NovelToon NovelToon
Hasrat Tuan Muda Kaya

Hasrat Tuan Muda Kaya

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:4.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: cmeely ayu

Berawal dari dendam pribadi. Zayn, seorang taipan muda yang telah jatuh cinta pada gadis perusak rumah tangga keluarganya.

Keduanya saling benci, namun akhirnya terikat dalam asmara penuh gelora yang sulit untuk di pisahkan.

Only a fictional ( fiktif ) essay.

Happy reading guys ☺️☺️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cmeely ayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

33.

Sendiri lagi.

Zayn mulai menggeliatkan tubuhnya dengan nyaman di atas tempat tidurnya.

Seperti biasanya ia selalu bangun di pagi hari kemudian menyegarkan wajah dan juga rongga mulutnya.

Setelah usai, ia membawa langkahnya ringan ke sisi kamar lain tempat Gita biasa tertidur. Berniat membangunkan sang gadis pujaan dan memintanya untuk menghidangkan sarapan pagi untuknya seperti biasanya.

Jemarinya bergerak pelan hendak mengetuk pintu kamar yang masih tertutup sempurna di hadapannya.

Deg!

Jemarinya menjadi gemetar, ia kembali teringat bahwa gadis itu sudah pergi dari hidupnya. Dan mungkin selamanya ia tak akan lagi ada kesempatan untuk merajut lagi kisah kasihnya yang bahkan belum sempat ia resmikan.

Zayn kembali menurunkan kepalan jemarinya perlahan, mengurungkan niatnya untuk mengetuk badan pintu.

Ia beringsut mundur menjauh dari tempat itu,

menikmati hadirnya perih saat kata perpisahan yang sempat di ucapkan gita semalam kembali mengisi kepalanya.

Ia meronta, ia meraung meresapi segala sakit yang semakin menusuk ke dalam batinnya. Tak pernah ia bayangkan sebelumnya bahwa kehilangan seorang cinta pertama bisa membuatnya berakhir menyedihkan.

Zayn kembali mengendarkan pandangannya ke segala penjuru arah.

Biasanya ia selalu sibuk membangunkan Gita dengan teriakan kasar yang keluar dari mulutnya.

Namun hari ini suasananya begitu sepi.

Tidak ada lagi pertengkaran-pertengkaran kecil yang hadir di apartemen mewahnya ini.

Tidak ada lagi harum wewangian sepiring nasi goreng sederhana yang tersaji di meja makan.

Tidak ada lagi tawa kecil dan juga kehangatan yang di hadirkan gadis itu di sini.

Semuanya lenyap seiring kepergian Gita dari sisi hidupnya. Membuat ia terpuruk dan menyesal karena tak sempat memperlakukan gadis itu dengan baik sebelumnya. Hanya tersisa serpihan rasa yang masih tertahan dalam hatinya, seolah beku seiring cintanya yang ikut lenyap dari jangkaunya.

•••••••••

Zayn melangkah lebar menyusuri lobby kantornya. Pandangannya lurus menatap tajam pada beberapa anak buahnya yang terlihat begitu santai.

Matanya memicing, memandang remeh pada beberapa karyawan perempuannya yang nampak bersenda gurau di jam padat kerja.

Membuat emosinya kembali meluap seolah mendapat kan sasaran empuk sebagai pelampiasan rasa sakit dan juga amarahnya.

Zayn menggebrak meja dengan kasar, membuat sekumpulan pemalas itu berjingkat kaget dan menundukkan pandangan mereka setelah mendapati kehadiran boss kejamnya itu berada di depan mata mereka.

Zayn berkacak pinggang, tatapannya begitu tajam memandang remeh pada para bawahannya itu. Ia tak membandingkan baik itu perempuan atau laki-laki, karna baginya disiplin tetaplah menjadi pokok paling utama di prinsipnya.

Ia mengendarkan pandangannya ke seluruh ruangan itu. Nyaris semua karyawannya tengah memperhatikannya, memberikan tatapan takut ke arah dirinya.

Ketegasan dan sifatnya yang tak pandang bulu membuat Zayn di anggap sebagai boss paling kejam yang tak mentolerir hadirnya setitik kesalahan di dalam perusahaan yang ia naungi.

Masih dengan sorot tajam manik coklatnya, ia masih mengawasi pergerakan dari setiap orang yamg hadir disana. Bibirnya mulai terbuka mengeluarkan peringatan keras dan juga pedas bagi semua bawahannya.

Ia ingin mereka semua sadar akan posisi masing-masing. Jabatan tinggi bukan berarti bisa lenggang melepaskan semua tanggung jawab dan menjadikan pekerjaan sebagai sebuah lelucon.

"Dengar!" Ucapnya lantang.

"Saya harap kalian sadar diri akan posisi kalian di perusahaan ini. Saya memperkerjakan kalian tidak secara cuma-cuma. Ada gaji yamg setimpal atas keringat dan juga kinerja otak yang kalian keluarkan demi memajukan perusahaan ini.

Ingat! ini perusahaan. Bukan tempat untuk bergunjing. fokus kerja, gunakan otak kalian, bukan mulut kalian. Jika kalian bosan bekerja di tempat ini maka kalian bebas pergi.

Masih ada banyak orang yang ingin bekerja. Saya tidak akan memelihara binatang pemalas untuk mengisi meja-meja kantor saya." Peringatnya dengan lantang.

Senyap, tiada satupun yang berani membantah titah tegas seorang Zayn yang tengah marah.

Semuanya kembali bekerja, menatap pada tumpukan tugas yang tertera di masing-masing meja.

"Kalian di pecat!" tunjuknya pada lima karyawati yang tengah di landa kegugupan.

Semuanya serentak mendongak, salah satu di antaranya menyuarakan protes atas pemecatan yang dilayangkan padanya.

Namun Zayn seolah acuh dan tak perduli, ia mengibaskan tangannya ke udara dan melenggang santai menuju ruangannya sendiri. Sesampainya di lorong tepat dua langkah sebelum kakinya menyentuh lantai ruangannya, netranya bersitatap dengan sekretaris baru yang sempat terkena luapan emosinya tempo hari.

Gadis itu tengah memberikan senyum tulusnya sebagai sapaan pada boss dinginnya itu.

"Pagi, pak!" sapanya lembut.

Zayn menatapnya dingin dan terkesan acuh. Ia lebih memilih untuk segera masuk kedalam ruangannya sendiri daripada harus berbasa-basi dengan hal yang tak berguna.

Hari ini zayn lebih memilih untuk sibuk seharian, menghadiri meeting penting dan memajukan segala jadwal penting hariannya. Sekertaris barunya itu terlihat pontang-panting mengimbangi cara kerja Zayn yang semakin menggila.

Ini sengaja Zayn lakukan hanya demi menghilangkan kecamuk sendu yang masih membelenggunya, yang seolah enggan untuk lenyap dalam angan dan juga fokusnya.

Sudah beberapa hari berlalu Zayn masih berkutat dengan segala kesibukannya.

Ia sengaja mencari-cari kesibukan. Entah di perusahaan atau di luar. Zayn selalu mengusahakan dirinya untuk tetap beraktivitas dan tak diam termenung sendiri.

Nyaris setiap hari ia akan pulang pagi , menghabiskan banyak waktunya untuk membantu Reynand di cafe.

Dan setelah sejenak beristirahat ia harus kembali terjaga dan menjalankan rutinitas di perusahaannya.

Sibuk membuat Zayn sukses menghilangkan rasa rindunya, sejenak melupakan rasa penasarannya atas keberadaan seorang Gita yang nyaris tak pernah memberikan kabar tentang keberadaannya.

Sesekali ia akan menyendiri, sekedar untuk menatap langit yang terkadang cerah terkadang mendung. Menghilangkan sesak yang sesekali datang mengingatkan akan cintanya yang tak pernah terjalin.

Jangan lupa ya kakak . like , komen dan rate bintang 5 nya selalu di tunggu ☺️☺️ Terimakasih .

1
Septi Wariyanti
ceritanya bagus luar biasa, alurnya sedikit lambat tp tetep suka, cuma menurut saya ini terlalu berat ceritanya, banyak nangisnya, untung happy ending, terimakasih Thor semangat berkarya
Septi Nuriyanti
nyesek banget Thor dari tadi nangis terus sampai gk bisa nafas
Yani Cuhayanih
Hanum ternyata wajah cantikmu hanyalah sebuah topeng kepalsuan muna lo....
Yani Cuhayanih
Hanum cinta itu tk harus memiliki kalo bukan jodohnya ya ikhlaskan gk usah muna sok baik malah cape sendiri berpura pura terus .....
Yani Cuhayanih
prank .....
Yani Cuhayanih
Lama bgt Gita bisa meraih masa depan di negeri orang .....kasihan atuh thor ..aku protes....
Yani Cuhayanih
Bunda kenapa pengalaman hidup kamu gk lebih pait daripada mengorbankan kebahagiaan anakmu sendiri ko kesanya egois dan otoriter .....
Yani Cuhayanih
Kapan Gita menemukan kebahagiaanya .....miris bgt nasibnya di negeri orang .....
Yani Cuhayanih
Ingat bang Zayn lo punya adik perempuan jgn sampai kelakuan bejatmu sama Gita berdampak karma pada keyra .....inget2 pesen mbah ....
Yani Cuhayanih
Kenapa dosa michiko harus ditanggung oleh anak nya kasihan nasib Gita...
Yeti Budiawati
bagus ceritanya 👍👍👍😘😘😘😘😘
inayah machmud
semoga anak2 ku menjadi anak2 yg menyayangi dan mencintai orang tua nya...
inayah machmud
bahagia nya zayn sama gita punya putra yg cerdas dan pengertian seperti asraf...
inayah machmud
akhirnya zayn bahagia hidup bersama gita dan jg anak mereka...🥰🥰🥰
inayah machmud
duh pengantin baru gak ada capek nya tempur terus...
inayah machmud
akhirnya gita dan zayn menyatu,,, dlm penyatuan yg suci dan murni dlm ikatan pernikahan...
inayah machmud
baru selesai ijab qobul zayn langsung ngomongin malam kedua...
inayah machmud
hanum tidak tau malu memaksakan kehendak dan mengejar2 suami orang...
Nadrah Nandar
ko kelakuan anak ayu gitu ya bejat klo Zayn kelakuan bapakx
adelia faranisa
baru mampir kk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!