Sudah berkali-kali dia membaca novel itu, dan selalu saja menangis dan tidak terima pemeran utama prianya mati di akhir cerita.
"Novel macam apa ini, aku tidak terima..huaaa!" Yoana menangis sejadi-jadinya setiap kali selesai membaca novel tersebut, seakan pemeran utama pria yang mati dalam novel itu adalah suaminya.
Yoana gadis berusia 22 tahun, seorang mahasiswi yang baru saja lulus dari Universitas, penggila novel 'Aku Ada Untukmu'.
Novel romantis yang dimana plotnya menceritakan pemeran pria utama yang cacat dikhianati oleh pemeran utama wanitanya, dan berakhir dengan tragis, pemeran utama wanitanya membunuh pemeran utama pria bersama kekasihnya, karena ingin mengusai harta si pemeran utama pria.
Yoana si gadis polos dan belum pernah berpacaran, tidak tahu apa yang terjadi, tiba-tiba dirinya masuk kedalam novel 'Aku Ada Untukmu'.
Ada apa ini? Apa yang terjadi? apakah ini yang dinamakan melintasi waktu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KGDan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
33. Aku hanya menginginkannya.
Ibu Alexander mengedipkan matanya melihat Alexander yang merangkul pinggang Yoana.
"Bagaimana bisa kau jatuh cinta pada Asisten pribadi mu sendiri, dan masih terbilang Pelayan baru di Mansion, apa yang ada di pikiranmu Alexander!" sahut Ibu Alexander dengan nada tidak senang.
"Terserah Mama mau bilang apa, tapi aku sudah jatuh cinta padanya pada pandangan pertama!" sahut Alexander semakin erat merangkul pinggang Yoana.
"Tidak! kau harus menikah dengan Selena agar Perusahaan kita tetap aman!" ujar Ibu Alexander.
"Ma, aku mengelola sendirian Perusahaan dan Mansion selama bertahun-tahun tanpa kalian ada di sisiku, semuanya baik-baik saja, jangan takut, aku pastikan Perusahaan Papa akan selalu ku jaga, dan soal jodoh, aku hanya akan menikah dengan Yoana saja!" sahut Alexander memandang Ibunya yang selalu menghindar untuk menatap wajahnya.
"Tidak bisa!" sahut Ibu Alexander dengan tekanan nada yang sedikit melengking karena merasa kesal.
"Aku tidak mau dijodohkan dengan seseorang yang tidak kukenal!" kata Alexander tetap menolak perjodohan yang diatur Ibunya.
"Kau akan mengenalnya kalau sudah bertemu dan saling dekat untuk mengenal pribadi masing-masing!" sahut Ibu Alexander masih tetap dengan keputusannya.
Alexander membawa Yoana menuju kursinya, tapi Yoana menahan tangan Alexander, dia sudah tidak tahan lagi ingin bicara pada Ibu Alexander.
"Tante, maaf kalau anda tidak menyukai saya, ijinkan saya terlebih dahulu melihat dan memastikan wanita seperti apa yang akan dijodohkan pada Alexander, anda harus mengutamakan keselamatan Alexander, dalam memilih jodoh untuk Alexander anda harus hati-hati!" sahut Yoana mengeluarkan pendapatnya untuk melindungi Alexander.
"Tidak Yoana, jangan katakan seperti itu, aku tidak mau menikah, kalau bukan kau yang jadi istriku!" kata Alexander mengeratkan rangkulannya di pinggang Yoana.
Sementara Ibu Alexander sudah semakin tidak senang dengan pemandangan yang dilihatnya.
Ibu Alexander memandang tajam pada Yoana, wanita paruh baya itu terlihat tidak suka pada Yoana.
"Siapa kau berani bicara padaku, kau hanya seorang pembantu saja, sungguh lancang!" sahut Ibu Alexander melotot pada Yoana.
"Mama! jangan bentak Yoana, dia sudah mengurus diriku dengan baik, dan menolongku beberapa kali dari seseorang yang mencoba mencelakai ku!" sahut Alexander merasa tidak senang mendengar nada suara Ibunya yang tidak suka pada Yoana.
"Kau..kau, sudah lancang melawan ku karena wanita ini Alexander, kau sudah dibuatnya berubah menjadi anak yang tidak penurut!" bentak Ibu Alexander menatap Alexander dengan marah.
"Apakah Mama sudah begitu perhatian padaku selama ini, sehingga Mama merasa aku tidak layak membantah semua perkataan Mama?" tanya Alexander dengan nada dingin.
"Kau..!" mata Ibu Alexander terbelalak menatap Alexander tidak senang, tapi kemudian menghindari tatapan matanya memandang wajah Alexander.
"Aku tahu mama merasa jijik melihat bekas luka di wajahku, apa lagi dengan orang lain yang belum begitu kukenal, dia pasti akan jatuh pingsan melihat wajahku yang cacat!" sahut Alexander datar.
"Kau..!"
"Sudahlah Ma, kau datang bukan untuk melepaskan rindu padaku, kau khawatir kalau perusahaan yang ku kelola sekarang suatu waktu bisa bangkrut, tenang saja aku akan selalu menjaga perusahaan yang diberikan Papa padaku, dan akan ku buat semakin berkembang!"
"Walau bagaimana pun, kau harus menikah!"
"Baik! aku akan menikah, tapi dengan Yoana!"
"Tidak bisa!"
"Mama, hanya Yoana wanita yang ku inginkan menjadi istriku!"
Ibu Alexander terdiam mendengar apa yang dikatakan Alexander, di pandangnya Yoana dengan tajam.
Yoana dapat merasakan kalau Ibu Alexander pasti dihasut seseorang, dan dia harus menyelidiki siapa kira-kira yang telah membuat berita palsu pada Ibu Alexander.
Yoana ingat dalam cerita aslinya, malam ini ada acara pesta pertunangan lagi, pertunangan bisnis yang dilakukan salah satu rekan bisnis Ayah Alexander.
Apakah malam ini wanita yang bernama Selena itu datang juga? Yoana pikir tidak perlu repot-repot untuk diperkenalkan Ibu Alexander, dia sendiri yang akan mencari tahu tentang Selena.
"Malam ini ikutlah dengan Mama untuk pergi ke pesta pertunangan putri rekan bisnis Papamu, karena Papa masih tinggal di pulau, malam ini temani Mama untuk pergi!" sahut Ibu Alexander, lalu kemudian berbalik pergi meninggalkan ruang baca Alexander.
Mata Ibu Alexander melirik Yoana tajam sebelum meninggalkan ruangan tersebut.
Bersambung.....
/Good//Good/
tdi takut banget untk memulai krna ceritanya TDK smpai Tamat. TPI krna liat Babnya baxk, jdi gas lah bacanya. dri pada kepikiran truss