NovelToon NovelToon
I Was Caught In My Trap

I Was Caught In My Trap

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Contest / Perjodohan / Nikahmuda / Mafia / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah
Popularitas:129k
Nilai: 5
Nama Author: Samaira siswanti

(warning 21+) Ide konyol yang ku buat dengan Siska sahabatku sendiri yang kini membunuhku, aku pikir setelah aku dan kakakku merencanakan ide bodoh itu ayah akan mengerti dan membatalkan perjodohan kakakku. Tapi salah rencana yang aku buat malah membuatku dalam masalah besar. Kak Shena terlepas dari perjodohan nya dan aku yang jadi tumbalnya.

Amera Shesa Atmaja gadis 22 tahun kuliah di jurusan menejemen bisnis bercita-cita tinggi ingin merebut perusahaan Atmaja group dari tangan paman Dirga yang notabene adalah anak angkat dari ayahnya sendiri.

Namun naas sebelum berhasil merebut perusahaan ayahnya ia harus dinikahkan dengan pria angkuh bernama Kenandra Hutama Wijaya musuh besar sang kakak, sekaligus menjadi mempelai wanita pengganti sang kakak, bukan karena tidak bisa menolak perjodohan ini tapi hidup ayahnya yang menjadi taruhannya.

apakah Amera akan benar menikah atau akan membuat ide konyol lagi dengan Siska untuk mengacaukan pernikahan? cus baca yea kelanjutan

eng... ing... eng...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Samaira siswanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rumah ayah

Keputusan ini memang berat bagi kami berdua menikah karena terpaksa dan menikah karena menjadi mempelai pengantin pengganti kakakku sedang kan entah kemana kakakku pergi tidak ada kabar sama sekali darinya.

Seandainya kakakku yang benar-benar menikah dengan pria ini pasti hal seperti ini tidak akan terjadi. Kakakku lebih dewasa dan lebih baik dari diriku pastinya.

Tap.. tap...tap...

terdengar langkah kaki menuruni tangga, kulihat Kenandra dengan wajah muramnya turun dari kamar nya dan menghampiri ku.

"Ayo pulang !

Aku menurut saja mengekor dibelakang nya kulihat ,ibu tersenyum padaku akupun membalasnya.

Kuraih tangan suamiku menghentikan langkah kakinya, apakah sebaiknya kita berpamitan dulu ke ayah dan ibu mu ," kata Amera pada Kenan tapi seperti nya sifat keras Kenan tidak mudah diruntuhkan.

"Tidak perlu, mereka sudah tahu sifat ku."ucap Kenan dingin.

"Tapi mereka belum mengenalku, ucapku tak kalah dingin.

"Kamu melawan ku ? Kenandra mempererat cekraman tangannya dan menarikku keluar dari rumah keluarga Hutama menuju parkiran mobil mendorong ku dengan kasar masuk ke dalam mobil dan bergegas meninggalkan rumah besar itu.

Aku masih meringis merasakan sakit dipergelangan tangan ku.

"Kasar sekali, kamu pikir aku ini barang yang bisa dilempar disembarang tempat," kata Amera ketus tidak terima dengan perlakuan Kenandra padanya.

"Apa terasa sakit ,"tanya Kenandra yang tiba-tiba mulai peduli padaku.

"Apa pedulimu, aku sakit atau enggak semua kamu lakukan sesuka hati mu bukan bukan kah aku ini seperti barang yang tak berharga dimatamu.

"Seharusnya kamu pulang kan aku ketempat orang tua ku bukan malah kamu siksa seperti ini kalau memang kamu tidak menginginkan ku.

"Baik akan aku lakukan," ucap Kenandra datar dan kembali fokus pada kemudinya.

Kenandra POV

Menikah dengan wanita yang lebih muda memang membuat hidup lebih berwarna, tingkahnya yang energik dan menggemaskan membuatku lebih sering menjadi penonton daripada aktornya, karena ia lebih aktif dalam segala hal. Mobil kami sudah memasuki gerbang rumah keluarga Atmaja beberapa pelayan menyambut kedatangan kami. Seketika si nona rumah datang membuka sabuk pengaman dan keluar begitu saja dari mobil tanpa menawariku untuk masuk kedalam rumah, namun aku tetap memakluminya mungkin dia belum terbiasa dengan kehadiran ku. Rumah tampak sepi hanya ada pelayan dan ayah mertua dirumah sedang kan Shena ayah mertua bilang pergi keluar negeri karena suatu hal. Sudah sekitar satu jam aku berbincang dengan ayah mertua ku, aku merasa lelah dan berpamitan untuk pergi tidur. Ayah menunjukan keberadaan kamar Amera kepadaku, aku masih merasa kikuk dengan keadaan ini seperti nya ayah mertua ku mengerti hal ini ia tidak mempermasalahkannya.

Aku menuju kamar Amera, kulihat gadis itu sudah tidur dengan guling bertelinga kelinci dan juga piyama hello Kitty yang membalut tubuhnya, aku hanya tersenyum sendiri melihat seisi kamar yang bernuansa pink, seperti akan menidurkan adik kecilku saja pikirku saat itu.

Tidak mudah bagiku untuk tidur sekamar dengan seorang wanita dan ini kedua kalinya aku tidur seranjang dengan istri ku, selama ini aku selalu mendapatkan apa yang ku inginkan dari setiap wanita yang bersamaku, namun sepertinya yang ini sangat berbeda dari wanita-wanita lain yang sering kutiduri. Sifatnya yang keras kepala yang terang-terangan menolak aku, ia sangat berbeda dengan gadis-gadis lain yang selama ini memperebutkan aku. Ia begitu kasar dan tidak pernah mau memandangku. Kulihat ia mulai melenguh , tubuhnya yang tadinya meringkuk memeluk guling kini wajahnya sudah berhadapan dengan ku. Deru nafas nya yang teratur berembus mengenai wajahku, aku memandangnya sedekat mungkin melihat rambutnya yang berantakan menutupi wajahnya aku berinisiatif untuk merapikan ,namun sepertinya ia mulai menyadari keberadaan ku, tangannya refleks memukul tanganku yang ingin merapikan ekor rambutnya yang berantakan dan sempat ingin berteriak namun aku dengan sigap memeluk tubuhnya dan menutup mulutnya agar tidak terdengar oleh ayah mertuaku ataupun orang lain di rumah ini pasti akan sangat memalukan kalau mereka sampai mendengar.

"Apa yang kamu lakukan di kamar ku," tanya Amera yang terkejut ada pria yang memeluknya ia berusaha meronta ingin dilepas, gerakan tumbuh nya yang meronta-ronta membuatku tidak mampu menahannya lebih lama lagi.

"Aku ini suamimu, apa kamu lupa? Jawab Kenandra yang  masih memeluk tubuh istrinya, jantung nya sedari tadi sudah berdebar-debar, berdegup kencang apalagi sekarang dengan bersentuhan langsung dengan tubuh gadis ini hasratku tak bisa ditahan,  untuk meredakan keinginan ku akhirnya aku lepaskan dia .

"Diamlah aku akan melepaskanmu tapi jangan teriak-teriak memalukan sekali." Ucap Kenandra dan mulai melepaskan pelukannya.

"Kenapa tidur di kamarku ,di rumah ini banyak kamar, ucap Mera yang masih belum terima Kenandra berada di kamar pribadi nya dan akan seranjang bersama dengan dirinya.

"Ayah yang menyuruhku, ucap Kenandra santai dan tersenyum setelah mendapat ide yang tidak sengaja terlintas di pikirannya, senyum licik di bibirnya sedikit mengembang.

"Ayah bilang ia ingin aku segera membuatkan cucu untuk nya agar rumah ini tidak sepi."ucap Kenandra dengan menyeringai penuh kemenangan.

"Apa maksudmu ayah ingin seorang cucu? Amera bergidik ngeri mendengar ucapan Kenandra  dan merebut selimut yang dipakai oleh pria di depannya untuk menutupi  sebagian tubuhnya.

"Ayahku tidak mungkin berkata begitu," kata Amera tidak percaya ia bingung sekaligus takut kalau itu benar maka dia tidak bisa berlama-lama menolak berhubungan suami istri dengan suaminya.

"Yea sudah tanyakan saja pada ayahmu sana, dan kembali dan bersiap lah melayani aku suamimu tidak akan mengecewakan keinginan ayah mertua," ucap Kenandra tertawa penuh dengan kemenangan dan menyilangkan kedua tangannya di dada.

Seperti nya benar saja gadis bodoh ini ingin pergi bertanya pada ayah mertua karena ia turun dari atas kasur dan ingin keluar kamar. 

"Aku harus mencegahnya pikir Kenandra takut kalau kebohongan nya terbongkar.

"Kamu mau kemana? Tanya Kenandra yang dengan cepat menarik tangan gadis itu untuk kembali ke atas ranjang.

"Ke kamar lain, ucapnya tanpa merasa bersalah antara takut dan bingung karena tiba-tiba Kenandra mencengkram tangannya dengan kuat dan menarik tubuhnya ke atas kasur dan menindih tubuh nya dengan kasar.

"Aku ini suamimu, kenapa kamu tidak menghargai aku disini." Ucap Kenandra kesal sedangkan kini nafsu nya sudah sampai di ubun-ubun.

"Lepaskan aku," tangis Amera karena terkejut dengan sikap Kenandra yang tiba-tiba kasar terhadap dirinya.

"Seharusnya kamu memberikan hakku sebagai suamimu dan melayani ku  memberikan yang terbaik yang kamu miliki, bukan malah ingin kabur dariku." ucap Kenandra lirih dan menciumi bagian telinga istrinya.

"Lepaskan aku, Amera terus meronta dan ingin melepaskan dirinya yang sekarang berada dalam kukungan Kenandra.

"Diamlah! aku hanya ingin memeluk mu saja jangan menolakku, ucap Kenandra menenangkan gadis dipeluknya yang masih meronta-ronta, nafasnya semakin memburu, mendekap erat tubuh wanita nya.

1
Melia Gusnetty
laah...kata nya udh operasi mata dn berhasil..knp msh buta si shena🤔
Alya Safira
lanjut
Dream Sky
Selalu semangat pokoknya☺
Salam dari "Sayap Pelindungmu"
#KeceParah
Li Permana
Semangat terus

aku mampir!
Yukity
like♥️

mampir di novelku ya..
GADIS TIGA KARAKTER
Lizaz
Lanjuttt kak
Jangan lupa untuk singgah di novel aku ya
Mari, saling mendukung 🤗
syafridawati
5 like mendarat saling dukung ya
anggita
👍👌 mnancap.
Lizaz
Aku mampir thor 🖐️
anggita
wis like👍kabeh👌
anggita
🌛🌙🌝bulan 🍯madu
anggita
mantap👏
anggita
ok 👍👍
anggita
20👍👍 nancap
anggita
boom like.,
anggita
mantap.
anggita
untung baru,, hsmpir😒
anggita
like👍 nancap dari pendekar tanpa kawan.
anggita
truz 💪berkarya
anggita
mnarik👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!