Kisah seorang pasangan beda usia, yang sangat amburadul dan tak bisa di tebak maunya apa.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nunuk pujiati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 33
pagi hari...
"sayang nanti pulang kerja,bawain aku cake strawberry ya..?" ucap vanya sambil mengancingkan kemeja Daniel
"iya sayang.. nanti aku bawa kan yang banyak,biar baby girl tak encesan nanti" sambil mengusap perut vanya
"kita belum tau dia cowok atau cewek sayang,kenapa kamu suka banget bilang baby girl" dengus vanya
"karena aku yakin 100% kalau anak ku perempuan,ayo kita keluar sarapan nanti vadil menunggu kita" vanya dan daniel pun akhirnya keluar kamar dan menuju meja makan
"selamat pagi anak ayah,yang tampan" sambil mencium kening vadil
"selamat pagi ayah dan bunda"
"sayang kenapa sarapan nya tidak di sentuh,apa tidak enak..?" ucap vanya
"tidak bunda.. sarapan nya enak kok,cuma vadil nunggu ayah dan bunda. gak sopan kalau vadil makan dulu." ucap vadil dengan senyuman lebar
"ow.. anak ku yang sangat imut,kamu tidak perlu menunggu ayah sama bunda nak. jika vadil lapar langsung makan saja" ucap vanya yang terharu akan ucapan anak nya itu
"tidak bunda.. vadil tidak akan makan jika belum melihat ayah dan bunda makan,kalian sangat berharga untuk vadil. karena ayah dan bunda vadil bisa merasakan kasih sayang orang tua,dan kehangatan di dalam rumah" vadil meneteskan air mata di pipi nya
"hey sayang jangan menangis,kami adalah orang tua mu sekarang cepat makan nanti makanan nya dingin" vanya pun menaruh nasi dan lauk ke piring vadil
"daniel aku ingin pergi ke mall sama vadil, aku ingin membeli baju dan keperluan vadil. apa kau mengizinkan nya...?" ucap vanya
"tentu saja boleh,tapi kamu pergi sama supir jangan berangkat sendiri." daniel memerikan ponsel kepada vadil
"vadil ini ada ponsel jika ada apa-apa sama vadil dan bunda,pencet tombol ini ya..?" sambil memberi tahu tombol-tombol yang harus di pencet
"daniel kamu apa-apaan sih,aku kan juga pegang ponsel...?"
"buat jaga-jaga sayang,aku takut kak kevin atau era melakukan sesuatu" ucap daniel
"siapa itu om kevin dan tante era...?" vadil bertanya ke ayah nya
"vadil dengar ya.. ini adalah foto om kevin dan tante era,jika vadil melihat orang ini mendekati bunda vadil langsung hubungi ayah mengerti"
"tunggu ini kan om jahat sama tante jahat" daniel dan vanya pun kaget
"kamu kenal mereka" ucap vanya
"tante dan om ini pernah nabrak vadil di jalan X, tapi vadil bukan nya di tolong malah di suruh ganti rugi mobil nya yang lecet. tapi karena vadil tak punya uang vadil di bawah ke kantor polisi,dan di penjara 2 hari" ucap vadil sambil menangis
"bagaimana bisa polisi memenjarakan mu,yang tak salah sama sekali..?" vanya mulai geram
"polisi sebenarnya tidak mau memasukan vadil ke sel,cuma om itu marah-marah dan akhir nya vadil berakhir di sel. namun polisi tadi sangat baik dia selalu memberiku pakaian dan makan yang enak"
"ternyata kevin sangat brengsek,ingin sekali ku bejek-bejek muka nya" vanya sangat marah sama kevin
"sudah ah.. kita makan dulu,jangan fikirkan kak kevin dulu" daniel pun melanjutkan makan nya
setelah makan daniel berangkat kerja,sedangkan vanya dan vadil pergi ke mall
****
"vadil kamu coba baju ini nak,ini sangat cocok untuk mu..?" sambil memberika baju ke vadil
"bunda apa ini tak terlalu berlebihan ini sudah 10 pasang baju,kurasa ini cukup bunda."
"tidak.. ini belum cukup,cepat pakai ini bunda ingin melihat nya..?" vadil pun menurut dan pergi ke ruang ganti,saat vanya fokus memilah pakaian tiba-tiba ada seseorang yang memeluk nya dari belakang..
"apa kabar sayang,lama tidak bertemu dan kamu semakin montok dan sexy"
jantung vanya pun berdetak kencang karena taku,dan kakinya pun bergetar
"ke..kevin"
happy reading....
tdi ny lg berntem d rumah
komen SM ceritanya agk beda
sabar daniel.orang sabar pantatnya lebar