NovelToon NovelToon
Doctor Is My Wife

Doctor Is My Wife

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Teen / Contest / Tamat
Popularitas:546.9k
Nilai: 5
Nama Author: Suci Aulia

Stefani Agnesia Smith, Dokter cantik berumur 22 tahun yang terlahir dari keluarga terpandang. Memiliki otak super cerdas dan cantik membuat semua pria tertarik kepadanya. Tapi karena sifatnya yang judes dan dingin membuat semua lelaki tidak berani untuk mendekatinya. Hingga ada seorang pria tampan yang merupakan ceo muda dari perusahaan terkenal mendekatinya.

Bisakah sang Ceo menaklukan hati si Dokter cantik?

Tunggu lanjutan ceritanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Suci Aulia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Awal untuk Kita

Bulan telah berganti dengan matahari. Menandakan jika ini saatnya bagi seluruh makhluk hidup melakukan aktifitasnya. Leo bangun lebih dulu daripada Stefani. ia duduk sebentar untuk mengumpulkan nyawanya yang berserakan. Matanya melirik Stefani yang masih tertidur disampingnya. Senyuman terbit di wajah tampan pemuda itu, ia kemudian mendekatkan tubuhnya ke Stefani. Disisihkan anak rambut yang menutupi wajah cantik istrinya. Dengan gerakan yang amat pelan, Leo mengelus wajah Stefani sambil tersenyum.

"Bertemu sama lo adalah hal yang nggak pernah terfikirkan dibenak gue. Apalagi menjadikan lo sebagai istri, hahaa....Gue bahkan dulu nggak pernah ada fikiran buat menikah. Tapi, kehadiran lo merubah segalanya Stef. Memiliki lo adalah suatu kebahagian tersendiri buat gue. Meski tuhan menyatukan kita dengan cara yang menyakitkan, tapi gue bersyukur. Gue bersyukur karena tuhan telah menakdirkan lo untuk gue. Meskipun disini hanya gue yang mencintai, tapi nggak masalah. Gue akan tetap menunggu, menunggu bahkan sampai titik nafas terakhir gue sekalipun. I Love you Stefani. Gue hanya mampu ngelakuin ini saat lo nggak tau, karena kalau lo tau, gue yakin lo pasti akan menghindar" Leo berucap disertai senyuman kecut. "Selamat tidur my wife" Leo mengecup dahi Stefani agak lama. Matanya terpejam menikmati kebersamaannya dengan Stefani meskipun hanya dia yang bertindak. Setelah puas, Leo turun dari ranjang dan berjalan ke kamar mandi untuk melaksanakan ritual mandi paginya.

Setelah pintu kamar mandi tertutup sempurna, Stefani membuka matanya. Sebenarnya ia sudah bangun sejak Leo bangun. ia juga mendengar dan merasakan apa yang Leo lakukan. Namun ia lebih memilih berpura-pura tidur dan mendengarkan apapun yang pemuda itu ucapkan.

Stefani menghela nafas berat, ia menunduk sambil menggigit bibir bawahnya. Tak terasa bulir bening menetes dari pelupuk matanya. Dengan cepat, ia menghapus air mata itu agar tidak diketahui oleh Leo.

Tak lama, pintu kamar mandi terbuka. Leo keluar dari kamar mandi dengan pakaian yang sudah lengkap.

"Udah bangun?" ucap Leo saat melihat Stefani duduk diatas ranjang dengan selimut yang masih melilit di tubuhnya.

"Hmm" Stefani hanya membalas dengan deheman. ia lalu turun dan masuk ke dalam kamar mandi meninggalkan Leo yang masih berdiri anteng ditempat. Mengabaikan sikap dingin Stefani, Leo keluar kamar entah pergi kemana.

Stefani keluar dari kamar mandi selang 30 menit dari kepergian Leo. ia mengedarkan pandangannya ke penjuru kamar mencari keberadaan pemuda itu.

"Dimana dia?" gumam Stefani bingung. Tak mau ambil pusing, Stefani mengedikan bahunya lalu berjalan menuju meja rias. Ia mengeringkan rambutnya menggunakan handuk lalu menyisirnya dengan rapi. ia memoleskan sedikit make-up pada wajahnya agar tidak terlalu pucat. Setelah di rasa cukup, Stefani berdiri. ia mengamati setiap sudut kamar yang nampak agak berantakan. ia pun berinisiatif untuk memberesi kamar tersebut.

Saat Stefani tengah berberes, pintu kamar terbuka. Refleks Stefani memutar tubuhnya untuk melihat siapa yang masuk.

"Kamu habis darimana?" tanya Stefani.

"Habis ambil sarapan, nih makan dulu. Beresinnya nanti aja!" ucap Leo sambil menaruh nampan berisi dua sandwich di atas nakas. Menurut, Stefani meletakkan selimut yang ingin ia lipat. ia lalu berjalan kearah sofa dan duduk di samping Leo.

"Ambilin" ucap Stefani dengan senyum manisnya. Leo ikut tersenyum, tangannya terulur untuk mengambil sandwich itu dan memberikannya ke Stefani yang pastinya diterima dengan senang hati oleh gadis itu.

"Habis ini kita pulang ke rumah" ucap Leo disela-sela makan mereka. Stefani menghentikan aksi mengunyahnya kemudian beralih menatap Leo.

"Rumah yang mana?" tanya Stefani.

"Rumah kamu. Kita ambil barang-barang kamu dulu, habis itu kita baru ke rumah mama papa" jawab Leo sambil menoleh kearah perempuan itu. Stefani mengangguk lesu, ia melanjutkan makannya tanpa selera. Makanan itu ia paksa untuk masuk meskipun tenggorokannya enggan untuk menelan.

"Aku tau kamu belum siap. Tapi inilah kenyataan yang harus kita jalani. Kita sekarang udah terikat dalam sebuah hubungan, bukan hanya hubungan pacaran atau sejenisnya. Tapi kita udah terikat dalam hubungan yang disaksikan oleh tuhan. Kita udah sama-sama berikrar kemarin, dihadapan semua orang dan dihadapan tuhan. Aku harap kamu bisa belajar buat nerima semua ini" Leo berucap seraya mengelus bahu Stefani. Seakan ia tau apa yang sedang digundahkan oleh perempuan itu.

Stefani mengangguk sambil memaksakan senyumnya. Meski separuh hatinya masih enggan untuk menerima, tapi bagaimana lagi. Leo benar, inilah yang harus ia jalani saat ini. Dan mau tidak mau ia harus menjalaninya dengan lapang dada.

******

Stefani mengamati setiap sudut kamarnya. Kamar yang ia tempati selama ini. Tempatnya tumbuh besar dan berkembang. Disampingnya sudah ada sebuah koper besar yang berisi barang-barangnya. Stefani menghela nafas berat. Enggan rasanya ia pergi, namun takdir berkata lain.

"Ayo kita turun!!" ajak Leo sambil menggenggam tangan Stefani. Gadis itu kembali menghela nafas, ia memperhatikan kamarnya sekali lagi. Hari ini, dia akan pergi.

"Ayo!!" sahut Stefani sambil tersenyum tipis. Mereka lalu berjalan beriringan keluar kamar. Di bawah sana, keluarga Stefani sudah menunggu dengan perasaan yang tak dapat dideskripsikan.

Saat Leo dan Stefani sudah berdiri di depan mereka, Agnes tidak dapat membendung air matsnya lagi. ia berdiri dan langsung memeluk putrinya erat-erat seakan tak mau melepas Stefani meski hanya 1 detik.

Pertahanan yang Stefani bangun akhirnya roboh. Sejak tadi ia berusaha sekuat tenaga agar tak mengeluarkan air mata di depan keluarganya. Tapi akhirnya, benteng sekuat baja yang ia bangun luruh karena melihat air mata sang ibu. Stefani menangis didekapan Ibunya. Menumpahkan segala kesedihan dan rasa sesak yang mengganjal di hatinya. Terluka namun tak dapat bercerita. Itulah yang Stefani rasakan. Ingin rasanya ia menceritakan semua yang terjadi padanya, namun ia tak memiliki cukup kekuatan untuk mengungkapkan itu. Ia tak sanggup jika harus melihat orang tuanya ikut terluka, kecewa terhadap apa yang terjadi pada putri yang selalu mereka banggakan selama ini.

"Maaf ya mom, dad, kak. Kalo selama ini Stefani belum bisa menjadi anak yang baik, belum bisa jadi adik yang baik. Maaf kalo Stefani masih sering ngebantah, masih sering ngecewain kalian, masih belum bisa banggain mommy sama daddy. Tapi percayalah, Stefani sayang kalian. Kalian adalah hal terpenting yang ada di hidup Stefani. Sekarang dan selamanya" ucap Stefani dengan beruraikan air mata.

Agnes dengan lembut menyeka air mata di wajah cantik putrinya. ia tersenyum hangat sambil menggenggam tangan Stefani. Menyalurkan kasih sayang tiada tara dari seorang ibu untuk putrinya tercinta.

"Perasaan baru kemarin mommy masih gendong kamu. Nyuapin kamu makan, nyiapin ini itu buat Stefani kecil yang manja. Nggak terasa ya, sekarang Stefani udah besar. Dulu Stefani kecil tuh cerewettt banget, cengeng lagi. Tapi sekarang Stefani kecil udah nggak ada, yang ada sekarang hanya Stefaninya Leo. Kamu sudah dewasa nak, kamu bahkan sudah menikah." Agnes menjeda kalimatnya dengan tangan yang sesekali ia gunakan untuk menyeka air mata.

"Kamu jaga diri baik-baik ya. Nurut sama suami. Mommy sayang sekali sams kamu, sampai kapan pun. Kamu tetep Stefani. Putri kecilnya mommy yang manja. Dan mommy akan selalu kangen sama sifat kamu yang satu itu" lanjut Agnes yang membuat air mata Stefani semakin mengalir deras.

"Jadi diri kamu baik-baik ya sayang" ucap Alferd dengan mata berkaca-kaca. Stefani melepas pelukannya. ia kemudian menatao sang ayah dan segera berhampur ke pelukan pria itu. Pria yang menjadi cinta pertamanya. Pria luar biasa yang selalu ia jadikan panutan dalam menjalani hidup.

"Stefani sayang daddy" ucap Stefani di sela-sela pelukannya.

"Daddy jauh lebih sayang kamu. Always happy little princess. Kamu adalah hal terindah yang pernah tuhan titipkan ke daddy, kamu adalah putri kecil daddy yang hebat" ucap Alferd dengan lembut.

Stevan mendekat kearah Leo yang sedang menatap kearah Stefani. ia menepuk bahu pemuda itu pelan.

"Gue titip adek gue. Jagi dia seperti lo jaga diri lo sendiri. Gue percayain dia ke lo, dan gue harap lo nggak ngecewain gue akan hal ini" ucap Stevan dengan serius.

"Pasti kak. Lo boleh bunuh gue kalo gue terbukti nyakitin dia." sahut Leo tak kalah serius.

"Karna itu nggak akan terjadi. Gue nggak akan biarin satu tetes pun air mata keluar dari mata lo Stef, apalagi kalo itu karena gue" batin Leo.

.

.

.

Mobil yang di tumpangi Stefani dan Leo perlahan keluar dari area mansion. Stefani masih terus menatap mansion tempat tinggalnya. Disini, di tempat ini ia lahir dan tumbuh. Masa kecil penuh warna ia lalui di rumah megah ini. Dan sekarang, ia harus meninggalkannya. Keluarganya masih berdiri di teras sambil melambaikan tangan kearah perempuan itu. Stefani tersenyum getir. Berat? itu pasti. Sakit? jangan ditanya. Tapi apa boleh buat, inilah jalan takdir yang di tulis tuhan untuknya.

Leo menatap kearah Stefani. ia menggenggam lembut tangan istrinya berusaha menyalurkan kehangatan yang ia miliki.

"Jangan sedih. Ini adalah awal untuk kita" ucap Leo sambil tersenyum.

*********

**Hy guys.....author come back nihhh:). Gimana...gimana?, kangen nggak sama ceritanya?. Aku harap sih kalian kangen ya:v. Masf ya guys baru up. Aku bener-bener nggak punya ide buat bikin eps selanjutnya. Jadi aku harus semedi beberapa minggu dulu:/.

Yuk like nya yuk!!, coment and rate-nya jangan lupa ya 😂.

Happy reading all. 😘**

1
༺⬙⃟⛅ 🍊⃟𝐒𝐓𝐉 ѕнєηα shn
mansion itu apa? kayak rumah yg lebih besar atau apa gimana?
༺⬙⃟⛅ 🍊⃟𝐒𝐓𝐉 ѕнєηα shn
wah cerita orang-orang tajir ini😻🥰👍🏻
༺⬙⃟⛅ 🍊⃟𝐒𝐓𝐉 ѕнєηα shn
awal cerita yang bagus 👍🏻👍🏻
Fazira Fauziah
kak nama asli visual cowonya siapa kak?
Qaisaa Nazarudin
Di sinopsis katanya cerita udah selesai atau END iya menurut ku,Tapi kok kehantung gitu,padahal cerita nya bagus..KECEWA deh aku 😭😭😭
Qaisaa Nazarudin
Leo dan Stevan bukan seumuran iya 25 tahun??
Qaisaa Nazarudin
Udah gak ada waktu nya kamu mikir semua itu,kefuluan hamil kamu ntar..
Qaisaa Nazarudin
Dimana2 novel yg ku baca padti ada jebakan dgn ubat perangsang dr lawan jenis yg menyukai padangannya,,Tapi anehnya Setiap kejadian malah berakhir di ranjang dgnpasangan halalnya,hasil perjodohan atau dgn org yg benar di cintai tampa sadar kek Leo ini..
Qaisaa Nazarudin
Leo Bodoh,Udah tau Shyla itu orgnya kek gimana,ngapain lg mau didekatin lg,,ckck🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Qaisaa Nazarudin
Yezzzz baru tau kamu siapa Stuart..👏🏻👏🏻👏🏻👍🏻👍🏻
Qaisaa Nazarudin
Pasti ada sbb nya,jarusnya kamu vari tau siapa sebenarnya Stuart itu,jgn tau nya kerja mulu,dia selingkuhin kamu aja kamu gak tau,ogeb..🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Alhamdulillah untung aja bokapnya gak sika Stuart,,👏🏻👏🏻
Qaisaa Nazarudin
Kalo hitu kamu harus cepat bertindak deh Leo,Jgn sampai ortunya Stefani menjodohkan nya dgn Stuart,,
Qaisaa Nazarudin
Biasanya yg ku tau,mana2 dokter itu iya.kalo keluar dr ruangannya apa lagi kalo mau keluar dri rumah sakit,jas dokternya itu pasti ditinggalkan di di ruangannya,gak ada yg make sampai keluar kek gitu..
Qaisaa Nazarudin
Hadiah apaan,dia juga irg tajir,mampu membeli apapun yg dia inginin..
atheina_ARA
Thor....pindah haluan kah dikau???
atheina_ARA
namanya bule2 visualnya gak kek bule, malah kayak Vietnam,Thailand nan
nadya insan
lanjut kak
Dewi Kijang
saya hadir
Yulia Mutiara Putri
keren ceritanya q suka...apalagi kisahnya docter dan gengster.....up terus ya thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!