NovelToon NovelToon
Aku Kembali Bukan Untuk Mencintaimu Tapi Menghancurkanmu

Aku Kembali Bukan Untuk Mencintaimu Tapi Menghancurkanmu

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Nikah Kontrak / Mengubah Takdir
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ilza_

Dulu, Alena percaya bahwa cinta bisa mengalahkan segalanya—bahkan kesombongan seorang pria yang dingin dan tak tersentuh seperti Arkan. Ia menyerahkan hati, harga diri, bahkan masa depannya demi pernikahan yang ternyata hanya dianggap sebagai kesalahan oleh suaminya sendiri.
Di hari ia kehilangan segalanya, Alena tidak hanya diusir dari rumah—ia juga dikhianati, dipermalukan, dan ditinggalkan dalam kehancuran yang nyaris merenggut nyawanya.
Namun, takdir belum selesai menulis kisahnya.
Lima tahun kemudian, Alena kembali.
Bukan sebagai wanita lemah yang dulu diremehkan, melainkan sebagai sosok baru—misterius, elegan, dan berkuasa. Di balik senyumnya yang tenang, tersimpan rencana yang telah ia bangun dengan sabar: menghancurkan satu per satu kehidupan
orang-orang yang pernah menjatuhkannya… termasuk Arkan.
Ketika Arkan kembali bertemu dengan wanita yang dulu ia buang, ada sesuatu yang berubah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ilza_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 33 — SISTEM ITU MULAI HIDUP

“ALENA!”

Suara Arkan terdengar samar.

Jauh.

Seolah aku tenggelam di dalam air.

Kepalaku sakit sekali.

Bukan sakit biasa.

Tapi seperti ada sesuatu yang mencoba membuka paksa pikiranku dari dalam.

Gambar-gambar aneh terus muncul.

Monitor.

Kode.

Ruangan gelap.

Simbol lingkaran hitam.

Dan suara itu.

“WELCOME BACK.”

Aku langsung membuka mata cepat.

Napas memburu.

Tubuh penuh keringat dingin.

“Tenang.”

Tangan Arkan langsung memegang pundakku.

Aku menatap sekeliling.

Masih di safe house.

Masih di sofa.

Tapi kepalaku masih berdenyut hebat.

“Apa yang terjadi…”

Bisikku serak.

Ayahku berdiri tak jauh dari sana.

Wajahnya terlihat hancur.

Dan itu membuat emosiku langsung naik lagi.

“Kamu tanam apa di kepalaku?!”

Ruangan langsung sunyi.

“Aku tidak sengaja—”

“JANGAN MULAI!”

teriakku.

Semua emosi yang kutahan sejak tadi malam langsung meledak.

“Aku kehilangan hidupku karena semua ini!”

Dadaku terasa sesak.

“Aku diburu!”

“Aku dijadikan target!”

“Aku bahkan tidak tahu mana hidupku sendiri dan mana permainan kalian!”

Ayahku menunduk.

Dan entah kenapa—

itu justru membuatku makin marah.

“Lihat aku!”

Pria itu perlahan mengangkat kepala.

Matanya merah.

“Ayah minta maaf.”

Aku tertawa kecil.

Pahit.

“Semua orang selalu bilang begitu setelah menghancurkan hidup orang lain.”

Sunyi.

Arkan mencoba mendekat.

“Alena…”

“Jangan.”

Aku langsung menggeleng.

Karena kalau dia menyentuhku sekarang—

aku takut aku malah hancur.

Aku berjalan menjauh beberapa langkah.

Berusaha mengatur napas.

Tapi kepalaku kembali terasa aneh.

Kilatan lain muncul.

Kali ini lebih jelas.

Ruangan putih.

Suara alarm.

Dan seorang anak perempuan kecil duduk di kursi.

Aku.

Jantungku langsung berdetak keras.

Tidak…

Aku melihat ayahku muda berdiri di balik kaca.

Wajahnya penuh panik.

Lalu suara lain muncul.

Suara pria.

Dingin.

“Kalau berhasil… dia akan jadi penyimpanan hidup pertama.”

Tubuhku langsung membeku.

“Tidak…”

Bisikku pelan.

Aku mundur perlahan.

“Alena?”

Arkan mulai terlihat panik.

Aku menatap ayahku.

Dan untuk pertama kalinya—

aku benar-benar takut padanya.

“Kamu…”

Suaraku gemetar.

“…kamu melakukan ini sejak aku kecil?”

Ruangan langsung membeku.

Ayahku tidak langsung menjawab.

Dan diamnya…

lebih menyakitkan daripada kebohongan apa pun.

“Ayah…”

Air mataku mulai jatuh lagi.

“KAMU MENJADIKANKU EKSPERIMEN?”

“BUKAN!”

Dia langsung berteriak balik untuk pertama kalinya.

Semua langsung diam.

Pria itu bernapas berat.

Matanya penuh rasa bersalah.

“Ayah tidak punya pilihan.”

Kalimat itu lagi.

Aku benar-benar muak mendengarnya.

“Kalian semua selalu bilang tidak punya pilihan!”

Tanganku mengepal keras.

“Tapi tidak ada satu pun dari kalian yang pernah tanya…”

Suaraku pecah.

“…apa aku mau hidup seperti ini atau tidak.”

Sunyi.

Ayahku terlihat seperti baru ditikam.

Dan sialnya—

aku tahu dia menyesal.

Tapi penyesalan tidak mengubah hidupku kembali normal.

“Apa sebenarnya sistem itu?”

Suara Arkan akhirnya memotong suasana.

Dingin.

Tajam.

Ayahku diam beberapa detik.

Lalu duduk perlahan.

Seolah akhirnya menyerah menyembunyikan semuanya.

“Dulu…”

Tatapannya kosong sekarang.

“…The Circle ingin menciptakan database yang tidak bisa diretas.”

Leon langsung menyahut pelan—

“Makanya mereka pakai manusia.”

Ayahku mengangguk kecil.

“Mereka ingin data hidup.”

Aku memejamkan mata.

Muak.

“Dan aku jadi tikus percobaan.”

“Ayah awalnya menolak.”

Aku langsung tertawa kecil.

“Tapi akhirnya tetap dilakukan.”

Pria itu langsung diam lagi.

Karena itu memang kenyataannya.

“Ayah pikir bisa mengendalikan semuanya.”

Suaranya makin pelan.

“Tapi The Founder mulai berubah.”

“Berubah bagaimana?” tanya Arkan.

“Ambisinya terlalu besar.”

Tatapan ayahku berubah gelap.

“Dia tidak cuma ingin mengendalikan data.”

“Lalu?”

“Dia ingin mengendalikan negara.”

Ruangan langsung sunyi.

“Tunggu…”

Leon mengernyit.

“Maksud Anda sistem itu bisa membuka semua rahasia mereka?”

Ayahku mengangguk.

“Semua transaksi gelap.”

“Manipulasi pemilu.”

“Pembunuhan.”

“Jaringan politik.”

Dadaku terasa makin berat.

Jadi memang—

aku membawa bom berjalan di kepalaku.

“Dan sekarang…”

Ayahku menatapku penuh rasa bersalah.

“…sistem itu mulai aktif sendiri.”

“Karena emosiku.”

Aku menyambung dingin.

Pria itu menunduk pelan.

“Ya.”

Sunyi lagi.

Aku langsung merasa lelah.

Sangat lelah.

“Kalau sistem itu aktif penuh…”

Aku menatap ayahku tajam.

“…apa yang terjadi?”

Dia terlihat ragu menjawab.

“Ayah.”

Pria itu akhirnya bicara pelan.

“Kamu akan mulai menerima seluruh data mentahnya.”

“Kemudian?”

“Otak manusia tidak dirancang menampung informasi sebesar

itu.”

Dadaku langsung dingin.

“Jadi aku akan mati.”

“Belum tentu.”

Jawabnya cepat.

“BELUM TENTU?”

Aku hampir tertawa.

“Luar biasa sekali penjelasannya.”

Arkan langsung berdiri.

Emosinya mulai naik juga.

“Harus ada cara menghentikannya.”

“Ada.”

Jawaban ayahku langsung membuat semua menoleh.

“Apa?”

Tatapan pria itu perlahan jatuh ke arahku.

“Sistemnya harus dihancurkan sebelum sinkronisasi selesai.”

“Oke.”

Aku langsung menjawab cepat.

“Hancurkan.”

Sunyi.

Ayahku tidak bergerak.

Dan aku langsung tahu ada yang tidak beres.

“Apa?”

Pria itu memejamkan mata sebentar.

“Kalau sistem dihancurkan…”

Suaranya berat sekali sekarang.

“…ada kemungkinan memori Alena ikut rusak.”

Aku membeku.

“Apa maksudnya rusak?”

Suara Arkan langsung berubah tajam.

“Aku tidak tahu seberapa besar.”

“SEBERAPA BESAR?”

Ayahku menatapku.

Dan untuk pertama kalinya—

aku melihat ketakutan nyata di matanya.

“Kamu mungkin lupa semuanya.”

Sunyi.

Tidak ada yang bicara.

Tidak ada yang bergerak.

Aku bahkan tidak bisa bernapas.

Lupa semuanya?

Hidupku?

Kenanganku?

Orang-orang yang kucintai?

Arkan langsung menegang di sampingku.

“Tidak.”

Jawabnya cepat.

“Kita cari cara lain.”

“TIDAK ADA WAKTU!”

Ayahku akhirnya ikut kehilangan kendali.

“Sistemnya terus aktif!”

Ruangan langsung dipenuhi ketegangan.

Dan aku…

aku hanya duduk diam.

Karena untuk pertama kalinya—

aku benar-benar merasa takut.

Bukan takut mati.

Tapi takut kehilangan diriku sendiri.

Tiba-tiba—

tablet di meja berbunyi.

Leon langsung mengambilnya.

Wajahnya berubah serius.

“Ada siaran baru.”

“Dari siapa?” tanya Arkan cepat.

Leon menelan ludah pelan.

“…The Founder.”

Dadaku langsung menegang.

Leon memutar videonya.

Dan wajah pria itu langsung muncul di layar.

Tenang.

Rapi.

Seperti biasa.

“Halo, Alena.”

Aku langsung merinding.

Tatapannya lurus ke kamera.

Seolah benar-benar melihatku.

“Aku tahu kamu mulai melihat semuanya.”

Tanganku langsung dingin.

“Kamu pasti bingung.”

Dia tersenyum kecil.

“Takut.”

Suaranya pelan.

Tenang.

“Tapi percayalah…”

Tatapannya berubah dalam.

“…aku satu-satunya orang yang bisa menyelamatkanmu sekarang.”

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!