NovelToon NovelToon
Tahta Kaisar Iblis

Tahta Kaisar Iblis

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Kausafiksi.id

​Di dunia di mana yang kuat memangsa yang lemah, kebenaran tidak ditentukan oleh siapa yang benar, melainkan oleh siapa yang masih hidup.

​Xuan Chen, seorang pemuda yang dikhianati dan dipandang sebelah mata, memilih melangkah di Jalan Demonic yang penuh darah. Berbekal rahasia Mata Dewa Iblis yang sanggup menembus segala hukum alam dan menaklukkan Qi Demonic yang liar, dia menginjak-injak aturan moralitas palsu dunia kultivasi.

​Dari murid luar yang diburu hingga menjadi sosok yang ditakuti seluruh sekte, ini adalah kisah perjalanan dingin Xuan Chen menginjak setiap penentangnya, merebut kembali takdirnya, dan meniti jalan berdarah menuju puncak lima kaisar agung penguasa alam semesta.

​"Qi Demonic ataupun Qi murni hanyalah kekuatan. Seberapa jauh kekuatan itu membawamu bergantung pada seberapa bijak kau mengendalikannya."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kausafiksi.id, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 33: TEROBOSAN MENGGUNCANG RUANGAN

​Setengah hari berlalu di dalam keheningan bawah tanah yang sangat tegang. Siksaan mental dari baptisan warisan kuno terus memukul telak pusat kesadaran mereka, bagaikan deruan gelombang api yang membakar otak dan saraf tanpa ampun.

​Xuan Chen akhirnya menjadi orang yang pertama mencapai ambang batas daya tahan jiwanya. Meskipun keteguhan batinnya sangat tebal, kapasitas fisik murninya yang semula berada di Ranah Penempaan Tubuh Lapisan Tiga tidak sanggup lagi menampung beban penempaan yang kian ekstrem. Dengan erangan parau yang lolos dari sela-sela giginya, tubuh Xuan Chen ambruk terlentang dari atas batu ujian, menghantam lantai batu dingin dengan suara teredam.

​"Haaah... Haaah... Haaah..."

​Napas Xuan Chen terengah-engah parah, dadanya naik turun dengan liar bagaikan pandai besi memompa udara. Lelehan darah kering membasahi lubang hidung, sudut mata, serta merembes hingga ke kerah jubah hitamnya. Rasa sakit luar biasa di dalam jiwanya masih bergetar hebat, membuat kesadarannya perlahan mencerna siksaan fantastis yang baru saja ia lalui.

​Tidak lama setelah Xuan Chen tumbang dari tempatnya, pemuda dari Sekte Pedang Guntur ikut menghentikan proses pemutusannya. Berkas cahaya keemasan bercampur merah darah yang sejak tadi menghujam keningnya mendadak padam total.

​Pemuda Sekte Pedang Guntur itu juga ambruk terlentang di samping batu ujian miliknya. Seluruh tubuhnya basah kuyup oleh keringat dingin yang mengucur deras. Ia memiringkan kepalanya sedikit, menatap sosok pemuda bersimbah darah di sebelahnya dengan raut wajah yang telah berubah seratus delapan puluh derajat.

​"Aku tarik ucapanku tadi yang memanggilmu sampah," ucap murid Sekte Pedang Guntur itu dengan suara serak yang masih terengah-engah.

​Xuan Chen yang masih terkapar lemas di atas lantai batu hanya menyunggingkan sebuah seringai dingin di sudut bibirnya, tanpa membuang-buang tenaga untuk membalas dengan kata-kata.

​Namun, belum sempat keheningan di dalam ruangan rahasia itu pulih sepenuhnya—

​BZZZZZZZT!

​Pendaran energi keemasan yang terakumulasi dan memadat di dalam jaringan tubuh Xuan Chen mendadak meledak hebat!

​Serat-serat ototnya menegang tajam, kerapatan tulangnya memadat dalam hitungan detik, dan jaringan fisiknya berderit nyaring menahan guncangan energi yang masif. Hasil pemurnian dari baptisan warisan kuno mulai bekerja secara liar dan instan di dalam aliran darahnya.

​BAM!

​Aura fisiknya melompat instan—hambatan Ranah Penempaan Tubuh Lapisan Tiga hancur sepenuhnya, membawanya menembus Lapisan Empat Awal tanpa ada halangan sedikit pun!

​Namun, gejolak energi itu sama sekali tidak berhenti di sana. Akumulasi hasil tempaan waktu puluhan tahun terus memeras dan memadatkan jaringan fisiknya tanpa jeda.

​BAM!

​Hanya dalam kurun waktu beberapa tarikan napas pendek, fondasi fisiknya kembali meledak keras di bawah pandangan mata telanjang orang-orang di sekitarnya. Aura fisiknya melompati Lapisan Empat Awal, melesat langsung menuju Lapisan Empat Puncak!

​Mata Xia Hua dan Cheng Yun membelalak lebar hingga hampir keluar dari kelopaknya. Keduanya membeku kaku di tempat dengan raut wajah yang dipenuhi ketidakpercayaan murni. Kecepatan lonjakan kultivasi yang diperlihatkan oleh Xuan Chen benar-benar berada di luar nalar manusia!

​Belum sempat pikiran mereka pulih dari rasa terkejut yang melumpuhkan tersebut—

​BRUUUSSSHHHHHH!

​Aura fisik Xuan Chen mendadak meluas secara masif, memancarkan gelombang dorongan angin keras yang menghempaskan debu dan kerikil di sekeliling lantai batu!

​Hambatan fisik terbesar di Ranah Penempaan Tubuh hancur berkeping-keping!

​Lapisan Lima Awal!

​Xia Hua dan Cheng Yun hanya bisa terpana mematung melihat lonjakan menerobos yang dilakukan oleh Xuan Chen.

​Perlahan-lahan, Xuan Chen menegakkan tubuhnya kembali. Ia merubah posisinya menjadi duduk bersila untuk mensetabilkan lonjakan kekuatan yang mendadak tersebut. Kerapatan fisik murni yang kini memancar dari tubuhnya terasa amat padat dan menekan—kekuatan fisik sejati dari seorang praktisi Ranah Penempaan Tubuh Lapisan Lima Awal!

​"Junior Xuan... Ah, maaf..." Xia Hua tergagap pelan, mendadak merasa tidak etis dan serba salah untuk memanggilnya 'junior' setelah menyaksikan terobosan mengerikan tersebut.

​Xia Hua menelan ludahnya yang terasa sangat kering seraya menatap Xuan Chen dengan mata berbinar takjub. "Xuan Chen... Berapa banyak akumulasi waktu kultivasi yang kau dapatkan tadi?"

​Xuan Chen merenggangkan jemarinya perlahan, mengangkat lengan kanannya dan memperhatikan telapak tangannya sendiri yang kini terasa sangat padat dan bertenaga. Sensasi kekuatan fisik baru yang mengalir deras di sepanjang meridian dan tulangnya terasa amat nyata.

​"Ranah Penempaan Tubuh Lapisan Lima..." ucap Xuan Chen datar, suaranya tenang tanpa ada riak keangkuhan berlebihan. "Aku mendapat akumulasi waktu kultivasi lima puluh tahun."

​"L-Lima puluh tahun?!" pekik Cheng Yun di dalam hatinya seraya mengertakkan giginya hingga berderit nyaring.

​Rasa iri, cemburu, dan dengki membakar dada Cheng Yun hingga wajahnya memerah padam. Ia yang hanya mendapat akumulasi lima belas tahun kini sepenuhnya tersusul dan dilampaui oleh seorang murid sekte iblis yang sebelumnya ia hina sebagai sampah Lapisan Tiga.

​Kesempatan sekali seumur hidup untuk mendapat akumulasi waktu telah ia sia-siakan hanya karena tidak sanggup menahan rasa sakit di awal.

​Sementara Cheng Yun dirayapi rasa sesal yang membakar, pemuda dari Sekte Pedang Guntur mengangkat tubuhnya dan duduk bersila. Ia menangkupkan kedua tangannya ke arah Xuan Chen dengan gestur penghormatan murni di antara para praktisi tangguh.

​"Zhang Hai," ucap murid Sekte Pedang Guntur itu memperkenalkan dirinya secara resmi. "Panggil aku Zhang Hai."

​Belum sempat Xuan Chen membalas sapaan tersebut—

​Bzzzzzzt!

​Pendaran cahaya keemasan di sekujur tubuh Zhang Hai, yang memang sudah sejak awal berada di Lapisan Lima Puncak, mendadak memadat secara drastis.

​Zhang Hai langsung memejamkan mata dan mengatur pola pernapasan teraturnya.

​Wuuuuuushhhhhh!

​Ini bukan lagi sekadar kenaikan tingkat fisik fana biasa, melainkan sebuah proses terobosan ranah secara utuh!

​Titik Dantian di bawah pusar Zhang Hai mulai bergetar hebat, dan alur meridian di sepanjang tubuhnya meregang luas, bersiap berubah menjadi ruang penampungan energi tersendiri.

​Xuan Chen menyipitkan matanya, merasakan gejolak energi di udara yang sangat tak asing.

​"Penerobosan ke Ranah Pengumpulan Qi..." gumam Xuan Chen pelan.

​"Mundur," ucap Xuan Chen tegas seraya memberikan isyarat tangan kepada Xia Hua dan Cheng Yun di sebelahnya.

​"Apa yang kau bilang? Kenaikan ranah?!" seru Cheng Yun dengan nada yang semakin kesal dan iri melihat manfaat besar yang didapatkan oleh kedua orang ini secara berurutan.

​BRUUUUUSSSHHHHHH!

​Sebelum Cheng Yun sempat mengoceh lebih jauh, cahaya menyilaukan meledak dahsyat dari tubuh Zhang Hai!

​Ledakan energi tersebut memicu pusaran angin kencang yang memutar di tengah ruangan bawah tanah. Qi alami mulai mengalir dan mengelilingi tubuh Zhang Hai, datang mengepung dari segala arah untuk meresap masuk ke dalam Dantiannya yang baru terbuka.

​Wuuuuuuussssshhhhh!

​Aura spiritual yang dominan terpancar kuat—Zhang Hai secara resmi menembus batas fana dan menginjakkan kaki di Ranah Pengumpulan Qi Lapisan Pertama!

​Xia Hua hanya bisa menelan ludah tak percaya melihat pemandangan di depan matanya.

​"B-Bagaimana mungkin...?" gumpal Xia Hua heran. "Bukankah Ranah Pengumpulan Qi ditolak oleh hukum segel di Alam Rahasia ini?"

​Xuan Chen merapikan jubah hitamnya yang kibas ditiup angin terobosan, lalu menjawab dengan suara yang amat tenang.

​"Bukan ditolak oleh hukum segelnya," sahut Xuan Chen datar. "Batas utama untuk memasuki alam rahasia ini memang diatur khusus untuk mereka yang berada di Ranah Penempaan Tubuh."

​Xuan Chen menatap Zhang Hai yang sedang menstabilkan Qi barunya. "Hanya saja, begitu berada di dalam Alam Rahasia... tidak ada hukum yang melarang atau mencegah seseorang untuk melakukan terobosan secara langsung ke Ranah Pengumpulan Qi."

​Penjelasan dingin dari Xuan Chen menyadarkan mereka semua bahwa peta kekuatan di dalam Alam Rahasia Kuno ini baru saja berubah secara drastis.

1
Day Chuk
Xuan Chen punya Cheat di mata 🤣
Kausafiksi: Hehehe benar
total 1 replies
Septiana Athorid
makin seru
Kausafiksi: terimakasih
total 1 replies
Day Chuk
lanjut 🙏
Kausafiksi: 👍 siap
total 1 replies
Day Chuk
aku pikir su ling yang akan jafi rekan nya thour
Day Chuk: Hahahha sibuk ngapain thor
total 2 replies
:P @.Ar.world(づ ̄ ³ ̄)づ
mampir ya bro ke buku novel gua (。・ω・。) btw novel mu enak juga ya ceritanya tapi sayangnya fotonya hanya ia mau aku bantu kasih karakter laki laki untuk mu gratis
Kausafiksi: terimakasih sudah mampir 🙏😁

novel mu juga bagus,

semangat😁
total 1 replies
Septiana Athorid
saran thor kamar 405 harus nya pakai nama sajah, kesan fantasi timur nya kurang

tapi so cerita nya menarik.
Kausafiksi: terimakasih saran nya, akan aku pertimbangkan 🙏
total 1 replies
Septiana Athorid
naggung thor, 10 bab langsung biar puas 😁
Septiana Athorid: sehari 2 kali thor
total 2 replies
Day Chuk
lanjut thor di tunggu🙏
Kausafiksi: update satu hari sekali ya jam 19:00 di tunggu sajah 😁🙏
total 1 replies
Day Chuk
bagus cerita nya, anti hero, gue suka yang langsung yanpa bertele tele thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!