NovelToon NovelToon
Si Muslimah Penakluk Hati Oppa Tampan

Si Muslimah Penakluk Hati Oppa Tampan

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Teen / Tamat
Popularitas:2.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Cece Virgo

🌸🌸

Asyifa Zoya merupakan gadis yang cukup kalem dan taat agama. Ia melanjutkan sekolah di Seoul Korea karena beasiswa. penampilannya yang berbeda, ia kerap dibully hingga pada akhirnya beberapa orang mengajaknya untuk berteman.

Pada suatu hari, sahabatnya mengajak Zoya menghadiri acara fashion-show yang memperagakan busana pria dan wanita yang akan siap diluncurkan. hingga seorang pria yang berprofesi model pun terkesima melihat sosok berkerudung yang begitu anggun, ia tersenyum melihatnya dan memiliki ambisi untuk mencari dan memiliki Zoya.

Apa yang membuatnya begitu berambisi pada gadis berhijab itu? gadis muslimah yang berbeda dari yang lain hingga hatinya takluk saat melihat sosok Zoya.

Akankah pria tersebut bisa menaklukkan hati Zoya yang sangat susah untuk didapatkan?

dan apabila keduanya akan saling mencintai, apakah semua perbedaan diantara keduanya bisa menyatukan mereka?

Yuk simak ceritaku 😊🙏

🍃🍃
Jangan lupa Like, Koment, dan Hadiah bunga atau kopinya yaa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cece Virgo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

33. Keluarga Hwan

🌸🌸

Di kampus, Hayoon dan teman-temannya merasa heran akan ketidak hadirannya wanita terrajin dan kutu buku. siapa lagi kalau bukan Zoya, ditambah lagi dengan pasukannya. hingga suara kehebohan anak-anak lain pun begitu menggelegar ditelinganya membuat Hayoon terganggu. Hayoon pun tersentak, saat teman sekelasnya itu mengucapkan nama Cristella didalam ponsel yang mereka tonton. ternyata mereka tengah heboh melihat Cristella, Zoya dan yang lainnya tersorot kamera oleh acara Korea Fashion Week tersebut. Hayoon pun penasaran, ia mendatangi segerombolan teman sekelasnya dan merampas ponsel sang pemilik. Hayoon tercengang, mulutnya menganga melihat pemandangan yang tidak diduganya itu. ia bisa melihat jelas bahwa musuhnya menonton acara bergengsi itu.

"Pantasan saja mereka tidak masuk kuliah" gumam Hayoon lalu memberikan ponsel itu kembali pada si punya. Hayoon menghampiri temannya, menduduki tubuh di kursi itu seraya memasang wajah cemberutnya.

"Ada apa?" tanya Jinhyu penasaran.

"Ternyata mereka menghadiri acara fashion show itu. seharusnya kita yang kesana" gerutu Hayoon.

"Kita terlambat mengetahui berita itu, gak mungkin kan kita cabut. yang ada tiba disana sudah gak dibolehin masuk" ucap Sinhye.

"Aah!! kita kudet banget sih" keluhnya menghentakkan kaki dilantai. Hayoon pun bersikap tak mau kalah, seharusnya ia yang berada disana bukannya mereka.

Di Restaurant, kini Zoya telah selesai melaksanakan sholat dzuhur dengan tepat waktu. Ia kembali kepada teman-temannya yang terlihat sedang menunggunya tanpa menyentuh makanan yang telah tersajikan itu. Ya, mereka enggan untuk melahap terlebih dahulu, lebih memilih menikmatinya bersama-sama. Begitulah rasa persahabatan mereka yang begitu erat walau baru menjalaninya selama satu bulan ini. Zoya menghampirinya, menduduki tubuhnya dibangku itu hingga obrolan mereka terhenti akan kedatangan Zoya.

"Sudah selesai?" tanya Cristella.

"Alhamdulillah, sudah. Ayo kita makan, pasti kalian menungguku terlalu lama" ujar Zoya.

"Ah enggak kok, baru saja datang pesanan kita" timpal Ayaana. Zoya pun manggut-manggut tersenyum lalu mengambil sumpit dan bersiap untuk mencocol makanan itu kedalam mulutnya.

Kini keempat sahabat itu pun menikmati makan siangnya dengan begitu lahap. hanya keheningan yang tercipta diatas meja itu, mata yang fokus melihat makanan lezat tersebut hingga tak henti untuk menyuapinya kemulut. entah karena lezat atau karena lapar, yang jelas makanan tersebut begitu menghipnotis mereka berempat.

Setelahnya Zoya dan kawan-kawan kedatangan menu terakhir, yaitu ice cream yang dicampur desert. melihatnya saja begitu sangat menggoda, apalagi melahapnya pasti rasanya ingin nagih dan nagih. Pelayan pun menaruh sajian penutup itu diatas meja, setelahnya ia pun pamit untuk pergi seraya tersenyum dan membungkuk hormat. Seperti itulah kebiasaan orang Korea, menomor satukan kesopanan dengan membungkuk sedikit tubuhnya ke depan.

Makanan yang paling diminati seluruh kalangan itu pun sudah berada didepan mata. Ice cream coklat bercampur strawberry melekat pada dasar gelas, ditengahnya pun diberi sedikit desert coklat dan diatasnya dilapisi lagi oleh ice cream dengan varian rasa yang sama dengan dibawahnya. toppingnya pun tak kalah menggiurkan, dua astor dan potongan silverqueen melekat pada ice cream itu, ditambah lagi chocochip yang menghiasinya membuat ice cream tersebut begitu sempurna. Melihatnya saja, Zoya tidak tega untuk memakannya. Namun melihat setetes demi setetes ice itu mencair membuatnya begitu mengiba.

"Makan Zo, ini enak banget" tiba-tiba Kim Joong membuyarkan lamunan Zoya yang menatap intens ice cream itu.

"Gak tega makannya, icenya cantik" lirih Zoya meneguk air salivanya.

"Ada-ada saja kamu, Zo. buruan, ntar cair lagi jadi kurang nikmat" ucap Ayaana. Zoya pun mengangguk cepat dan meraih sendok untuk mengikis dinding ice itu dan memasukkannya kedalam mulut.

Sekali sentuhan saja sudah membuat lidah bergoyang merasakan tekstur lembut dan manisnya ice cream itu, ditambah sensasi dingin membuat permukaan mulut itu terasa segar. Apalagi melihat teriknya matahari, sensasi dinginnya sontak meluluhkan hawa panas yang ia rasakan. Mereka pun melahap ice tersebut seraya mengobrol, hingga tidak terasa porsinya sudah mencapai setengah gelas yang menjulang tinggi itu.

Sudah cukup lama nongkrong di restaurant itu, para remaja ini memutuskan untuk pulang kerumah masing-masing mengingat hari yang tampaknya sudah mendung, pertanda hujan akan turun. Tepat sekali, saat semuanya sudah memasuki mobil, langit pun langsung mengeluarkan butiran-butiran air bening hingga menjadi deras. Padahal tadi hari begitu panas dan kini berubah drastis menjadi hujan. entah siapa yang menangis di sore ini hingga mengundang langit menurunkan buliran air matanya.

Semakin lama hujan semakin turun dengan begitu derasnya. Kim Joong yang menyetir mesti ekstra hati-hati mengendarai mobil dan menajamkan kedua matanya pada jalanan yang dipenuhi air itu. Sejuknya hari membuat Zoya sedikit mengantuk, Zoya memang gampang kantuk bila cuaca begitu dingin merasuki kulit putihnya hingga dalam sekejap pun Zoya tertidur. Cristella dan Ayaana sedang menatap jendela masing-masing, percikan air menyimprat ke body kendaraan lain. jalanan pun sudah mulai banjir akibat derasnya hujan sore itu.

Di kediaman Hwan, Hwan adalah nama ayah dari seorang model Hwan Ye-Jun. Ayah Ye-Jun memiliki beberapa stasiun tv yang begitu terkenal. Keluarga itu hidup bergelimang harta, seluruh keluarganya memiliki karir yang cukup bagus. hanya saja istri dari Tuan Hwan begitu sangat boros hingga suka menghabiskan uang sang suami untuk berkumpul dengan para teman sosialitanya. Ibu Hwan Ye-Jun bernama Nam Hyu Ri berusia 47 tahun, jauh lebih muda dari sang suami yang sudah menginjak kepala lima tepatnya berusia 56 tahun. Ye-Jun memiliki dua adik perempuan berusia 20 tahun dan 17 tahun. sedangkan Ye-Jun adalah anak pertama dari Tuan Hwan dan Nyonya Nam.

Kini Ye-Jun telah berada didalam kamarnya yang berada dilantai dua. terlihat ia tengah memandang ponselnya sembari tersenyum lebar. Jelas sekali bila pria itu sedang jatuh cinta pada seorang wanita berkerudung. hanya karna penampilan dan tingkahnya yang begitu berbeda dari wanita lain, membuat Ye-Jun langsung tertarik pada Zoya saat pertama kali melihatnya di Supermarket. Ye-Jun tersenyum lucu, ia teringat saat Zoya tak sengaja menabraknya dengan keranjang stroller hingga menyentuh sang junior. saat itu Zoya melihatnya lalu seketika menutup wajahnya dengan kedua tangan. Menurut Ye-Jun, sosok Zoya begitu lucu, ia pemalu dan selalu menunduk. Ye-Jun pun tertawa mengingatnya, ia tak menyangka akan bertemu lagi dengan wanita itu.

Ye-Jun teringat sesuatu, segera ia mengambil dompetnya dan merogoh sebuah kartu berwarna biru dan bergambar peta dibelakangnya. Ye-Jun melihat nama disebuah kartu itu, ia mulai mengejanya dengan perlahan.

"A--syi-fa Zo-ya"

"Nama yang cukup sulit, tapi terdengar sangat bagus. sangat cocok dengan wajahnya, cantik luar dalam"

🌸🌸

1
Mas Toyib
ceritanya bagus, dan menarik. namun kalau bisa urusan ranjang/adegan panasnya jangan di ikut sertakan, sebab menurut ku mengurang kadar agamisnya. lebih baik di skip, agar terlihat lebih baik jika di baca oleh semua kalangan.
Tiewz 13
bagus Thor...low menghayal sekalian jangan tanggung tanggung🤣
Tiewz 13
emang ada dukun di korea🤣
Tiewz 13
ngapain ada hantu nya thorr...ah jdii rada gimana jalan ceritanya gtu
Ari Randz
Luar biasa
ukhty fulanah
agak kikuk tuh kalau salaman cium tangan ke org korea secara kan mreka biasanya tunduk gitu tradisinya
ukhty fulanah
kakak ipar cowo? gaboleh dong salaman kan bukan mahram mereka. duhh semoga bisa diperbaiki yaa
ukhty fulanah
bagus dong jadinya safar bersama mahram, klo safar sendiri kan gaboleh kalau perempuan
susi 2020
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
susi 2020
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
susi 2020
😎😎😎
susi 2020
🙄🙄
susi 2020
🥰
susi 2020
🤩
susi 2020
😅😅😅
susi 2020
😎😎😎
susi 2020
😄😄😄
susi 2020
🤩🤩🤩
susi 2020
🤭
susi 2020
🥰😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!