NovelToon NovelToon
Jodoh PENGGANTI Untuk Nona Muda

Jodoh PENGGANTI Untuk Nona Muda

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:154.7k
Nilai: 5
Nama Author: Neng Syantik

Dinikahi secara paksa oleh pria yang tidak dikenal nya. Membuat Valencia membenci pria yang sudah berstatus menjadi suaminya itu.

Sikap baik yang selalu di tunjukan oleh suaminya (Devano). Sama sekali tidak membuat hatinya luluh. Namun, berkat semua nasehat yang di berikan orangtua serta saudara dan juga orang-orang terdekatnya. Membuat ia bisa membuka hati dan menumbuhkan perasaan untuk suaminya itu.

Tapi, bagaimana jadinya?! Jika di saat ia sudah benar-benar membuka hati dan mencintai suaminya, ia malah mendapati dan mengetahui rahasia besar yang di sembunyikan suami dan juga mertuanya.

Devano, pria yang berstatus sebagai suaminya itu. Ternyata menderita penyakit kanker otak stadium lanjut.

Bersamaan dengan itu, ia juga mendapati bahwa dirinya tengah mengandung benih suaminya. Bahagia dan juga sedih bercampur menjadi satu didalam hatinya! Beberapa bulan kemudian, Devano menghembuskan napas terakhirnya yang membuat perasaan Valencia begitu hancur, dunianya terasa runtuh!

Bagaimana kisahnya? Akankah ia mampu menata hidupnya tanpa sosok Devano yang telah mampu mencuri hatinya dan juga menghancurkan hidupnya dalam waktu sejekap itu?!

“Jodoh PENGGANTI Untuk Nona Muda”

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Neng Syantik, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

DADDY ARYA KETENGILAN

Di rumah, Revano menjadi begitu posesif pada Valencia.

"Sayang, jangan ke kamar mandi sendiri nanti kamu jatuh," kata Revano sembari mendekati dan menuntun istrinya yang keluar dari kamar mandi.

"Mas kenapa sih?" heran Valencia.

"Mas tuh takut kamu ke pleset dan jatuh, nanti bayi kita kenapa-kenapa gimana?" Revano tampak begitu cemas sekali.

"Gak apa-apa, mas. Valen hati-hati kok," kata Valencia.

"Oiya, mas belum kabarin semua orang kalau kamu hamil. Mas mau telpon Daddy, Grandma dan Papa dulu ya. Biar mereka ikut senang dan kesini," ucap Revano dengan begitu antusias. Tampaknya, pria itu begitu sangat bahagia.

"Iya," kata Valencia. "Tapi, kalau Devanka tau dia pasti gak suka dan menangis." Valencia bingung, bagaimana jadinya Devanka jika mengetahui bahwa mommy nya itu sedang hamil dan akan membuat dirinya memiliki adik. Pastilah bocah itu akan menangis sedih seperti waktu itu.

"Iya juga ya, yank. Jadi gimana?" Revano ikut bingung. Pasalnya, ia juga baru ingat saat kejadian Devanka di jahili oleh Daddy Arya.

"Semoga dia mau di bujuk ya, mas," kata Valencia sembari mengulurkan kakinya di atas ranjang. "Uhhh.. Badan Valen kok pegel-pegel semua ya, perasaan dulu gak kayak gini pas hamil Devanka." Wanita itu memegang lengan suaminya, ia menjadi manja sekali. Mungkin karena bawaan janin yang ia kandung.

"Mau apa? Hmmm!" Revano menatap wajah istrinya yang meringis.

"Mau di pijit," ucapnya dengan manja. Revano pun tersenyum dan naik ke atas ranjang.

Dengan pelan, pria itu mengusap tangan istrinya dengan lembut. "Kayak gini?" tanya Revano.

"Bukan, kayak yang waktu Valen ajarin," kata Valencia dengan jengkel. "Kayak gini, mas!" wanita itu pun memijat tangan suaminya.

"Oke! Kayak gini kan?" Revano pun memijat istrinya itu, persis dengan yang di ajarkan istrinya.

.

.

.

Malam harinya, semua keluarga sudah berkumpul di kediaman Valencia yaitu rumah peninggalan mendiang Devano.

"Manjur juga Revano," celetuk Daddy Arya tiba-tiba. Membuat Valencia yang sedang makan seketika tersedak karena perkataannya.

"Astaga, minum yank!" dengan begitu siaga nya Revano memberikan segelas air pada istrinya.

"Kalau punya bibit unggul, tolong bikin yang banyak. Nanti Aunty mau dong satu," kata Mei istri dari Willy. (KISAH PESONA JANDA ANAK DUA // ARYA & ZIVANYA)

"Di kira barang eceran," kata Valencia sembari mengerucutkan bibirnya. Wanita itu kini manja sekali.

"Kan biar Aunty punya momongan lagi, susah payah Aunty sama Uncle Willy dapatkan si kembar dengan cara melakukan bayi tabung. Kan tante masih pengen lagi," kata Mei kepada asuhan nya saat masih gadis dulu.

Ya! Willy dan Mei memiliki anak kembar setelah melewati proses yang panjang.

"Aunty suruh aja Kak Nino kawin, biar dia yang kasih Aunty momongan," ucap Valencia sembari memeluk lengan suaminya. Beruntungnya Devanka sudah tidur, jika tidak Valencia dan bocah itu pasti akan bertengkar karena berebut perhatian dan waktu dari Revano.

"Kenapa kalau masalah kawin, larinya ke kakak sih?" protes Nino yang duduk di ujung ruangan tengah rumah itu.

"Karena kakak udah tua, tapi gak juga kawin," kata Valencia. "Anak Valen aja udah mau nambah, kakak malah belum dapat pacar." ledek Valencia kepada kakak nya.

"Jangan gitu dong, kalau jodoh kakak belum di lahirkan gimana?" celetuk Nino.

"Masyaallah, kalau jodoh kakak abad segini belum di lahirkan. Lalu di lahirkan tahun depan, pas nanti kakak kawin batangnya udah berlumut," kata Valencia dengan santai.

Semua orang melongo mendengar perkataan Valencia, kenapa perempuan itu menjadi absurd? Begitu lah kira-kira yang di pikirkan semua orang.

"Sayang, kamu ngomong apa sih?" tegur Revano.

"Ya, Valen ngomong kalau jodoh Kak Nino belum di lahirkan tahun sekarang, nanti pas kawin keburu jadi kakek-kakek kan?"

"Do'a buat kakak sendiri kayak gitu model nya," Sungut Nino.

"Mas, Valen ngantuk," ucap Valencia kepada suaminya.

"Tidur dong," kata Revano sembari melirik semua orang yang ada di ruangan tengah rumah itu.

"Gendong terus temenin, tidurnya mau di peluk" rengek nya dengan pelan. Biasanya Valencia akan bersikap malu jika suaminya bersikap romantis didepan banyak orang. Tapi kini, dirinya justru malu-maluin bahkan terkesan tidak punya malu.

Mendengar permintaan istrinya, wajah Revano memerah. Pria itu menjadi salah tingkah, pasalnya di sana bukan hanya ada Arya, Zivanya, Nino, Papa Rahman dan Mama Mia. Tetapi juga ada Willy dan Mei.

"Udah sana! Ngapain tunda-tunda," kata Arya yang memang begitu absurd sedari muda. "Lampu hijau itu!" Arya melirik istrinya.

"Abeng!" tegur Zivanya pada suaminya. Bahkan wanita separuh baya itu mencubit perut suaminya.

"Ahhhhh.. Ampun yank!"

"Sokor.." ledek Willy dan Mei bersamaan.

"Kapok! Absurd kok gak abis-abis, gak ingat sama umur," kata Papa Rahman.

"Daddy ketengilan, tuh Si Arvan jadi duplikat nya. Tengil abis," kata Nino sembari geleng-geleng kepala.

1
Reza Muna
Luar biasa
Safa Almira
bagus
Dewita ILyas
lanjut .
Nuning Nuno
baru baca udah mewek
Om Rudi
karya barunya apa nih Neng Syantik
Om Rudi: Ooooh
total 2 replies
Om Rudi
Ini momen paling menegangkan
Om Rudi
Menghitung perut buncit
Audya
Kalandra yuh kembarannya Deandra ga sih?
Audya
kakak nulis yg Deandra dulu atau yang ini dulu kak? atau barengan?

atau ternyata beda penulis?
🌻Ruby Kejora
Karyanya bagus
Sukses bwt kk
anan
hadir k
May Suri
sedih baca cerita nya bagus 😭😭
Apriyanti
makasih thor🙏
Apriyanti
lanjut thor
Adhe Nofitha
jadi film India nih khitik Rosan 😅😅
Tiadayanglain
jodoh Tina pasti Marco ni
Aprilia dwi
mommy zivannya ma Daddy Arya tuh cucunya Uda gag sabar buat keluar,,, gag Sampet ke rumah sakit,,,,
@C͜͡R7🍾⃝ᴀͩnᷞnͧiᷠsͣa✰͜͡w⃠࿈⃟ࣧ
kasihan sama keriting jadi panik eh Tina maksudnya
Tiadayanglain
wah sekian purnama Thor akhirnya up juga
Apriyanti
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!