NovelToon NovelToon
Menikahi Dokter Dingin

Menikahi Dokter Dingin

Status: tamat
Genre:Cintamanis / Nikahmuda / Nikahkontrak / Dokter / Tamat
Popularitas:1.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: Ridz

Bagaimana kalau orang yang kamu tolak secara mentah-mentah dimasa lalu datang kembali ke Kehidupan mu dan memaksamu menikah dengannya atas skandal balas budi dengan pernikahan paksa berdasarkan dendam masa lalu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ridz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

34. MDD : Papa? Mau adik!

Assalamualaikum, selamat membaca dan jangan lupa like yah, i hope like it.

---

"Papa? Mama?" ucap suara kecil Amri yang kini sudah berusia 3 tahun.

"Kenapa sayang?" ucap Wisnu mengangkat si kecil kepangkuannya.

"Hmmmm.. Aku boleh minta sesuatu gak?" tanya Amri dengan suara khas anak anaknya.

"Anak mama mau minta apa?" ucap Nissa yang imut duduk di samping Wisnu.

"Aku kan disini kesepian, gak ada temannya aku minta adik bayi dong!" ucap Amri pada kedua orang tuanya.

"Apa?" ucap Nissa kaget.

"Kenapa mah? Gak boleh yah?" ucap Amri mengerucutkan bibirnya.

"Bukan begitu sayang, bikin adik itu gak semudah bikin kue nastar, harus ada prosesnya," ucap Nissa menjelaskan.

"Kalau papa? Boleh gak aku punya adik?" tanya Amri ke Wisnu.

"Hmmmm papah sih mau aja, tapi mamah kamu mau gak?" ucap Wisnu menaik turunkan alisnya.

Nissa merasa di buat darah tinggi oleh tingkah laku suaminya ingin rasanya menampar keras sang suami namun ia tahan karena ada Amri disini.

"Amri katanya malam ini mau nginep dirumah nenek yuk kita ke rumah nenek, jalan kaki aja kan deket satu komplek sekarang sekalian kita jalan jalan sore, mau gak?" ucap Nissa mengelus rambut sang putra.

"Iya mah, yuk!" ucap Amri antusias.

Wisnu menggendong Amri kecil dan bersama dengan Nissa yang menbawa tas kecil berisi baju Amri.

"Pas! Amri gak ada di rumah, bisa puas nih," bathin Wisnu sambil tersenyum puas.

Wisnu dan Nissa berjalan melewati aspal komplek perumahan sembari menikmati angin di sore hari yang sangat segar.

Untuk sampai di rumah orang tua Nissa mereka harus melewati rumah Andrew dan Ay yang juga sudah bertempat tinggal di komplek perumahan ini.

Brummmmm!

"Woy!" ucap Wisnu meneriaki Andrew yang sedang memanaskan mobilnya.

"Ngapa lo?" ucap Andrew.

"Kagak apa apa, sibuk amat mau kemana sih bro?" ucap Wisnu bertanya.

"Biasa si Ay lagi hamil muda, dah lagi aktif aktifnya ngidam, kemarin minta rengginang eh gak dimakan, sekarang minta rambutan yang penjualnya lahir tanggal 30," gerutu Andrew. "Kan ribet yah?"

"Hahahaha, turutin aja bro," ucap Wisnu.

"Iya nih, gue pergi dulu yak, kalau mau bertamu sana masuk ada Ay kok,"

"Iya bro, lagian gue buru buru mau anter Amri kerumah neneknya," ucap Wisnu kembali melanjutkan perjalanan. "Assalamualaikum,"

"Waalaikumsalam,"

Wisnu dan Nissa pun berjalan mengantar Amri menuju ke rumah neneknya karena hari sudah semakin sore.

"Amri? Kamu baik baik yah? Ingat kata nenek, oke?" ucap Nissa mencium pipi Amri kecil.

"Iya mah!" ucap Amri.

"Bu? Kalau gitu aku sama mas Wisnu pulang dulu yah? Besok nanti ku jemput Amri," ucap Nissa mencium punggung tangan sang ibunda. "Assalamualaikum,"

"Bu! Pamit yah!" ucap Wisnu ikut mencium punggung tangan bu Darsih.

"Iya nak, hati - hati yah, Waalaikumsalam,"

---

"Sayang?" ucap Wisnu memanggil Nissa yang sedang ada di dapur.

"Iya mas? Ada apa?" ucap Nissa pada Wisnu.

"Sini dulu!" ucap Wisnu sambil menyenderkan badannya di papan ranjang tempat tidurnya.

"Iya ada apa... "

Belum selesai Nissa mengucapkan kata katanya Nissa sudah dibuat kaget dengan Wisnu yang tidak memakai baju sehingga otot - otot tubuhnya terekspos sempurna.

Wisnu berjalan mendekati Nissa sehingga jarak wajah mereka kini hanya sekitar beberapa centi sehingga Nissa bisa mendengar deru napas suaminya.

"Kenapa sayang?" bisik Wisnu menarik Nissa kedalam pelukannya.

Seketika badan Nissa bergetar sempurna Wisnu yang mendekapnya erat sekali dan membelai rambutnya, sangat terasa sekali barisan roti sobek yang tercetak sempurna di perut Wisnu yang membuat air liur kaum hawa menetes karenanya.

"Mas bentar.. "

Cup!

Sebuah kecupan manis dari Wisnu mendarat di bibir Nissa sehingga ia tak bisa berkata kata lagi.

Wisnu kemudian melepas pelukannya dan menggendong Nissa menuju kasur dan merebahkan badannya kemudian menindih badan Nissa yang masih terbalut hijab.

"Rileks yah sayang! Kan dulu pernah coba," ucap Wisnu kembali mencumbu Nissa.

"Awww!" pekik Nissa kesakitan dan Wisnu hanya tersenyum puas.

---

Pagi telah menyingsing Nissa tengah menyiapkan sarapan untuk Wisnu yang sedang berada diruang tamu.

"Masak apa sayang?" ucap Wisnu memeluk Nissa dari belakang yang entah kapan Wisnu di sini.

"Makanan lah mas, masa iya aku kasih kamu makan paku?" ucap Nissa membalikkan badan ke tubuh suaminya. "Kamu mandi dulu mas,"

Nissa kemudian melanjutkan masaknya dan kembali fokus ke dapur.

Puk!

Wisnu menarik tangan Nissa hingga Nissa terjatuh kepangkuannya, Nissa tampak tak percaya sedangkan Wisnu menatap istrinya itu dengan senyum manisnya.

Nissa kemudian berdiri dari pangkuan Wisnu dan segera menyiapkan sarapan dengan pipi yang sangat merah akibat malu.

Setelah semua selesai Nissa pun menaruh sarapan di meja kemudian ikut duduk di depan Wisnu.

"Ayo mas, dimakan!" ucap Nissa pada Wisnu.

"Suapin," rengek Wisnu manja.

"Apaan sih? Kan bisa makan sendiri," ucap Nissa kesal.

"Oh Yaudah kalau gitu," ucap Wisnu kemudian berdiri dari kursinya hendak pergi dari meja makan.

"Yaudah mas sini aku suapin," ucap Nissa mencegah wisnu pergi.

"Yah gitu dong!" ucap Wisnu kembali ke tempat duduknya.

Nissa kemudian mulai menyuapi Wisnu dengan sabar dan Wisnu hanya bisa tersenyum puas karena bisa mengerjai istrinya.

"Udah tua kok masih manja!" gerutu Nissa sembari menyuapi Wisnu.

"Oh jadi gak ikhlas nih?" ucap Wisnu menatap tajam Nissa.

"Eh bukan begitu mas, makan yuk nanti cakepnya ilang lo, sini suamiku tersayang," ucap Nissa dengan wajah yang di imut imutkan.

Setelah sarapan Wisnu dan Nissa pun menuju ke ruang tamu hanya sekedar menonton acara Tv, berbeda dengan tadi kini Nissa yang tiba - tiba manja dan menyandarkan kepalanya di dada Wisnu.

"Mas?"

"Apa?" ucap Wisnu menatap Nissa.

"Hari ini Amri ulang tahun, kita rayakan bertiga aja yah?" ucap Nissa pada Wisnu.

"Oh... Mas sih setuju," ucap Wisnu kembali fokus ke depan Tv.

"Yaudah aku pesan kuenya yah?" ucap Nissa pada Wisnu. "Malam ini kamu ada waktukan?"

"Hmmm kayaknya malam ini free sehingga kita bisa merayakannya tanpa ada gangguan," ucap Wisnu menjelaskan.

"Oke kalau gitu aku pesan yah?"

Wisnu hanya mengangguk kecil lalu mengelus lembut kepala Nissa yang terbalut hijab.

"Oke mas saya pesan kue tart, kue cupnya 3 dus, pizza 3 dus, terus coklat batangnya 4 pack yah, ditambah lagi es krim rasa vanila lapis chesse, oke? Makasih," ucap Nissa mematikan telpon.

Mendengar pesanan Nissa, Wisnu hanya bisa tersenyum dan menggeleng gelengkan kepalanya.

Happy Reading😊

1
Arda Pratama
akhirnya reva hamil selamat ya rendra akan jd ayah,tp maaf ya tor yang periksa kak rendra sama eva kenaoa yang berterimakasih dan mengecup eva jadi wisnu🤔🤔
Arda Pratama
maaf ya kak sebenarnya namanya Diaz apa Dian sih kak kok kadang diaz kadang dian jd bingung nginngetnya
Arda Pratama
bukannya hans udah meninggal ya kak kok hidup lagi, ini andrew selain jadi dokter bisa jadi detektif juga ya kak
umi b4well (hiatus)
hem
Wahyu Indri Astuti
ini novel buat q bingung. masa smp ep 22 isinya : krn novel akan diterbitkan...dst.
umi b4well (hiatus): setuju saya bikin kesal ajah
total 2 replies
Made Elviani
loh Ridz banyak yg d revisi ya.......
Made Elviani
kalo gak nafas mana bisa baca karyamu Ridz......... hehehehe
Made Elviani
coba baca karya Ridz yg lain........ ternyata Uda lumayan banyak nih karyanya........yuk mulai
Tutut Yulistiani
lanjut semangat ya thor
Yustina Yustina
isinya apa ya,ceritanya mana?
Siti
Lalu baca cerita nya di mana iniiiiiii?
bikin kesel dech.
Norintan Nazmie Tim's Sha
sy baru buka karya mu thor hari ini, tk sempat membaca nya ,
Kasmawaty Ridwan
hadirrr
Teriyanti Yan
Telalu lambat membacakan ceritanya
Ridz 🔹: maaf yah newbie tapi karyaku yg lain keren kok
total 1 replies
Qeisha A.F Ladyjane
mampir ahhh
yuline
keya seru nih
.jadi inget masa kuliah di jogja dulu awrig ngeless dr polisi alesan bawa pasien 😂😂
Lia Eka Pratama
🤣🤣🤣🤣 pengalamanku
Budi Man
Dimana sisi dingin dan balas dendam nya thor
Braino S.
Up, cewek gesrek. '-'
Ridz 🔹: astagafirullah
total 1 replies
RieZmaa ALmira Nugraha
pengulanganmya terllalu banyaakk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!