NovelToon NovelToon
Penyesalan Seorang Suami

Penyesalan Seorang Suami

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Mengubah Takdir / Cintapertama
Popularitas:14.1k
Nilai: 5
Nama Author: Fitria callista

Penyesalan selalu akan datang di akhir. Seperti yang sekarang aku rasakan. Awal nya setelah istri ku meninggal aku belum benar benar kehilangan nya. Bahkan saat dia meninggal dunia aku masih bisa tertawa dan merasa bahagia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitria callista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32.

"Ancamanmu itu sama sekali tidak berlaku untuk ku sekarang ini Esther. Aku sudah tidak peduli dengan apapun perkataanmu. Pokoknya aku ingin hubungan kita berakhir sekarang juga!" ucap Ivan dengan wajah yang tak terelakkan. Lalu dia terlihat bangkit dari duduknya tanpa meminum kopi yang di pesan oleh esther. Ivan meninggalkan Esther yang masih duduk mematung begitu saja.

Melihat Ivan yang menjauh dan berniat untuk meninggalkannya. Esther lantas terlihat bangkit berdiri, lalu dia terlihat mengejar punggung Ivan yang mulai menjauh dari pandangan matanya.

"Aku hamil Van," teriak Esther dengan suara yang terdengar begitu lantang.

Bahkan Esther sekarang ini menjadi pusat perhatian orang orang yang lalu lalang di sekitar jalanan cafe.

Tapi Ivan hanya menganggap jika ucapan Esther saat ini hanya sebuah omong kosong belaka, karena setahu Ivan Esther sudah memasang KB.

Ivan sama sekali tidak menggubris apa yang baru saja keluar dari dalam bibir cantik Esther, dia pun buru-buru masuk ke dalam mobil miliknya dan meninggalkan Esther yang masih berdiri di belakangnya begitu saja.

"Sial, sial ... " pekik Esther sembari menarik rambutnya sendiri.

Esther saat ini sangatlah bingung, apalagi dia yang sudah terlanjur mengajukan resign sepihak dan melepas semua hak istimewa yang di berikan oleh pihak perusahaan tempat sebelumnya bekerja, membuatnya sangat sulit untuk mendekati Ivan kembali. Semuanya rela dia lakukan demi Devon.

Ya sebegitu cintanya dia pada Devon, Esther saat ini menatap kepergian mobil Ivan dengan sebuah tatapan kebencian yang mendalam.

Dengan mengepalkan tangannya, Esther pun berkata, "Awas kau Renata, aku pasti akan membuat hidupmu itu hancur! Seperti sekarang ini, berani beraninya kau itu membuat Ivan itu mengacuhkan seperti ini. Aku tidak terima dengan penghinaan yang Ivan lakukan sekarang ini, aku akan membalasnya Renata!"

*****

**

*

Renata sekarang ini sedang meminum obat kangkernya. Dia duduk sembari menatap rumah sekarang ini sudah terlihat bersih.

Karena setelah menidurkan anaknya, Renata langsung membersihkan rumah. Dia takut jika tiba tiba suaminya itu pulang, tapi rumah dalam keadaan kotor.

Renata merasa tubuhnya terasa lebih baik, walaupun kakinya terkena kopi panas. Karena rasa sakit akibat kopi panas itu, sungguh tidak sebanding jika di bandingkan dengan rasa sakit di perutnya.

Setelah luka cambuknya itu mulai pulih, Renata mulai rutin meminum obat kanker ya kembali. Karena saat awal awal habis di cambuk oleh suaminya, dia hanya rebahan di kasur. Jangankan untuk berjalan ke arah dapur untuk meminum obat kanker nya, hanya sekedar berdiri lama dia tidak bisa, sampai saat dia sakit Reyhan hanya bisa di lap lap pakai tisu basah. Membuatnya memilih untuk tidak meminum obat obat kanker itu, karena dia takut kalau suaminya itu akan curiga.

Renata lalu memasukkan obat obat kanker yang banyak itu ke dalam laci yang biasa dia gunakan untuk menaruh stok bumbu bumbu dapur.

Renata tampak menguap berkali kali, lalu dia memilih untuk menyusul Reyhan anaknya yang sekarang ini terlihat tidur di karpet yang ada di ruang keluarga.

Kini Renata sudah tertidur di ruang keluarga, sembari memeluk anaknya. Akhirnya Renata pun masuk ke dalam alam mimpinya.

Tapi tiba tiba mata Renata terbuka lebar, saat mendengar suara ketukan yang terdengar dari pintu rumahnya.

Pintu yang di ketuk secara terus menerus dari arah luar.

Renata buru buru bangkit dari tidurnya, dia berdiri dan juga berlari ke arah pintu guna membukakan pintu untuk tamu yang sekarang ini datang bertamu ke rumahnya.

Ceklek

"Esther." Renata terlihat kaget, kala melihat sahabat yang sudah hampir 5 bulan tidak pernah mengunjunginya.

1
Uthie
Hmmm ... makanya setiap ucapan perlu dijaga selalu 👍😌
Uthie
sedari dulu sifat Rena itu selalu mengalah jika disakiti yaa 😌
Uthie
Wahhh.. apakah Flash back Marcell nanti bisa membawa lagi mereka ke kehidupan keduanya? 😁😁
Uthie
Semoga ada cerita Hidup kembali ke masalalu 😁😁
Uthie
dasar manusia gakbtau diri macam kamu mahhh pantas di permalukan 😡
Uthie
ibunya ini 11-12 sama si Ivan 😡
Uthie
dasar anak gak tau diri tuhhh si Ivan 😡
Uthie
Nahh kan.. penjahat yg gak tau diri itu yaa macam si Ivan itu 😡
dikasih teguran bukannya sadar, tapi malah menyalahkan 😡😤
Uthie
Bagus niiii. bapaknya Tegas 👍😡
Uthie
Itulah.. Dendam yg membinasakan semua yg dimiliki....
seperti Api yg melahap apa yg ada👍
Uthie
nasi dah jadi bubur.. telat Van
Uthie
Wahhh... bener - bener tuhhh si Esther.. iblis banget 😡
Uthie
orang yg kejam hatinya macam Ivan dulu, akan lebih terhinakan dulu dirinya di dunia juga diakhirat nanti balasannya lebih menyakitkan daripada di dunia yg saat ini dia rasakan 😡😡
Uthie
Reyhan anak peka sedari lahirnya 😢
Uthie
lanjut 👍
Uthie
Nikmatilah buah penyesalan mu yg tak kan berujung itu 😤👍
Uthie
thank you udah Up lagiiii yg banyakkkkkk 😆😆
Uthie
kayanya nanti gila juga tuhhh si Ivan . ikutan si Esther... saking banyaknya dosa yg mereka perbuat 😏😡😡
Uthie
telat kauuu 😏
Uthie
rasaiiiinnnnn 😝
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!