Shakira membalas perbuatan Sam dengan hati sakit. Ngga disangka Sam hanya mempermainkan perasaannya. Padahal dia sudah menentang banyak orang demi bersama Sam
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rahma AR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Keinginan Sam
"Kenapa.sepupuku bisa tinggal di sini, Pa? Nge kos lagi," oceh Arkan sambil menatap papanya dengan serius dan menuntut penjelasan yang lebih detil.
Adhyswara yang dipaksa Arkan agar ikut dengannya hingga belum pulang ke rumah mereka, jadi terdiam. Dia baru tau kalo keponakannya tinggal di kos kosan.
Mama dan papanya merahasiakan pertemuannya dengan Bagaskara sampai akhirnya membuat keputusan untuk menjodohkan putri Bagaskara-adiknya dengan salah satu relasi mereka.
Bahkan adik keduanya, Sandyakara belum tau hal ini sampai sekarang.
Saat tau keadaan adiknya yang hidup sederhana bersama keluarganya, Adhyswara sudah menawarkan banyak bantuan. Dari membelikan rumah dan apartemen mewah untuk tempat tinggal dia bersama keluarganya, sampai pada mobil mewah untuk transportasi mereka.
Tapi semua ditolak.
Hanya satu yang sekarang sedang adiknya perjuangkan. Menggagalkan pertunangan putrinya dengan Bastian.
"Arkan..." Ada satu ide gila mampir di kepalanya.
"Ya....?" Fokus mata Arkan mash menatap rumah kost di seberangnya.
"Kamu tau hubungan Sam dengan Shakira?"
Arkan kaget dan menoleh pada papinya.
Dia yang ingin membuka mulut, jadi terdiam. Netranya dan juga netra papinya sama beralih pda satu motor vario yang berhenti di depan pagar kos. Juga ada satu motor balap yang berhenti di belakangnya.
Awalnya Arkan ingin keluar dari dalam mobil, curiga kalo laki laki yang masih menggunakan helm fullfacenya ini akan merampok motor sepupunya.
Tapi dia jadi melengak kaget ketika melihat wajah laki laki itu setelah melepas helmnya .
"Itu Sam?" kaget papinya ngga percaya. Idenya yang awalnya dianggapnya gila, rasanya bisa dia laksanakan.
"Mau apa dia?"
"Kamu tau tentang mereka?" tuduh papinya masih tetap dengan fokus yang sama dengan Arkan. Menatap tanpa kedip Sam yang kini sedang menghampiri Shakira.
"Mereka mantan pacar." Arkan mengurungkan niatnya untuk mengatakan hal yang sebenarnya.
Dia serius ingin balik lagi dengan Shakira? Bukannya dia bentar lagi mau menikah? Arkan membatin kesal.
"Yang benar?" Adhyswara menatap ngga percaya. Informasi ini di luar dugaannya.
Sejak kapan?
"Aku juga baru tau."
Adhyswara menghela nafas. Di dalam kepalanya kini sibuk mencari cara untuk membatalkan pertunangan keponakannya dengan Bastian. Dan pernikahan Sam juga harus dia batalkan.
Kalo melihat tingkah keduanya sekarang, Adhyswara yakin kalo perasaan Sam dan Shakira belum move on.
Sementara itu, seperti biasa Shakira menghentikan varionya di depan pagar kosnya untuk mengambil kunci di saku tasnya. Dia ngga sadar ada sebuah motor balap yang berhenti juga di belakangnya.
Sam yang langsung pamit pada orang tuanya dan orang tua Zaleta, langsung ngebut menuju kos Shakira. Dia sudah ngga sabar ingin mengatakan kalo pernikahannya dibatalkan
Walau kedua orang tua itu ngga mengatakan secara jelas, tapi secara tersirat, Sam tau dia sudah mendapatkan keinginannya.
Ngga mungkin mama dan papanya mau menimang cucu yang bukan dari dari be nih unggul putranya.
Sam tersenyum melihat vario yang nomer platnya sudah dihapalnya itu ngga jauh berada di depannya.
Semesta merestuinya.
Begitu motornya berhenti, Sam pun melepaskan helmnya. Dia melangkah cepat menghampiri gadis yang sudah mencuri habis semua cinta di dalam hatinya.
"Kira."
PLUGH
Rangkaian kunci yang dipegangnya langsung jatuh ke aspal. Shakira terkejut melihat kehadiran Sam.
"Dejavu?" senyum Sam agak miring.
Shakira ngga menyahut. Kejadian ini sama persis saat mereka sudah pacaran. Bedanya saat itu Sam membuntutinya dengan berjalan kaki, karena dia juga berjalan kaki.
Flashback on
Sore itu Shakira agak mempercepat langkahnya karena hari sudah mulai gelap. Hari ini terlalu banyak praktikum.
Dia agak trauma dikejar anjing gila seperti waktu itu. Apalagi kiri kanan jalan ke arah kosnya cukup sepi.
Dulu ada Sam yang menyelamatkannya dari kejaran anjing itu. Tapi sekarang dia sendirian, karena seharian ini laki laki itu ngga menghubunginya sama sekali.
Shakira ngga pernah menghubungi Sam. Dia ngga mau dianggap jadi pacar yang posesif. Sam juga pasti punya banyak kesibukan.
Lagi dimana?
Ngapain aja?
Atau yang mengerikan
Kamu sama siapa aja seharian ini?
Sibuk banget ya, sampai lupa punya pacar?
Shakira mengutuk pikiran pikiran piciknya. Dia ngga akan pernah mengirim pesan pesan seperti itu pada Sam.
Nggak! Dia ngga akan seperti itu.
Apalagi hubungan mereka masih baru berjalan beberapa bulan. Shakira ngga mau Sam menganggapnya terlalu posesif.
Bukan sekali dua kali Shakira melihat Sam bersama teman teman sejurusannya di kampus. Mereka cantik cantik semua dan modis modis.
Segala yang melekat di tubuh mereka membuat Shakira kadang merasa insecure.
Masih ngga bisa percaya dengan apa yang dia miliki sampai Sam mau menerimanya jadi pacar.
"Kira....."
BUGH
Buku bukunya berjatuhan ke aspal begitu menyadari kehadiran Sam.
Endflasback off
"Kira...." panggil Sam sambil menggoyangkan rangkaian kunci yang sudah dipungutnya ke depan wajah Shakira.
Wajah Shakira merona. Dia melamun. Ingatan itu muncul begitu saja.
Berapa lama dia bengong di depan Sam? umpatnya dalam hati. Apalagi melihat senyum di wajah Sam. Laki laki itu kelihatannya senang sekali melihatnya jadi malu.
"Pengen kembali lagi ke masa masa itu, ya," ungkap Sam dengan tatapan penuh makna yang dalam.
"Aku enggak," tolak Shakira sambil berniat mengambil kunci pagar kosnya dari tangan Sam. Tapi laki laki itu dengan adrenalinnya yang sangat tinggi menjauhkannya.
"Jangan becanda, Sam," gusar Shakira memaksa dengan setengah melompat ketika kuncinya ditinggikan oleh tangan Sam yang teracung ke atas.
Sam.ketawa melihatnya dan mengalah.
"Dapat!" seru Shakira girang, tapi sayangnya, pijakan kakinya ngga kokoh. Dia hampir saja jatuh kalo saja tangan Sam ngga memeluk erat pinggangnya.
Keduanya terpaku dan saling tatap beberapa jenak.
Shakira tersadar kemudian memaksa agar Sam melepaskan pelukannya.
"Kamu harum," bisik Sam di dekat telinga Shakira membuat wajah dan leher Shakira terasa panas
Sebelum terjadi sesuatu yang lebih jauh lagi, Shakira cepat cepat menjauhkan dirinya begitu pelukan mereka terurai.
"Kamu mau ngapain ke sini?!" tanyanya galak setelah menenangkan degup jantungnya yang sangat cepat.
Sam tersenyum, kemudian mengusap rambut Shakira, ternyata ada daun kering yang kini berada di tangan Sam.
Perlakuan itu pun menambah keras degup jantung Shakira.
Dia memang bodoh, masih saja ngga bisa melupakan Sam.
"Aku ngga jadi menikah dengan Zaleta," ucap Sam pelan.
"Bukan urusanku," ketus Shakira tanpa mau menatap.wajah Sam.
Sam tersenyum miring.
"Aku akan terus mendekati kamu sampai kamu memaafkan aku."
"Aku mau tunangan."
"Aku ngga peduli."
"Aku mau nikah dengan orang lain."
"Aku ngga apa jadi suami kedua kamu," ledek Sam dengan senyum lebarnya.
"Kamu sudah gila!" geram Shakira yang sudah ngga tau lagi harus mengatakan apa lagi pada Sam.
Laki laki ini sudah ngga waras.
"Aku cuma mau bilang itu aja. Ingat Kira, aku akan terus mengejarmu sampai bisa kita bisa menikah" tawa Sam kemudian membalikkan tubuhnya. Tapi tangannya secara cepat menjawil dagu Shakira.
Gadis itu hanya bisa mematung menatap Sam yang berjalan ke motornya dan mengenakan helmnya.
Ada ombak.yang berdebur tiada henti di dada Shakira.
Sam sangat tampan, tapi kata katanya tadi soal menikah membuat hatinya bergeruduk ngga tenang.
Kemudian Sam menjalankan motornya, melewatinya begitu saja..Bodohnya Shakira terus menatapnya sampai laki laki itu semakin jauh dan ngga tampak lagi
Di dalam mobil, Arkan dan papinya saling pandang.
"Papi akan membantu ommu untuk membatalkan pertunangannnya." Adhyswara sangat yakin kalo di antara Sam dan keponakannya ada cinta yang belum selesai.
Tugasnya untuk menyatukan keduanya. Dia akan mengatur semuanya dengan cepat.Dia mengenal Sam dan keluarganya. Pasti ngga akan sulit.
Arkan ngga menjawab. Dia bingung, apa dia perlu mengatakan alasan kenapa keduanya berpisah pada papinya?