NovelToon NovelToon
Senyum Yang Dirindukan

Senyum Yang Dirindukan

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa
Popularitas:5.8k
Nilai: 5
Nama Author: pejuang imajinasi

Alur maju-mundur.

****
Kini senyum menawan itu hilang, menyisakan penyesalan merayap datang.

Hal terindah di sia-siakan demi nafsu pekerjaan.

Terpuruk dalam kesedihan, seakan mimpi menjadi kenyataan.

Istri cantik ku berlumuran darah kaku seperti kayu.

****

Menikahi seorang wanita yang masih asing, membuat Ridwan acuh dalam rumah tangganya. Ridwan yang merupakan seorang peneliti, tetap sibuk dengan penelitian meski sudah menikah. Hingga suatu saat, Ridwan baru menyadari jika dirinya mulai nyaman dan tertarik Ketika istrinya sudah tiada.

Apa yang akan di lakukan seorang genius gila penelitian untuk menebus kesalahannya?
Hal gila akan di lakukan demi melihat senyum istrinya yang sangat jarang nampak di lihat.

Akan tetapi, hal gila tersebut membuatnya merasakan sakit yang berulang dan lebih sakit dari sebelumnya.

yuk ikuti ceritanya..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pejuang imajinasi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pria Tua

"Semoga hasil pengujian nya memuaskan mas." Reisya berucap sambil melambaikan tangan kepada suaminya yang mulai mengendarai motor keluar gerbang rumah. 

Ridwan hanya tersenyum dan juga melambaikan tangan saat Reisya mengantarnya untuk berangkat ke tempat penelitian, sepengetahuan Reisya. Akan tetapi hal itu tentu tidak di lakukan oleh Ridwan yang datang dari masa depan. 

****

Kini Ridwan duduk di trotoar di luar pagar monas. Di temani dengan kopi dalam gelas plastik dan juga rokok kesukaan Ridwan. 

"Kini.. Apa yang akan aku lakukan..?" Ridwan berfikir dengan menikmati suasana pinggiran monas. 

"Seperti baru pertama kali menikmati kesejukan pinggiran monas..?" Seorang pria sekitar usia 60an menyapa Ridwan. Pria tersebut merupakan penjual kopi keliling di kawasan monas. 

Ridwan yang mendengar ucapan pria tersebut menoleh ke kanan dan ke kiri mencari seseorang yang sedang di sapa oleh pria tersebut. Tetapi tidak ada orang lain selain Ridwan di dekat sana. 

"Bapak bicara sama saya..?"

"Ya.. Aku bicara sama kamu atau dengan pemilik motor dengan plat nomor AG itu." Pria tersebut berbicara sambil menunjuk sebuah motor yang terparkir di pinggiran trotoar. 

"Oh.. Iya.. Motor itu saya yang pakai. Tapi itu bukan motor saya. Itu motor adik ipar saya." Ridwan menjawab dengan sedikit acuh karena sedang memikirkan hal apa yang akan Ridwan lakukan setelah ini. 

"Kau belum menjawab pertanyaanku nak."

"Pertanyaan..?" Ridwan menanggapi dengan singkat karena tidak mengerti dengan maksud pria tua tersebut. 

Ridwan menjadi sedikit berhati-hati setelah pria tersebut duduk di samping Ridwan. Bukan karena tanpa alasan, Ridwan hanya khawatir jika pria tersebut merupakan copet atau penipu dengan berpura-pura akrab. 

"Kau baru pertama kali menikmati kesejukan pinggiran monas..? Bukankah itu pertanyaan awalku..?" Pria tua tersebut mengulangi pembicaraannya tadi. 

"Tidak juga.. Beberapa kali aku menikmati rindangnya pohon di sekitaran monas. Hanya saja, aku baru pertama kali menggunakan motor adik iparku. Bukankah bapak tadi menyapaku karena aku menggunakan motor dengan plat AG..?" 

"Ya.. Aku kira kau baru merantau ke jakarta dan baru pertama kali ke monas. Sebab aku melihat kamu hanya duduk sendiri dan melihat kendaraan berlalu lalang. Seperti seseorang yang sedang bingung mempertanyakan kerasnya kehidupan. 

"Tapi tebakan bapak salah bukan..?" Ridwan menjawab dengan singkat dan memindah tas ke pangkuannya dari tempat sebelumnya yang Ridwan letakkan di sampingnya dan bersiap untuk beranjak dari tempat duduk. Suatu tindakan kehati-hatian dari Ridwan karena Ridwan mencurigai pria tua yang kini duduk di sampingnya. 

"Pemikiranmu terlalu sempit anak muda. Tindakan kehati-hatianmu adalah tindakan benar, tetapi jangan sampai berlebih. Terkadang kau harus bertindak tidak sesuai dengan nalar akalmu, tetapi dengan nalurimu. Karena akal hanya menggunakan otak, tetapi naluri menggunakan otak dan perasaan." Pria tersebut segera berbicara saat melihat Ridwan akan beranjak dari duduknya. 

Mendengar ucapan tersebut, Ridwan mengurungkan niatannya yang akan beranjak dan pergi dari tempat tersebut. Kini Ridwan duduk sedikit menyamping menghadap pria tua tersebut. 

"Apakah ucapanku menyadarkan sesuatu..? Atau kau ingin bertanya sesuatu..?" Pria tua tersebut kembali berbicara saat melihat Ridwan kini duduk sedikit serong menghadap dirinya. 

"Apa yang akan bapak lakukan jika menjadi diriku..? Aku menyesali tindakanku di masa lalu. Dan kini aku ingin memperbaikinya. Tetapi situasinya sudah tidak seperti dulu lagi." Ridwan bertanya kepada pria tua tersebut dengan mengaburkan cerita sebenarnya. 

"Apakah ini soal wanita..?" Mendapati pertanyaan dari pria tua tersebut, Ridwan hanya menjawab dengan anggukan. 

"Apakah wanita tersebut kini memiliki suami yang lain..?"

"Emm.. Anggap saja seperti itu." Ridwan menjawab dengan keraguan. 

"Anggap saja..? Sepertinya kau belum bisa menerima kenyataan anak muda. Jika kau…" Belum selesai pria tua tersebut menyelesaikan bicaranya, dengan segera Ridwan memotong pembicaraannya. 

"Tidak.. Tidak.. Bukan seperti itu permasalahannya. Emmm… Dari mana aku bisa memulainya."

"Apakah aku harus meminta pendapat kepada orang lain..? Setidaknya dia tidak mengenal diriku. Meski aku berbicara tentang kebenaran, aku belum tentu akan bertemu dengannya lagi." Ridwan membatin setelah memotong pembicaraan pria tua tersebut dengan sanggahannya. 

"Baiklah, akan aku perumpamakan kepada bapak. Dan berikan aku tanggapan setelah aku menceritakannya." Ridwan kembali berbicara setelah membatin. Sedangkan pria tua tersebut membuka telapak tantangannya menandakan mempersilahkan kepada Ridwan untuk bercerita. 

"Ini jika terjadi kepada bapak, dulu bapak memiliki istri yang bapak sia-siakan. Lalu bapak baru menyadari jika bapak menyayangi, membutuhkan dan bertanggung jawab untuk membahagiakan setelah istri bapak meninggal."

"Lalu, ternyata bapak di beri kemampuan untuk dapat kembali ke masa lalu. Dengan istri bapak yang masih hidup dan memiliki suami yaitu bapak dari masa lalu yang masih menyia-nyiakan istrinya. Lalu, tindakan bapak apa..? Tindakan yang tidak boleh merusak diri bapak sendiri yang merupakan masa lalu bapak, tetapi bapak ingin membahagiakan sosok istri bapak yang masih hidup tapi di masa lalu."

"Sedangkan bapak sudah pernah mencoba ratusan kali untuk menghindari kematian istri bapak tetapi selalu gagal. Lau apa yang akan bapak lakukan dengan penyesalan seperti itu." Ridwan bercerita dengan panjang lebar. 

"Kau terlalu munafik nak. Kau terlalu berambisi. Cerita khayalanmu terlalu kuat. Hingga dirimu larut dalam kehidupan yang bukan kehidupanmu." Pria tua tersebut menanggapi cerita dari Ridwan dengan senyuman iba serta menggeleng-gelengkan kepalanya. 

"Tetapi jika aku masuk dalam cerita khayalanmu, maka aku akan gigih  untuk dapat membahagiakan istriku yang berada di masa lalu. Apapun caranya, Aku akan membuatnya terus tersenyum dan membahagiakannya meski aku yang harus terluka. Sebab, hal itulah yang menjadikanku tetap bertahan. Senyuman mantan istriku yang telah di kubur dan di himpit bumi." Pria tersebut memberikan tanggapannya lalu berdiri dari duduknya. 

"Bangunlah anak muda. Jangan terus berkhayal. Hiduplah dalam kehidupanmu. Bukan kehidupan orang lain." Pria tua tersebut berbicara dengan menepuk pundak Ridwan lalu pergi meninggalkan Ridwan duduk sendiri di kursi taman sepanjang 1,5 meter. 

Ridwan memandang lekat punggung pria tua yang terus berjalan menjauh dengan menarik gerobak kopi kelilingnya. 

"Kau memberikan jawaban yang semakin membuatku bimbang pria tua." Ridwan membatin dengan tersenyum menertawai dirinya sendiri. 

"Mungkin aku memang seorang genius. Tetapi aku juga seseorang yang sangat bodoh tentang cinta. Kini aku terjebak oleh kesalahan ceritaku sendiri. Penyesalan.. Mengapa kau selalu datang terlambat. Ini memang bukan kehidupanku. Ini adalah kehidupanku dari diriku yang lain. Tetapi, aku harus gigih untuk memberikan senyuman kepada istriku meski ini bukan kehidupanku. Meski harus aku yang terluka." Ridwan kembali membatin dalam diamnya sambil terus memandangi kendaraan berlalu lalang. 

"Ya.. Mungkin itulah kesimpulan dari jawaban pria tua tersebut." Ridwan kembali membatin lalu menenggak habis kopinya dan pergi menuju motor yang ia parkir di pinggir trotoar. 

1
Deniayu ajah⚞⚟🧕🤑💦
Semoga pernikahan mu bahagia wan ma istri, penasaran ma isi chip nya aku, Bagus Thor cerita nya,mengisahkan sang peneliti
Deniayu ajah⚞⚟🧕🤑💦
chip apa itu wan kok seperti nya penting bngt, seharusnya kamu bawa istri mu wan bukannya ditinggal disana
Deniayu ajah⚞⚟🧕🤑💦
ya Allah bener bener merinding permintaan ayah,ridwan jangan kamu sia siakan istri mu,wah ada pa itu Ridwan
Suii
pernikahan yang tidak di awali cinta belum tentu tak bahagia kan..seiring waktu pastu akan tumbuh benih2 cinta dan saling mengenal
Suii
Chip itu pasti sangat berarti mungkin di sana tersimpan ribuan penelitian Ridwan
Suii
hahaha narsis itu perlu kadang
🟢💜⃞⃟𝓛 ѕнα
masih part² awal belum memahami alurnya krmana..tp semoga pernikahan Ridwan reisya berjalan baik walaupun tidak di dasari cinta di awalnya
🟢💜⃞⃟𝓛 ѕнα
bersabar Reisya..ini baru awal bukan
🟢💜⃞⃟𝓛 ѕнα
pengambilan aset? apa Ridwan terlibat suatu skandal apa gimana?
🟢💜⃞⃟𝓛 ѕнα
penyesuaian dulu pasti
🟢💜⃞⃟𝓛 ѕнα
masyaalloh 🥺 suatu hari nnt papah juga mungkin seperti ini..semoga
🗿
ada mslh apa yg sedang ridwan hadapi? oh ya moga cepat pulang ye kasih tuh bini lu sendiri..
🗿
dari awal baca cerita nya menarik dan seru, semngat terus buat author
🗿
wiihh ngeri permintaan nya tpi sebagai laki² sejati hrs siap ya menerima dn hrs sanggup menjalani nya, tuh lah susahnya sebagai seorang suami tanggungjawab berat, klu smpai slh didik istri kita yg suami yg bertanggungjawab kelak diakhirat..

setiap org mengharapkan dpt istri salehah yg selalu berbakti pd suami, krn tanggungan sebagai suami itu sangat lh berat..
🦂⃟ғᴀᷤᴛᷤᴍᷫᴀ 🕊️⃝ᥴͨᏼᷛN⃟ʲᵃᵃ࿐📴
masih penasaran dengan ceritanya sih Thor..
penelitian apa yg membuat Ridwan tega meninggalkan istri yg baru 1 hari dinikahinya..
🦂⃟ғᴀᷤᴛᷤᴍᷫᴀ 🕊️⃝ᥴͨᏼᷛN⃟ʲᵃᵃ࿐📴
Alhamdulillah reisya pengertian banget tau kondisi suaminya..semoga cepat terselesaikan ya masalah Ridwan
🦂⃟ғᴀᷤᴛᷤᴍᷫᴀ 🕊️⃝ᥴͨᏼᷛN⃟ʲᵃᵃ࿐📴
sudah mau akad kenapa masih ragu kamu ridwan
⍣⃝𝐦𝐫.𝐚𝐮𝐥𝐢𝐚𝐧এ⑅⃝ⁿᶦⁿᵃ
semangat terus thor dalam berkarya..💪💪
⍣⃝𝐦𝐫.𝐚𝐮𝐥𝐢𝐚𝐧এ⑅⃝ⁿᶦⁿᵃ
penelitian apa yg ridwan kerjakan 8 tahun yg lalu
⍣⃝𝐦𝐫.𝐚𝐮𝐥𝐢𝐚𝐧এ⑅⃝ⁿᶦⁿᵃ
haiiss ridwan PD banget ya 😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!