NovelToon NovelToon
Suami Hantuku

Suami Hantuku

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / Suami Hantu / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:42.8k
Nilai: 5
Nama Author: dheselsa

Cerita ini mengikuti kontes Benang Merah.
Suami Hantuku menceritakan tentang cerita yang mengeksplorasi tradisi pernikahan hantu di negeri ini yang tidak pernah diungkap ke kalayak ramai.

Bertempat di wilayah negeri jaman dahulu, kisah ini mengikuti Song Ya Ran, putri satu-satunya keluarga Song yang dijadikan penebus hutang keluarganya. Ya Ran terseret di dunia arwah setelah dikejar oleh orang tak dikenalnya. Di dalam dunia arwah, Song Ya Ran bertemu dengan Roh Lin Bai Qin suaminya, Bai Qin yang saat ini menjadi penguasa alam arwah menugaskan Song Ya Ran untuk membantu roh yang masih memiliki keterikatan dengan hal duniawi, jika Ya Ran masih mau kembali ke dunianya. Song Ya Ran harus membantu 100 roh penasaran dalam kurun waktu 40 hari.

Mampukah Ya Ran melakukan hal tersebut dan kembali ke dunianya? Ataukah justru terjebak selamanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dheselsa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sayangku

Anggota keluarga Lin dan dua wanita yang menemani Tuan muda mereka berkumpul di sebuah perjamuan makan malam untuk merayakan ulangtahun ke tujuh puluh dua Nyonya Lin.

Tak terlintas sama sekali di benak Ya Ran jika ia bisa satu meja kembali dengan Peng Xuan. Terlebih lagi kini status ia dan Peng Xuan benar berbeda dan tak kan ada lagi kesempatan untuk bersama.

Peng Xuan terus saja menatap Ya Ran, bahkan ia tanpa sungkan sama sekali dengan neneknya. Tak ayal, hal tersebut membuat Wen Rong, wanita yang mengandung benih Peng Xuan kesal.

Wen Rong menggenggam tangan kiri Peng Xuan di atas meja makan dengan mesranya hanya untuk menegaskan statusnya kini, "Lǎogōng .. aku ingin ikan kakap putihnya," pinta Wen Rong dengan nada manja kepada sang suami hasil menikam Ya Ran.

"Sial sekali, kenapa aku harus terjebak dalam kenyataan konyol seperti ini." tukas Peng Xuan dalam benaknya. Ia kesal, sekesal-kesalnya karena tak bisa melakukan apa-apa untuk meyakinkan Ya Ran.

"Xiao Xuan ... istrimu meminta ikan kakap," Kembali Nyonya Lin mengingatkan sang tuan muda Lin.

Namun, siapa sangka Ya Ran tidak terpengaruh sama sekali dengan pandangan menelisik di depannya. Bahkan Ya Ran terus bersikap seperti orang asing seperti seharusnya.

"Qin er, aku tidak menyangka jika hubungan di antara kalian semakin dekat." puji Nyonya Lin dengan pandangan mata terus saja menatap ke arah Ya Ran dengan tajamnya.

Hubungan yang ia maksud adalah kehadiran Bai Qin bersama Ya Ran. Meski hanya meminta Ya Ran hadir pada malam itu, Nyonya Lin tidak menyangka jika gadis manis itu akan menuruti kemauannya meski juga harus mendengarkan ancaman dari Bai Qin tentunya.

"Hubungan?" tanya Peng Xuan menelisik, bahkan pemuda itu langsung menepis tangan Wen Rong begitu saja seusai neneknya memuji paman kecilnya itu.

"Tentu saja, kau tidak tahu jika paman kecilmu itu telah tinggal bersama dengan kekasihnya."

"Kekasih?" Peng Xuan tidak bisa mempercayai apa yang baru saja didengarnya.

Uhuk ... Ya Ran tersedak, secuil makanan sungguh susah sekali untuk ditelannya. Bahkan gadis itu harus menepuk dadanya agar terbebas dari hal konyol tersebut.

"Kau tidak apa-apa?"

"Kau tidak apa-apa?"

Dua pria mengulurkan segelas air dan mengkhawatirkan Ya Ran. Hingga membuat gadis itu menoleh ke kiri dan ke kanan menatap dua pria yang terus melihat ke arahnya.

Bingung, Ya Ran tidak tahu harus melakukan apa. Gadis itu segera meraih gelas di depannya dan meneguk habis air di dalamnya. Ya Ran sungguh dilema jika harus menerima bantuan salah satu di antaranya.

Kemudian, pasangan Bai Qin itu beranjak berdiri dan pamit ke kamar kecil dan berkata, "Aku hanya sebentar." ucapnya pelan sebelum pergi ke tempat yang ia kehendaki.

**

Di dalam kamar mandi vila keluaga Lin, Ya Ran menatap cermin yang sedari tadi memantulkan gambaran dirinya. Dalam benda datar itu, Ya Ran bisa melihat seperti apa rupanya kini. "Cukup memalukan," tukasnya merasa dirinya sungguh bodoh tidak memikirkan sama sekali jika Lin Peng Xuan adalah salah satu anggota keluarga Lin.

"Apa yang terjadi? Apa ini yang kau inginkan, Ran er?" tegur Peng Xuan ketika Ya Ran keluar dari kamar mandi.

Peng Xuan sengaja menunggu Ya Ran muncul, terlebih lagi gadis itu sendirian tanpa ada yang menemaninya. Tak sampai di situ saja, Peng Xuan juga mencengkeram tangan Ya Ran.

"Lepaskan, Xuan! kita tidak memiliki hubungan apa-apa lagi."

"Tidak, Ya Ran ... aku mencintaimu. Dan terus akan selalu mencintaimu."

"Tidak bisa, kini kau seorang suami yang sebentar lagi akan menjadi seorang ayah. Tolong mengertilah, Xuan." Ya Ran memelankan suaranya seperti sedang memohon agar Peng Xuan memahami dirinya.

"Aku tidak bisa melakukannya, Ya Ran. Kau juga tidak boleh dekat dengan pamanku."

"Bicara apa kau ini? Aku sama sekali tidak ada hubungan apa-apa dengan dia."

**

Jika Ya Ran dan Peng Xuan sedang bersitegang dengan saling melemparkan asumsi mereka, maka Bai Qin juga tak kalah gusar. Pria itu juga beranjak dari ruangan perjamuan makan untuk menyusul Ya Ran yang ia nilai sudah terlalu lama di kamar mandi.

Sebagai seorang Dewa Langit, tentu saja Bai Qin mampu mengetahui apa yang telah terjadi di depan kamar mandi.

"Teruskan saja, lalukan tugasmu Xiao Ran. Dan kau akan berlari ke arahku." Pria itu cukup percaya didi jika Ya Ran tidak akan pernah mengubah keputusannya.

Tepat di saat kedatangan Bai Qin terlihat oleh kedua mata Ya Ran. Gadis itu berteriak memanggil pria itu dengan lantangnya. "Sayang ... maaf membuatmu menunggu lama." Tak lupa, Ya Ran melambaikan tangannya ke arah paman Peng Xuan tersebut.

Tersenyum, tentu saja. Bai Qin mengulas senyumnya demi Ya Ran. Tak hanya itu saja, Lin Bai Qin yang dikenal cuek oleh Peng Xuan kini menggenggam tangan Ya Ran begitu gadis itu berada di dekatnya.

Ya Ran pergi meninggalkan Peng Xuan seperti yang dikehendaki oleh Bai Qin. Kini yang tersisa hanya Peng Xuan dengan segala penyesalannya. Ia menyesal karena gagal mempertahankan Ya Ran di sisinya.

"Maafkan aku, aku terpaksa melakukan hal seperti itu karena .... " ucap Ya Ran dengan pelan setelah ia merasa cukup jauh dari Peng Xuan.

"Karena apa? Karena kau masih menyukainya?" tebak Bai Qin spontan.

"Bicara apa? Aku tak memiliki perasan lagi dengannya. Namun, kenapa Anda bisa menebaknya, Tuan?"

"Tentu saja aku tahu, semua yang ada di dalam otak kecilmu aku bisa mengetahuinya."

"Dasar pria menyebalkan!" keluh Ya Ran di dalam hati karena ia sangat tidak berani melawan pria yang telah membantu keluarganya terlepas dari jeratan hutang.

Namun, siapa sangka Peng Xuan terus mengikuti keduanya sebelum Bai Qin dan Ya Ran tiba di ruang perjamuan.

"Ya Ran ... Song Ya Ran!" Peng Xuan dengan tegas memanggil wanita yang ia cintai itu.

Ya Ran menghentikan langkahnya dan diikuti oleh Bai Qin juga, "Tuan Lin, Tidak ... Lin Bai Qin, bisakah kau menolongku sekali ini saja?" pinta Song Ya Ran.

"Heh?" tanya Bai Qin.

"Hanya satu menit saja, tidak-tidak cukup tiga puluh detik saja ... " Belum sempat Ya Ran menjelaskan permintaannya, gadis itu segera menarik pundak kokoh Bai Qin kemudian Ya Ran mulai berjinjit hingga bisa mendekati wajah tampan khas oriental Bai Qin.

Ya Ran menarik dasi yang menghiasi kerah kemejanya Bai Qin dan mendekatkan bibir merah meronanya lalu mendaratkan bibir itu tepat di bibir Bai Qin.

Ide gila itu tak pernah terpikirkan sama sekali oleh Ya Ran. Bahkan tanpa berpikir panjang, ia mencium pria yang kini merupakan majikannya. "Bagaimanapun jika dia marah padaku? Aduh, bagaimana caranya aku menjelaskan padanya?"

...****...

1
Rini Antika
Semangat Ya Ran
Rini Antika
mode cakep dong kalau mau muncul..🤭
Rini Antika
iiiy serem
Mega
Kikiki, koplak
Mega
Kikiki
[AIANA]
visualnya rambut putih
Rini Antika
Iiiy serem
El_Tien
Hai kak aku mampir, salam kenal dari ku ya ayo saling follow
[AIANA]
aku merasa blibet dengan latar mu. itu mungkin yg dirasakan orang ketika membaca karyaku dengan latar belakang korea. ngapalin nama aja bikin mikir
[AIANA]: jadi instropeksi diri akoo. pembacaku dl komennya gitu
total 2 replies
[AIANA]
dia masih manusia kan ya? kereen
Rini Antika
bulu kudukku jd ikutan merinding..Semangat terus Kak..💪💪
[AIANA]
baiqin?
[AIANA]
komen cintaaa.
ih mata²ny baiqin lo
Rini Antika
Semangat terus Kak..💪💪
Rini Antika
Ibu gak ada akhlak, Anak sendiri di siksa..🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️
[AIANA]
langsung muah² aja . modus mulu ah km Bai
[AIANA]
Ya Ran lebih usil sifatnya. g ketebak2
Jangan Kepo
lanjut
Mega
Bikin melek visualnya. kikikik
Mega: Guanteng uwaayuuuu
total 2 replies
Mega
kikikik, dasar modus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!