Apa jadinya jika bertemu dengan sosok pria dingin tapi tampan dan pria itu menjadi pacar bohongan kita?
Nasib percintaan seorang Alexa Stefani selalu gagal dimana dirinya yang selalu dikihanati cinta pertama nya hingga dikhianati sahabatnya sendiri. Hingga suatu hari dirinya bertemu dengan sosok pria dingin yang akhirnya menjadi pacar nya meskipun bohongan.
*
Mahendra Alan Angkasa, sosok pria dingin dan tampan membuat semua wanita selalu mendekatinya dengan takut takut. Hingga suatu hari dimana iya harus berpacaran bohongan dengan seorang gadis yang memiliki paras cantik namun ceroboh.
Akankah mereka selalu bersama selamanya?
#SEQUEL MY LITTLE WIFE
( ANAKNYA ALITA DAN IVAN)
#WAJIB BACA MY LITTLE WIFE YAHH GAESSS
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wdy_k26, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
kenangan masa lalu (2)
#Flashback#
Seperti biasa Alexa yang masih berusia 9 tahun sedang menggambar sesuatu di buku gambarnya yang menarik perhartian Max
"Lexa sedang menggambar apa?" Tanya Max yang saat ini sedang membawa susu kaleng dari dalam rumahnya
"Alexa lagi gambar kak Max" ucap Alexa yang membuat pria itu menaikkan sedikit alis nya
"Kakak?" Tanya Max sambil menunjuk dirinya yang dibalas anggukan Alexa
"Sekarang kakak tutup mata dulu ya" ucap Alexa yang membuat Max mengikuti perintag gadis itu
"Oke Hitungan ke 3 kakak buka mata ya, 1..2..3" ucap Alexa yang tentu saja Max langsung membuka matanya untuk melihat hasil karya gadis kecil itu
"Ini kakak dan ini Alexa" ucap Alexa dengan senangnya
"Hahahah... Ini kakak?" Tanya Max yang tanpa sadar membuat Alexa menunduk sedih
"Kakak gak suka hasil gambar Alexa ya?" Tanya Alexa
"Eh eh kata siapa? Kakak suka kok hasil gambar Lexa, terima kasih ya" ucap Max dengan senyum di bibirnya
"Kak Max, Alexa suka kak max" bisik Alexa dengan polosnya
Deg...
Deg...
Deg...
"Kakak juga suka sama Alexa kok" ucap Max sambil berusaha menetralkan detak jantungnya.
"Beneran? Kalau begitu kakak mau gak jadi suami Alexa?" Ucap Alexa yang membuat Max memelototkan matanya.
Ayolah apakah ia sedang bermimpi? Ia sedang ditembak oleh seorang anak kecil yang umurnya beda 8 tahun darinya.
"Alexa kakak suka sama Alexa sebagai kakak adik, bukan yang lain" ucap Max yang membuat Alexa menunduk sedih.
"Jadi kak Max gak suka sama Alexa? Sebagai perempuan?" Tanya Alexa yang membuat Max hanya tersenyum tipis.
#flashback off#
"Aku ingin keluar" ucap Alexa yang langsung diikuti Charlotte.
Max yang saat ini sedang berada diatas panggung dengan jelas menatap Alexa yang pergi begitu saja, ia hanya bisa tersenyum tipis. Ia sudah tau akan menjadi seperti ini andai dia tidak melakukan hal bodoh 2 tahun yang lalu.
******
Alexa menghela nafasnya dengan pelan, ia sungguh tidak percaya dengan semua ini. Kemarin ia baru saja bertemu dengan pria itu dan sekarang mengapa ia tidak tahu bahwa pria ini lah yang akan memberikan pidato itu
"Kenapa harus dia Charlotte?" Gumam Alexa sambil memandang kosong ke depan
"Sudahlah Alexa kau bisa melupakan semua nya, aku yakin itu" ucap Charlotte yang memberikan semangat.
"Andai aku tau bahwa dia yang akan menyampaikan pidato itu, aku tidak akan datang ke aula itu" ucap Alexa yang tanpa sadar menahan tangisnya.
"Menangis lah Alexa jika kau ingin menangis, itu akan membuatmu lebih baik" ucap Charlotte
"Charlotte... Hikss.. apa aku tidak berhak bahagia??? Aku membencinya Charlotte.. aku membencinya" ucap Alexa sambil menangis sesegukan yang membuat Charlotte hanya bisa mengelus punggung Alexa dengan pelan.
"Kau berhak bahagia Alexa, sudahlah kau bisa melupakan masa lalu itu. Itu sudah terjadi 2 tahun yang lalu" ucap Charlotte sambil menenangkan Alexa.
******
Deng deng... Ayo gaesss vote dan komen... Oh iya like jangan lupa..
Aku tau kalian kesal up nya lama:( lupa jalan ceritanya.. tapi aku mohon kalian harap maklum yah:( aku dan se-kabupaten meminta maaf atas ketelataan ku up:)
Oke sekian hasil kebacotan ku:( mohon maaf lahir batin teman teman ku sayang
See you next week..
Author