NovelToon NovelToon
Seorang CEO Berkerja Di Cafe

Seorang CEO Berkerja Di Cafe

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Obsesi / Perjodohan
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: as2357zzjdj

Bryen berusia 25 tahun seorang pria pemilik cafe sederhana, memiliki karyawan untuk membantu melayani seorang pelanggan, saat sibuk melayani pelanggan ia tidak sengaja menumbuhkan Kopi ke pakaian seorang perempuan sombong, angkuh dan dingin, yg lagi asik berbincang sama teman kantor nya, hingga ia kaget langsung beranjak

"HEI KAMU... HATI - HATI DONG! INI BAJU MAHAL, LIHAT.... BAJUKU JADI KOTOR!! PAKAI MATA ENGGAK!! ". Ucapnya sentak marah
" maaf nona, saya tidak sengaja, sini saya bersihin! ". Jawab brayen sambil mengelap gaun yang kena tumpahan kopi
" TIDAK USAH!! BISA SENDIRI, DASAR LAKI-LAKI!! ". Ucapnya dengan tatap kesel melangkah melewati, temannya pun mengikuti dengan ekpresi bingung
Ini pertama kalinya bagi bryen di marahin oleh seorang wanita.

kehidupan bryen sangat suka hidup biasa saja, walaupun sang ayah selalu menjodohkan dirinya dengan seorang wanita kenalan teman ayahnya, sampai kini sang ayah masih membahas perjodohan itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon as2357zzjdj, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 27 RIBUT LAGI!!

*di Kantor*

   Elina kepikiran terus tentang suaminya yang sering berubah, Ia duduk di kursi depan meja sambil melamunkan sesuatu. Ia berfikir mungkin berubahan yang terjadi ada kaitannya bau keringat atau baju terlalu sexy, Elina terus mengingat kejadian di kamar mandi saat di rumah keluarga setiawangsa, di mana letak perubahan terjadi, apa karena dari cara pakaian atau memang bau keringat. Kalau dari cara pakaian mungkin pengaruh perubahan.

"Akan aku coba nanti malam". Elina berkata tampaknya ia akan mencoba sesuatu.

    Kemudian siangnya Elina berjalan di lorong kantor sambil main ponsel saat fokus main ponsel

Bung.

" Aduhh!! ". Ucap Dara jatuh kebawah lantai sambil meringis kesakitan

    Seketika Elina kaget tidak sengaja menubruk dara sambil main ponsel tidak melihat kedepan

" Maaf". Ucap Elina membungkuk mencoba untuk membantu Namun di tepis kasar oleh dara menolak untuk di tolong

"enggak usah bisa sendiri". Jawab dara kesel bangkit berdiri

" Maaf tidak sengaja ". Ucap Elina

" Makanya kalau main ponsel lihat - lihat ke depan, Punya mata kan?? ". Ucap dara dengan sinis

" Namanya juga fokus main ponsel mana kakak tahu akan menabrak". Jawab Elina

"Iiih iiii ihhhh tahu tidak kakak itu sangat menyebalkan, Kalau setiap kali kita berdebat tidak pernah kakak mengalah".

" Lah.... kakak kan tadi udah minta maaf, masih kurang??... heh??..... masih kurang?? memangnya harus bagaimana!? kamu sendiri aja gitu... ".

" Bukan kurang, tapi tidak puas...! ".

    Elina menghela nafas kesel menahan amarah pada adiknya sendiri

" Ohh gitu ya... semenjak kamu pacaran dengan Kelvin suka kurang ajar kamu sama kakak sendiri. Laki-laki seperti dia memang tidak pantes untuk kamu, bisanya menghasut iya kan?? ". Tanya Elina ngegas dengan nada menekan

" Hey... jaga bicara mu belum tentu apa yang kakak pikir kan itu benar, bilang saja kakak menyesal menikah dengan pria pelayan Cafe itu. ingin kembali dengan Pacar aku. ooh... no. no. no. itu tidak akan biarkan terjadi. kelvin hanya milik aku.. cukup aku bukan kakak ". Dara menegaskan dengan ekpresi tegas

"Idihhh.... Ogah balikan bekas laki-laki berengsek kayak dia". Balas Elina sinis

" Hey. jaga mulut mu itu. kelvin pria baik, selalu perhatian peduli dan sayang sama aku. sedangkan suamimu bagaimana? apa dia peduli sayang atau jangan-jangan dia yang laki-laki berengsek nya". Ucap dara dengan ekpresi menyentil dan menyindir

   Elina terdiam sejenak melihat tingkah dara mulai kurang ajar, ia terus menahan rasa kesel. sejujurnya ingin sekali jambak rambutnya tapi kalau kondisi di dalam kantor harus ia tahan

"Kenapa?? liatin aku kayak gitu... heh!! ". Ucap lagi dara

" ihhhh ". Jawab Elina kesel melangkah melewati dara

" Ihhh dasar aneh ". Ucap dara sinis melihat kakaknya pergi begitu saja.

******

******

******

*Di rumah sakit*

     Tampaknya Brayen memeriksa dirinya pada seorang dokter Piskolog ingin tahu tentang penyakit yang di derita yang ia alami akhir-akhir ini. takut akan menjadi lebih buruk dan mental yang tidak bisa kendal, ia duduk di kursi santai berhadapan dengan seorang dokter perempuan cantik dengan kaca matanya, di tangan dia pegang sebuah catatan dan pulpen untuk mencatat sesuatu apa yang brayen alami.

"Sejak kapan terjadinya mulai berubahan? ". Tanya dokter

" Sejak beberapa bulan terakhir ini. sering berubah tanpa aku sadari ". Jawab brayen datar

    Seorang dokter melihat tingkah berubahan dari brayen mulai mengerti, melihat ekpresi brayen membuat ia paham letak masalahnya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!