NovelToon NovelToon
NICKTAN: Si Pembalap Dingin

NICKTAN: Si Pembalap Dingin

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Action
Popularitas:69.3k
Nilai: 5
Nama Author: Andara Wulan

"Jangan deket-deket gue! Inget, jarak lo satu meter." — Nicktan Megantara.

Nicktan adalah pembalap GT3 yang perfeksionis. Hidupnya diatur dengan ketat oleh ayahnya, Azeus, demi menjaga kondisi jantungnya yang sensitif. Segala bentuk "debaran emosional" adalah terlarang.
Lalu hadirlah Elea. Gadis agresif yang tak kenal takut dan hobi memancing emosi Nick. Satu tahun mereka terpisah oleh benua dan ego, Nick berubah menjadi aktor dingin yang hampa. Namun malam itu, di tengah sunyinya Jakarta, Nicktan menemukan kembali mangsa lamanya.

Sebuah kisah tentang pengabdian, rahasia keluarga Megantara yang terkubur selama dua dekade, dan perjuangan seorang pria yang mencintai wanita hingga ke titik jantungnya berhenti berdetak.

Visualisasi Nicktan terinspirasi dari Wang Yibo, namun seluruh alur cerita dan pengembangan karakter adalah murni fiksi karya penulis.

#wangyibo

Novel ini adalah Season 2 dari novel "Owned By Azeus"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Andara Wulan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

33. Perlindungan Nicktan

Nicktan beranjak dari ruang tengah setelah obrolan singkat dengan Kakek dan Azeus. Ia berpamitan ke kamarnya dengan alasan lelah. Namun, belum ada sepuluh menit, ia sudah turun lagi dengan jaket denim hitam dan kunci motor di tangan.

"Mau ke mana lagi lo, Nick? Nyari Elea?" tanya Azeus yang sedang bersantai, matanya tak lepas dari layar televisi namun instingnya tepat sasaran.

"Gak... Papa sok tahu," sahut Nick cuek. Langkahnya dipercepat, ia hampir berlari keluar rumah.

"Halah! Jangan pulang terlalu malam, Singa! Inget balapan!" teriak Azeus dari dalam, hanya dibalas oleh raungan mesin motor sport Nick yang melesat membelah malam.

Nick memacu motornya dengan kecepatan tinggi menuju alamat yang pernah ia singgahi saat mengantar Elea pulang tempo hari. Begitu memasuki kawasan perumahan Elea, Nick mendadak mematikan mesinnya. Ia turun dan mendorong motor sport nya yang berat itu dari jarak sekitar seratus meter. Terlalu gengsi jika Elea langsung menyadari kehadirannya lewat suara knalpot yang menggelegar.

Saat jaraknya sudah dekat dengan gerbang tinggi rumah Elea, Nick bersembunyi di ujung gerbang. Matanya menyipit tajam. Di teras rumah, terlihat seorang pria berusia sekitar tiga puluh lima tahun sedang duduk bersama seorang wanita.

Clarissa? Ngapain dia di sini? batin Nick kaget. Rahangnya mengeras saat melihat keakraban Clarissa dengan pria yang ia asumsikan sebagai paman Elea.

Tak lama, pintu rumah terbuka. Elea muncul dengan penampilan yang sangat berantakan. Ia memakai kaos oversize putih dan hotpans. Wajahnya pucat, jauh dari kesan gadis ceria yang menyiramnya dengan kopi.

"Paman, gue mau ke minimarket depan. Beli pereda nyeri haid," ucap Elea tanpa nada, suaranya terdengar sangat lelah.

"Jangan lama lama. Fokus belajar!" sahut Seno, si Paman, dengan nada dingin.

"Awas, jangan bohong ya, Elea. Kamu cuma mau curi curi waktu buat nyamperin pacar atau temen temen kamu itu diam diam kan?" timpal Clarissa dengan nada provokasi yang kental.

Elea berhenti melangkah, ia menoleh ke arah Clarissa dengan tatapan benci. "Nggak usah nuduh ya, Nenek Lampir! Urus saja hidup lo sendiri!"

"Elea! Jaga mulut kamu!" bentak Seno. Ia berdiri, menarik kasar tangan keponakannya itu hingga Elea terhuyung.

PLAK!

Satu tamparan keras mendarat di pipi Elea. Nick yang melihat dari kejauhan tersentak, tangannya mencengkeram stang motor begitu kuat hingga buku jarinya memutih. Amarah mendidih di dadanya, ingin rasanya ia melompat dan menghajar pria itu.

"Paman bilang saja kalau sudah nggak suka sama gue di sini!" teriak Elea meledak, air matanya mulai menggenang namun ia tahan. "gue bakal buktiin ke Paman, kalau wanita di samping Paman ini nggak lebih dari seorang jalang yang cari muka di sirkuit!"

"KURANG AJAR!" Seno kembali mengangkat tangannya.

PLAK!

Tamparan kedua mendarat lebih keras. Elea tidak terjatuh, ia tetap berdiri tegak meski pipinya memerah padam dan sudut bibirnya yang baru mulai kering kembali sobek. Detik itu juga, rasa lelah Elea memuncak. Ia tidak berkata apa apa lagi, berbalik, dan melangkah keluar gerbang dengan langkah cepat dan napas memburu.

Elea berjalan menunduk, mencoba menyembunyikan wajahnya yang hancur. Namun, langkahnya terhenti total saat matanya menangkap siluet pria jangkung berdiri di samping motor sport hitam tepat di depannya.

Nicktan berdiri di sana. Matanya yang biasanya dingin kini memancarkan kesedihan dan penyesalan yang dalam. Ia menatap wajah Elea yang lebam, pipi yang bengkak, dan sudut bibir yang berdarah.

Elea membeku. Ia merasa sangat malu tertangkap basah dalam kondisi sehina ini. "K-kak Nick? Sejak... sejak kapan di sini?" cicitnya lirih, ia segera membuang muka, mencoba menutupi wajahnya dengan rambut.

Nick tidak menjawab. Ia melangkah mendekat, mengabaikan jarak aman yang biasanya ia jaga karena gengsi. Ia melihat Elea yang gemetar, bukan karena dingin, tapi karena menahan isak tangis. Nick merasa sangat bersalah karena menganggap gadis ini menghilang karena bosan padanya, padahal Elea sedang berada dalam neraka.

"Kenapa lo nggak bilang?" suara Nick berat, ada getaran amarah dan luka di sana.

"Pergi, Kak. Jangan liat gue sekarang. Gue... gue cuma mau ke minimarket," Elea mencoba menghindar, melangkah memutar untuk menjauh.

Namun, Nick bergerak cepat. Ia mencekal pergelangan tangan Elea dengan lembut namun kokoh. "Gue antar."

"Gak usah, Kak. Gue bisa sendiri. Nanti Paman liat—"

"Gue bilang, gue antar," potong Nick mutlak dengan nada datar andalannya, namun kali ini terdengar sangat protektif. Ia menarik Elea menuju motornya, melepaskan jaket denimnya sendiri lalu menyampirkannya ke bahu mungil Elea yang hanya memakai kaos tipis. "Pake!. Dingin."

Elea tidak bisa menolak lagi. Ia naik ke boncengan motor Nick. Begitu mesin menderu dan motor melesat membelah jalanan komplek yang sepi, pertahanan Elea runtuh total. Ia membenamkan wajahnya di punggung kokoh Nick, tangannya meremas kaos pria itu.

Elea menangis sesenggukan. Ia mengusap air matanya berkali kali dengan lengan kaosnya, namun air mata itu terus turun seolah tidak ada ujungnya.

Nick bisa merasakan punggungnya basah. Ia bisa merasakan tubuh Elea yang bergetar hebat di belakangnya. Tanpa bicara, Nick meraih satu tangan Elea yang melingkar di pinggangnya, menggenggamnya erat dengan satu tangan sementara tangan lainnya mengendalikan kemudi.

"Nangis aja. Jangan ditahan," gumam Nick di balik helmnya, meskipun ia tahu Elea mungkin tidak mendengarnya dengan jelas karena deru angin.

1
dhefinalesha
selalu menunggu 😍😍😍😍😍😍
AndaraWulan: semua terungkap besok, jangan lupa tinggalin jejak, bagikan ke temen kamu dong🤭
total 1 replies
hirka
ceritanya bagus
AndaraWulan: tinggalin jejak ya
total 2 replies
dhefinalesha
menunggu banget kelanjutannya nicktan Ama elea 😍😍😍😍😍😍
AndaraWulan: tinggalin jejak😭
total 2 replies
dhefinalesha
aku menangis sendirian cengeng banget iiihhh💪💪💪💪💪
AndaraWulan: masih ada momen lebih sedih, tunggu aja😭
total 1 replies
dhefinalesha
Ardan jg ganteng woyyy😍😍😍😍
AndaraWulan: iya dong🤭 gas terus, menunu konflik akhir ini
total 1 replies
dhefinalesha
jadi salting sendiri aku😍😍😍😍
AndaraWulan: nah gitu, pada komen biar Nicktan nya semangat🤣😍
total 1 replies
dhefinalesha
luar biasa aku Ter nicktan nicktan jadinya 😘😘😘😘😘😘
AndaraWulan: tinggalin jejak,, baca sampe akhir, menjelang tamat ini, share juga ya😍
total 1 replies
Sitinj23 Nj
jiwa" penasaran liat dari apk toktok
AndaraWulan: jangan lupa tinggalkan jejak😍
total 1 replies
Dara Mutya Mutya
ceritanya lucu enak di baca
AndaraWulan: jangan lupa tinggalkan jejak🤣
total 1 replies
Grace vianika Hasibuan
kak apdet
AndaraWulan: jangan lupa dukung dan tinggalin jejak biar semangat up nya😭
total 1 replies
Rosdianah 🌷
semangat ya Thor 💪🏼 Aku Nemu cerita mu dari Tiktok 🥰
AndaraWulan: jangan lupa tinggalkan jejak😍
total 1 replies
Grace vianika Hasibuan
kak buat ardan sama hana
AndaraWulan: mungkin nanti di bab bab lanjutan, menjelang season 3🤣
total 1 replies
Grace vianika Hasibuan
kak apdet
AndaraWulan: jangan lupa tinggalin jejak tiap bab nya, biar aku semangat😭
total 1 replies
Grace vianika Hasibuan
kak apdet lagi kak
AndaraWulan: tinggalin jejak makanya, biar semangat nulis😭
total 1 replies
Yuli Yulianti
abdet lagi dong ka,penasaran ini
AndaraWulan: tinggalkan jejak maka nya😭 biar semangat nulis😭
total 1 replies
Jhylara_Anfi
bagus gini kok sepi
AndaraWulan: udah beb😍
total 4 replies
Jhylara_Anfi
Hai kk aku mampir dari tiktok langsung kesini🤭😁jangan lupa mampir di cerita aku juga ya🙏
AndaraWulan: siappp,, nanti mampir😍
total 1 replies
Apis
Hai thor dari tiktok langsung tancap ke sini mudah"an ceritanya bagus ya
AndaraWulan: iya beb, buruan baca
total 3 replies
Ri Sa (Sa)
bpk ny keterlaluan si males gw kasian fl nya menderita mlu
AndaraWulan: tenangkan dirimu kak, kalo tentram terus kan gak seru gk ada konflik. Azeus tuh baik aslinya kok, tunggu bab selanjutnya ya,
total 1 replies
Smile Angel
Baru part 2 ceritanya ga membosankan lanjutin aah
AndaraWulan: Lanjutin sampe akhir dong, ada gambar² visual loh.
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!