NovelToon NovelToon
The Goddess Of War

The Goddess Of War

Status: tamat
Genre:Action / Misteri / Balas Dendam / Mafia / Peningkatan diri-peningkatan identitas/sifat protagonis / Balas dendam. / Chicklit / Tamat
Popularitas:136.4k
Nilai: 5
Nama Author: Anezaki Igarashi Ricky

Kin Rui, seorang putri petinggi mafia legendaris dari Doragonshadou di Jepang harus merubah identitasnya untuk sebuah balas dendam.

Dia meninggalkan Jepang untuk dan menjalani beberapa pelatihan yang begitu keras untuk menjadikannya wanita yang tangguh dan tak terkalahkan.

Hingga 18 tahun kemudian, Kin Rui kembali ke Jepang dengan identitas baru dan akan mulai melakukan aksi balas dendamnya.

Sebuah balas dendam yang akan berakhir begitu menyakitkan, karena dia harus melenyapkan ayah biologisnya sendiri.

Apakah Kin Rui bisa menyelesaikan misi balas dendamnya?

Ikuti kisahnya ...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anezaki Igarashi Ricky, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Success Mission

Suara derap langkah kaki itu semakin mendekat, hingga akhirnya dua orang pria mulai terlihat dan memasuki ruangan ini. Namun langkah kakinya mulai terhenti ketika menyadari Viollete sudah menodongkan sebuah senjata api ke arah mereka berdua.

Namun Viollete menghembuskan nafas kasarnya ke udara dan terlihat sedikit lega, karena kedua pria yang datang itu adalah Roy dan Ryuga, teman satu team Viollete pada misi penyelamatan kali ini.

Roy dan Ryuga itu mulai menurunkan masker hitamnya dan segera mendekati kedua preman yang sedang jongkok di pojok ruangan untuk segera mengikat kedua preman itu. Lalu Roy dan Ryuga mulai menggiring kedua preman itu untuk mereka bawa keluar dari tempat ini.

Ryuga yang sedang menggiring si pria botak hanya menatap sinis Viollete lalu mulai melewatinya begitu saja. Mungkin sebagai senior dari Viollete, Ryuga merasa kurang dihargai dan merasa kurang dihormati, karena Viollete yang sudah berani untuk bergerak sendirian melawan para preman itu.

Padahal sebelumnya Ryuga hanya memerintahkannya untuk menemukan lokasi sandera saja Dan Ryuga juga memerintahkan untuk segera menghubunginya jika sudah menemukan lokasi sandera. Namun Viollete malah bergerak sendiri begitu saja.

Roy yang sedang menggiring preman berambut hitam panjang dan dikuncir terlihat sedikit lebih ramah ketika berpapasan dengan Viollete.

"Vio, jaga dan bawa Yuri bersama denganmu! Beberapa team penolong akan segera sampai disini. Para preman lain juga sudah berhasil kita bereskan." ucap Roy yang berhenti sejenak di dekat Viollete.

"Baiklah, aku paham!" Viollete menyauti dengan datar dan mulai menyimpan kedua senjata api laras pendek itu kembali.

Setelah mengatakan hal itu, Roy mulai menggiring preman itu lagi untuk meninggalkan ruangan penyandraan ini. Viollete dan gadis bernama Yuri itu mulai melenggang mengikuti mereka semua.

Mereka menyusuri lorong gelap bawah tanah itu yang memiliki bau yang sedikit pengap. Setelah sampai di pertigaan lorong, kini mereka mulai mengambil belokan ke kiri dan mulai menaiki tangga yang menghubungkan ke atas permukaan tanah.

Seorang pria penjaga yang sudah berhasil dikalahkan oleh Viollete rupanya masih duduk bersandar di dinding dengan posisi yang sama, hanya saja kini sedikit miring. Karena Roy dan Ryuga sempat memeriksa pria itu sebelumnya, dan rupanya pria itu sudah meninggal dengan lehernya yang meninggalkan bekas kemerahan karena cekikan kaki Viollete yang cukup kuat.

Setelah menapaki tangga demi tangga, akhirnya mereka semua kini sampai di permukaan tanah. Beberapa mobil khusus dari Doragonshadou mulai datang untuk membawa para preman itu, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal.

Gadis bernama Yuri itu kini mulai berlari meninggalkan Viollete dan malah mendatangi seorang pria paruh baya yang baru saja turun dari sebuah mobil Limusim yang begitu mewah berwarna hitam. Pria paruh baya itu mulai membuka kacamata hitamnya dan terlihat begitu terharu melihat Yuri dan sudah selamat dan kini sudah berada di hadapannya.

"Daddy ..." Yuri berteriak dan segera melempar dirinya ke dalam pelukan pria paruh baya itu.

"Yuri sayang ... kamu baik-baik saja kan? Tidak ada yang terluka kan?" pria paruh baya itu mulai melepas pelukan putrinya lalu memegang kedua bahu Yuri dan melihat dari ujung kaki hingga ujung kepala untuk memastikan jika Yuri sama sekali tidak terluka.

Gadia bernama Yuri itu menganggu dan tersenyum tipis, "Hhm. Aku baik-baik saja, Daddy. Hanya saja mereka terlalu kuat mengikat kedua tanganku hingga tanganku menjadi merah dan sakit seperti ini." ucap Yuri sambil memperlihatkan pergelangan tangannya yang sedikit merah karena bekas ikatan yang begitu kuat dan kencang.

"Baiklah. Nanti akan diobati dokter saat sampai di rumah." sahut pria paruh baya itu mengusap kepala putrinya dengan lembut.

Entah mengapa melihat Yuri yang sedang bersama ayahnya membuat Viollete begitu bersedih. Melihat mereka yang begitu hangat seperti itu, membuatnya teringat dengan sang papa.

Buck Karimova memang pernah begitu hangat seperti itu saat Viollete masih kecil, namun kini semua itu tak pernah terlihat lagi. Kehangatan sang papa sudah lenyap seiring dengan bertumbuhnya Viollete yang semakin menjadi seorang gadis dewasa.

Karena setelah Viollete tumbuh menjadi seorang gadis dewasa, hanya ada latihan keras, kedisiplinan tingkat tinggi, bahkan hukuman-hukuman berat yang akan Buck Karimova berikan tanpa memikirkan perasaan Viollete saat itu.

Kehidupannya menjadi semakin dingin dan tertutup. Jalan hidupnya yang begitu keras menjadikannya tumbuh menjadi wanita yang tangguh, kuat dan dingin.

"Aku baik-baik saja, Daddy! Kakak cantik itu yang sudah menyelamatkanku dengan sangat keren. Ayo!!" Yuri mulai menarik tangan ayahnya dan mulai mendekati Viollete yang masih termenung.

"Kakak cantik ini yang sudah menyelamatkan aku, Daddy." ucap Yuri menjelaskannya lagi kepada ayahnya dengan bersemangat.

"Nona, terima kasih karena sudah menyelamatkan putriku. Dia adalah satu-satunya harta paling berharga untukku. Terimalah ini ..." pria paruh baya itu mulai mengambil sesuatu dari saku jaz hitamnya.

Sebuah kartu kredit berwarna keemasan mulai diberikan untuk Viollete oleh pria paruh baya itu sebagai ucapan terima kasih karena sudah menyelamatkan Yuri.

"Kartu ini adalah VIP card untuk berbelanja di toko kami. Kartu ini tak memiliki limit. Hanya ini yang bisa aku berikan sebagai ucapan terima kasih untuk nona." ucap pria paruh baya itu dengan tulus. Sangat terlihat jika pria paruh baya itu begitu menyayangi putrinya hingga rela memberikan apapun untuk keselamatan sang putri.

"Tidak perlu, Tuan. Aku melakukan semua ini karena ini adalah memang tugasku. Lebih baik tuan menyimpan hadiah ini. Ini sangat mahal dan aku tidak layak mendapatkannya." tolak Viollete dengan ramah dan sedikit mendorong dengan kedua telapak tangannya.

"Tidak, kamu harus menerima ini. Jika kamu menolaknya, maka aku akan sangat merasa berhutang budi padamu, Nona. Aku paling tidak suka merasa berhutang budi dengan orang lain. Terimalah." pria itu tersenyum ramah dan menarik tangan kanan Viollete lalu memberikan kartu VIP berwarna keemasan itu pada jemari kanan Viollete.

Setelah memberikan kartu itu pria paruh baya itu mulai menggandeng Yuri dan mulai meninggalkan Viollete lalu berbincang sebentar dengan seseorang pemimpin klan Yokohama dari Doragonshadou.

Viollete masih terdiam menatap sebuah kartu VIP berwarna keemasan itu dan tak tau mau digunakan untuk apa. Karena selama ini Viollete tidak memiliki hobi berbelanja apapun. Dia hanya akan pergi untuk membeli sesuatu yang benar-benar sedang dibutuhkannya.

"Viollete! Segera masuk ke mobil. Kita akan pergi ke markas besar sekarang juga!" titah seorang pria yang terdengar begitu dingin dan tegas.

Setelah mendongak menatap pria itu, rupanya dia adalah Ryuga, seniornya. Ryuga mulai berbalik dan memasuki sebuah mobil BMW berwarna hitam. Viollete segera menyimpan kartu VIP keemasan itu di dalam saku pakaiannya lalu mulai mengikuti seniornya untuk memasuki mobil itu.

...⚜⚜⚜...

1
Isty.n gbye😴
maju terus pantang mundur, semangat
delete account
wah hebat bisa nembak senjata itu
delete account
suasana nya emang biasa pasti sangat betah itu
delete account
karya nya keren
Rindi ZieVanya ⍣⃝కꫝ 🎸
rui udah pasrah untukenerima hukuman ya tapi ternyata yang di dapat adalah sambutan hangat penuh cinta dan maaf dari yuna ini makin bikin rui sangat terharu ya bahagia sedih... ini sesuatu yang tak bisa di ungkapkan lagi dengan kata kata hanya airmata sebagai pertanda ungkapan hati rui 🤗🤗 ....
Anezaki Igarashi Ricky ⍣⃝కꫝ 🎸: nyesek tp haru 🤧🤧🤧
total 1 replies
Rindi ZieVanya ⍣⃝కꫝ 🎸
di kumpulkan dalam satu meka rasanya kaya bneran di sidang deh udah cemas deg degan dengan rasa bersalah sedih ahh pokoknya nano nano gtu lah rasa yg di alami rui mungkin saat itu ya apalagi melihat wajah dingin kenzou wahh makin ciut lah rui 😢😢😢
🎯™ Zie ⍣⃝కꫝ 🎸
pada akhirnya rui kembali ketempat yg seharusnya dia berada walau masih ada rasa segan dan takut tapi semua di tepis dengan sikap yuna yang begitu hangat pemaaf dan penuh kasih sayang berbangga kagami jiro karena memiliki yuna sebagai istri dan ibu dari anak anaknya.
pelukan hangat dan tutur kata yuna yg penuh kasih makin membuat rui terharu dan meraaa bersalah ya walau hanya dalam hati saja , selamat y rui kini kamu telah berkumpul kembalk dengan keluarga asli mu maka belajarlah untuk menjadi lebih baik lagi dan mengikis dendam yg telah tertanam dengan cinta dan kasih sayang untuk keluargamu 🤗🤗
🎯™ Zie ⍣⃝కꫝ 🎸: hemm... g tau soalnya gtu lah notifnya telat
total 2 replies
🎯™ Zie ⍣⃝కꫝ 🎸
part ini baru baca karena g da notif 😢 makanya pas baca yg satunya kok aneh aj rui udah masuk dalam keluarga kagami knp g ada acara haru haruan nya ternyata notif nya yg smpe skrng masih nyangkut entah dimana 🙈
🎯™ Zie ⍣⃝కꫝ 🎸: entahlah heran zie pun 😁😁
total 2 replies
❤️⃟WᵃfAlena ⍣⃝కꫝ🎸
happy ending walaupun masih ada kebencian dari kenzou
Anezaki Igarashi Ricky ⍣⃝కꫝ 🎸: lanjutannya di sebelah len🤭🤭
total 1 replies
❤️⃟WᵃfAlena ⍣⃝కꫝ🎸
hmm yang terpenting sekarang kamu bisa kembali kepada ayah biologis mu dan yuna yang sangat menyayangi mu
❤️⃟WᵃfAlena ⍣⃝కꫝ🎸
biarkan lah vio melakukan apa yang dia mau, toh tuan Kagami jiro tidak akan mungkin menghukum nya karena walau bagaimana pun dialah yang selama ini di cari oleh jiro
Anezaki Igarashi Ricky ⍣⃝కꫝ 🎸: huum. mana.mau jiro hukum dia
total 1 replies
❤️⃟WᵃfAlena ⍣⃝కꫝ🎸
tidak akan pernah ada kata damai diantara mereka cloud
❤️⃟WᵃfAlena ⍣⃝కꫝ🎸
jiro bingung ya stelah tau kebenarannya, ditambah kenzou yang terus meminta agar jiro menghukum vio
❤️⃟WᵃfAlena ⍣⃝కꫝ🎸
sangat syok pasti ya vio, walaupun didikannya keras tapi dia yang sudah merawat mu
❤️⃟WᵃfAlena ⍣⃝కꫝ🎸
jatuh dari atas ko masih bisa selamat ya 🤔 dan sekarang bertarung dengan buaya kira2 selamat gak ya 🤭
Anezaki Igarashi Ricky ⍣⃝కꫝ 🎸: kan g terlalu tinggi len..helikopter kok itu
total 1 replies
❤️⃟WᵃfAlena ⍣⃝కꫝ🎸
jangan lama2 natap vio karena dia udah ada pawang nya 🚶‍♀️🚶‍♀️
❤️⃟WᵃfAlena ⍣⃝కꫝ🎸
ternyata karena obat bius toh bikin vio panik ae 🙄
❤️⃟WᵃfAlena ⍣⃝కꫝ🎸
90% ya, kenapa gak 100% aja sih biar hidup damai 🚶‍♀️🚶‍♀️
❤️⃟WᵃfAlena ⍣⃝కꫝ🎸
walau bagaimana pun kin Izumi sudah merawat vio jadi wajar kalau vio gak tega melihat kin Izumi bernasib tragis
❤️⃟WᵃfAlena ⍣⃝కꫝ🎸
nah kan gak bisa ngerem, terjun payung dah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!