Alya Talita tanjaya gadis pembangkang dia egois dan selalu mementingkan dirinya sendiri. suatu ketika Alya di usir karena dia mengambil uang untuk operasi ginjal kakaknya yang membuat hampir kakaknya meregang nyawa, dia di usir dari rumah orangtuanya dan Alya tinggal di kontrakan sahabatnya hari demi hari dia berubah namun suatu kejadian menimpanya saat dirinya sudah berubah menjadi lebih baik dia di tabrak mobil saat dirinya menghindari kakaknya yang ingin mendekat ke arahnya. dia tidak mau menganggu keluarga nya lagi jadi Alya memutuskan untuk menjauhi mereka. saat di mana detik - detik kematiannya datang tiba - tiba ada suatu keajaiban dimana dia kembali ke masa lalu dan di anugrahhi sistem Kekayaan 1000x Lipat.....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Duna Dara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
34
2 Hari Kemudian
"Kakak gugup?" tanya Alya
"Iya. Kakak gugup banget ini" jawab Lisa dengan perasaan yang gugup.
Karena ini adalah operasi besar pertama Lisa, jadi dia sedikit gugup.
"Tenang kak. Semua akan berjalan dengan lancar dan baik, Kakak percaya aja sama dokter oke" balas Alya menenangkan Lisa
"Iya dek. Nanti kalo Kakak udah operasi kamu temenin kakak di sini ya" ucap Lisa
"Siap kak. Tapi mungkin gak seharian ya, kan kak Niko harus juga nungguin kakak di sini" balas Alya sembari menyipitkan matanya sembari tersenyum nakal.
"Apa sih" tiba - tiba wajah Lisa memerah karena malu apa yang dia bayangkan.
"Ih kenapa jadi malu gitu, pasti mikirin yang enga - engga kan ihhhh jorok" bercanda Alya
"Apa sih dek, kakak gak gitu ya" balas kesal namun sembari tertawa malu
Mereka berdua bercanda, membuat suasana yang awalnya canggung dan mencekam menjadi cair karena candaan Alya.
"Untung aja Alya cepat Dateng kalo tidak mungkin sampe sekarang lisa masih gugup" ujar Vincent melihat Lisa dan Alya bercanda.
Niko hanya diam melihat mereka berdua bercanda dan tertawa.
"Kamu sudah berbeda Alya, jika saja kamu dari dulu seperti ini mungkin saja...." ucap Niko dalam hati
"Heh!! Kenapa kamu malah bengong?" tanya Vivi
"Eh ngga mah" jawab kaget Niko
"Saya senang melihat perubahan Alya sekarang, dia lebih ramah dan lucu" ucap Vivi
"Iya Bu. Mungkin karena sedang puber jadi Alya dulu seperti itu, saya bersyukur sekarang Alya sudah berubah seperti waktu kecil. mereka sudah seperti tidak bisa di pisahkan" balas Rumi sembari tersenyum melihat tingkah mereka berdua.
"Saya harap ini selamanya" lanjut Rumi sembari tersenyum
"Aminn" balas Vivi dengan tersenyum hangat.
Beberapa Menit Kemudian
"Pasien Lisa" ucap suster yang keluar dari dalam rumah operasi.
"Semangat kak. jangan gugup ya. nanti aku kirim donat kesukaan kakak oke" balas Alya
"Oke. Janji ya, banyakin yang rasa strawberry ya" pinta Lisa
"Ih nawar" balas bercanda Alya
Iss..
kesal Lisa
"Iya iya kak. Aku juga nanti bawain strawberry deh ya, mau berpa? Mau satu truk?" tanya Alya
"Gila - gilanya kamu. 1 box aja cukup" jawab Lisa
"Siap kak" balas Alya
Suster pun tersenyum melihat Lisa yang sudah tidak gugup karena Alya.
"Silahkan sus" ucap Alya
"Jangan gugup ya sayangnya papah" ucap Andreas
"Nanti mamah masakin makanan kesukaan kakak ya, jangan gugup cuma sebentar oke" ucap Rumi
"Nanti Tante buatin lagi bubur ayam ya" ucap Vivi
"Jangan gugup sayang" ucap pelan niko
Lisa hanya mengangguk sembari tersenyum dan mulai masuk ke dalam ruang operasi.
Semua orang menyemangati Lisa membuat Lisa terasa lebih tenang saat masuk ke dalam ruang operasi.
Semua orang menunggu di depan ruang operasi dengan perasaan cemas, namun berbeda dengan Alya dia tenang karena dia tau operasi Lisa akan berjalan dengan baik.
2 Jam Kemudian
"Mah alya ke kantin rumah sakit dulu ya, Alya laper. Mamah mau ikut gak?" ajak Alya
"Mamah di sini aja. Kamu aja yang ke kantin, beliin juga makanan buat mamah, papah, kak Niko sama orangtua kak Niko ya" jawab Rumi
"Oh iya kalo gitu aku ke kantin dulu. Mamah jangan gugup tenang aja, operasi kakak berjalan lancar ko, 30 menit lagi juga beres" balas Alya
"Iya. sana kalo mau beli makanan, tapi inget jangan beli makanan yang pedes" peringatan dari Rumi
"Sedikit ko" balas alya
"Gak boleh. Sedikit di kamu itu beda sedikit di orang lain. jadi jangan" ucap Rumi yang tau kelakuan anak nya ini yang sangat suka makanan pedas.
"Iya Mah, kalo begitu Alya pergi cari makan dulu ya" pamit Alya
"Iya"
Alya pun pergi untuk mencari makan, namun saat melihat ke kantin rumah sakit tidak ada makanan yang menggugah selera jadi Alya memutuskan untuk pergi ke restoran yang dekat dengan rumah sakit.
Alya memutuskan untuk berjalan kaki, karena malas untuk pergi ke parkiran mobil.
Toh banyak restoran yang ada di depan rumah sakit jadi Alya tidak perlu berjalan jauh.
Saat Alya menyebrang jalan, dia melihat ada bayi yang sepertinya baru bisa berjalan keluar dari salah satu salon dan berlari menuju jalan raya.
Membuat Alya langsung berlari dengan cepat ke arah anak itu.
Alya melihat ada motor yang cukup kencang yang datang menuju ke anak itu membuat Alya semakin mempercepat larinya.
"Hey stop" terima Alya namun karena suara mobil dan motor yang lewat jadi suaranya tidak terdengar dengan jelas.
Akhhh....
Tinnnn....
Euhhhh...
Alya langsung menarik dan memeluk anak itu dengan erat.
"Kamu gak papa?" tanya Alya sembari melihat bayi yang malah tersenyum saat di peluk Alya.
"Dek kalo lagi jaga bayi jangan di bawa di jalan, nanti ketabrak. Jaga yang bener, nanti kalo ketabrak saya yang di salahin" omel pengemudi motor
"Maaf ya pak. tapi saya juga gak tau ini bayi saya, saya cuma nolong doang" balas Alya
"Oh maaf dek. Saya kira ini adek nya, yaudah kalo gitu saya permisi dulu ya" ucap sedikit tidak enak pengemudi motor
Pengemudi motor itu pun langsung pergi.
Dan bayi yang ada di tangan Alya malah memeluk dan tertidur tiba - tiba di pelukan Alya.
"Ih malah tidur" gumam alya
Alya pun membalikan badan dan melihat ada beberapa orang yang ada di depan salon dengan wajah cemas sembari memanggil 1 nama.
"Farhan.... Farhan" teriak seorang ibu muda
"Mungkin bayi ini mananya Farhan, coba aja tanya ya" gumam Alya
Alya pun berjalan mendekati orang - orang itu.
"Permisi kak. Apa ini anak kakak?" tanya Alya.
"Astaga Farhan. Maafin mamah. maaf, kamu ketemu di mana sama anak saya?" tanya ibu muda itu
"Tadi lari ke tengah jalan, untung saya liat jadi saya gendong aja. tapi kayanya anaknya kecapean kak, dia tidur" jawab alya
"Astaga. Anak nakali ini, udah buat panik semua orang malah tidur. Terima kasih ya dek terima kasih sekali lagi. jika bukan karena kamu mungkin akan terjadi sesuatu sama anak saya terima kasih ya" balas ibu muda itu dengan sangat berterima kasih
"Tak apa kak" ucap Alya sembari memberikan anaknya kepada ibu muda itu.
"Kak!! Gimana Farhan udah ketemu?" panik seseorang yang muncul dari belakang Alya
Alya melirik ke arah orang itu dan.
"Natan?!"
"Alya?!"
trs s ulat bulu pst malu bgt.....tp spa y yg ngebongkar smuanya?????🤔🤔🤔
semangat terus ya~~~~/Kiss//Kiss//Kiss//Rose//Rose//Rose/
skrng kn kluar 5M,tar blik lg jd 5T.....
1 bab lagi.... kalo lebih sih gapapa ya/Chuckle//Chuckle//Chuckle/
bkan'nya mmbntu,tp mlah mnghina....
cckkk.....
Tp tnang,abs ni alya pst bkln bngun pnti yg lbih bgus dn layak...trs ank2 ga smp klaparan lg..
aku sdih sbnrnya....😭😭😭