NovelToon NovelToon
Istri Gadaian Lingga

Istri Gadaian Lingga

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:3.2M
Nilai: 4.7
Nama Author: Ni R

Bagai mana rasa nya di gadaikan seperti barang? Ya, itu lah aku yang harus rela di gadaikan oleh ayah ku sendiri.

Bukan hanya di gadaikan, aku juga terpaksa menikah dengan laki-laki yang tidak pernah aku cintai. Laki-laki tampan yang menurut ku kasar, ringan tangan bahkan mendengar ucapan nya saja hati ku perih.

Mau tahu cerita nya? Yukk langsung aja baca.

Jangan lupa Vote, Coment and Rate ya terimakasih🙏🙏🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ni R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

33.CEO Miskin

Cahaya matahari masuk lewat ventilasi-ventilasi kamar, Alin mulai mengerjapkan mata nya tapi nafasnya terasa sesak karena ada sesuatu yang berat menimpa perutnya. Alin sedikit terkejut medapati tangan Lingga yang melingkar di tubuhnya,dengan pelan Alin memindahkan tangan Lingga kemudian di tatap nya wajah tampan milik suaminya.

"Sudah puas menatap wajah tampan suami mu?" Tanya Lingga yang masih memejamkan mata.

Seketika Alin mengubah posisi tidur nya menjadi posisi duduk, Alin merasa malu karena tertangkap basah menatap wajah Lingga.

"Baru kali ini aku tidur dengan nyenyak." Ujar Lingga tanpa mengubah posisi nya.

"Kenapa bisa." Tanya Alin tidak mengerti.

Lingga mengubah posisi nya menjadi duduk dan memeluk Alin dari belakang.

"Semenjak kamu pergi makan dan tidur ku tidak pernah nyenyak selalu saja terbayang wajah mu dan membuat aku semakin menyesal telah memperlakukan kamu sejahat itu." Ujar Lingga.

"Masa lalu gak usah di bahas mas ini masih terlalu pagi." Ucap Alin sedih " Aku mau mandi mas hari ini aku dan kakak akan menyelesaikan masalah di restoran." Alin beranjak pergi menuju kamar mandi.

Lingga hanya bisa menatap punggung istri nya yang masuk ke dalam kamar mandi.

Setelah mereka berdua selesai dengan rutinitas membersihkan diri, pasangan suami istri itu kemudian turun untuk sarapan.

"Selamat pagi kak." Ucap Alin menyapa Zian.

"Udah bangun?" Tanya nya singkat.

"Pagi kakak ipar." Sapa Lingga dengan nada mengejek.

"Wah...wah...pakaian gue lagi yang lo pakai." Ujar Zian yang melihat Lingga memakai setelan jas milik nya.

"Gue bayar tenang aja." Balas Lingga.

"Kalau lo mau nginap di sini setidak nya bawa pakaian ganti atau apa lah dasar CEO miskin." Ledek Zian.

"Wah..katakan berapa yang harus gue bayar?" Tantang Lingga.

"Seharga saham di proyek baru lo." Zian tersenyum licik.

"Lo bisa urus dengan Andra." Ujar Lingga.

Mereka pun sarapan bersama sambil mengobrol masalah pekerjaan.Setelah selesai Zian yang di jemput Akmal langsung pergi menuju restoran sedangkan Alin berangkat bersama Lingga.

Sesampai nya di restoran yang masih sepi Zian di sambut dengan Astri dan Melly.

Astri yang melihat kedatangan Zian langsung menyambut dengan senyum genit nya dan pakaian yang sexy seakan menggoda mata laki-laki.

"Selamat pagi pak." Sapa Astri dan Melly bersama.

"Pagi." Jawab Zian singkat mata nya menatap tidak suka ke arah Astri.

Zian dan Akmal langsung masuk ke dalam ruangan Alin di ikuti Lingga dan Alin yang baru tiba.

"Awas lo ya cari muka." Ancam Astri kepada Melly.

"Idiiih...gue bukan seperti lo." Balas Melly berlalu pergi.

"Sialan lo." Umpat Astri.

Di dalam ruangan Zian dan Alin sedang menyiapkan bukti yang mereka kumpulkan selama beberapa hari terakhir.

"Saya sudah memanggil polisi pak." Ujar Akmal.

"Kamu atur saja aku sudah muak melihat wanita itu." Ucap Zian geram "Panggil dia masuk." Perintahnya kepada Akmal.

Alin dan Lingga hanya duduk melihat apa yang terjadi saat ini. Tak lama kemudian Astri dan Akmal datang bersamaan juga di ikuti Melly.

"Ada apa pak Zian mencari saya." Tanya Astri yang masih mencari muka.

Zian melemparkan bukti ke wajah Astri dan seketika tubuh Astri menegang dengan apa yang ia lihat sekarang wajah nya gugup dan tertunduk malu.

"Pengkhianatan." Bentak Zian "Kurang baik apa aku selama ini sama kamu." Tanya Zian geram namun Astri hanya tertunduk diam.

"Aku menerima mu bekerja di sini dan menjadikan kamu orang kepercayaan ku karena aku menganggap kamu sebagai teman satu kampus ku tapi balasan apa yang ku dapat kamu justru menusuk kebaikan ku dari belakang." Ucap Zian kembali.

"Maafkan aku...aku khilaf." Ucap Astri pelan.

"Khilaf kamu bilang...khilaf untuk waktu yang berkepanjangan apa bisa di sebut khilaf." Tanya Zian yang sudah emosi.

"Kak tenang lah." Ucap Alin menghampiri kakak nya.

"Akmal..panggil posili." Perintah Zian.

"Zian ku mohon jangan penjarakan aku." Pinta Astri.

Polisi yang sudah menunggu di luar ruangan kemudian masuk dan menangkap Astri.

"Zian akan membalas mu Zian."Teriak Astri saat di tangkap polisi.

Suasana ruangan yang tegang kemudian berangsur damai saat Zian menatap wajah Melly yang sedikit takut.

"Melly ikut saya." Ucap Zian yang langsung beranjak pergi bahkan Alin pun tidak berani bertanya kemana kakak nya pergi.

Tanpa membantah Melly mengikuti Zian yang sudah masuk ke dalam mobil nya. Sedangkan Alin dan Lingga masih berada di dalam ruangan.

"Sudah kamu tenang aja aku tahu kemana kakak mu pergi kalau dia sedang marah." Ucap Lingga menenangkan Alin.

"Benarkah? tapi kenapa kakak mengajak kak Melly?"

"Bukan nya itu bagus..selama ini kan kamu selalu menjodohkan kakak mu yang jomblo karatan itu kan?" Ledek Lingga.

"Kamu tahu dari mana mas?" Tanya Alin yang mngerutkan alisnya.

"Aku bisa lihat itu." Ucap Lingga tersenyum "Kalau gitu kamu ikut mas aja ke kantor." Pinta Lingga.

"Trus yang ngurus restoran siapa lagian aku kan belum pernah ke kantor mu."

"Karyawan kamu kan banyak sesekali ikut aku ke kantor biar orang-orang tahu kalau kamu istri ku."

Alin kemudian merima ajakan Lingga dengan perasaan bahagia Lingga menggandeng tangan istrinya menuju mobil.

Setelah menempuh perjalanan kurang lebih lima belas menit mereka tiba di depan loby Alin langsung turun saat Lingga membuka pintu mobil ingatan nya kembali saat Lingga mengusir diri nya dulu.

"Kamu kenapa?" Tanya Lingga yang melihat raut wajah Alin berubah.

"Tidak kenapa-kenapa." Jawab Alin kemudian tersenyum.

"Maafkan aku." Ucap Lingga yang paham.

"Sudah masa lalu jangan di ingat." Ujar Alin.

Kemudian Lingga menggandeng tangan Alin masuk menuju lift yang akan membawa mereka ke lantai delapan. Karyawan yang melihat kehadiran Lingga bersama seorang wanita membuat mereka betanya-tanya karena selain Alana, Lingga tidak pernah mengajak wanita lain untuk masuk ke kantornya. Alin yang risih dengan pandangan karyawan mencoba bersikap biasa saja meski hati nya gugup.

1
ZHANG LINGHE 🥰🥰🥰
🥰🥰🥰
Dyah Oktina
kirain arsen 2thn dah ada adeknya lagi d perut alin...🤭
Dyah Oktina
iya pelan2 dong lingga.. kan brp bulan waktu ngumpul dulu...kamu jahat sama istrimu.. boro2 mau sekamar ..jd maklum aja kla istrimu malu lihat dirimu bertelanjang dada
Dyah Oktina
Luar biasa
Dyah Oktina
😭😭😭😭😭😭😭😭
Azhure
kalau alin amnesia dan lupa sm lingga seru nih, btuh perjuangan lagi dan lagi 😂😂😂
Azhure
begitu baiknya alin, klo aku udah pastingreog kesurupan iblis wktu pertamakali ketemu lingga 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Azhure
kalau aku jadi alin udah ogah sm lingga 🤭🤭🤭 biar aja lingga mo jungkir balik dah bodoamat, tp itu kalau seandainya aku yg di perlakukan seperti itu, berhubung ini novel ya lihat ajalah gimana takdir mereka di tangan author 🤣🤣🤣🤣🤣
Mara
Tamat....kaget ada keluarga squid 😁 maklum belum kenal🤭
Mara
Bacaan ke 3 dari karya mu kak🥰
Kasmiwati P Yusuf
min,alin jgn blik k lingga y..
Kasmiwati P Yusuf
aku ngos2an..aku itu suami menderita tor..atau alin hilang kn aj jd buat kumpa iblis lingga
Kenzi Kenzi
judul e digantos dados sang stalker
Kenzi Kenzi
karma buat lingga,setimpal
Kenzi Kenzi
masih byk rahasia.ternyata
Kenzi Kenzi
oooooo...begono...jdi anak kndung ayah iswan pastinya zian,
Kenzi Kenzi
jgn2 kalian kakak adik...yg terpisahkan......sayangnya ayah alin sdh ga ada
Kenzi Kenzi
apa ya karma buat lingga,....andai zian yg jdi a
suamimu neng,
Kenzi Kenzi
kena karma,tunggu tanggal mainnya
Kenzi Kenzi
kirain udah ngikut budaya barat...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!