NovelToon NovelToon
Black Bones

Black Bones

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Petualangan / Barat
Popularitas:6.6k
Nilai: 5
Nama Author: K A Z A R O

Aztiel, nama dari kerajaan yang ada di Mascus, 1 dari 3 negara terbesar di planet Jana dan masih berkembang. Monster, Manusia, Iblis dan hal hal lainya sudah tak asing di sana, Istana yang megah di kuasai oleh raja Farlov Von Grief dan Desmon menjadi salah satu Tentara "elite" di sana yang sangat loyal terhadap kerajaan, bahkan salah satu gereja terbesar yaitu Ferus sempat membantu Desmon untuk menjadi pengikutnya. Suatu hari di siang yang cukup panas ia di tugaskan oleh sang raja untuk mengantarkan sebuah surat untuk kerajaan yang ada di sebrang bersama 4 teman lamanya. Awalnya semua berjalan dengan baik namun tragedi mengenaskan menghancurkan semuanya.

Akankah dia berhasil bertahan hidup dari masalah yang akan ia lalui dan membuka masalalu sebelum semua ini terjadi?

(Web novel ini mengandung kekerasan yang berlebihan dan konten seksual,bagi para pembaca yang masih di bawah umur diharapkan agar tidak membaca atau meminta izin dari orang tua agar bisa membaca Web novel ini.)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon K A Z A R O, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

City Of Fantasy

"Desmon, apa kau mau ini?," Regin mencoba memberikan kue kering yang ia punya.

"Tidak, terimakasih."

"Ayolah, kau terlihat murung, coba makan sesuatu."

"Baiklah," aku mengambil kue yang di pegang Regin, ia terlihat tersenyum ketika aku mengambilnya.

"Kau tau Desmon, manusia jika sedang memikirkan sesuatu biasanya terus mengunyah." Ucapnya sembari memakan kue kering stroberi.

Aku hanya memperhatikan jalan sembari memakan kue yang di berikan Regin, ternyata lumayan enak.

 ---

2 jam sebelum berangkat

 ---

Regin membuka pintu rumah Niel, sepertinya ia baru bangun dari tidurnya.

"Yo, pagi." Ia berkata sembari membawa botol susu.

"Darimana kau dapat susu sapi Regin?," ucapku

"Oh ini? aku mendapatkannya dari toko, dan ini bukan susu sapi."

"lalu?," aku kebingungan dengan jawaban Regin.

"Ini susu kambing."

Entah kenapa aku kurang terkejut dengan jawaban Regin, di dalam pikiranku lebih dari susu kambing, aku mengira itu susu naga.

"Khayalan mu terlalu jauh Desmon." Fury tertawa dengan pemikiranku.

Niel berjalan menghampiri Regin, ia memberi beberapa botol ramuan herbal. "Bawa ini untuk perjalananmu, ini akan sangat membantu untuk kalian berdua."

"Baiklah, akan ku bawa ini, terimakasih Niel." Ucap Regin yang sedang meminum susu. "Berhati-hatilah Desmon, jangan sampai kau terbunuh." Ucap Niel dengan serius, Aku hanya mengangguk sembari berjalan ke luar, setelah memberi salam perpisahan, akupun melanjutkan untuk mengambil peralatanku di penginapan.

Kapak yang ku simpan di meja tak lupa ku bersihkan, aku keluar setelah semua persiapan selesai, Regin menungguku di depan pintu.

"Sudah selesai semua Desmon?."

"Ya."

Aku dan Regin pergi ke kota Latros menunggangi kuda, melewati gerbang menuju arah barat daya, hutan yang cerah masih menjadi jalan favorit.

 ---

"Hei, apakah kau melamun Desmon?." Regin menepuk bahuku, "Maaf, aku kurang fokus."

"Tak apa, sekarang masih sepi." Ucapnya sembari tertawa kecil. "Tapi Desmon, apakah kau benar benar akan masuk ke kota Latros?."

"Ya Regin."

"Kau sebaiknya berhari hati, jangan membuka helm mu disana." Ia berkata dengan serius.

Aku menutup kembali helmku dan kembali fokus ke depan. Reginpun sama.

Setelah beberapa jam berjalan menunggangi kuda, aku memutuskan untuk istirahat di dekat aliran sungai. "Hei Regin, sebaiknya kita istirahat di sini atau tidak?."

"Ya, sebaiknya di sini saja."

Aku turun dari Dark, lalu duduk di pohon Fetra

Pohon Fetra, pohon unik yang sering dijumpai di dekat aliran air atau danau, umumnya pohon Fetra memiliki panjang 4 meter dan lebar 3 meter, tapi ada beberapa pohon Fetra yang lebih tebal dan panjang, bentuknya sendiri sangat unik, pohon ini memiliki 2 cabang dalam 1 pohon, bentuknya melingkar dan memanjang sesuai jenisnya, Daunnya berwarna hijau dan kuning, tapi tak berbuah dan hanya berbunga saja, bentuk bunga nya pun tidak seperti biasanya, melainkan bulan sabit.

"Desmon, coba ajarkan aku untuk melempar batu kecil seperti kau membunuh kelinci itu atau apalah." Ia membawa batu kecil di tangannya, bersiap melempar ke arah ikan di air.

"Lempar saja seperti biasa."

"Kau becanda kan?."

Aku berdiri dan mengambil batu kecil di sampingku, lalu melemparnya ke arah ikan yang ada di dalam air, lemparan ku ternyata lebih cepat dari yang kemarin.

"Lihat? aku hanya melemparnya seperti biasa."

"Aku tak percaya itu." Regin melihatku dengan tatapan bingung, ia mencoba melempar ke arah ikan yang ada di dalam air, namun hanya membuat ikan itu kabur.

"Ah sial, aku tak bisa melakukannya." ucapnya dengan kesal.

"Jadilah lebih kuat, mungkin kau akan bisa melakukannya."

"Kau sombong ya Desmon? lihat saja akan ku kalahkan kau."

Aku dan Regin tertawa, lalu kembali duduk. "Jadi, rencanamu ketika sudah masuk ke kota Latros apa Desmon?."

"Aku akan bertanya ke gereja yang ada di sana, lalu ketika aku sudah mendapatkan informasi, aku akan pergi ke Jabanum."

"Apa kau serius? itu kota iblis, kau tau kan iblis dan manusia sedang tidak damai?."

"Ya aku tau, tapi aku akan masuk untuk bertemu dengan Imelda."

"Ah, ratu yang waktu itu kau selamatkan bukan?."

"Ya Regin."

Aku pergi ke sana untuk mencari informasi tentang monster yang kemarin menyerang kelompokku dan tentang kejanggalan agam Ferus, aku yakin ia tau tentang semua itu, namun bukan berarti ia pelakunya.

"Jangan terlalu gegabah Desmon, kau masih manusia sepertiku. jika kau merasakan hidup, pasti kau akan merasakan mati. itulah pelatah yang di berikan kakek ku sebelum ia mati tertimpa badan panda." Regin berbicara sembari meminum susu kambing.

Aku tertawa mendengar ucapan Regin, Regin lun ikut tertawa dengan omongannya sendiri.

"Berangkat sekarang?." Regin berdiri dari duduk santainya.

"Ya, ayo." Akupun ikut berdiri, berjalan ke arah Dark dan pergi menuju kota Latros.

Siang yang panas perlahan menjadi sore yang sejuk, suara kicauan burung terdengar jelas di jalan dekat hutan, melihat sekeliling menjadikanku hanyut ke dalam suasana hutan yang menenangkan.

"Desmon, ingat siapa dirimu, jangan terhanyut dengan kekuatanmu." Ucap Fury.

"Ya, aku tak akan terlalu gegabah hanya karna aku memiliki kekuatan melebihi manusia biasa."

"Bagus, teruslah asah kemampuanmu, kau bisa berlatih di dalam dunia bawah sadar."

"Baik, terimakasih atas bantuannya Fury."

"Heh." Ia mengeluarkan nada khasnya.

"Hei Desmon, sepertinya kita sampai." Fury menunjuk ke arah gerbang Kota Latros.

Di luar nampak jauh berbeda dengan kota sebelumnya, Kumuh dan tak terawat, bahkan gerbangnya pun sudah hampir roboh. Tapi sekarang sangat jauh, indah, berwarna, dan gerbangnya pun terlihat baru.

"Apa benar ini Latros Regin?."

"Ya, ini sepertinya memang kota Latros."

Aku berjalan menuju gerbang, 2 penjaga gerbang meminta tanda pengenalku dan Regin.

"Tolong tanda pengenalnya tuan."

Aku memberikan tanda pengenalku, begitu juga dengan Regin. "Baiklah, kalian boleh masuk, selamat datang di kota Latros tuan Demio."

Sebelum aku datang ke kota Latros, aku sudah membuat identitas baru di bantu oleh Niel, Niel memiliki kenalan seorang pembuat identitas kerajaan. Ini atas saran Niel sendiri.

 ---

"Apa kau yakin dengan ini Niel?."

"Keselamatan hal penting, aku tau mereka sedang mencarimu, tapi aku tak tau siapa, jadi sebaiknya kau membuat identitas baru." ucap Niel.

"Hei, bagaimana denganku?." Regin mengacungkan jari ke atas.

"Kau tidak usah." ucap Niel dengan santainya, Regin terlihat tidak puas, tapi ia tak memaksa malah ia lanjut memakan kue buatan Niel di atas piring.

"Aku tak begitu yakin, menggunakan nama teman yang sudah tiada, cukup aneh untuku."

"Ini bukan nama temanmu, namamu sekarang adalah Demio Arbeloa."

 ---

Setelah selesai dengan para penjaga, aku memasuki kota Latros.

"Apakah ini kota Latros, atau ibukota Aztiel?."

1
la beneamata
ceweknya bekas orang,jadi kurang like
K A Z A R O: ya gimana yak wkwk, soalnya emang udah bikin rencana gitu. gak semua bakal berjalan lancar (sorry telat reply)
total 2 replies
la beneamata
hadew dah diperkosa,jadi males kasih vote
la beneamata
mantau,apakah akan seperti sipangeran pemalas?
K A Z A R O
maaf banget ni, saya gak bisa update dulu soalnya masih sakit lagi nunggu full recovery, buat yang nunggu chap baru tolong sabar ya dan maaf banget
MouthofMexico
Keren bingit ceritanya! Lanjut! Pantang mundur!
K A Z A R O: tengkyu
total 1 replies
Gua Cowo 🗿
dari tadi likenya 0 semua ...
K A Z A R O: Gak apa apa, yang penting pembaca suka. Makasih loh udah dukung hehe
total 1 replies
Astraloud
Menarik nihhh
GantAi
mantap
K A Z A R O: makasih wkwk
total 1 replies
Franssisskus Supry
next thorr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!