NovelToon NovelToon
Makin Benci, Makin Cinta

Makin Benci, Makin Cinta

Status: tamat
Genre:CEO / Playboy / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 5
Nama Author: dtyas

Kata orang, beda antara cinta dan benci itu sangat tipis. Kita bisa begitu mencintai dan sangat mudah berubah menjadi benci, begitu pula sebaliknya.

Begitupun kisah Cinta Arjuna, dimana benci mengalahkan logika. Namun, berubah menjadi cinta yang tidak terkira dan sangat pas rasanya disebut budak Cinta.

Zealia Cinta yang harus menderita dengan mengorbankan hidupnya menikah dengan Gavin Mahendra agar perusahaan yang dirintis oleh Omar Hasan (ayahnya) tetap stabil. Hidupnya semakin kacau saat dia menggugat cerai Gavin dan menjadi kandidat pengganti CEO di perusahaan tempatnya bekerja.

Arjuna Kamil, putra pemilik perusahaan menuduh Zea ada main dengan Papanya. Berusaha mendekati Zea untuk membuktikan dugaannya.

Siapa dan bagaimana rasa benci dan cinta mereka akhirnya berbalik arah? Simak terus kelanjutan kisah Zea, Arjuna dan Gavin.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dtyas, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Undangan Dari Abraham

“Siapa Mauren?” tanya Zea pada Arjuna.

“Bukan siapa-siapa, hanya teman lama.” Arjuna meletakan kembali ponselnya di atas nakas. “Eh, mau kemana?” tanya Arjuna karena Zea sudah beranjak dari ranjangnya.

“Mandi.”

“Ikut dong.”

“Ikut Mauren aja,” ujar Zea lalu membanting pintu.

“Astaga,” pekik Arjuna karena terkejut dengan ulah Zea. “Perempuan kalau sudah cemburu nyeremin banget sih.”

Dalam toilet, Zea menatap cermin memandang pantulan wajahnya. Bertanya-tanya mengapa dia harus emosi dan mungkin saja cemburu pada nama yang muncul di layar ponsel Arjuna. Walaupun pria itu ingin dekat dengan wanita manapun itu sudah hak Arjuna.

Namun, selama ini Arjuna selalu berlaku seakan dia sangat mendamba Zea walaupun wanita itu berusaha menjaga jarak mengingat status pernikahannya.

“Kamu tidak berhak Zea, tidak berhak dengan hidup Juna. Dia bisa mendapatkan wanita yang lebih baik dari kamu,” gumam Zea di depan cermin.

Cukup lama Zea berada di bawah guyuran shower. Bukan hanya membersihkan diri, tapi juga mendinginkan hati dan kepalanya agar bisa berpikir jernih.

“Astaga, Juna!” pekik Zea saat membuka pintu toilet, Arjuna berdiri dengan kedua tangan dilipat di dada.

“Lama banget sih, ngapain aja di dalam. Cemburu bilang,nggak usah sembunyi di toilet,” tutur Arjuna sambil menggeser tubuhnya membiarkan Zea lewat.

“Siapa juga yang cemburu.”

“Aku malah senang kalau lihat kamu cemburu, artinya ….”

“Juna, keluarlah. Nggak pantas kita berdua di kamar begini, belum halal.”

Untung saja Zea sudah membawa pakaian ganti saat masuk ke toilet, bisa dibayangkan bagaimana situasinya kalau dia keluar dari toilet hanya mengenakan handuk saja.

“Ya sudah kita jadikan muhrim aja, gitu kok repot.”

Zea mengerang kesal dengan jawaban Arjuna yang asal saja, bahkan pria itu berjalan keluar dari kamar sambil bersiul.

“Kamu nggak ada acara gitu, ini tuh weekend. Daripada gangguin aku, lebih baik manfaatin liburan kamu dan jangan bilang kalau kamu jomblo," tutur Zea yang sudah berada di dapur membuat kopi untuk menghilangkan kantuk yang masih mendera.

Arjuna yang juga berada di dapur, membuka lemari es dan mengambil botol air mineral. Setelah meneguk sebagian isi botol, Arjuna mendekati Zea.

“Justru ini liburanku, bersama cinta yang suka cemburu tapi nggak mau ngaku,”ejek Arjuna.

“Gombal, nggak lucu tau.”

“Karena aku pelawak, tapi aku Arjuna yang mencari Cinta.”

Setelah menyesap pelan kopinya, Zea pun mengajak Arjuna pergi. Daripada terjadi hal yang tidak diinginkan, apalagi Arjuna terlalu berani pada Zea bahkan cenderung mesum.

...***...

Abraham sudah berada di kediamannya. Kondisi kesehatannya semakin baik dan dokter memutuskan untuk memulangkan Abraham. Perawatan di rumah akan lebih baik untuk pasien dibanding di Rumah sakit.

Namun, Arjuna belum ada datang menjenguk Papinya. Malah meminta informasi dari Leo. Apalagi Leo saat ini sedang bersama Abraham.

“Bagaimana rencana malam perayaan, apa ada kendala?”

“Tidak ada Pak, sampai saat ini masih aman.”

Abraham menganggukkan kepalanya. Dengan posisi bersandar pada kursi kerjanya dan kedua tangan memegang pegangan kursi. Leo agak khawatir dengan ide dan rencana Abraham, jelas akan membuat hubungan Abraham dengan Arjuna semakin tidak baik.

“Lalu, tugasmu yang lain. Apakah berjalan dengan baik?”

Leo menghela pelan sebelum dia menyampaikan informasi mengenai perusahaan Ayah Zea yang Abraham minta. Bahkan Leo mendapatkan data lengkap dan valid mengenai kondisi saat ini yang hampir kolaps.

“Apa rencana Pak Abraham dengan ini semua?” Leo memberanikan diri bertanya, tentu saja Abraham tidak mengatakan apapun malah memberikannya tugas baru. Sepertinya Abraham akan membuat kejutan atau juga keputusan yang berhubungan dengan Zea dan Arjuna.

Bagaimana pun Arjuna adalah sahabat Leo, maka dari itu Leo tidak menginginkan sesuatu terjadi apalagi menyulitkan Arjuna. Menurutnya, Arjuna akhir-akhir ini sudah banyak berubah. Tidak lagi berulah dan tidak terlihat berkeliaran di kelab malam.(Malah sering berkeliaran di apartemen Zea🤣🤣).

“Sepertinya Pak Abraham tahu kalau Arjuna menyukai Zea, apa yang akan dilakukan pria tua itu,” gumam Leo yang saat ini sudah berada di dalam mobil setelah mengakhiri pertemuannya dengan Abraham.

Bergegas kembali ke kantor karena ada hal yang harus disampaikan pada Zea sesuai perintah Abraham juga menemui Arjuna untuk memberi warning pada bocah nakal itu.

Zea baru saja kembali setelah bertemu dengan klien. Nia mengekor langkah Zea dan menyampaikan kalau Zea dipanggil oleh Leo.

“Kapan Pak Leo mencariku?”

“Belum lama Bu, dia tadi telepon dan minta Ibu Zea segera ke ruangannya kalau sudah sampai.”

“Hm, oke aku langsung ke sana. Terima kasih ya.”

Zea meninggalkan Nia yang masih berdiri di depan mejanya. Saat menuju lift, Arjuna yang keluar dari pantry tersenyum melihat Zea.

“Mau kemana?”

“Pak Leo, dia panggil aku.”

“Aku temani ya,” ujar Arjuna.

“Nggak usah aneh-aneh, ingat apa yang Pak Leo sampaikan. Jangan buat suasana semakin tidak kondusif.”

“Halah, itu sih karena dia iri. Aku bisa dekat dengan kamu tapi dia masih jomblo.”

“Terserah, yang jelas jangan ikuti aku. Ah, mas Ucup,” panggil Zea yang melihat Ucup.

“Iya Bu Zea. Ada yang bisa saya bantu?”

“Ada, tolong pastikan dia tetap di pantry. Terserah mau kamu ikat, kamu gantung yang jelas jangan sampai dia pergi.”

“Siap, laksanakan. Ayo ikut, ngapain kamu ganggu Ibu Zea.”

“Eh, tunggu. Ucup … apaan sih.”

Zea terkekeh saat memasuki lift, meninggalkan Arjuna dan Ucup yang sedang berdebat. Dia memikirkan kemungkinan alasan dipanggil oleh Leo. Sampai akhirnya pintu lift terbuka, Zea berjalan menuju ruang kerja Leo.

Ternyata Zea memang sudah ditunggu oleh Leo. Baru saja ingin bertanya pada sekretaris asisten Abraham, wanita itu langsung dipersilahkan masuk.

“Duduklah!” titah Leo yang sedang fokus pada lembaran berkas di mejanya. Zea mendaratkan pelan tubuhnya pada kursi tepat di depan meja Leo. Menunggu pria itu menyelesaikan pekerjaannya dan menyampaikan alasan keberadaan Zea di ruangan itu.

“Ibu Zea,” panggil Leo saat dia sudah menutup map dokumen dan menghentikan fokusnya. “Pak Abraham ingin bertemu dengan anda, malam ini.”

“Pak Abraham?”

“Iya. Beliau sudah pulang ke rumah, tapi tenang saja pertemuan tidak akan diadakan di rumah Pak Abraham dan saya akan temani Anda.”

“Baik, Pak,” sahut Zea. Tidak ada kata lain yang bisa diucapkan, tidak mungkin dia menolak undangan dari atasan dan pemilik perusahaan tempatnya bekerja.

“Tapi ada hal yang harus anda perhatikan,” ujar Leo membuat Zea kembali mendengarkan arahan dari pria dihadapannya.

“Jangan sampaikan undangan ini pada siapapun, termasuk Juna.”

 

1
Mini Amora
cieeeeee Arjuna
calon suami euyyyyy😍
Mini Amora
trnyta Zea sudah mengalami rasa kehilangan saat Arjuna tidak ada...

gak sabar menunggu mereka b2 bucin🤭
Mini Amora
kamu itu ada rasa sama zea, Arjuna🤭
Mini Amora
Arjuna toppp dehhh😄
Mini Amora
dan ku memilih membaca ini thor🤭
Maya Mawardi
cakep
Maya Mawardi
inilah yg Kusuka dari novelnya MBK dtyas, nggak bertele tele dan tidak membosankan, terus berkarya ya mbk
Maya Mawardi
nah hamil kayaknya
Maya Mawardi
aduh Arjuna...gagal mencari cinta....zea hamil kah
Maya Mawardi
udah dibuang mau dipungut lagi, dasar tak tahu diri
Maya Mawardi
kok Abraham jadi jahat, padahal pwrnah punya pikiran untuk jadikan pengganti CEO, kok malah menuduh zea dan mau memecat zea, nggak ngerti pak Abraham ini
Maya Mawardi
benar benar arjuna mencari cinta
Maya Mawardi
zea kan nggak tau Arjuna anak pak Abraham, jadi mungkin ke depan kalau zea tahu itu bukanlah beban baginya, justru kasian sama arjuna
Maya Mawardi
aduh jangan sampai zea diganggu Gavin
Maya Mawardi
itu namanya tertarik dan nggak tau alasannya apa, tahap selanjutnya Arjuna mencari cinta
Maya Mawardi
itu ibu tiri yg lebih kejam dari ibu kota
Maya Mawardi
Arjuna mulai mencari cinta
Maya Mawardi
hati hati Juna nanti kamu jadi mudeng malah
Maya Mawardi
ketemu lagi MBK author....
Yati Jenal
wah wah wah telat kmu Gabin roti tape Makanya jgn sok kya sok berkuasa skrg mlh ingin mejilat ludah sendiri
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!