NovelToon NovelToon
My Lovely Customer

My Lovely Customer

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Tamat
Popularitas:104.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: ShasaVinta

Ada 12 bulan dalam satu tahun , maka sebanyak itu pula aku mengungkapkan perasaan cintaku dan sebanyak itu pula perasaanku ditolak .

Itulah sepenggal kenangan pahitku saat SMA .

Lama tak berjumpa dan kini kami kembali bertemu . Namun dia tak mengingatku .

Bagaimana jika aku mencoba membuatnya kembali mengingat kenangan pahitku saat SMA ? Apa dengan diriku yang sekarang , penolakan itu masih mungkin ku terima ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ShasaVinta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32 . Kuda

" Rin... bangun Rin ... udah sampai . "

Farrel membangunkan Cyrin dengan lembut .

" Hooaamm.... udah sampai yah Mas ? " Tanya Cyrin dengan suara serak khas orang bangun tidur.

" Sudah dari 30 menit yang lalu . " Jawab Farrel.

" Sepertinya aku kelelahan karena sejak tadi terus menggerutu pada Mas Farrel dalam hati . " Batin Cyrin .

" Ya udah turun yuk... Mama dan Papa udah nungguin untuk makan siang . " Ajak Farrel .

Farrel lalu turun dari mobil lebih dulu kemudian berjalan memutari mobil untuk membukakan pintu bagi Cyrin .

" Makasih Mas . " Ucap Cyrin dengan senyum manisnya saat turun dari mobil .

Cyrin mengamati pemandangan yang terpampang di hadapannya kini .

" Waahh indah sekali . Kita lagi di kebun teh yah Mas ? " tanyanya .

" Iya , Mama dan Papa sudah sejak kemarin berada di sini . " Jelas Farrel .

Cyrin mengikuti langkah Farrel menuju ke sebuah saung yang cukup besar . Dari kejauhan Cyrin bisa melihat di sana sudah ada Mama dan Papa Farrel . Dan ada tiga orang lain yang belum dikenal Cyrin .

" Siang semuanya . " Sapa Farrel .

Seketika semua orang berbalik menatap ke arah Farrel dan Cyrin .

" Akhirnya bisa ketemu kamu juga Rel . " Ucap seorang pria paruh baya yang belum Cyrin kenal .

" Iya nih , kapan kamu nikahnya kalau setiap hari kerjaan mulu yang di apelin . " sambung seorang wanita paruh baya yang juga Cyrin belum tahu siapa .

" Iya Om , maaf yah kerjaan lagi banyak banyaknya . Jadi gak sempat nemuin Om dan Tante . " Jawab Farrel ramah .

" Apalagi waktu waktu seperti sekarang , makin sibuk aku Tante . Makin banyak yang mau diurusin . " Lanjut Farrel lalu berbalik menatap Cyrin yang berdiri di belakangnya .

Sontak saja semua pandangan kini mengarah pada Cyrin .

Cyrin segera menyapa , " Siang Om , Tante  . " Sapa Cyrin ramah sambil mencium punggung tangan Mama dan Papa Farrel .

Cyrin masih tidak peka jika kini Ia menjadi pusat perhatian karena ucapan Farrel barusan .

" Hai Cyrin .... udah lama gak ketemu , tante udah kangen mau obrolin resep masakan lagi sama kamu . " sambut Mama Anin .

" Kenalin , ini Cyrinda... teman dekat Farrel . " Ucap Mama Anin mengenalkan Cyrin .

Sontak saja wajah Cyrin merona karena itu .

" Rin ini kenalin Tante Friska dan Om Soni . Pemuda yang tampan itu sepupu Farrel , anak mereka namanya Richi . "  Ucap Mama Anin .

Cyrin juga ikut menyalami Om Soni dan Tante Friska . Sementara Cyrin mengulurkan tangannya untuk menjabat Richi .

Tentu saja hal itu disambut gembira oleh Ritchi , bahkan dengan sengaja Ritchi menahan jabatan tangan mereka agar tak cepat terlepas .

Farrel yang menyadari itu segera bertindak , Ia melepas jabatan tangan keduanya . Kemudian menuntun Cyrin untuk duduk di kursi sebelahnya .

" Makan dulu yuk... sekalian ngobrol . " Ajak Tante Friska .

Di meja sudah terhidang banyak makanan . Farrel meminta bantuan Cyrin mengambilkan beberapa lauk untuknya karena posisi lauk yang cukup jauh dari tempatnya duduk .

Sontak saja hal itu menjadi perhatian bagi Mama Anin dan Tante Friska .

" Sepertinya bentar lagi Mbak Anin akan punya mantu nih . " Ucap Tante Friska .

" Doain aja yah Fris ... semoga yang kali ini udah pas untuk Farrel . Kalau aku sih udah cocok banget , apalagi anaknya suka masak .... sehobi sama aku . " Jawab Mama Farrel sambil sesekali menepuk lengan Cyrin .

Sebenarnya Cyrin kurang paham hal apa yang di bahas oleh keduanya , jadi Cyrin hanya ikut tersenyum saja .

Farrel rasanya ingin tertawa melihat ekspresi Cyrin yang sangat lucu menurutnya .

Ketiga wanita berbeda usia itu masih asik mengobrol soal resep resep masakan , sedang Farrel hanya mengamati wajah Cyrin dari jauh .

" Bang , jadi dia pacar kamu ? " Tanya Ritchi .

" Belum . Doain aja bisa segera . "

" Syukurlah kamu akhirnya bisa move on dari cinta pertama mu itu . "

" Siapa yang move on . Sejak 6 tahun lalu tanpa aku sadarin ternyata aku belum sepenuhnya berhasil move on dari dia . "  Ucap Farrel sambil menunjuk ke arah Cyrin dengan dagunya .

" Whaattt ??? Jadi dia itu cinta pertama kamu Bang ? " Tanya Ritchi .

Farrel mengangguk .

" Sumpah , akhirnya aku percaya pepatah kalau jodoh tak akan kemana . Cepetan deh Bang kamu halalin, sebelum keduluan orang lain lagi bisa patah hati lagi kamu . "

Farrel memikirkan ucapan Ritchi . Sepertinya memang benar , sejak dulu dia belum pernah benar benar bisa melupakan rasa cintanya pada Cyrin .

Saat bersama Aurora pun dulu dia jalani agar dia bisa melupakan Cyrin .

Sekarang wanita itu hadir kembali di kehidupannya , bahkan kini mereka berdua lebih dekat . Apa dia harus kembali memperjuangkan perasaannya pada Cyrin .

Pertanyaan dan kemungkinan terus saja muncul di kepala Farrel .

" Mas... Mas... Mas ... " Cyrin memanggil manggil Farrel yang melamun sambil menatap dirinya .

Karena tak ada respon , Ia akhirnya menggoyangkan lengan Farrel .

" Eh Rin... kok kamu di sini ? bukannya tadi ada Ritchi . " Tanya Farrel bingung . Seingatnya tadi dia sedang mengobrol  bersama Ritchi .

" Ritchi udah pergi dari tadi  , katanya dia mau menunggang kuda . "

" Kita juga dong Mas . Jalan jalan yuk ... udah jauh jauh kemari sayang kalau gak nikmatin pemandangannya . " Bujuk Cyrin .

" Ya udah ayo  . "

Mereka berduapun pergi berjalan jalan ke arah kebun teh . rencananya mereka akan menyusul Ritchi ke tempat untuk menunggang kuda .

" Memangnya kamu berani sama kuda ? " tanya Farrel .

" Berani . Kan ada Mas juga yang jagain . "

" Dasar kamu yah .... tapi benar juga pasti Mas jagain kok . " Balas Farrel sambil mengacak rambut Cyrin .

" Ihh... Mas , kok di berantakin sih rambutku . Jadi jelek nih aku nanti . " Protes Cyrin .

" Biarin. Biar gak ada pria lain lagi yang suka sama kamu . "

Cyrin cemberut membuat Farrel semakin gemas. Wanita itu bahkan mempercepat langkahnya memberi jarak antara dirinya dengan Farrel .

" Rin... jangan cepat cepat dong jalannya . Tungguin Mas . "

" Gak mau . "

" Ya udah tapi kalau ada ular jangan minta tolong sama aku yah . "

Farrel mencoba menakuti Cyrin .

Dans sepertinya berhasil . Cyrin berlari kembali mendekat ke Farrel .

" Sepertinya dia percaya ucapanku . Hehehe memangnya ini lagi di hutan ,  banyak ular . Dia percaya percaya saja . " Batin Farrel .

Setelah berjalan cukup jauh , mereka tiba di tempat yang menyewakan kuda .

Mereka harus menunggu sebentar karena semua kuda sedang di sewa oleh pengunjung lain .

" Mas fotoin Cyrin dong . " Pinta Cyrin .

" Okey , pakai ponsel aku saja . " Balas Farrel .

Setelah menunggu beberapa saat Ritchi kembali dengan menunggangi kuda .

" Rin , kita pakai kuda bekas Ritchi aja yuk . " Ajak Farrel .

" Kita ? " tanya Cyrin memastikan .

" Iya kita berdua . Kan kudanya cuma ada satu . Kalau masih mau nungguin takutnya lama . Gak masalah kan Rin ?

" Hemm ,, gimana yah  Mas ... tapi ... "

" Tapi .... ? " Tanya Farrel

" Ya udah deh Mas , Ayo kita langsung berdua aja . "

Setelah mendapat pengarahan dari joki kuda itu, Farrel kemudian membantu Cyrin naik lebih dulu . Setelah dirasa Cyrin nyaman dengan posisi duduknya lantas Ia ikut naik dan duduk tepat di belakang Cyrin .

Jantung keduanya berdetak lebih cepat dari biasanya . Berada dalam posisi sedekat ini belum pernah terpikirkan sama sekali bagi mereka berdua .

Sepanjang perjalanan mengitari kebun teh wajah Cyrin terus merona , sedang Farrel rasanya seluruh tubuhnya terasa kaku .

" Sepertinya aku benar benar masih memiliki rasa pada wanita ini . " Batin Farrel .

" Sepertinya aku memiliki rasa pada pria ini . " Batin Cyrin

.

.

.

.

.

" Saat yang tak ternilai adalah ketika orang yang Anda cintai, menatap mata Anda untuk memberi tahu Anda bahwa mereka telah jatuh cinta dengan Anda."

.

.

.

.

.

.

To be continue

1
Tri Rahayuningsih
bacaan ringan yg apik menarik.. mensntang tuk dibaca terus
Ilan Irliana
apkh Ciryn Amnesia??
Trias Widarto
sangat menarik
💋ShasaVinta💋: Terima Kasih kakak 🙏🙏
total 1 replies
Radiah Ayarin
mampir kk
Ara Ara>°༄㉿ᶻ⋆
semangat
Ara Ara>°༄㉿ᶻ⋆
Ini masih prolog wkkwwk
Ara Ara>°༄㉿ᶻ⋆
aku daftar kak
Neyna 🎭🖌️
banyak bgt karyanya kak keren 💪💕💕
El_Tien
happy ending.... barokallah farel....💓💓💓💓💓💓💓💓💓
El_Tien
cepat amat twmatnya
El_Tien
kak Mana lanjutannya?
El_Tien
semangat kak lanjut up lagi
Tanti Tanti
uo
💋ShasaVinta💋: makasih kk selalu mendukung 🙏💖💖
total 1 replies
pat_pat
❤️❤️
💋ShasaVinta💋: makasih kk selalu mendukung 🙏💖💖
total 1 replies
El_Tien
setuju
El_Tien
Jatmika itu tetanggaku wkwkwk
El_Tien
cinta butuh bukti
El_Tien
Farel, aku juga pernah loh heran banget sama takdir
Tanti Tanti
up
💋ShasaVinta💋: makasih kk selalu mendukung 🙏💖💖
total 1 replies
El_Tien
emang ada?
💋ShasaVinta💋: ada apanya kak?
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!