ini karya pertama saya yg paling panjang dan paling menarik🤘
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Diyah Sulistiya anggraini, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPISODE 33
"jangan alihkan pembicaraan Nona Tsunade!" Sesuka makin membentak
"kembali ke tempatmu sekarang!" Tsunade menghantam mejanya dengan tangan dan langsung terbelah menjadi dua
Sesuka tidak bisa mengeluarkan suara dari mulutnya Karena rasa takut yang mulai merembet ke seluruh tubuh
"lebih baik kita kembali Sesuka" Naruto menggandeng dan menarik tangan Sesuka lalu membawanya menjauh dari ruangan itu
"kau ini bisa sabar tidak Sesuka?" tanya ino kesal
Sesuka menunduk matanya seketika 0,2 Dia hampir jatuh tapi langsung ditopang oleh Naruto dan Lee
Naruto memeriksa suhu tubuh Sesuka melalui keningnya, dan setelah diperiksa suhu tubuh Susukan naik drastis menjadi 45°
"panas sekali!" ujar Lee
"Ino, Sakura Tolong bawa Sesuka menuju ruang pengobatan, aku akan memanggil nenek Tsunade!" kata Naruto dan segera berlari ke ruangan yang tadi Sesuka dan tsunade ngamuk
"tok tok tok Permisi nenek Tsunade!" Naruto memberi salam sebelum masuk
"masuk Naruto!" jawab Tsunade dan Naruto pun masuk
"nenek Tsunade tolong Sesuka, dia drop Huh panas suhu tubuhnya naik seketika menjadi 45°!" Tsunade yang diberi kabar begitu langsung beranjak dan pergi ke tempat pengobatan
"Mengapa bisa?!" tanya Tsunade
"kami juga tidak tahu Nona Tsunade, dia tiba-tiba lemas setelah anda mematahkan meja menjadi dua itu" jelas Ino hati-hati takut Tsunade malah tambah marah
"trauma Sesuka tidak seperti ini, jangan-jangan dia" Tsunade mulai khawatir dengan keadaan Sesuka yang saat ini terbaring lemah di ranjang tempat orang biasa pingsan, Sesuka kan emang lagi panas!!!
Sesuka merasa dirinya telah dibawa ke alam bawah sadar dan bayangan masa lalu muncul di hadapannya, Sesuka mulai merasakan dadanya sesak Apalagi setelah mendengar kalimat dari orang yang telah tiada karena dirinya
"Aku rindu saat diantara kalian enggan untuk mengakhiri pembicaraan, seakan tidak ada hari esok "
Dia terus mengingat kata-kata itu lagi, kepala Sesuka sangat sakit dan memegangnya dan menggelengkan kepalanya lagi
"enggak! enggak! tidak!!!" Sesuka seketika sadar dari pingsan dan memegang kepalanya karena sakit
"Kenapa Sesuka?" tanya Tsunade
Sesuka menggeleng lalu menarik nafas dalam-dalam dan menunduk lalu mengangkat kepalanya tersenyum manis walau terpaksa agar mereka tidak curiga
"Sesuka" Panggil Tsunade lalu Sesuka menjawab dengan senyum paksa Ala Sesuka
"kamu masih bisa tersenyum, kamu masih bisa tertawa, kamu masih bisa melompat, hatimu tak mudah remuk dan hancur, tapi kenapa kamu memperlihatkan semua kebodohan itu?" ujar Tsunade membuat Sesuka merenung
"saya tahu,itu semua sebagai pelengkap sandiwaramu saja, yang saya tahu, kamu tidak memiliki hati setegar Karang, hatimu mudah terluka dan hancur, kamu menangis Dalam Senyummu, kamu berteriak dalam Tawamu, kamu tidak bisa menyembunyikan ketidakjujuranmu di depan saya. saya sudah sangat mengenalmu, kamu hanya berpura-pura kuat, agar tidak terlihat lemah di hadapan saya kan? "kata-kata Tsunade semuanya dibenarkan oleh Sesuka dalam hati
"Mengapa harus disembunyikan tanda tanya mengapa harus disimpan tanda tanya dan kenapa tidak dikeluarkan?" ujar Tsunade semuanya pertanyaan
Sesuka memeluk Tsunade lalu menangis dalam dekapannya
"terima kasih nona Tsunade telah menyadarkanku dari ruangan yang selalu membuatku seperti itu" Tsunade mengangguk lalu menyanyikan lagu yang pernah dinyanyikan orang di masa lalu Sesuka
For this time until you go away
I feel lovely now
when the rain comes to me
When The Wind Blows to me
I just keep Thinking Of You
Seem love is leaving from me
seem like the wind readers it far away
and I juts that you In My Side
Holding My Hands
Some times, I can hear your voice
Sometime, I can see your smile
you unchanging Like A Star
Lagunya sangat merdu dan enak didengar
Nanti akan aku buat versi China dan Jepangnya tunggu aja
Kita akan lanjut ceritanya ya
Sesuka membaringkan tubuhnya lagi di ranjang, lalu Sesuka tertidur tapi lagi-lagi bayangan masa lalunya masuk ke dalam mimpinya
Pada akhirnya Sesuka bangun lagi, ditanya sama Tsunade Sesuka hanya menggeleng dan tidak memberitahu apa yang ada dia alami sampai tidak bisa tidur
"aku ngantuk tapi tidak bisa tidur! aaaaaa bagaimana ini!" Sesuka cemberut dan mau keluar mencari angin segar Tapi kepalanya masih dipenuhi dengan tragedi di masa lalu
Tolong ya guys ramein lagi Aku senang banget jika novel aku rame tolong follow Follow follow Follow follow Follow follow Follow follow Follow follow sebanyak-banyaknya dan kirim ke grup chat kalian aku mohon ♥️♥️♥️love sekebon buat kalian