang lain..
" Astaga,, Kamu cantik sekali..
Beruntungnya calon suami kamu menikah dengan perempuan seperti kamu Han,,
" Mbak bisa saja,,
" Bener Deh,, coba kamu lihat di cermin..
Hani menatap dirinya di cermin, dia terlihat cantik walaupun dengan make up natural juga kebaya warna putih yang sangat pas di tubuh langsingnya..
Ceklek,,
Pintu terbuka dan masuklah Amel juga Sita dengan menggunakan gaun berwana Putih sama dengan kebaya Hani..
" Astaga Hani sayang,, kamu cantik banget.. Ucap Sita menghampiri Hani yang masih duduk di depan meja rias..
" Sumpah gue deg degan banget guys.. Ucap Hani
" Loe tarik napas terus buang deh,,
Hani mencoba cara yang dianjurkan Sita walaupun itu tidak mungkin mengurangi rasa gugupnya namun dalam keadaan seperti ini Hani hanya bisa menurut..
-
Semangat di kediaman Wijaya,,
Riki pun sama seperti Hani yang terlihat begitu gugup, bahkan dia terlihat mondar mandir tidak jelas..
" Duh calon pengantinnya mondar mandir terus kenapa si.. Goda Miko
Riki tidak menggubris Ucapan Miko,
" Astaga Ki,, Loe duduk kenapa pusing kepala gue liatin Loe mondar mandir.
" Brisik Loe,,
Mama Meri juga Papa Adit keluar dari dalam kamarnya dan heran melihat tingkah anaknya..
" Sayang,, kamu kenapa mondar mandir gitu
" Udah gagah gak usah gugup Ki,,,
" Kalian bisa bicara kayak gitu, tapi Kan Riki yang akan ngelakuin Pa.. Ma..
Riki memang terlihat sangat tampan menggunakan Setelah jas berwana putih senada dengan kebaya yang di pakai Hani..
Mama Meri berjalan untuk melihat semua persiapan sebelum mereka menuju rumah Wijaya..
" Mba,, semua sudah siap..
" Sudah Nyonya..
" Jangan sampai ada yang ketinggalan Loh..
" Baik Nyonya..
Mama Meri kembali dan mengajak mereka menuju rumah Wijaya..
Riki semakin gugup, namun Papa Adit terus memberi wejangan untuknya..
*****
Amel juga Sita terus menemani Hani di dalam kamar, Hani menggenggam tangan mereka untuk mengurangi rasa gugupnya..
" Guys,, gue pengin pipis.. Ucap Hani
" Eh tahan dong Han,, masa mau Pipis,, Loe udah pakai kebaya susah..
Dan terdengar suara mobil mempelai laki laki dari depan rumahnya,, Hani semakin gugup ..
" Astaga,, gue gugup banget guys.. Kalo gue pingsan gimana Ucap Hani
" Huus.. Ngarang Loe..
-
Di ruang tengah terlihat Papi Wijaya juga Mami Mia menyambut kedatangan mereka..
" Selamat datang,, Ucap Papi Wijaya..
" Terimakasih,,
" Astaga,, Riki kamu tampan sekali Nak..
" Makasih Om,,
" Mari masuk,, Penghulunya sudah menunggu di depan..
Mereka masuk ke dalam dan Riki langsung duduk di depan Papi Wijaya, sedangkan Papa Adit duduk di samping nya..
" Apa kita sudah bisa mulai acaranya.. Ucap Penghulu
" Silahkan Pak Penghulu Ucap Papa Adit
Papi Wijaya menjabat tangan Riki..
" Bissmillahirohmanirohim.. Saya nikahkan engkau *Aditia Riki Syahputra dengan anak saya Clarisa Hani Wijaya dengan seperangkat shalat juga perhiasan emas dibayar tunai
" Saya terima nikah dan kawinnya Clarisa Hani Wijaya dengan Mas kawin Seperangkat alat shalat juga perhiasan di bayar tunai*
" Bagaimana para saksi..
" SAH.. Sorak semua yang berada di sana..
Riki menghela napasnya lega setelah mengucapkannya dengan sangat lantang juga lancar..
" Mbak,, tolong panggilin Hani ya.. Ucap Mami Wijaya
-
Hani menghela napas lega setelah mendengar Riki yang dengan lancar mengucapkan ijab qobulnya..
Ceklek,,
" Maaf Non, Non Hani sudah bisa keluar Ucap salah satu pelayan
" Iya Mba terimakasih,,
Amel juga Sita menggandeng tangan Hani keluar dan berjalan menuruni anak tangga..
Semua mata tertuju pada mereka terutama melihat Hani yang sangat cantik..
Begitupun dengan Riki yang tanpa berkedip menatap Hani yang sudah sah menjadi istrinya sekarang..
Hani berdiri di depan Riki yang masih menatapnya,,
" Ehem,, Gak usah di pandang terus Men.. Ucap Miko dan langsung membuyarkan lamunan Riki
" Kamu cantik banget sayang,, Ucap Riki dan Hani menunduk malu..
Amel menyerahkan kotak cincin kepada mereka,,
Hani memakaikan di jari Riki dan mencium punggung tangannya, begitu pula dengan Riki yang memakaikan cincin di jari manis Hani dan mengecup keningnya..
******
Setelah meminta restu kedua orang tua, kini mereka duduk di kursi pelaminan menatap tamu yang hadir di sana,,
Hani sudah berganti dengan menggunakan gaun berwarna abu begitu pun dengan Riki..
Walaupun pernikahan mereka tidak meriah namun tamu yang datang pun banyak, dan beberapa diantara mereka memuji kecantika juga ketampanan dari Pengantin..
Hani terlihat selalu tersenyum saat menerima ucapan dari para tamu..
" Hani sayang,,, selamat ya.. Ucap Amel memeluk tubuh sahabatnya
" Hani,, Selamat.. Jangan lupain kita ya.. Ucap Sita..
" Makasih guys,, Kalian sahabat gue.. Gue gak akan lupa dengan kalian.. Ucap Hani memeluk mereka
" Kak Riki Selamat ya,, tolong jaga Hani.. Jangan pernah sakiti hatinya.. Ucap Amel
" selama Kak,, tolong jaga Hani ya.. Ucap Sita
" Oke.. Gue bakal jaga Hani kok,, kan sekarang dia istri gue.. Ucap Riki dengan senyuman manisnya..
" Riki gila,, selamat Bro, akhirnya Loe nikah juga.. Ucap Miko dengan memeluk tubuh Riki
" Thanks ya Mik,, loe udah bantu semuanya..
" Tenang aja Ki,,
" Hani,, selamat ya.. Sabar ya ngadepin Riki yang dingin kaya lemari es.. Ucap Miko dan langsung mendapatkan tatapan tajam dari Riki..
Hani hanya tersenyum juga menggelengkan kepalanya..
-
Acara masih berlangsung,,
Hani sudah terlihat lelah menyalami para tamu yang terus memberinya ucapan selamat..
" Kenapa,, Ucap Riki saat melihat Hani yang memijat kakinya
" Pegel Kak..
" Nanti Aku pijitin ya.. Ucap Riki
Hani tersenyum dan kembali berdiri untuk kembali menerima ucapan . .
\=\=\=\=\=\=
Yeey,, akhirnya SAH juga.. 🤗🤗
Terus ikuti kelanjutan ceritanya ya..
Maaf kalo sekarang Up Cuma sekali dan hanya di waktu malam saja, karena saya lagi sibuk dengan urusan di dunia Nyata.. 🙏🙏
Tapi saya selalu berusaha untuk bisa Up setiap harinya..
Vote, Like juga komen kalian dong..
Salam hangat
eNcha
Untung aja Riki mengenalkan Hani ke Dion sebagai istri,kalo pacar atau temen ,pasti langsung di tikung tuh,,