menceritakan tentang kekaisaran yang berjaya serta sangat gila kuasa
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ahmad Rio, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
penyiksaan
Para pangeran di bangunkan pada waktu fajar mereka disiram dengan air dingin agar cepat terbangun, para pangeran yang merasakan dingin yang menyiksa membuat mereka kesal, akan tetapi mereka tidak bisa berbuat apa apa, penjaga yang melihat beberapa wajah para pangeran yang terlihat kesal segera menampar mereka, setelah itu berkata "jangan pernah lagi menatapku seperti itu atau kamu akan ku bunuh, setelah itu para pangeran segera di suruh untuk melakukan pekerjaan mereka, para pangeran di bariskan agar mereka tertib mereka di perintahkan untuk mengambil cangkul cangkul mereka,
para pangeran pun mulai bekerja menggali tanah lalu menanamkan bibit bibit pohon, dalam keadaan lemas serta kekurangan tidur,
Sedangkan di tempat lain para selir dan mantan istri kaisar mereka masih tertidur lelap, para penjaga membangunkan mereka dengan teriakan dan bentakan, mereka yang tidak bangun segera di siram dengan air panas, beberapa selir berteriak hingga menangis karena wajah mereka di siram air panas selir lainnya merasakan ketakutan mereka terpaksa diam hingga di pukulin,
para selir pun diam mereka segera di keluarkan dari sel nya lalu segera diangkut dengan kereta kuda, mereka akan di bawa menuju perkebunan milik kekaisaran untuk memanen buah jeruk, para selir naik dengan tertib serta rapi, di perjalanan masyarakat yang melihat para mantan istri kaisar dan para selirnya mereka merasa iba dengan kondisi yang semakin tidak terawat tidak cantik lagi seperti dahulu.
Di tempat lain para menteri dan para bangsawan segera di perintahkan untuk menggali tambang untuk mencari emas mereka bekerja dengan giat dan keras, jika ada yang beristirahat tanpa izin maka akan di tembak mati dengan senapan Muscat, beberapa pasukan barvatia memukuli bangsawan yang mengeluh dengan menggunakan tongkat besi hingga badan mereka memerah, beberapa dari mereka menangis karena kesakitan kelelahan dan kelaparan, akan tetapi pasukan barvatia bodo amat tetap memaksa mereka untuk bekerja keras sampai tubuh mereka lemas, beberapa menteri langsung pingsan beberapa pasukan barvatia mengecek kondisinya, mereka langsung mengangkat sang menteri untuk membiarkannya istirahat sebentar, akan tetapi melihat hal tersebut membuat beberapa menteri dan bangsawan malah berpura pura pingsan mereka yang berpura pura pingsan langsung di pukuli, mereka diancam oleh para sipir penjaga jika ada yang berpura pura makan akan di buat pingsan beneran, mendengar hal tersebut akhirnya mereka kembali bekerja agar mereka selamat.
Di tempat lain para selir tiba di tempat perkebunan kaisar mereka segera turun dari kereta kuda mereka juga teringat dengan tempat tersebut, akan tetapi saat mereka merasa bernostalgia para pasukan barvatia mengingatkan mereka soal nasib mereka sendiri yang hanya seorang tahanan politik, mereka segera mengambil keranjang keranjang mereka untuk mengumpulkan buah jeruk, pada saat mereka sedang asik memetik buah jeruk tiba tiba datanglah rombongan kaisar yaboath dengan sang ibunda beserta pengawalnya, para pasukan penjaga pun langsung menyambutnya memberikan hormat, akan tetapi para selir serta mantan istri kaisar mereka protes dan mempertanyakan kenapa yaboath ada di kebun ini "hei lihatlah kenapa dia ada di sini"
mendengar hal tersebut para penjaga meneriaki mereka serta menyuruh para selir dan mantan istri kaisar untuk segera membungkuk menyambut kaisar yaboath, mereka pun terpaksa membungkuk yaboath dengan senyum jahat memerintahkan istri ketiga mendiang kaisar yang bernama yelena dan istri kedua mendiang sang kaisar yang bernama Catherine untuk maju.
Mereka berdua pun maju yaboath memerintahkan mereka untuk membungkuk seperti kuda yaboath menaiki yelena, akan tetapi yelena sedikit goyang, yaboath pun menegur yelena "ayolah Tante kamu pasti bisa" yaboath menyuruh yelena berjalan dengan posisi tersebut, yelena pun berkeliling dengan mengangkut yaboath, yelena terus berjalan dengan merangkak akan tetapi tubuhnya tidak kuat dan berkeringat, yaboath yang merasa yelena lambat pun langsung menepuk punggung yelena hingga menjerit, yaboath memberikan penawaran kepada yelena kalau dirinya akan memberikan makanan enak kepada yelena, jika dia sanggup membawanya berkeliling sebanyak 50 kali putaran, yelena pun bangkit dia terus berjalan merangkak, sesekali yaboath menepuk punggung yelena.
Yelena yang merasa kesal pun langsung membalikkan tubuhnya hingga yaboath terbalik, yaboath pun merasa kesal dengan perlakuan yelena, para penjaga yang melihatnya ingin segera memukul yelena akan tetapi yaboath melarangnya, setelah itu yaboath yang kesal menyuruh yelena untuk merangkak lagi akan tetapi yelena menolak, yaboath memaksa yelena tunduk dia menjatuhkan yelena lalu menunggangi yelena yang sedang dalam posisi tengkurap, yaboath melompati yelena hingga yelena tertekan yaboath menekan kepalanya ke tanah lalu menginjaknya, yelena pun bangkit dengan yaboath yang berdiri diatas tubuhnya, yaboath merasa tenang dengan posisi seperti itu sang ibunda mengingatkan yaboath karena sangat berbahaya, akan tetapi yaboath merasa santai dan tenang, yelena yang sedang kesal dia segera berdiri akan tetapi yaboath tetap memeluknya dari belakang, yaboath akhirnya turun lalu memukuli yelena dengan tangan kosong, Catherine pun di suruh yaboath untuk menjadi kuda selanjutnya yaboath segera menunggangi Catherine hingga akhirnya Catherine juga merasa lelah yaboath pun melakukan hal yang sama kepada Catherine, yaboath memukuli punggung Catherine Lalu menampar kepala belakangnya.
Para selir lainnya merasakan kekesalan dari melihat perilaku yaboath akan tetapi para penjaga memerintahkan mereka untuk tetap memanen saja, mereka yang berhenti memanen akan di tembak, beberapa saat kemudian Catherine merasa lemas karena sudah berkeliling sebanyak 13 kali yaboath pun membiarkan Catherine ang kelelahan untuk rebahan, yaboath pun mengambil buah jeruk mengupasnya lalu menyuapi Catherine buah jeruk sambil mengusap pipinya, Catherine pun makan dengan lahap Catherine juga merasa menangis karena kelelahan, Catherine memohon kepada yaboath dengan wajah menangis "tolong bebaskan kami dari hukuman kejam ini" setelah mendengar hal tersebut yaboath hanya diam saja lalu menyuruh Catherine untuk kembali bekerja,
yelena yang membuat yaboath kesal segera di hukum dengan cara di gantung terbalik di panas terik matahari, yelena di gantung dengan posisi terbalik sambil di pukuli dengan tongkat kayu.
Di tempat lain para pangeran yang merasa kelelahan mereka segera pingsan, para pangeran merasa diri mereka ingin mati, melihat mereka bermalas malasan para penjaga langsung memukuli mereka dengan tongkat beberapa pasukan juga menyirami mereka dengan air, di tempat lain angkatan laut barvatia menghadang kapal perang kekaisaran numeria mereka ingin masuk tanpa membayar angkatan laut barvatia yang tidak terima pun langsung menyerang angkatan Laut kekaisaran numeria mereka saling menembakan meriam, pasukan barvatia segera membentuk formasi garis depan posisi menyamping agar segera bisa menembaki angkatan Laut numeria dengan meriam samping, para pasukan numeria yang berjumlah 3 armada langsung melingkari armada angkatan Laut barvatia hingga mereka terkepung