NovelToon NovelToon
Matahari Senja

Matahari Senja

Status: tamat
Genre:Teen School/College / Cinta Seiring Waktu / Persahabatan / Bad Boy / Tamat
Popularitas:453.7k
Nilai: 5
Nama Author: Mukarromah Isn.

Gara-gara bola basket nyasar, Matahari Senja harus berurusan dengan si badboynya SMA Air langga, pentolan geng Atlantis yang terkenal hobi tawuran, playboy dan balap motor. Batara Matahari namanya

Matahari, nama mereka sama. Takdir keduanya pun hampir sama untuk dituntut sempurna. Tapi takdir tak semudah itu untuk membuat mereka bersatu. Matahari Senja dan Batara Matahari dengan luka mereka masing-masing, bisakah menyembuhkan satu sama lain?

.

Jangan lupa like, komen dan vote...🙏❤️

Follow ig author : @mukarromatul28

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mukarromah Isn., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Percaya sama gue

"Lo tau nggak sih kalau yang lo bilang nggak nyambung?"

"Lo mecat gue apa hubungannya sama cemburu?" Batara diam karena iapun bingung kenapa mengambil keputusan itu. Ia memecat Senja dengan maksud menyindir gadis itu yang juga bekerja pada Langit. Ia pikir Senja itu sama saja dengan perempuan dalam pikirannya. Tapi mendengar alasan yang mungkin berkebalikan dengan pikirannya membuat Batara malu sendiri

"Kenapa diam? Lo nggal bisa nerima alasan yang jelas buat ngelakuin itu?"

"Lo emang suka bertindak sendiri ya? Tanpa memikirkan perasaan orang lain?"

"Apa lo bisa ngasih penjelasan yang masuk akal atas tindakan lo itu?"

"Gue emang bodoh" jawab Batara setelah cukup lama bungkaj dan bergelut dengan pikirannya

"Langsung bertindak tanpa pikir panjang salah satu kekurangan gue dan gue minta maaf karena jujur gue ngerasa nggak pakek akal buat ngelakuin itu"

Senja hanya menghela nafasnya mendengar jawaban laki-laki itu

"Mau gimana lagi? Semuanya udah terlanjur"

"Tapi jujur gue nggak mau lo kerja, entah itu dicafe atau sama Langit sekalipun"

"Karena lo cemburu kan? Kayak yang lo bilang tadi?" Tanya Senja dengan menatap laki-laki itu

"Mungkin itu salah satu alasan gue dan lo nggak terima, tapi gue nggak mau lo kerja karena gue tau lo capek"

"Terus bagaimana lagi? Siapa yang bakal bayarin SPP gue kalau bukan gue yang usaha sendiri?"

"Gue" jawab Batara tanpa ragu sedikitpun

"Jangan becanda lo"

"Gue serius" Senja lagi-lagi menghela nafasnya

"Ayah gue ngebiarin gue kerja mungkin dengan maksud biar gue bisa mandiri dan nggak ketergantungan sama orang lain, terus seenaknya lo ngomong kayak gitu?"

"Positif thinking banget lo sama dia, lo sebagai perempuan diperlakuin kayak gini sedangkan saudara laki-laki lo kayak dimanja banget. Lo yakin itu karena dia emang mau lo kayak gitu?" Tanya Batara balik

"Gue selalu mikir kalau setiap orang tua pasti ingin yang terbaik buat anaknya"

"Yang terbaik kayak gimana?"

"Biar gue mandiri dan nggak bergantung sama orang lain. Gue nggak mau bergantung sama siapapun termasuk lo"

"Tapi gue mau lo bergantung sama gue" jawab Batara yang membuat Senja menaikkan sebelah alis untuk menatapnya

"Manusia nggak akan pernah bisa dipercaya"

"Lo bisa percaya sama gue"

"Percaya kalau gue bakal selalu ada dan buat lo bahagia, percaya kalau gue bakal selalu ada saat lo butuh sesuatu"

"Kalau lo ngelanggar?"

"Hukum gue dengan apapun yang lo mau"

Senja tersenyum, tak balik menanggapi. Pandangannya kembali lurus pada laut didepan sana

.

Hari yang ditunggu itu tiba, hari ujian yang dianggap biasa saja untuk sebagian orang dan dianggap menegangkan untuk sebagian yang lain. Harusnya ujian inipun biasa untuk Batara sama seperti ujian-ujian srbelumnya, tapi sekarang bukan ujiannya yang ia pikirkan, laki-laki itu malah memikirkan ujian Senja karena ingat tentang taruhan yang pernah dikatakan Doni. Karena itu, pagi-pagi sekali saat Mentari masih menyinari langit dengan kemilau jingga di ufuk timur, ia sudah berdiri didepan gerbang rumah Senja

"Halo" suara perempuan yang tak ia temui beberapa hari setelah kejadian dipantai itu menyapa gendang telinganya

"Gue didepan rumah lo" jawab Batara dengan menatap bangunan yang didominasi cat berwarna putih itu

"Hah? Ngapain?" Batara bisa melihat Senja mengintip dari salah satu jendela disana. Laki-laki itu melambaikan tangannya dan Senja langsung saja menutup tirainya

"Gue tunggu didepan atau langsung masuk?"

"Jangan masuk! Tunggu disana!" Suara Senja panik, laki-laki itu hanya terkekeh menatap teleponnya yang sudah dimatikan

"Ngapain lo dateng pagi-pagi kerumah gue?" Ketika gerbang hitam itu terbuka, pertanyaan itu yang pertama kali dilontarkan Senja saat melihat laki-laki itu. Alih-alih bertanya kabar atau mempersilahkan masuk, ia malah mendapat jawaban ketus. Mungkin orang lain kesal karena merasa tak dihargai tapi gilanya Batara justru senang dan hanya terkekeh geli. Sepertinya otak laki-laki itu konslet karena jatuh cinta

"Gue bawain ini buat lo" Batara mengulurkan paper bag dihadapan Senja yang sudah siap dengan seragam sekolahnya. Sepertinya gadis itu akan segera berangkat. Senja tak langsung menerima, gadis itu mengernyit bingung

"Penyemangat dihari pertama ujian" Senja menerimanya dengan sedikit ragu

"Harusnya lo nggak perlu kayak gini" ucap Senja melihat isi paper bag yang diberikan Batara. Isinya sandwich dan sebuah bonek beruang kecil dengan kata semangat

"Sebagai penyemangat biar lo semangat ngerjain soal ujian, jangan lupa sarapan dan tetap berpikir jernih ngerjain soal"

"Kenapa lo peduli?"

"Karena gue serius dengan kalimat gue beberapa hari lalu" Batara tak mungkin melanjutkan dengan mengatakan agar Senja juara satu sehingga kalah taruhan dan harus menjadi pacar Peter. Ia saja yang berjuang belum diterima, bagaimana mungkin laki-laki itu yang modal taruhan saja berhasil? Ia tak akan biarkan itu terjadi

"Sorry Batara, tapi gue nggak mau terlibat dengan percintaan untuk sekarang, gue mau fokus belajar dulu"

"Gue ngerti, gue juga nggak pernah maksa lo buat nerimanya sekarang"

"Soal uang yang kemarin, besok gue ganti saat uang gue udah kekumpul semua" gara-gara dipecat, akibatnya uang SPP itu kurang sedangkan tabungan Senja habis untuk menambah SPP sebelumnya, sekolah mereka dengan segala fasilitas elitnya membuat biaya SPP itu terbilang mahal untuk sebagian orang. Karena itu, rata-rata yang bersekolah disana adalah keluarga dengan ekonomi menengah keatas, untuk ekonomi kelas bawah juga disediakan lewat jalur beasiswa. Namun Senja tak mengambil itu, ayahnya yang melarang karena mengatakan beasiswa itu untuk mereka yang kurang mampu. Sedangkan ia masih mampu untuk membiayai walau pada akhirnya seperti ini. Satu hal yang Senja tangkap dari ayahnya, kalau laki-laki itu punya hati yang baik namun didikannya keras

"Berapa kali gue bilang sama lo, gue ngasihnya ikhlas sekaligus sebagai permintaan maaf gue karena mecat lo saat itu"

"Tapi itu berlebihan, kalaupun gue juga tetap kerja, gajinya mungkin bakalan kurang buat nutupin SPP" jawab Senja dengan segala keras kepalanya

"Lo lupa apa yang gue bilang? Lo boleh bergantung sama gue. Gue bakal selalu ada untuk lo" Senja termenung, ia tak akan lupa dengan kalimat itu. Tapi apa Batara bisa dipercaya?

"Lo orang baik Batara, lo pantes ngejar cewek yang lebih baik dari gue. Gue keras kepala dan gue bakal cuma jadi beban buat lo, apalagi dengan kondisi gue yang kayak gini"

"Apa susahnya percaya sama gue? Gue nggak cinta lo karena itu semua. Gue suka sama lo karena lo itu Senja Matahari bukan perempuan lain. Jadi stop ngomong kayak gitu"

.

Telat lagi...🙏🏼😭

1
Mayyuzira
hahaha bisa aja temannya dibilang titisan iblis😂
Hasanah
masyaAllah seru bnget ngak brasa sharian in baca novel in ee tau2 udah tamat aj masyaAllah novel yg smpat q abaikan😀😀 maaf Thor bahkan AQ baca novel pelangi untuk Aqilla berulang kli TPI Bru tdi AQ mencoba baca novel yg trnyta sama bgus x sama yg satu
Hasanah
kirain Vero cewek🤣
diara
aku suka semua karyamu kak. semangat terus....semoga sukses
Wayan Sucani
Luar biasa
athaya_dèslyn
dari sini gue bisa belajar tentang pelajaran hidup, yang kadang kala duka datang dan kala bahagia yang datang. terimakasih karya hebatmu berhasil merubah ku menjadi orang yang lebih baik
athaya_dèslyn
alhamdulillah, kemakan omongan sendiri ya buk wkwkwk
Sri Erlinasari
aku suka ceritanya bagus banget
Sri Erlinasari
Luar biasa
Mom_Sa
aku yakin senja blm mati, gak mgkin pameran utama sbgtu mudahnya dihilangkan. aku yakin othor cuma ngeprank aja. klo itu bneran, kita musuhan ya Thor 😡😈
Mom_Sa
wkwkwkwk si senja kocak. batara pula ketua genk tapi takut Ama 👻🤣🤣🤣
Riska Trisna
Ayah yg kejam bahkan anak sampai tidak punya nomernya, krna di abaikan, di kucilkan
Sri Puryani
cpt karma buat mak lampir
Sri Puryani
mewek lg😭😭😭😭
Sri Puryani
senja umurnya brp sih? 18 th kan? kenapa kok nulisnya 17 terus
Sri Puryani
😭😭😭😭😭
Sri Puryani
kpn senja bahagia thor? kok ada aja kesedihan😭😭
Sri Puryani
thor mewek lg😭😭😭
Sri Puryani
senja....jgn diem aja dong....plg tdk blg yg btl....walaupun gk di denger
Sri Puryani
😭😭😭😭😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!