NovelToon NovelToon
ANTARA SAM DAN DIA

ANTARA SAM DAN DIA

Status: tamat
Genre:Duda / CEO / Tamat
Popularitas:43k
Nilai: 5
Nama Author: Mala Cyphierily BHae

Sam adalah Duda berusia 45 tahun, pria tampan yang menolak tua ini telah jatuh hati pada wanita yang usianya jauh lebih muda darinya.

Begitu juga dengan Darren, anaknya. Ia menyukai wanita yang sama. Apakah akan ada persaingan diantara anak vs ayah ini? Terus baca kelanjutannya, ya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mala Cyphierily BHae, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bukan Mimpi!

Keesokannya, Vio membuka mata dan mendapati dirinya berada di bawah selimut tanpa bajunya, Vio merasa sakit dan pegal di sekujur tubuh, Vio juga merasakan ada tangan di atas perutnya.

"Astaga... ini mimpikan, tapi ini seperti nyata!" kata Vio yang masih menatap langit-langit kamar itu.

Sam yang mendengar Vio berbicara pun membuka matanya, Sam menjawab kalau itu bukanlah mimpi.

Tersadar dengan itu, Vio melihat ke kanannya dan terlihat wajah tampan si pria yang hampir lanjut usia itu sedang memejamkan mata, tepat di samping wajahnya dan seketika Vio berteriak dengan sangat kencangnya.

"Aaaaaaaa!"

Mendengar teriakan itu Sam segera bangun dan menutup telinganya sebelum gendang telinga itu pecah.

Vio melihat Sam hanya memakai celana d**alamnya saja dan itu semakin membuat menjerit.

Vio mengambil bantal yang ada di ranjang itu, melemparkannya pada Sam.

"Apa yang bapak lakukan?" tanya Vio yang sudah menangis, wanita itu menarik selimut dan menggulungnya di tubuh polosnya.

Ia berbalik badan tidak mau melihat Sam yang tanpa busana.

Vio masih tak mengerti dengan apa yang terjadi. Dan di saat itu juga Vio tersadar kalau semalam bukanlah mimpi.

Itu semua nyata dan Vio merutuki dirinya sendiri karena semalam sangat menikmati permainan Sam.

"Kenapa nangis, semalam lo sendiri yang minta sama gue! Sedangkan gue cowok normal, salah gue di mana?" tanya Sam seraya memakai celana dan bajunya, Sam yang mulai panik itu sampai tak menyadari kalau dirinya tinggi sebelah mengancing kemejanya.

"Diam!" teriak Vio seraya menatap Sam.

Setelah melihat Vio yang sangat marah dan kecewa itu Sam merasa bersalah.

"Ok, sekarang apa yang lo mau, tapi jangan nangis lagi! Kita sama-sama nikmati-nya! Gue rasa lo berlebihan!"

Mendengar itu, Vio semakin membenci Sam. Bukannya meminta maaf dan akan bertanggung jawab, tetapi Sam malah bertanya apa yang Vio inginkan.

"Uang? Gue bakal kasih uang! Hutang lo ke Darren gue yang bayar!" kata Sam yang masih berdiri di tepi ranjang.

"Apa semua harus soal uang? Aku ditipu suami sendiri demi surat rumah dan sekarang aku ditiduri sama bapak-bapak yang mengganggap semua urusan selesai dengan uang! Aku bukan orang yang seperti itu!" ucap Vio seraya menatap Sam.

Baginya, terlalu lama di tempat itu bisa membuatnya gila, Vio segera turun dan memunguti pakaiannya.

Sam yang melihat itu berbalik badan, walau dalam hatinya berkata 'untuk apa berbalik badan, toh ia sudah melihat semua isinya' begitulah pikir Sam.

Vio yang sudah memakai pakaiannya itu mencari tas kecilnya, ia tidak ingin meninggalkan barang apapun di rumah Sam.

Baginya cukup sampai di sini urusan dan hubungan diantara keduanya.

Vio sangat kecewa dengan hidupnya yang seolah seolah semua dapat dibeli dengan uang.

Vio meninggalkan Sam tanpa sepatah kata pun dan Vio yang keluar dari kamar itu membanting pintu dengan sangat kerasnya.

Sam tak mengira kalau wanita itu sangat galak dan menyeramkan. Ada rasa bersalah saat Vio tak menerima tawarannya, baru kali ini Sam merasa seperti itu, pria yang penampilannya berantakan itu duduk di tepi ranjang, tangannya mengusap wajahnya dengan kasar.

"Ini akibat si junior enggak bisa dikendalikan! Aaaarrghhh!" geram Sam seraya bangun dari duduk.

Sam pun keluar dari kamar tamu, ia berjalan cepat ke kamarnya, memilih untuk berendam dan berpikir apakah ia harus bertanggung jawab pada Vio?

"Iya kalau dia mau gue nikahin, kalau enggak ya udah, toh bukan gue yang rugi!" kata Sam yang sekarang sudah berendam di air hangat. Matanya terpejam dan kembali bayangan wajah Vio saat berada di bawahnya.

"Sial! Kenapa bayangannya aja susah buat pergi, sih!" gerutu Sam seraya meninju busa yang menutupi tubuhnya.

****

Vio keluar dari rumah Sam melalui pintu samping dan ia melihat mobil Sam segera menendangnya. "Brengsek! Aki-aki nyebelin!" gerutu Vio, setelah itu Vio menghapus air matanya, ia tidak ingin terlihat rapuh, semua orang harus melihatnya sebagai wanita yang kuat dan tangguh.

Vio yang berdiri di depan rumah Sam itu mendapatkan tawaran dari Rosi. Ya, Rosi masih merasa bersalah pada Vio atas kejadian semalam.

"Mau sekalian, enggak?" tanya Rosi yang berada di atas sepedanya.

Rosi ingin bersepeda pagi seperti biasanya, tetapi kali ini berbeda karena tidak bersepeda dengan Darren.

Vio masih diam, ia juga merasa sebal dengan Rosi yang semalam menantangnya untuk meminum minuman haram. Seandainya Vio tak terpengaruh mungkin ia tidak akan mabuk. Vio juga menyalahkan dirinya sendiri.

Tanpa terasa air mata menetes begitu saja. Vio pun segera menghapusnya, sedangkan Rosi, ia mengira kalau Vio sangat cengeng. Masih untung gue sama Om nyelametin lo!" kata hati Rosi.

"Cepetan, mau enggak? Apa lo mau jalan kaki keluar dari komplek yang segede ini?" tanya Rosi dan Vio yang ingin segera pergi dari rumah Sam itu naik membonceng belakang sepeda Rosi tanpa menjawab atau mengatakan apapun, keduanya sama-sama diam, Rosi berhenti di gerbang utama dan Vio mengucapkan terimakasih saat turun dari sepeda Rosi.

"Hmm," jawab Rosi.

Setelah itu, Vio menunggu taksi, tidak lama kemudian, ia pun mendapatkannya.

Vio yang sedari tadi menahan air matanya itu sekarang menumpahkan air matanya, menangis di dalam taksi dan sopir taksi itu merasa kasihan pada penumpangnya. Sopir taksi yang berbadan gendut dan berkulit sawo matang itu memberi tisu pada Vio.

"Terimakasih, Pak," ucap Vio seraya menerima tisu.

Vio pun mengatakan alamat tujuannya.

Sementara itu, di taman komplek, Rosi yang sedang bersepeda tak berhenti memikirkan Darren.

"Ren! Gue rasa udah seharusnya gue bersikap tegas sama diri gue sendiri!" Rosi berbicara dalam hati.

Ya, Rosi akan memutuskan untuk menjauhi Darren dan melupakan rasa yang ada, ia ingin dirinya bahagia dan berhenti tersiksa oleh perasaannya yang bertepuk sebelah tangan.

Setelah berkeringat, Rosi kembali pulang, ia memutuskan untuk pergi menemui ayahnya dan sementara akan tinggal di sana, gadis yang mengenakan pakaian olahraga itu ingin suasana baru berharap dapat membuatnya melupakan perasaannya.

"Yakin mau tinggal sama papah?" tanya Sarah yang memperhatikan Rosi memasukkan pakaiannya ke dalam koper.

Rosi menjawab, "Iya."

Dalam hati, Rosi juga mengatakan kalau dirinya ingin pindah kuliah, tetapi, Rosi tidak berani mengatakannya, ia takut Sarah akan bersedih jika Rosi mengatakan itu, gadis berkulit putih bersih itu tidak tega melihat Sarah sedih.

Dulu, ayahnya telah melukai perasaan ibunya dengan memilih wanita lain, mana mungkin Rosi akan meninggalkan ibunya, tidak akan.

"Berapa lama? Mamah pasti kangen kamu," tanya Sarah seraya membantu Rosi mengemas barangnya.

"Enggak lama kok, Mah." Rosi menjawab dengan tersenyum, berharap Sarah tidak menanyakan alasan Rosi yang tidak biasanya ingin tinggal bersama dengan ayahnya.

"Janji, ya!"

"Iya, janji!" jawab Rosi seraya memeluk Sarah.

Bersambung.

Jangan lupa tinggalkan Like dan komen, di Subscribe juga, ya ❤

1
Qaisaa Nazarudin
Makanya jgn lemot,Ku pikir setelah Darren tau idenya nya Vio dan Rossi utk bikin Darren cemburu,Darren bakalan ngejar2 Rossi dan nyatain perasaanya,Eh malah di cuekin..🤦🤦
🚶‍♀️🚶‍♀Notifikasi: Jodoh nggak ada yang tau ka, 😬😬
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Mungkin Rossi emang JODOH nya Dandi..
Qaisaa Nazarudin
Makanya jangan sok soan jadi emak ayam, Sekarang malah nyalahin orang lain..Cckk dasar Jalang..
🚶‍♀️🚶‍♀Notifikasi: Sabaarrr, 😬😬
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Cuuiihh Rosi sok baik,Padahal ini semua rencana nya..Darren bego ya masih aja membela ular,Apa dia gak tau siapa Rosi dan Lea..ckk
🚶‍♀️🚶‍♀Notifikasi: Belum ketahuan, Kak. 😇
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Doa Vio waktu itu terkabul..Surya mati menggenaskan tertabrak mobil..
🚶‍♀️🚶‍♀Notifikasi: Karma, Kak. 😬😬
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Gila nih emak ayam,Saat ketangkap polisi ntar malah mewek2..
Qaisaa Nazarudin
Dari awal si Vio ini BODOH apa POLOS sih heran aku..Seneng banget di tipu,Gak ada Tegas2 nya,..
Qaisaa Nazarudin
Cinta tdk bisa di paksa Rosi..
Qaisaa Nazarudin
Pasti Darren mau gantiin uang Sam ke Vio waktu itu..Waahh Darren aku pada mu..
🚶‍♀️🚶‍♀Notifikasi: Aku juga padamu, Kak. 🤭🤭😇
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Innalillahi wainnailahirojiun..😭😭😭Kok nenek meninggal sih..
Qaisaa Nazarudin
wkwkwkwk mampos loe..😂😂😂
Qaisaa Nazarudin
Berarti Darren yg duluan nyangkut sama Vio..Tapi Vio malah kepaksa nikah nikah sama teh celup..ckck..
🚶‍♀️🚶‍♀Notifikasi: 😅😅😅😅😅😅 teh celup gx tuh 😬
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Feeling ku mengatakan kalo Husna itu udah gak ada(meninggal)
Qaisaa Nazarudin
BODOH..YG ADA DIA MALAH KABUR KALO DI LEPASIN..
Qaisaa Nazarudin
Karena kamu suka cela celup,Mana ada isteri yg mau suaminya dari barang bekas.
Qaisaa Nazarudin
Semoga Surya mendapatkan KARMA nya..🤲🤲🤲 Jangan bikin Surya kelamaan bersenang-senang nya thor..
Qaisaa Nazarudin
Cewek umur 25 tahun udah dewasa mah,Aku suka baca novel cewek remaja dengan cowoknya dewasa,Saat baca sinopsis aku langsung suka,tapi saat tau umur ceweknya langsung down..
Pikir ku cewek yg udah dewasa kalo gak bisa berpikir dewasa dan gak tegas ,lebay aja menurutku..
𓆩𓆪🏠⃟ ᴘᷳᴙᷫᴉᷫᴎᴄᴇ𝐀⃝🥀
typo di sini thor🏃🏃
🚶‍♀️🚶‍♀Notifikasi: iya kayanya gx prnah gx typo 🙈
total 1 replies
𓆩𓆪🏠⃟ ᴘᷳᴙᷫᴉᷫᴎᴄᴇ𝐀⃝🥀
baru di gigit nyamuk 😒
𓆩𓆪🏠⃟ ᴘᷳᴙᷫᴉᷫᴎᴄᴇ𝐀⃝🥀
wah parah ni cowo, kick surya dari dunia
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!