NovelToon NovelToon
Takluknya Boss Kecil Mafia

Takluknya Boss Kecil Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Mafia / Action
Popularitas:3.9k
Nilai: 5
Nama Author: NoorBee

Aruna (25tahun) adalah wanita karir sukses, cantik, dan mandiri yang hidupnya terusik oleh teror "kapan nikah" dari orang tuanya. Lelah dengan tekanan tersebut, Aruna memutuskan melepas penat di sebuah kelab malam bersama sepupu-sepupunya. Malam itu, di bawah pengaruh alkohol, ia terlibat cinta satu malam (one night stand) dengan seorang pria tampan nan karismatik. Betapa terkejutnya Aruna saat terbangun di apartemen dan mendapati pria tersebut adalah teman akrab sepupunya sendiri. Syoknya bertambah berkali-kali lipat saat mengetahui fakta baru: pria itu ternyata seorang berondong yang usianya jauh di bawah Aruna. Hubungan tak terduga ini mendadak rumit ketika si pria enggan menjauh dan justru menawarkan solusi gila untuk menghadapi orang tua Aruna.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NoorBee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

33. Pasar Subuh Tradisional

Mendengar penuturan manis Aruna yang memujinya setinggi langit, Gavin sempat tersenyum miring penuh kemenangan. Rasa cemburunya pada Dominic menguap sesaat. Namun, kedamaian itu tidak bertahan lebih dari dua menit.

Hormon kehamilan yang melonjak ekstrem di dalam tubuh Gavin mendadak bekerja dua kali lebih agresif Lidah pria itu seketika terasa sangat hambar, dan uap mual di lambungnya berganti menjadi sebuah desakan rasa lapar yang teramat sangat. Di dalam kepalanya, mendadak berputar bayangan kue lupis kenyal berselimut parutan kelapa, kue cucur hangat yang manis gurih, dan kelepon yang siap muncrat di mulut.

Gavin menelan ludah dengan susah payah. Bukannya memejamkan mata untuk tidur sesuai bujukan Aruna, mata elangnya justru kembali melotot basah, dan air matanya mendadak mengalir deras lagi melewati pipi tegasnya.

" Sayang......" Aruna menarik napas panjang, menahan gemas saat melihat suaminya kembali sesenggukan di bawah selimut.

"Kenapa menangis lagi? Kan saya sudah bilang saya cuma sayang sama kamu, bukan sama Kak Dom."

"Bukan soal Kak Dom..." rengek Gavin parau, suaranya terdengar sangat lemas dan menyedihkan seolah sedang tertimpa musibah besar.

" Sayang... gue... Aku.. mendadak kepengin banget makan jajanan pasar tradisional. Aku pengen kue lupis yang disiram gula merah kental, sama kue cucur yang anget..."

Aruna melongo, menatap jam dinding yang menunjukkan pukul dua dini hari

"Jajanan pasar tradisional? Jam dua malam begini, Gavin? Mana ada toko kue di mal yang buka subuh-subuh begini?"

"Nggak mau kue mal! Rasanya beda!" protes Gavin manja, menenggelamkan wajah pucatnya di ceruk leher Aruna sembari memeluk pinggang istrinya erat-erat.

"Maunya yang ada di pasar subuh tradisional asli, yang dialasin daun pisang. Tapi..." Gavin menjeda kalimatnya, menyeka air matanya dengan punggung tangan, lalu menatap Aruna dengan kilat mata yang penuh intrik balas dendam terselubung

"...Aku nggak mau nyetir sendiri atau nyuruh Max, apalagi Four Kak . Aku maunya kue itu dibeliin dan diantar langsung ke sini sama Kak Dom."

Aruna seketika terbelalak sempurna, nyaris kehilangan pasokan udara di paru-parunya

"Kamu gila ya, Gavin?! Menyuruh Ka Dom untuk pergi ke pasar subuh jam dua malam cuma buat belikan kamu kue cucur dan klepon?!"

"Iya, sayang!" sahut Gavin keras kepala, insting merajuk berondongnya keluar seratus persen akibat pengaruh hormon ngidam.

" Dia kan sering telepon gue cuma buat ngetawain mual muntah gue. Sekarang, gue mau buktikan seberapa sayang dia sama adiknya. Kalau dia emang penguasa bawah tanah, harusnya nyari kue cucur anget sama klepon di pasar subuh jam dua malam itu perkara kecil buat dia!"

Aruna memijat pelipisnya yang mendadak berdenyut nyeri. Mengingat sifat keras kepala suaminya yang sedang sensitif, Aruna tahu ia tidak punya pilihan lain. Dengan tangan yang sedikit gemetar, Aruna meraih ponsel satelit hitam terenkripsi khusus pemberian Dom dari dalam laci, lalu menekan tombol panggilan.

Hanya butuh dua kali nada sambung sebelum suara berat, barito dari Dominic memecah keheningan fajar. Suaranya terdengar sangat bersih, bos mafia itu tampaknya memang belum tidur.

"Halo, Aruna," sapa Dom dingin

"Ada darurat level berapa di apartemenmu? Apa kelompok Barat bergerak lagi?"

Aruna menelan ludah dengan susah payah, melirik Gavin yang kini sedang menatapnya dengan mata elang yang berbinar penuh harap

"Uh... bukan kelompok Barat, Ka Dom. Ini... ini darurat medis dari adik bungsu Anda."

" Alex? Dia muntah darah?" nada suara Dominic mendadak berubah menjadi sedikit siaga

"Bukan muntah darah, Kak!" potong Gavin tiba-tiba, merebut ponsel satelit dari tangan Aruna dan berteriak dengan suara seraknya yang parau bercampur isakan manja.

"Kak Dom! Gue kepengin makan kue lupis tradisional kue cucur anget sama klepon yang ada di pasar subuh sekarang juga! Dan gue maunya Kakak sendiri yang pergi ke pasar subuh itu buat beliin dan anterin ke apartemen aku sekarang!"

Keheningan yang luar biasa mematikan, dingin, dan pekat seketika tercipta selama beberapa detik penuh di seberang telepon. Aruna sampai menahan napasnya, membayangkan bagaimana rahang tegas Dominic mengeras di ruang kerjanya saat menerima maklumat gila dari adik bungsunya.

"Gavin Alexander Sterling," suara Dominic terdengar sangat rendah, dingin melebihi es, dan sanggup membuat bulu kuduk siapa pun meremang.

"Kamu sedang menyuruhku? kakakmu yang baru saja membersihkan pelabuhan dari puluhan orang bersenjata, untuk mengantre di lapak kue pasar subuh tradisional memakai jas formal?"

"Iya, Kak! Lidah gue hambar banget semalaman gara-gara anak gue!" rengek Gavin, air matanya kembali menetes dramatis.

"Kalau Kakak nggak mau anterin sekarang, gue bakal bilang ke Papa Fiki sama daddy caspian bahkan kakek tommy kalau Kakak udah nelantarin adik bungsu Kakak yang lagi hamil simpatik!"

Di seberang telepon, terdengar hembusan napas panjang yang luar biasa frustrasi dari Dominic, disusul suara geseran kursi kerja jati mewahnya .

"Sialan kamu, Lex. Anakmu belum lahir tapi sudah berhasil mengacaukan seluruh wibawa bawah tanahku malam ini."

Dominic menjeda, terdengar sedang memberikan instruksi dingin kepada tangan kanannya melalui interkom.

"Max siapkan dua mobil SUV baja sekarang. Kita ke pasar subuh. Cari lapak kue cucur terbaik yang masih hangat dan klepon"

Sebelum menutup telepon, Dominic kembali berbicara kepada Gavin dengan nada suara yang sangat ketus namun sarat akan kasih sayang seorang kakak tertua

"Buka pintu apartemenmu dalam tiga puluh menit, Lex. Dan pastikan setelah kue ini sampai, kamu tidak berani muntah lagi di wastafel, atau aku sendiri yang akan menyeretmu ke ruang latihan besok pagi."

Klik. Panggilan diputus sepihak.

Gavin menurunkan ponsel satelitnya, lalu menoleh ke arah Aruna dengan senyum miring kemenangan andalannya yang kembali terukir dengan sangat sempurna dan super tampan di bibirnya. Ia langsung menarik Aruna ke dalam dekapannya yang sangat posesif di bawah selimut.

"Nah, gitu dong. Harga diri gue sebagai pimpinan logistik resmi berada di atas Kak Dom malam ini," gumam Gavin manja dengan kekehan rendah yang bergetar di dada bidangnya

"Ayo Sayang, kita tunggu di ruang tamu. Sebentar lagi bos mafia terbesar di benua ini bakal dateng bawain kita kue cucur anget."

Aruna hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya sembari tertawa geli di dalam dekapan suaminya, menyadari bahwa di balik kejam dan dinginnya dinasti mafia Sterling, sang penguasa bawah tanah ternyata tidak berkutik dan rela mengantre di pasar subuh demi menuruti ngidam ekstrem sang adik bungsu seumur hidup mereka.

***

Pukul tiga pagi tepat, keheningan koridor lantai apartemen Aruna pecah oleh langkah kaki yang berat, teratur, dan berwibawa. Aruna yang duduk di sofa ruang tamu dengan piyama sutra abu-abunya menahan napas, sementara Gavin bersandar di sebelahnya sembari mengunyah tisu karena lidahnya masih terasa hambar.

Tok! Tok! Tok!

Ketukan pintu terdengar sangat tegas. Aruna buru-buru bangkit dan memutar gerendel kunci. Begitu daun pintu terbuka, pemandangan luar biasa absurd langsung tersaji di depan matanya. Dominic Alexsei berdiri tegak di ambang pintu.

Sang penguasa dunia bawah itu masih mengenakan setelan jas formal hitam Savile Row yang sangat necis, lengkap dengan dasi sutra dan jam tangan mewah. Namun, penampilannya yang memancarkan aura kematian itu terasa sangat kontras dengan aroma manis karamel gula jawa dan pandan yang menguar hebat dari tubuhnya.

Di belakangnya, Max berdiri siaga dengan wajah sekaku marmer hitam.Di dalam dekapan tangan kanan Dom, sebuah kotak beludru hitam besar berlapis baja yang biasanya digunakan keluarga Sterling untuk mengangkut dokumen kepemilikan aset bernilai triliunan atau batangan emas murni kini tergenggam erat.

"Selamat pagi, Aruna," sapa Dom.

Suaranya berat, bariton, dan sedingin es, seolah ia baru saja menyelesaikan eksekusi massal di pelabuhan bawah tanah.

"Maaf mengganggu fajar tenangmu. Aku ke sini hanya untuk mengantarkan... paket darurat logistik milik adik bungsuku yang sangat merepotkan itu."

***

1
HD1
ah gilaaaaa, visualnya !!!!
gw gak nyangka nares secantik itu 😍
Btw, Diandra siapa yah kira kira 🤭
HD1
ngakak banget cegil satu ini
hayroco
asli 🤣🤣🤣
hayroco
bianca bianca 🤣
Musafa87
sumpah enak banget bacanya pas pulang kerja, langsung 3 bab! 🤭
Semngat thor, menarik banget alurnya😍
Alam2719: ya ka bener, authornya konsisten update , jadi seru bacanya. Pulanh kerja langsung tiga bab tiap hari 👍
total 1 replies
QueenBee
Coba
Jingga
Menarik, fresh, menghibur
Alam2719
Thor, sehari up tiga kali yah????
Alam2719: Asikkkk😍 Makasih thor
total 2 replies
Alam2719
gw juga kecewa kalau jadi papa fiki
Alam2719
Thor, ganteng amat si gavin!!
QueenBee: iyah aku juga merasa dia ganteng banget🤣
total 1 replies
Musafa87
Thor thor, visul yang lain dong, 🤣🤣🤣
QueenBee: hahahaha.... oke aku usahakan yah kaaaa 😍
total 2 replies
Musafa87
Gavin lo ganteng amat!!!! sesuai ekspektasi gw 😍😍😍😍😍
QueenBee: terimakasih kaaa
total 1 replies
HD1
aruna run 🤣
hayroco
berondong obses🤣
hayroco
berondong meresahkan
Anonymous333
ih seru thor!!!
Anonymous333
vin, tokcer amat lo 🤣
Jingga
sumpah, seru 🤣🤣🤣
Jingga
anjrit, hamil 🤣🤣🤣🤣
Jingga
cantik banget cewenya 😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!