NovelToon NovelToon
Rahasia Perubahan Gadis Cupu (Takdir Hidup)

Rahasia Perubahan Gadis Cupu (Takdir Hidup)

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / TimeTravel / Supernatural / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:2.5M
Nilai: 4.7
Nama Author: Nor Laila Rahmah Wati

Apa yang akan terjadi jika seorang gadis yang terkenal sangat cupu dan culun tiba-tiba berubah secara mendadak?

Apa kabar setelah kematiannya, bukannya berada di akhirat tapi malah berada di dunia yang aneh. Yang hanya jika yang kuat akan berkuasa dan yang lemah akan di tindas. Dimana hidup lah para penyihir, kultivator, ras vampir, ras iblis, ras dewa, dan terakhir ras manusia paling lemah.


Penasaran dengan kelanjutan ceritanya....

Maka baca lah...

Gambar Cover berasal dari Pinterest


Karya ini murni hasil jerih payah pemikiran author.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nor Laila Rahmah Wati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

RPGC(TH) 35

Weiheng tersenyum sinis dan turun dari jendela itu. "Sial," batin Mei Yin.

"Kau tak akan bisa kabur," kata Weiheng dingin.

Pikiran Mei Yin kacau daripada dia berakhir dengan tak terhormat lebih baik dia mencoba untuk melawan meskipun keadaannya masih belum pulih dengan sempurna, tapi dia mulai menyerang Weiheng, tidak mudah memang tapi dengan kepintarannya dia mampu menyeimbangi kekuatan Weiheng dengan trik yang dimilikinya. Dia sadar jika Weiheng ini bukan lah tandingannya, tapi apa salah nya mencoba.

Serangan bertubi-tubi di layang kan Mei Yin kepada Weiheng. Mei Yin merasakan perbedaan kekuatan diantara mereka yang sangat terasa jelas, tetapi dengan gerakan silat yang di kuasainya dia mampu mengecoh Weiheng, karena gerakan yang digunakan tidak ada yang tahu di zaman yang aneh ini.

Weiheng hanya mengihandari semua serangan dari Mei Yin, dia tak berniat membalas. Melihat celah pada gerakan Mei Yin Weiheng pun langsung membuat Mei Yin pingsan.

Duel itu berakhir dengan pingsannya Mei Yin.

...

"Ughh kenapa badanku terasa lemas ya seperti sudah tidur lama saja," gumam Mei Yin. Dia teringat dengan kejadian terakhir kali dia kalah dari Weiheng dan membuatnya pingsan seperti ini. "Awas kau Raja sialan," batin Mei Yin sambil mengepalkan tangannya.

Mei Yin berjalan dengan marah tapi dalam keadaan masih lemas, dia sudah di luar kamar dan dia menggerutu dan memaki Weiheng di sepanjang jalan. Para pelayan yang mendengar dan melihat hanya mampu memjamkan mata dan gemetar, karena mereka takut Mei Yin akan membuat raja mereka marah dan akan memunculkan korban lain selain Mei Yin sendiri.

Saat melihat Weiheng yang baru keluar dari sebuah ruangan bersama orang-orang di perkirakan adalah para Menteri dan lainnya, Mei Yin menunggu sampai semua orang pergi. Dia menunggu di jalan yang di tuju Weiheng.

"Ingat juga kau bangun, ku kira kau tak akan bangun lagi," kata Weiheng dingin.

"Hei apa yang kau lakukan padaku, tubuhku terasa sangat lemas dan remuk rasanya," kata Mei Yin marah.

Weiheng tak menjawab dia malah ngeloyor pergi melewati Mei Yin yang berkicau marah.

"Hei kau dengar tidak sih," teriak Mei Yin menggema di koridor.

Weiheng berhenti dan berbalik. "Jika kau ingin tahu...ikut aku," kata Weiheng kemudka dia melanjutkan jalannya.

Mei Yin pun dengan marah mengikutinya, ada senyum samar terukir di wajah Weiheng yang tak pernah tersenyum itu.

"Salam pada Raja Ras Vampir yang agung," ucap kasim Jang penjaga pintu kamar Weiheng sekaligus kasim pribadi Weiheng.

"Hmmm," deheman Weiheng. "Siapkan makanan untuk gadis ini," kata Weiheng.

Saat kasim mendongakkan kepalanya melihat Mei Yim dia terkejut tanpa suara. "Kapan nona ini keluar aku tak melihatnya tadi," batin kasim Jang. "Baik Yang Mulia," jawab kasim Jang lalu pergi menyiapkan permintaan Weiheng.

Saat Weiheng mengijinkan Mei Yin masuk ke kamar pribadi raja, para pelayan dan lainnya gempar karena ini sebuah keanehan dan keajaiban ada gadis yang perboleh kan masuk ke kamarnya. Pria saja terbatas yang bisa masuk hanya Kasim Jang dan Ren sahabat sekaligus pengawal pribadi Weiheng yang sekarang masih menjalankan tugas yang diberikan Weiheng.

*Di dalam kamar*

"Cepat jelaskan semua yang terjadi," kata Mei Yin tak sabaran.

"Kau hanya tak sadar selama 3 hari," jawab Weiheng.

"Apa 3 hari, ini semua gara-gara kau yang membuat ku tak sadar selama itu," kata Mei Yin marah. "Aduh sudah 3 hari bagaimana nasib Xiuhuan dan Chen ya," gumam Mei Yin.

"Hey kenapa?" tanya Weiheng.

Lamunan Mei Yin buyar dan sebelum menjawab Weiheng, Mei Yin mengerjab beberapa kali. "Kalau aku tidak sadar berarti pernikahan yang kau bicarakan tidak terjadi kan?" tanya Mei Yin penasaran.

Weiheng hanya diam tak menjawab.

"Aku ingin pergi, dahhh kalau ada kesempatan akunakan membalas budi mu telah menolongku dan sekaligus membalas perbuatanmu padaku," kata MeinYin seraya bangkit hendak pergi, tapi tiba-tiba setelah langkah ke sepuluh kakinya lemas dan dia pun terduduk.

"Kakiku kenapa?" gumam Mei Yin merasa lemas, tapi dia tak berpikir jika itu perbuatan seseorang dia hanya berpikir jika badannya saj yang memang lemas.

"Kau tak kan bisa pergi karena jika kau melangkah lebih dari sepuluh langkah kau akan merasakan lemas," ucap Weiheng.

MeinYin melotot menatap Weiheng yang

saat ini mendekat pada Mei Yin yang terduduk lemas.

"Apa yang kau lakukan padaku?" tanya Mei Yin marah.

"Aku hanya mengikatmu dengan rantai tak terlihat," kata Weiheng santai lalu pergi ke arah pintu karena ada yang mengetuk.

Weiheng membukakan pintu. "Ada apa?"

"Makanan yang anda minta sudah di bawakan Yang Mulia," kata Kasim Jang.

"Baik, bawa masuk," kata Weiheng.

Kasim Jang pun masuk berulang laki untuk menagmbil makanan yang di bawa pelayan di luar, karena tak ada yang boleh masuk jadinya dia yang bolak balik.

Mei Yin hanya mengikuti kemanapun Weiheng berjalan. Saat Mei Yin melamun tak sadar dia sudah jauh dari Weiheng dan lagi-lagi kaki Mei Yin lemas dan sebelum terduduk lagi cepat-cepat Mei Yin mensejajarkan langkahnya dengan Weiheng.

Saat di meja makan Mei Yin pun bicara untuk memecahkan meheningan karena hanya mereka berdua di dalam dan Weiheng pun hanya fokus pada dokumennya. Ya Weiheng tak memerlukan makan terlalu sering, karena dia sudah tak memerlukannya dan hanya sesekali saja dia makan.

"Hei bisakah kau lepaskan rantai tak terlihat mu ini, aku harus menyelamatkan temanku di kerajaan iblis," kata Mei Yin memulai percakapan.

Weiheng tak merespon dia hanya terus membaca dokumen dengan fokus.

"Ayolah setelah aku berhasil menyelamatkan teman-temanku aku akan menuruti semua keinginanmu, bagaimana?" bujuk Mei Yin.

"Apakah sebegitu pentingnya kah teman-temanmu itu?" tanya Weiheng.

Mei Yin tersenyum kecut. "Mereka adalah keluargaku, temanku, sahabatku dannsegalanya bagiku, karena mereka yang selalu ada di saat keadaan duka maupun senang," kata Mei Yin menerawang kebersamaan mereka. "Ahh pokoknya mereka sangat berharga bagiku," lanjut Mei Yin.

Weiheng meletakkan dokumen di atas meja. "Apakah kau akan pergi sendirian?" tanya Weiheng dan di angguki Mei Yin.

"Kalau begitu tak bisa," kata Weiheng kembali mengambil dokumen.

"Jika aku tak sendiri siapa yang akan membantuku menyelamatkan mereka, kamu? Kamu kan tak akan mau," kata Mei Yin sinis.

"Aku akan pergi bersamamu," kata Weiheng datar.

Mei Yin terkejut sekaligus senang karena ada yang akan membantunya, meskipun Weiheng ini sangat menyebalkan, tapi lebih baik ada yang membantu kan.

"Tapi aku memiliki syarat lain selain permintaan yang kau ajukan," kata Weiheng.

Senyum Mei Yin luntur setelah Weiheng memiliki syarat lagi, tapi apa boleh buat demi teman-temannya dia rela melakukan apapun. "Apa syaratnya?" tanya Mei Yin.

°

°

°

°

°

Tinggalkan jejak kalian ya di tutisanku.

Dengan like, komen dan vote.

Selamat Membaca.

1
Nanik S
kasihan
Rosita Tumbelaka
Maya unjuk gigi ..yes
Rosita Tumbelaka
klu susunan kalimat kata2nya tepat aq suka cerita menantang males yg menonton...
Nonik Anda Swl
kok aq blm menemukan point nya ya
Ria Gazali Dapson
kurang ajar banget ya, punya ortu, masa ank gadis d tabok, d kata²in, d bully dn d hina, dn lebih bodohnya lgi, knp maya g segera angkat kaki dri rumah, kan udh mapan, masa mafia, masih merengek² juga, minta belas kasih kel
Alif
kadang cerita di novel itu lucu banget.. latar belakangnya gk jelas hnya menggunakan inisial padahal jelas2 nama tokohnya ndonesia bngt, emang ada larangan ya penulis novel menggunakan nama negara sbnrnya
Noorjamilah Sulaiman
cerita seperti ini sya pernah baca tp jln ceritanya agak matang dan teratur,cerita ni ok tp agak dpercepatkn...
Noorjamilah Sulaiman
😍😍 weihang
Noorjamilah Sulaiman
aku berharap mei dgn wehang
Noorjamilah Sulaiman
weihang😍
Noorjamilah Sulaiman
aduh wehang mn
Noorjamilah Sulaiman
tidak dkubur hanya dsimpan dpeti
Noorjamilah Sulaiman
aku lbh suka mei dgn weiheng
Noorjamilah Sulaiman
adakh ini ras sihir
Noorjamilah Sulaiman
honlin itu normal
Noorjamilah Sulaiman
aku rasa waktu dia ddk dkt Batu itu
Datu Zahra
Bodoh, udah tau disiksa diperlakukan gak baik ngapain disembunyikan kecantikan dan kepintarannya. mau alasan disayangi apa adanya, bulshit. Dimana² orang berubah buka mempertahankan sesuatu yang jelas² tidak menguntungkan.
>AY<
ko tolol si
Marliana ginting
Mey Lin atau Mu lan Thor?
Murni Murniati
mgkn hongli ini seperti mey yin uga, jd dia mau pura pura bofoh tau siapa yg mncntainya, mknya dia tak ketakutan tadi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!