Dua wanita cantik yang memiliki paket lengkap dan komplit bikin pusing kepala
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queenvyy27, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Miko Bonyok
Selama perjalanan Gareng maupun Rara sama sama tidak mengeluarkan suara, sampai tiba dimana Rara meminta berhenti di dekat kerumunan seseorang yang tengah di keroyok.
" Gar gar stoopppp!!. " teriak Rara sambil menepuk pundak Gareng, Gareng pun langsung mendadak nge rem.
Tanpa berlama lama Rara pun langsung turun dan berlari meninggalkan Gareng yang masih terdiam belum mengerti dan Gareng pun melihat arah pandang ke Rara berlari tanpa lama lama Gareng pun menyusul Rara yang tengah baku hantam melawan empat orang sekaligus,
Bugh
Bugh
Bugh
" Argh cabut!!. " titah pria yang sepertinya pemimpin dari segerombolan orang tadi.
" Awas LO ! Buat onar lagi gue datengin tuh markas sampah lo ! Gue perkedel juga lama lama!. " omel Rara sambil menendang pantat salah satu dari gerombolan itu, Mereka pun pergi dengan tergopoh gopoh.
" Loh lo ??? Ngapain lo bisa Sampe di keroyok tuh geng motor gen petir kilat guludug?. " celoteh Rara.
" Udah biasa, setiap geng motor lain keluar malem sendirian pasti ada aja dari geng motor lain yang manfaatin kaya tadi." jelasnya.
" Loh lo ngapain sama ini orang??. " tanyanya menunjuk ke arah Gareng.
" Emang kenapa? Masalah?. " tanya Gareng.
" Gareng! Miko! Bisa gak sih lo pada akur gitu! Gak kenzo gak lo tiap ketemu Gareng pasti ribut Mulu!" omel Rara.
" Tau tuh! Padahal gue diem aja" bela Gareng.
" Taek lo !! Muka lo ngeselin" cibir Miko.
" Udah deh! Ya ampun miko muka lo bonyok kaya gitu, yok gue obatin. " ajak Rara
" Lah terus gue gimana?. " tanya Gareng sambil menunjuk dirinya sendiri.
" Kalo lo mau, sini gue bonyoki dulu muka lo biar gue obatin. " miko tertawa meledek Gareng, sedangkan Gareng cemberut.
" Dah yok mik, gue nyetir lo bonceng aja kita obatin muka lo dulu di rumah gue. " ajak Rara sambil menarik tangan Miko meninggalkan Gareng yang melongo di tempatnya.
Brooommmm
Broommm
Tin
" Gue duluan!. " pamit Rara,
" Hati hati " ucap Gareng, yang di balas anggukan kepala oleh Rara, Rara pun menjalankan motornya.
" Huftt !an**r tuh Miko.." kesal Gareng dan segera berjalan menuju motornya.
**
Broom
Brom
Rara dan Miko pun menuruni motornya, Shakira pun mengajak Miko untuk masuk kedalam mansion nya.
Kini Rara dan Miko berada di ruang tamu,
" Ini gue malem malem gini di rumah lo emang gak papa? Gue pulang aja ya Ran gak enak gue. " ucap Miko merasa canggung dan tak enak hati terlebih ini sudah tengah malam alias udah jam dua pagi tepatnya heheh.
" Kalo Gak enak kasih kucing! Santai aja, bonyok gue lagi gak ada di rumah maid gue juga di sini Sampe sore doang pulang, maid yang lama udah keluar santai"
" Gue ambil minum sama kompres buat ngobatin lo dulu, lo tunggu di sini aja. " sambung Rara dan segera berlalu meninggalkan Miko di ruang tamu sendiri.
" Gila, nih cewek kaya banget ya tapi gue heran sama kelakuan tuh si kembar..gak ada anggun anggunnya jajan makan juga paling sering ngajak di pinggiran Mulu kaya orang susah. " celetuk Miko sambil memandangi sudut ruang tamu, Tak lama Rara pun datang.
" Nih di minum dulu, teh manis panas biar tubuh lo anget, buka jaket lo !. " miko pun menurut.
" sini muka lo, jangan banyak gerak diem!"_miko pun pasrah, dengan jarak yang sangat dekat membuat Miko bebas memandangi wajah cantik Rara.
" Gila nih cewek, cantik banget.. di balik sifatnya yang galak gak bisa di senggol sedikit tapi hatinya patut gue acungi jempol sih.. eh, tapi kok nih cewek tadi bisa sama Gareng ya??"_gumam Miko dalam hati, memandangi wajah Rania.
Prok!
" Kedip woiii! Gue colok ya mata loe! Liatin gue gitu banget. " omel Rara menepuk tangannya di udara, membuat Miko tersentak kaget.
" Hehehe ternyata lo baik juga ya Ran. "
"Hmm tergantung!. " ucap Rara, miko pun mengernyit kan dahinya.
" Tergantung sikap mereka ke gue gimana. Tapi kebanyakan dari mereka itu cowok sih, banyak yang baper, Makanya lo jangan sampai baper ke gue!! Tar gara gara gue nolong lo ngobatin lo malah lo baper ke gue! Gue sleding tar!. " sambung Rara, Miko pun terkekeh.
" Gak lah! Ya kali gue teman makan teman..apa lagi lo itu ceweknya bos gue sahabat terbaik gue sendiri. " jawab Miko sambil menyeruput teh buatan Rara.
" Lo percaya kalo gue sama kenzo pacaran?"
" Ya percaya lah, terlebih kenzo ngakui kalo lo pacar dia waktu di cafe ketemu si loundry itu, lagian lo cocok sama Kenzo. " terang Miko.
" Kalo gue bilang gue sama Kenzo gak pacaran gimana?" miko mengernyit kan dahinya.
" Lah bukannya kalian pacaran? Kenapa lo ngomong kaya gitu" heran Miko.
" Gue sama Zo zo gak pacaran, kita cuma bohongin tuh cewek lemak"
"Jadi lo?..."
" Hmm... Gue liat Zo zo kaya gak nyaman gitu sama tuh cewek terus juga gue denger tuh cewek selingkuh dan milih selingkuhan nya itu dan dengan gak punya mukanya dia masih nganggep Zo zo pacarnya Gila kan." kekeh Rara.
" Hm.. lo bener, tapi tuh cewek masih aja ngejar ngejar Kenzo. " Rara pun hanya mengendorkan bahunya.
Tap
Tap
" Ra..lo ud..loh kok lo di sini??. " tanya Rian ketika melihat Miko.
" Bonyok, gue bawa kesini, Mending lo ajak nih anak tidur di kamar lo Rian besok kudu sekolah juga kasian kalo pulang sekarang tar di keroyok lagi alamat tinggal nama doang. "miko mendelik.
" Bisa bisanya lo nyumpahi gue koit Ran, eh gue balik aja dah.."
" Dah buruan tidur lo ! Besok pagi lo gak usah sekolah dulu istirahat dulu aja di sini. " ucap Rian sambil menarik Miko.
Setelah kepergian Miko dan Rian, Rara pun membereskan bekas tadi untuk mengobati Miko dan gelas minumnya.
" An*ir jam tiga! Mau tidur tanggung banget. Masak aja dah. " Rara pun membuka kulkas dan mengeluarkan bahan bahan yang akan ia olah.
Dan terjadilah Rara berkutat di dapur hingga jam empat, setelahnya ia mencuci piring bekas ia masak, Tak lupa ia juga memasak nasi karena adiknya itu suka sekali sarapan berat dan yah kemungkinan rian dan miko pun akan ikut makan pikirnya.
Setelah selesai berkutat di dapur Rara pun memasuki kamarnya dan membersihkan dirinya dia juga menunaikan kewajibannya, biar kata tinggal di Paris tapi dia beragama Islam dan sang daddy pun mualaf ketika menikahi sang mommy.
" Eungh..udah jam lima aja. " Risa pun beranjak dari tidurnya segera memasuki kamar mandi.
Ceklekk.
Kini wajah Risa pun tampak lebih segar,
" Loh kok tumben waya gini udah rapih. Semalam pulang jam berapa lo. "_tanya Risa ketika melihat Rara sudah rapih dengan pakaiannya.
" Dua, gak bisa tidur gue! Gue Juga udah masak, tadi gue nolongin Miko di keroyok sekarang tuh anak tidur sama Rian " ucap Rara, Risa pun mengangguk sambil memakai mukena nya.
" Oke lo bangunin tuh udah pagi biar bisa sarapan dulu. " ucap Risa, Rara pun mengangguk dan meninggalkan Risa yang
kini sudah melakukan kewajiban nya.
Tok
Tok
" Rian .."
Ceklekk
" Eh Miko, udah bangun?"
" Hmm udah, Rian juga lagi siap siap. " sambil membuka lebar pintu kamarnya.
" lo sarapan dulu, gue udah masak"
" Yok mik. " ajak Rian sambil menepuk pundak miko.
" Eh, gue mau balik aja.. gue.."
" Gak terima penolakan!" Rara pun menarik tangan Miko, Miko pun pasrah mengikuti rara ke ruang makan untuk sarapan bersama.
" Duduk. " miko pun duduk di sebelah Rian.
" Wihhhh pasti lo yang masak ya Ra.." tanya Rian sambil menyendok kan nasi ke dalam piringnya dan juga untuk Miko.
" Hmm.. di makan"
" Lo mau pake semuanya atau apa nih" tanya Rian.
" Gue ambil sendiri aja thanks ya.. jadi ngerepotin ."
" Alahhh!! Gaya gaya an lo ! Makan tinggal makan gak ada yang bikin repot, kecuali kalo lo di suruh masak. " cibir Risa yang tiba tiba datang dan ikut mendudukkan dirinya di sebelah kiri Rian.
" Mulut lo la.. mercon banget. " timpal Rian.
" Udah makan! Ribut Mulu. " ucap Rara, Mereka pun langsung menyantap sarapan paginya dengan tenang.
Setelah makan Miko pun berpamitan untuk pulang ke rumah nya karena ia segera mengganti seragam nya juga bersiap untuk pergi ke sekolah.
Dan setelah nya si kembar pun berangkat sekolah, dengan Risa yang menggunakan mobilnya sedangkan Rara bonceng ke Rian menggunakan motornya.
smangat thorrr💪😍
yg bykkkk😄😄