didunia ini dimana sihir adalah segalanya, sedangkan Kyle Zecharian dianggap sebagai yang terlemah dalam bidang sihir
Kyle adalah murid kelas 2 akademi sihir reveign yang terkenal karna menghasilkan banyak kandidat hero, semua murid dan orang orang menganggap kyle tidak akan pernah bisa menjadi hero. kyle tidak memperdulikannya, dia terus berusaha untuk membuktikan dirinya bisa menjadi hero
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon satria satsu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bersatunya ketiga kekuatan
"Latihan untuk hari ini sudah selesai, kita lanjutkan besok. Kau akan tinggal di istana dunia roh, kyle" ujar sera
"Anda serius?" tanya kyle dengan nada sopan
"Ya, lagian juga kau sudah menjadi kekasih putriku" jawab sera dengan santai
"Terima kasih sudah mengizinkanku tinggal, ratu" ucap kyle dengan perasaan senang
Lalu kyle dan sera kembali ke istana dunia roh, mereka sudah ditunggu tifana saat kembali ke istana dunia roh
"Ibu....kyle, kalian sudah kembali" ujar tifana
"Kita disambut ternyata" balas sera
Besok paginya, kyle kembali ke hutan roh dekat istana dan bersama sera
"Kyle, sekarang kau harus bisa menguasai ketiga kekuatan itu sepenuhnya. Tidak seperti kemarin" ujar sera
"Baiklah" balas kyle
Kyle mencoba menyatukan ketiga sumber kekuatannya, ia membayangkan tiap kekuatan seperti air yang akan menyatu jika dicampur secara perlahan tapi sekarang semua kekuatannya kyle harus bersatu
Muncul aura berwarna biru dan hijau di tubuh kyle, tiba tiba aura itu meledak dan membuat kyle terhempas hingga menabrak pohon
"Kyle, kau baik baik saja?" tanya sera dengan nada cemas
"Tidak perlu khawatir, terluka dalam latihan adalah hal biasa" jawab kyle dengan nada santai
Kyle kembali menyatukan ketiga kekuatannya hingga muncul aura berwarna biru dan hijau. Tapi masih sama seperti tadi, energi tersebut meledak dan membuat kyle terhempas ke sungai di dekatnya
"Kau harus banyak bersabar, kyle" ujar sera
"Baiklah" balas kyle
Kyle terus mengulanginya dan terus terhempas oleh kekuatannya yang menyatu
Tifana yang baru saja tiba, terkejut saat melihat kyle terluka diseluruh tubuh
"Kyle, kau baik baik saja?" tanya tifana dengan nada khawatir
"Aku baik baik saja, ini hanya luka kecil" jawab kyle dengan nada santai
"Kau harus istirahat dulu, kyle. Tubuhmu sudah kelelahan" ucap tifana
"Nanti saja, aku masih bisa kok" balas kyle
Kyle kembali menyatukan ketiga sumber kekuatannya hingga muncul aura berwarna biru disekitar tubuh kyle, kali ini aura atau energi tersebut tidak lagi meledak
"Akhirnya, aku berhasil" ujar kyle dengan perasaan puas
"Tidak sia sia usaha kerasmu, kyle" ujar sera
Kyle mengayunkan tangannya ke depan, muncul gelombang energi dari tinju kyle
"Kyle, sekarang lawan aku" ucap sera
"Baiklah" balas kyle
Sera melesat ke depan kyle, ia mengayunkan tangannya dengan sangat cepat ke arah kyle
Kyle menahan pukulan sera dengan cukup kesulitan, kyle menghempaskan sera ke depan
"Gerakannya sangat cepat seperti tifana" gumam kyle
Kyle berlari ke arah sera lalu melompat dan bersiap melancarkan tendangan dari atas
Sera menahan tendangan kyle hingga tanah dibawahnya menjadi retak
"Kekuatan fisikmu jadi bertambah kuat, kyle" ujar sera
"Itu karna latihanku" balas kyle
Tiba tiba sera memegang kaki kyle lalu membantingnya ke tanah hingga tanahnya retak dan sedikit hancur
Kyle muntah darah saat dibanting ke tanah oleh sera, ia tidak mampu untuk berdiri lagi
"Aku kalah" ucap kyle
"Andai saja kau menggunakan sihirmu, aku lah yang akan kalah" balas sera
Kyle masih terbaring di tanah dan nafasnya masih berat
"Kyle, kau baik baik saja?" tanya tifana dengan nada khawatir
"Kurasa tidak, tubuhku terasa berat dan susah untuk di gerakan" jawab kyle
"Ibu terlalu keras dalam melatih kyle" ujar tifana
"Kurasa itu tidak sepenuhnya salah" balas sera
Kyle mencoba berdiri meski tubuhnya terasa berat dan kesakitan
"Kyle, biar kubantu berdiri" ujar tifana sambil membantu kyle berdiri
"Terima kasih, tifana" balas kyle