#S1
Sisilia, gadis yang dulunya bersifat ramah, penyayang, murah senyum, namum sifat itu berubah menjadi dingin dan kejam.
Ia masuk kedalam dunia bawah untuk membalaskan dendam pada Ayah, Ibu tiri dan Saudari tirinya.
Memiliki Kakak Laki laki, Alezandro Vero Alxandra
Juga Adik Perempuan, Dinda Zara Alexandra
Juga memiliki 3 orang sahabat yang selalu mendukungnya.
#S2
Menceritakan adik angkat dari Sisil yang ia tolong dari kecil yaitu Sena, Serena, Kelvin dan Karin.
Mereka berempat selalu bersama sama, sampai dimana mereka berempat terjebak cinta lokasi.
Dengan siapa? Bagaimana lanjutannya? Penasaran? Simak ceritanya :)
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MILA KARMILA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
32
Pagi hari Sisil dkk juga Alvaro dkk sengaja datang lebih awal ke sekolah, karna hanya untuk menyebarkan foto yang mereka dapat dari kejadian semalam
Semua siswa dan siswi telah berkerumum didepan mading sekolah untuk melihat fto Salma dkk sedang melayani Leader WT
Saat Salma dkk datang kesekolah semua murid menghujat nya, tidak ada belas kasihan dari mereka semua
"Wih lihat noh sija1ang dah dateng"
"Iya tuh ja1ang dah dateng"
"Pantesan aja kelakuannya kayak gitu ternyata ja1ang"
"Katanya anak orang kaya, eh ternyata"
Hujatan para murid yang terlontar untuk Salma dkk
"Mereka pada kenapa sih kok ngliatin kita kyak gitu" Bisik Nela pada Mela
"Nggak tau gw juga" Jawab Mela
Saat Salma dkk melintas didepan mading mereka sangat terkejut karna foto foto mereka terpajang dan terpampang lebar
Salma dkk langsung merobek foto yang ada dimading
"Pasti kerjaan mereka" Ucap Salma lalu pergi mencari Sisil dkk kekelas
Saat dikelas Sisil dkk serta Alvaro dkk sedang asik mengobrol tiba tiba Salma dkk datang marah marah
"Heh pasti ini kerjaan kalian kan?" Bentak Salma pada Sisil dkk
"Iya pasti ini kerjaan para ja1ang itu" Ucap Nela menunjuk Sisil dkk
"Heh apaan sih lo, ngaca dong disini yang ja1ang tuh siapa" Ucap Dinda mengejek
"Nggak punya kaca kali tuh" Ucap Vera menambahi
"Heh apa lo bilang" Bentak Salma hendak menampar Dinda langsung dihadang oleh Sisil
"UDAH GW PERINGATIN BERKALI KALI YAH LO JANGAN PERNAH NGUSIK KITA, DAN SEE LO KEMARIN MINTA BUKTI DAN SEKARANG LO LIAT DISINI YANG JA1ANG SIAPA" Bentak Sisil pada Salma dkk membuat Salma dkk bernyali ciut
"Diberitahukan kepada siswi yang ber nama Salma, Nela dan Mela segera keruang kepala sekolah sekarang" Pemberitahuan panggilan speaker sekolah
Salma dkk pun pergi dengan malu ke ruang kepsek
Sisil dkk juga Alvaro dkk juga pergi keruang kepsek
DIRUANG KEPSEK
Salma dkk dimintai penjelasan oleh Raihan selaku kepsek disana
Sisil dkk juga Alvaro dkk menunggu dan mendengarkan semua perkataan dari dalam ruang kepsek
"Kenapa kalian melakukan itu, kalian ini masih SMA, bisa bisanya kalian membuat malu sekolah ini" Marah Raihan pada Salma dkk
"Dan untuk itu saya akan mengeluarkan kalian bertiga dari sekolah ini"
"Eh pak nggak bisa gitu dong, saya bilangin ke dady saya, bapak bisa dipecat loh pak" Ancam Salma
"Kamu mengancam saya" Bentak Raihan
BRAK
Sisil masuk keruang kepsek dengan menendang pintu membuat Raihan dan Salma dkk kaget
"Nona kau" Ucap Raihan kaget karna ada Sisil
"Nona?" Batin Salma dkk
"Keluarkan mereka" Ucap Sisil dingin, diangguki Raihan
"Heh lo siapa berani beraninya ngeluarin kita hah, gw aduin ke bokap gw lo ya" Ancam Salma
"Jaga bicaramu Salma" Bentak Raihan
"Apaan sih pak" Bentak Nela
"Jaga bicara kalian, Nona Sisil adalah pemilik sekolah ini, jadi dia berhak memutuskan untuk mengeluarkan kalian" Bentak Raihan yang sudah emosi
Yang membuat Salma dkk menjadi takut karna Sisil adalah pemilik sekolah
"Tunggu sebentar" Ucap Sisil lalu memberikan kode pada Ale
Ale pun masuk membawa 1 orang dokter
"Periksa mereka" Ucap Sisil datar menunjuk Salma dkk
Salma dkk menjadi pucat pasi terutama Nela dan Mela
Dokterpun memeriksa Salma dkk
"Untuk nona Salma dia baik baik saja, tapi untuk nona Nela dan Mela mereka tengah hamil dan usia kandungannya kurang lebih 2 minggu" Jelas dokter
"Terima kasih silahkan pergi" Ucap Sisil lali dokter pergi meninggalkan ruang kepsek
"See, sekarang keluarkan mereka, dan pastikan mereka tidak diterima disekolah manapun" Ucap Sisil diangguki Raihan
Salma dkk pun pergi dari ruang kepsek dengan malu dan kesal
"Puas lo" Ucap Salma pada Sisil
"Belum, kita liat aja nanti" Ucap Sisil tersenyum devil
Setelah Salma dkk pergi dari ruang kepsek, Sisil dkk juga Alvaro ddk juga pergi dari ruang kepsek
rasanya pengin nabok tuh si Andreas kok oon bin goblog ya.
duh greget