NovelToon NovelToon
Ujian Cinta

Ujian Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:49.4k
Nilai: 5
Nama Author: Anisa Anwar

Ujian Cinta, keyakinan dan masa depan.
Muhammad Fahri dan Anindya Iskandar .

“Tuhan mempertemukan kita bukan tanpa alasan. Tapi kita di pertemukan lebih cepat sebelum keadaan berubah, tidak ada yang salah, tapi memang keadaannya yang belum tepat”

Semua orang berhak merasakan cinta, dan jangan pernah menyalakan cinta karena memang kodrat manusia untuk mencintai dan dicintai. Tapi mungkin cara kita dalam mencintai yang salah.

👌Happy reading

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anisa Anwar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Batalkan perjodohan

MOHON BANTUAN LIKE DAN RATE 5 NYA YA HEHE, BIAR AUTHOR TAMBAH SEMANGAT NULIS DAN UPLOAD TERUS.🙏🙏

*Maksih buat semua yang sudah ikhlas memberi dukungan nya semoga rezeki nya melimpah dan berkah. Amin*

****

Waktu menunjukkan pukul 4 soreh tetapi Fahri belum juga bangun dari tidurnya. Sinta yang penasaran kenapa kakak nya tidak ikut sholat berjamaah langsung menuju ke kamar kakak nya.

“Kakak!!! Teriak Sinta

Fahri terkaget mendengar suara teriakan adiknya dan langsung bangun. Dia berlari membuka pintu kamarnya .

“Ada apa dek?” Tanya Fahri penasaran sambil mengucek ngucek matanya.

“Nggak ada apa apa kok, cuman penasaran aja apa yang sedang kakak lakukan sehingga kakak tidak ikut berjamaah di Musholla, ternyata kakak tidur, sepertinya tidur kakak sangat dalam, gak mimpi in sahabat kU kan? Atau fikirin Jihan yang juga cantik?.” Sinta menggoda kakaknya dan langsung berlari meninggalkan Fahri yang hanya senyum senyum sendiri.

“Kamu ya dek.” Fahri sambil menggaruk garuk kepalanya melihat adiknya yang usil berlari menjauh.

Fahri melihat ke arah jam dinding dan ternyata sudah menunjukkan pukul 4.30. “Astagfirullah aku belum sholat Azhar.” Batin Fahri dan langsung bersegera mengambil air wudhu kemudian sholat.

05.00

06.00

07.00

08.00 malam

Selesai sholat isya berjamaah keluarga Fahri makan bersama di meja makan.

“Kak Fahri jadi kan telepon keluarga jihan?Tanya Sinta yang sedang makan dengan sangat terburu buru.

“Makannya pelan pelan dek.”

“Iya kak, aku mau lanjut kerja tugas kampus soalnya.”

***

Setelah makan malam Fahri dan keluarga berkumpul di ruang keluarga membicarakan kembali mengenai keputusan Fahri.

“Fahri sekarang saatnya, kamu telepon keluarga Jihan dan sampaikan dengan baik, jangan buat mereka berfikir bahwa kamu menolaknya, bicarakan dengan baik nak.” Papa Fahri sambil menepuk nepuk punggung anak lelakinya dengan bangga.

Fahri mengambil telepon rumah dan memasukkan beberapa angka lalu memanggil.

Tidak lama ternyata telepon sudah di angkat oleh Jihan. Fahri menghela nafas dan berbicara.

“Halo , bisa bicara dengan keluarga Jihan?”

“Iya, ini saya sendiri. Jihan” ucap seseorang di dalam telepon

“Oh Jihan, papa kamu ada? Aku Fahri, aku mau bicara sama papa .” Fahri dengan perasaan cemas tapi tetap menunjukkan perilaku nya yang santai.

* di rumah jihan*

Jihan memberikan telepon nya ke papa nya dengan muka sangat bahagia dan berseri seri, dia berfikir bahwa Fahri menghubungi keluarganya karena akan menerima perjodohan ini, tetapi ternyata berlainan.

* di rumah Fahri*

“Halo , assalamualaikum om.”

“Waalaikumsalam.” Ucap papanya Jihan di telepon

“Om mohon maaf sebelum nya mengganggu malam malam begini, keluarga om masih belum tidur kan?” Fahri sambil melihat ke kedua orang tuanya yang terus memperhatikan dirinya.

“Oh iya nak, belum kok, ini juga belum larut, gimana kabarmu sekeluarga ri.”

“Alhamdulillah baik om, om sendiri?

“Alhamdulillah baik juga kok?

“Alhamdulillah semoga Allah melindungi kita semua.”

“Amin ri, om sangat suka dengan kepribadian mu yang selalu mengutamakan Allah ri, benar benar calon imam yang baik.” Ucap papa Jihan memuji Fahri di telepon

“Ah om biasa aja kok.” Fahri terus merendah , dia merasa tidak enak membicarakan penolakan ini, ditambah ucapan papanya Fahri yang seperti yakin bahwa Fahri akan menerima anaknya.

“Terus Fahri mau membicarakan hal apa, malam malam nelpon hehe.”

“Langsung aja ya om, aku mau membicarakan soal perjodohan aku dengan Jihan, aku melihat Jihan anak yang baik, agamanya juga bagus, cantik pula. Pasti banyak lelaki yang lebih baik dari pada aku yang lebih pantas juga untuknya.” Ucap Fahri dengan menutup mata seperti tak enak mengucapkan hal ini.

“Maksudnya ri?” Tanya papanya Jihan

“Begini om , saya tidak bermaksud apa apa tapi maaf sebelumnya om, saya tidak bisa menerima perjodohan ini, soalnya saya masih mau fokus ke pendidikan dan pekerjaan saya.”

Mama dan papa Fahri yang melihat anaknya sangat cemas langsung mendekati anaknya dan sama sama memegang punggung anaknya sembari menguatkan.

Fahri tersenyum melihat mama dan papanya begitu mendukung keputusannya

“Aduh jadi ini keputusan kamu Ri, om sangat kecewa tapi mau apa lagi kalau kamu memang belum mau nikah, atau kamu sudah punya calon?”

“Oh tidak kok om, ini murni karena pendidikan saya. Jihan juga masih mau lanjut s2 kan.”

“Om mengerti RI, tapi kamu tetap jaga hubungan ya dengan anak om, kamu laki laki baik. Kamu bicara ya sama Jihan.”

“Iya om.”

“Halo Fahri.”

“Jihan maaf ya kita sepertinya belum jodoh. Kita sama sama perjuangkan masa depan kita ya, kamu semangat, aku benar benar minta maaf.”

“Iya Fahri, mau bagaimana lagi, mau tetap dipaksakan juga gak bakal mungkin kan, aku terima kok keputusan kamu, udah dulu ya, kamu bicara aja sama mama dan papa.” Ucap Jihan seperti sangat cuek kepada Fahri, Jihan tampak sangat kecewa dengan keputusan Fahri.

“Halo, Jihan”

Tut tut tut

Telepon di tutup.

“Kok di matiin sih sama Jihan.”

Fahri kembali menelpon , dia merasa tidak enak dengan Jihan dan keluarganya, nampaknya mereka sangat kecewa.

“Halo om, Jihan gak apa apa kan? Soalnya tadi langsung di matiin telepon nya om.”

“Oh iya nak maaf ya, Jihan agak kecewa aja, tapi nanti juga bakal baik lagi kok. Kamu jangan khawatir ya.” Ucap papa Jihan kepada Fahri.

“Oh iya om, kalo gitu aku tutup telepon nya ya, nanti kapan kapan aku telpon ulang kalo Jihan sudah baikan.”

Tut tut

Telepon ditutup

Fahri menghela nafas kembali, tapi dia tidak enak sama Jihan. “Nampaknya Jihan marah padaku ma,pa .”

“Gak apa apa Ri, yang penting kan kamu sudah berkata yang sebenarnya pada mereka. Nanti dia juga bakal baik sendiri seiring waktu.” Ucap mamanya menenangkan Fahri

“Iya Ri, perempuan memang gitu, ngambekkan,” ucap papanya sambil melirik ke mamanya Fahri.

“Kenapa kamu melihat ke arahku pa , aku gak ngambekkan kok.” Mama Fahri sambil terus merangkul Fahri.

“Idih mama tersinggung RI, dia fikir papa nyinggung dia.”

“Apa?? Jadi kalo bukan mama yang papa singgung, siapa dong, papa selingkuh ya.”

Fahri yang melihat mama dan papanya beradu bicara hanya tersenyum.

“Bukan gitu ma, papa sayang sama kalian semua.” Ucap papanya mencairkan suasana

“Aku juga sayang kalian.” Ucap Fahri

“Aku juga!!! Teriak Sinta yang datang dari arah kamar sambil berlari menuju tempat duduk Fahri dan mama papanya

“Jadi kapan kamu berangkat ke Australia Ri”Tanya papa nya.

“Satu minggu lagi ma pa, aku sementara nyiapin perlengkapan aku, aku juga sementara ngurus paspor kU.”

“Oh iya, kalian istirahat lah, sudah larut malam.”

Mereka semua meninggalkan ruang keluarga dan menuju ke kamar masing masing.

Bersambung!!!

1
Xianlun Ghifa
lanut
Xianlun Ghifa
mampir untuk kedua kalinya. mohon dukungan untuk mampir di karya saya Tumbal Cinta Jalan Ke Surga
dineeeey: Hai , mampir yuk ke novelku yang berjudul
" WANITA SIMPANAN ( end ) & FIRST LOVE (end) , DI BALIK POLOSNYA " dijamin seru dan bikin emosi
total 1 replies
Esa Aurelia
semangat thor 😍
Hiat
yuhuu
Nilaaa🍒
hadir kakak
semangat selalu

salam dari This is Our Love
🌻Yani Wi💕
like.💕

yuuk mampir di karyaku author
Dream Sky
Hadir kembali, memberi semangat🤗😁❤
Ely LM
Semangat berkarya Kak 🤗
Salam manis dari Bunda Merry Hanya Milik Kami
🎤ImaEdg🎧
Kaka author, jadi kapan mereka nikahnya?🤗🤭
🎤ImaEdg🎧
hadir... jangan lupa mampir di novelku juga ya He's a Prince
Elisabeth Ratna Susanti
tuntaskan like yang tertinggal😍
Elisabeth Ratna Susanti
hadir❤️
Sedang Bertapa
like.. lanjutt
riski iki
semangat
👑Meylani Putri Putti
nyicil boom like nya sampai sini dulu ya, nanti aku sambung lagi
Mommy Gyo
like hadir lagi thor mampir juga ya
HIATUS....
jangan Fahri jangan korban kan agama mu🥺
pat_pat
lanjut Thor
Yudela intani💕
lanjut ka
Yudela intani💕
ditunggu kelanjutannya ka...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!