NovelToon NovelToon
Anak Genius: Papaku Keren

Anak Genius: Papaku Keren

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Anak Genius / Tamat
Popularitas:305.9k
Nilai: 5
Nama Author: mutoharoh

Dian yang lagi sakit hati setelah mengetahui pacarnya berselingkuh dengan teman baiknya akhirnya pergi ke bar untuk mabuk - mabukan, setelah mabuk Dian memesan kamar hotel tapi Dian malah salah masuk kamar, Dian masuk ke kamar seorang CEO muda yang sangat tampan.

CEO yang sulit didekati oleh para wanita tapi malah jatuh cinta kepada Dian saat pertama kali melihatnya.

APA YANG AKAN TERJADI SELANJUTNYA ??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mutoharoh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Daffa dan Dian pacaran

ketika mamah Daffa akan masuk kedalam toko baju Dian langsung memanggilnya.

"Bu, ibu ini semua sudah cukup tidak usah beli baju lagi." kata Dian.

"masa? tanya mamah Daffa.

"iya Bu, emang ibu enggak lihat aku udah bawa 30 kantong belanjaan." kata Dian.

"Bener juga, biar aku telepon Daffa dulu suruh para bodyguard nya datang kesini untuk bawain belanjaan kamu." kata mamah Daffa.

kemudian mamah Daffa langsung menelepon Daffa, setengah jam kemudian terlihat 2 bodyguard menghampiri Dian dan mamahnya yang sedang berada di dalam toko baju.

"Nyonya." kata Bodyguard 1.

"Tolong kamu bantuin bawa barang belanjaan Nona Dian." kata mamah Daffa.

"Baik Nyonya." kata Bodyguard 2.

kedua bodyguard itu akhirnya membawa semua kantong belanjaan milik Dian.

"Bu, ayo kita pulang aja beneran aku enggak butuh baju baru lagi." kata Dian.

"beneran? tanya mamah Daffa.

"beneran, mending kita pergi dari sini aja." kata Dian sambil menggandeng tangan mamah Daffa keluar dari toko baju.

sedangkan 2 bodyguard nya terlihat mengikuti Dian dan mamahnya Daffa dari belakang.

"Ayo sekarang ke apartemen kamu." kata mamah Daffa.

"bagaimana Dani dan Deni Bu kalau aku pulang ke rumah sekarang." kata Dian.

"Dani dan Deni biar pulang sama Daffa aja." kata mamah Daffa.

Akhirnya Dian dan mamahnya Daffa keluar dari Mall dan pergi ke rumahnya Dian, sesampainya Dian dan mamah Daffa di depan apartemen terlihat Feby dan Fadil yang sedang mengobrol di depan restoran milik Fadil, Feby sangat kaget saat melihat Dian dan mamahnya Daffa bersama 2 bodyguardny masuk ke dalam apartemen Dian.

"Aku enggak salah lihat nih." kata Febby sambil mengucek matanya.

"kenapa emang Feb? tanya Fadil.

"Dian pulang bersama mamahnya Daffa bersama 2 bodyguard dan membawa banyak barang belanjaan." kata Feby.

"Iya tadi aku juga sempat melihatnya." kata Fadil.

"jangan-jangan mamahnya Daffa sudah Menyetujui hubungan Dian sama Daffa." kata Feby.

"Dian itu calon istri aku, berani sekali mamahnya Daffa merebutnya." kata Fadil.

"makanya sebagai cowo tuh kamu jangan ngomongnya doang tapi harus di buktiin juga." kata Feby.

"Apa sekarang aku harus telepon mamah ku supaya mamah ngajak Dian berbelanja juga." kata Fadil.

"Dasar Dodol." kata Feby.

"Ngomong apaan sih kamu Feb." kata Fadil.

"ngapain kamu mau menyuruh mamahnya buat nemenin Dian berbelanja nanti yang ada Dian nya kesenangan karena di traktir 2 calon mertua sekaligus." kata Feby.

"terus sekarang rencana kita apa dong." kata Fadil.

"Enggak tau mending kamu pikirin sendiri." kata Feby.

"kayaknya aku harus bilang ke mamahnya Dian supaya aku dan Dian secepatnya menikah dengan begitu Daffa ataupun mamahnya tidak bisa berbuat apa-apa lagi." kata Fadil.

"Nah kalau gitu aku setuju." kata Feby.

"Besok aku akan pergi ke rumah mamahnya Dian." kata Fadil.

Sementara itu terlihat Dian yang sedang mengantarkan mamahnya Daffa sampai di depan mobil mamahnya Daffa.

"Terima kasih yah Dian hari ini sudah nemenin ibu berbelanja." kata mamah Daffa.

"harusnya Dian yang berterima kasih sama ibu karena sudah memberikan Dian banyak hadiah." kata Dian.

"Oh itu tidak seberapa kalau kurang kamu tinggal bilang sama ibu nanti ibu belikan lagi." kata mamah Daffa.

"tidak kurang Bu malahan lebih dari cukup." kata Dian.

"kalau gitu ibu pergi dulu yah." kata mamah Daffa sambil masuk ke dalam mobilnya.

kemudian mobil yang ditumpangi mamahnya Daffa langsung pergi meninggalkan rumah Dian terlihat Dian yang melambaikan tangan sambil melihat ke arah mobil itu.

ketika Dian akan masuk kedalam apartemennya lagi terdengar suara laki-laki yang memanggilnya.

"Dian." kata Fadil.

"Oh ternyata kamu Dil, ada apa? tanya Dian.

"habis ngapain kamu sama mamahnya Daffa? tanya Fadil.

"Aku habis nemenin mamahnya Daffa berbelanja." kata Dian.

"kamu pasti senang kan habis di beliin barang-barang branded sama mamahnya Daffa." kata Fadil.

"ngomong apaan sih kamu Dil, aku enggak ngarti." kata Dian.

"ingat An aku itu calon suami kamu tidak seharusnya kamu menerima barang dari mamahnya laki-laki lain." kata Fadil.

"Emang siapa yang mau nikah sama kamu, udah kamu jangan Ikutin aku lagi, aku mau masuk kedalam." kata Dian sambil masuk kedalam apartemennya.

"Dian." kata Fadil sambil teriak memanggil Dian.

tiba-tiba datang Feby dan menghampiri Fadil yang sedang berdiri didepan apartemen Dian.

"Udah ayo kita pergi saja, besok tinggal kamu pergi ke rumah mamahnya Dian supaya kamu dan Dian cepat-cepat menikah." kata Feby.

kemudian Fadil berjalan dan masuk ke dalam restorannya bersama Feby.

tidak beberapa lama kemudian terlihat Daffa bersama Dani dan Deni sampai di depan apartemennya, mereka bertiga langsung masuk ke dalam apartemen.

"Ayo pah main kerumah kita dulu kayaknya mamah sudah ada dirumah." kata Dani.

"Ayo." kata Daffa.

Daffa dan anak-anaknya pun langsung membuka pintu rumah Dian, terlihat Dian yang sedang duduk di ruang tamu.

"Eh kalian sudah pulang." kata Dian saat melihat anak-anaknya masuk bersama Daffa.

"mamah habis dari mana sama nenek? tanya Dani.

"habis dari Mall, mamah habis nemenin nenek kalian berbelanja." kata Dian.

"Oh, ayo Den kita masuk ke kamar dulu." kata Dani.

"Ayo." jawab Deni.

mereka berdua pun masuk kedalam kamarnya, terlihat Daffa yang mulai duduk disamping Dian.

"Ngapain malah duduk disini bapak emang enggak mau pulang." kata Dian.

"Ini juga kan rumah aku." tanya Daffa.

"bapak pasti lagi bermimpi yah." kata Dian.

"Gimana senang tidak berbelanja sama mamah aku? tanya Daffa.

"Seneng sih tapi mamah kamu berlebihan banget masa beliin aku tas dan sepatunya enggak kira-kira banyaknya, emang aku mau buka toko tas dan sepatu apa." kata Dian.

"Itu tandanya kalau mamah aku sangat suka sama kamu dan sudah menganggap kamu sebagai seorang menantu." kata Daffa.

"tapi kan aku bukan menantunya." kata Dian.

"makanya kamu menikah sama aku aja biar beneran jadi menantu mamahnya aku." kata Daffa.

"Apaan sih kamu Fa." kata Dian.

"Kamu beneran sama sekali tidak ada rasa sama aku? tanya Daffa.

"Ada sih Dikit." kata Dian.

"tapi kenapa kamu tidak mau menikah sama aku." kata Daffa.

"Dimana-mana itu orang saling mengenal dulu, habis itu pacaran baru kemudian menikah, tidak ada orang yang baru kenal tapi langsung menikah." kata Dian.

"jadi menurut kamu kita harus memulai dengan proses pacaran dulu baru setelah itu kamu mau menikah dengan aku." kata Daffa.

"Apaan sih kenapa jadi kita." kata Dian.

"kamu mau enggak jadi pacar aku." kata Daffa sambil tersenyum.

Terlihat Dian yang hanya terdiam.

"Nona, kamu mau tidak jadi pacar aku? tanya Daffa.

"iya mau." kata Dian.

"Terima kasih Nona." kata Daffa kemudian langsung memeluk Dian.

Ternyata Dani dan Deni dari tadi mengintip dari pintu kamarnya, mereka sangat senang saat tau mamah dan Papahnya akhirnya berpacaran.

1
Yuni Martopo
Luar biasa
Omah Tien
cewe nya terlalu belagu
Omah Tien
ko iklan nya pjg benar
Diah Susanti
kayak upin ipin, beda cuma 5 menit aja
Mazree Gati
baru di sini ada ceo goblok
Mazree Gati
jijik namanya,, tolol semua
Mazree Gati
GOBLOK SEMUA
Jami: nga suka karkter s dian nga mikir udanpuya anak
total 1 replies
Witri Yanti
lanjut Thor
Witri Yanti
lanjut thor
tyas
hey dia merebut keperjakaan mu dan kau merebut keperawanan nya jadi impas.
anan
mampir k
Pa'tam
menarik
🎯™ Irma Suryani 🦊⃫⃟⃤ BM√
Kok ga ada lg lanjutanx thor?ayo dong dilanjutkan lg
Rini Antika
Aku mampir kak, Salken dr Antara Cinta dan Luka, smg berkenan mampir jg ke ceritaku..🙏
Nanik Rusmini
rasain deh Dian.....ketusuk nooo
niwi Agus
ceritanya gantung. tapi tulisannya lah end... ky mana sih.. aku bingging
Anonim
O
Win
Hadir kak😁

Mampir juga dong di novel aku

"Pernikahan impian"

Makasih
Aerik_chan
lanjut kak
Siti Nurjanah
lanjut kak kapan up lanjutan nya kak? q tunggu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!