Note: karya ini murni hasil imajinasi author, tidak ada unsur jiplak menjiplak. kalau ada kesamaan nama, dan sifat karakter, author ucapkan "mohon maaf". itu hanya kebetulan!!!
~ ~ ~ ~
katie. seorang gadis cantik yg berprofesi sebagai tentara. katie merupakan seorang yg dingin, tak hanya dingin terkadang ia juga menjadi badgirl. sikapnya yg berubah ubah membuat orang orang berfikir bahwa dirinya mempunyai kepribadian ganda.
namun bagai mana jadinya jika katie harus mengalami kecelakaan dan masuk ke dalam novel favoritnya. dan parahnya dia menjadi sang antagonisnya yg akan masuk penjara dan mati bunuh diri karna cinta yg tak terbalaskan. knp masuk penjara? dan kenapa bunuh diri?
bagai mana cara katie menghindari ending tragis ini? yodh langsung baca aja klo penasaran okee!.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon oh. gk nanya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
di hukum lagi-_
key sampai di sekolah dengan di anatar polisi tadi menggunakan motor, sedangkan karin di beri tumpangan dalam mobil polisi lainya, sampai di depan sekolah ternyata pagarnya sudah ditutup. lagi lagi ia terlambat, ini semua karena polisi sialalan itu, andai polisi itu tak mencegatnya, mungkin dia akan datang tepat waktu.
gerbang pun di buka, key masuk dan sudah pasrah akan nasibnya yg akan di hukum, sumpah demi apapun ia tak akan mau lagi bertemu polisi yg mencegahnya tadi, kalaupun sampai bertemu ia tak akan segan segan untuk membotaki kepalanya sebagai tanda pelajaran agar ia tak mencari masalah dengan key.
Di ruang BK
hufttt.....
bu sita menarik nafasnya, menatap key sesaat sebelum akhirnya menggelengkan kepalanya, key hanya menunduk dengan wajah polosnya seakan tak pernah melakukan dosa didunia, pipinya digembungkan sebelah menambah mode imut pada dirinya.
"keyla lagi keyla lagiii, kenapa sih kamu selalu aja cari masalah" bu sita sudah pusing menghadapi murid perempuan dengan muka triplek di depannya ini, pasalnya key ini termaksud siswi langganan Bk. setiap hari dirinya keluar masuk Bk.
pernah waktu itu key masuk Bk karna merusak jendela kelas atas menggunakan batu di tangannya, kelas itu adalah kelas yg di pakai vino dan nisa, bahkan batunya mengenai kepala nisa sampai berdarah karna nisa yg duduk dekat jendela itu. saat di tanya dengan santainya key menjawab bahwa ia tidak sengaja, dan mungkin memang sudah karmanya nisa terkena batu lemparannya, jadi bu sita tidak berhak memarahinya karna itulah rencana takdir.
kemarin juga key ketahuan memanjat pagar belakang sekolah berniat ingin membolos di saat pelajaran matematika. dan alasannya saat di tanya adalah bukan karena ingin membolos, melainkan ingin belajar berpidato, menganggap bahwa pagar sekolah adalah panggungnya. padahal jelas jelas pak mamat sang penjaga sekolah melihatnya yg ingin meloncat pagar, beruntung saat itu ada pak mamat yg melihatnya.
"bu saya sudah bilang saya gk salah kali ini, polisi sialan itu yg salah, seharusnya ibu marahin dia bukan saya. motor saya aja ampe di ambil, bayangin loh bu, itu motor bagus Bener dah... harganya wisss.... jangan di tanya, dan dengan keringat saya yg terus berjuang untuk mendapatkan motor itu malah berakhir sia sia cuman demi sekolah, seharusnya ibu salut dan bangga punya murid berbakti kaya saya yg rela mengorbankan motornya suka rela demi sekolah" ucap key panjang lebar merasa tak bersalahh.
"keylaaaaa..... sekarang kamu bersihkan seluruh halan sekolah ini sampai bersihhh..... jangan harap bisa pulang sebelum jalan sekolah bersih" teriak bu sita yg sudah dibatas ambang kesabaran, menghadapi murid satu yg tak pernah libur dari ruangan sidangnya. bukan ia salut seperti yg di bicarakan key, tapi rsanya ia ingin mati dan menenggelamkan key kedasar lautan sangkin geramnya.
tanpa basa basi key langsung berlari tergesa gesa sadar bahwa gurunya akan menjadi monster yg siap melahapnya kalau ia masih di sana.
key mengambil sapu lidi, dan mulai membersihkan halaman, sudah sejam setengah tapi halaman belum juga bersih, hingga bel pertanda istirahat di bunyikan, key terduduk lemas sambil memeluk sapu lidinya. dari arah berlawanan nisa datang bersama ke2 temannya sisi dan tara. ia melihat key yg tengh terduduk, memutuskan untuk menghampirinya.
"keyla, aku tau kamu haus, ini ku bawain minum, sekalian bekal aku, ambil aja nggak papa kok" nisa tersenyum manis padanya, key melihat dahinisa yg masih di plaster akibat ulahnya kemarin.
key tak ada dendam apapun dengan nisa, ia memaklumi nisa yg cengeng karena nisa adalah Tokoh utama novel, jadi sikapnya agak cengeng, mungkin author sengaja menciptakan sifat cengeng untuk nisa agar menarik perhatian para pemeran utama, itulah pikiran key, dan masalah batu ia sama sekali tak sengaja, sebenarnya key hanya ingin mengambil buah mangga di dekat kelas mereka jadi ia melempar batu, ternyata malah kepleset batunya.
ia menjauhi nisa juga bukan tanpa sebab ataupun dendam, ia menjauhi nisa hanya karena tidak ingin ending tragis dalam novel terjadi padanya, itu sebabnya ia menjauhi nisa. key sama sekali tak pernah membenci atau mencurigai nisa, lagipula ia tokoh utama manamungkin tokoh utama jahat kan? pikirnya, nisa juga kakak kelasnya.
nisa menjulurkan tangannya untuk membantu key berdiri, key menggapai tangannya sambil membalas senyumannya, tapi tanganya tiba tiba terlepas dari tangan nisa, tak tau apa sebabnya, dan nisa terjatuh, bekalnya tumpah, matanya mulai berkaca kaca, tangannya berdarah terkena krikil batu.
"ehhh.. k. nisa" key mengerjap kaget saat nisa terjatuh, saat ini posisinya nisa berada di bawah kaki key, sedangkan key masih berdiri tegak bingung bagaimana nisa terjatuh, padahal tak ada yg menyandungnya, bahkan tak ada batu besar juga bagai mana ia bisa jatuh?
"Nissaa.... "dari arah belakang lagi lagi vino datang, menyaksikan bagaimana nisa yg terjatuh karena di tarik key, apa sih salahnya nisa? padahal dia hanya ingin berbuat baik, tapi key malah menariknya kasar, lukanya kemarin saja belum kering dan key kembali melukainya.
nisa berdiri di bantu vino, air matanya sudah keluar deras membanjiri pipi halusnya. hiks... hiks..
nisa menangis tersedu sedu di dalam pelukan vino, vino menatap key tajam.
"apa liat liat? mau gue colok mata lo" key melotot melihat vino yg menatapnya.
"lo emang jahat, nisa cuman mau berbuat baik sama lo" bentak vino
"elahh.. gue lagi yg salah? jelas jelas tadi dia jatuh kesandung angin kok gue yg di salahin?" key memiringkan kepalanya sambil menunjuk bingung dirinya
"mana ada sih org bisa jatuh kesandung angin" Leo angkat bicara.
"tuh buktinya, coba tanya dia, oyyy.. lo cengeng amat dah.. udah gede juga masih mewek kek bocah bae, coba ngomong yg sebenarnya, gue Jdi disalahin nih gegar elo, elahhh.... kek bisu aja, luka kecil kek gtu dah kek luka sekarat aja" key menunjuk nisa, ia sama sekali tidak takut ataupun sakit melihat vino yg kembali menuduhnya
"cukuppp... manusia jahat kaya elo Gk akan pernah bisa berubah, ayo nis" vino membentak dan melempar sapu lidi ke arah key beruntung ia sempat menghindar, vino pergi diikuti teman temannya sambil merangkul nisa.
sedangkan key masih dalam mode linglungnya bingung akan keadaan. "bahh... apaan sih?kok gue yg salah? jelas tadi dia jatuh sendiri, cengeng bet lah tu cewek, dah gede juga" key menatap punggung mereka sambil bergumamam kemudian melanjutkan acara menyapunya santai seperti tak ada ya terjadi sebelumnya.
trus kevin sampaikan k wiliam klo keyla sudah meninggal dan jiwa yg nempati tbuh key balik k tubuhnya yg tentara