NovelToon NovelToon
Ternyata SuamiKu Tuan Muda Miliarder

Ternyata SuamiKu Tuan Muda Miliarder

Status: tamat
Genre:Teen / Action / Romantis / Komedi / Nikahmuda / Anak Kembar / Teen School/College / Keluarga & Kasih Sayang / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: DM🌚

🌼🌼🌼

Luna seorang remaja 18 tahun dan yatim piatu, hanya tinggal sendiri di rumah peninggalan orang tuanya.

Suatu hari, sepulang kerja ditengah perjalanan Luna tanpa sengaja bertemu seorang pemuda terluka, dan menolong pemuda tersebut.

Namun, sialnya pemuda itu tidak mengingat identitas nya, dan terpaksa Luna melaporkan ke polisi. tapi pemuda itu malah melarang dan berkata,

"Kenapa saya harus dilaporkan! Saya bukan orang jahat, saya juga tidak ingin bertemu mereka!"

Luna terbengong, dan bertanya,

"Kenapa? bukannya anda tidak mengingat apapun! Jika tidak saya laporkan harus bagaimana lagi. atau jangan-jangan anda berpura-pura ilang ingatan? dan siapa mereka yang anda maksud?" Luna menjadi curiga.

Pemuda itu menggeleng polos. Namun, saat mendengar jawaban dia Luna tercengang dan terkaget.



Kira-kira apa yang dikatakan nya? Penasaran? Yuk ikuti kisah mereka!

🌼🌼🌼

Follow IG. desimawarni6176

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DM🌚, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 31. Dokter John

Pagi harinya.

Dalam sebuah kamar terlihat kedua insan masih tidur dengan nyaman tanpa terusik oleh sinar matahari memasuki celah gorden jendela.

Tak berselang lama salah satu dari mereka terbangun, dia adalah Atha, dengan susah payah membuka matanya yang masih terasa lengket.

“Eughh...udah pagi aja, perasaan baru beberapa jam tidur” gumam Atha seraya mengatup mulutnya akan menguap.

Lalu menoleh kearah samping nya dan terlihat Luna masih tidur sambil memeluk nya. Ia menatap intens muka polos istrinya dalam keadaan tidur tersebut, entah kenapa terlihat semakin cantik dimatanya.

Apalagi mengingat yang semalam membuat dirinya senyum-senyum sendiri, muka Luna yang memerah karena ulahnya bahkan ******* itu yang terdengar bagaimana melodi indah baginya.

“So sexy Honey” ia benar-benar puas semalaman, Luna benar-benar menjaga mahkota nya.

“Makasih ya karena udah menjaganya untuk ku, I love u Honey!” lalu mengecup singkat dahi istrinya. Lalu beranjak pergi ke kamar mandi tak lupa memungut pakaian nya dan Luna yang berserakan di lantai.

15 menit melakukan ritual mandi, Atha segara keluar dengan hanya memakai handuk sebatas pinggang jangan lupakan rambutnya juga basah.

Ia melirik Luna yang ternyata masih tidur, benar-benar lelah sekali karena bagaimanapun mereka melakukan beberapa ronde yang mana membuat Luna lemas sekali.

“Gue perkasa banget ya” Atha terkikik sendiri mengingat tenaga dan keperkasaan junior nya benar-benar patut di kasih jempol.

Selesai memakai pakaian dan mengeringkan rambutnya, Atha terpaksa membangun istrinya mengingat sudah waktunya sarapan pagi.

“Lun...bangun yuk, nanti lanjut lagi tidur nya” Atha membangunkan istri nya dengan cara mengusap dan mencubit hidung sang istri.

Dan itu membuat si empu terusik dan menggeliat, “Hmm...masih ngantuk” jawab Luna dengan suara serak tanpa ingin membuka matanya.

Melihat nya, Atha jadi tak tega membangunkan, “Yaudah kamu lanjut tidur aja...gak usah ikut pemeriksaan aku ya” ucap Atha yang hanya di balas deheman oleh Luna.

“Nanti kalo ada apa-apa panggil maid aja atau telpon” lanjut Atha, namun tak ada balasan.

“Yaudah aku keluar ya” tak lupa mengecup singkat pipi tembam istri nya, kemudian beranjak keluar.

...

Sesampai di ruangan makan ternyata disana telah ditunggu oleh Daddy Arya.

“Mana istri mu” tanya Arya saat tak menemukan menantu kecilnya itu.

Atha yang baru duduk menjawab, “masih tidur Dad karena...” Atha jadi bingung ingin melanjutkan kata-katanya, lagian tidak mungkin lah ia bilang gara-gara nganu semalam.

“Hahaha...Dad mengerti, kau tidak usah menjelaskannya” Arya tertawa melihat ekspresi putra bungsunya tersebut.

Atha hanya menggaruk kepalanya seraya tersenyum kecut.

“Ya sudah segara habiskan sarapan mu... setelah kita akan langsung menemui Dok. John” titah Arya.

“Baik Dad”

Selesai acara sarapan, Atha berangkat bersama Daddy Arya pergi ke RS tempat Dok. John bekerja sekarang. Selain itu John sendiri juga sahabat dekat Arya dari masa SMA dulu.

30 menit kemudian, mereka sampai di tempat tujuan dan Arya langsung membawa putranya menemui Dok. John di ruangan pribadi John.

“Apakah Dok. John di dalam?” tanya Arya datar pada seorang suster yang baru saja keluar dari ruangan tersebut.

Melihat siapa yang datang, suster itu tidak terlalu terkejut karena telah di beritahu Dok. John dan menjawab, “Ada tuan, silakan masuk Dok. John telah menunggu anda” tak lupa membukakan pintu nya.

“Atha” Arya melirik sang putra, Atha yang mengerti hanya mengangguk dan mengikuti Daddy nya masuk ke dalam.

Di sana terlihat seorang pria paruh baya hampir seumuran dengan Arya memakai pakaian layak seorang dokter. Melihat siapa kedatangan Arya ia menyambut dengan hangat.

“Cepat amat Lo bro...gue pikir bakal datang kesiangan” Pria yang bernama John tersebut memeluk sang sahabat karena sudah cukup lama tak bertemu.

“John ingat umurmu” tekan Arya karena dari muda sampai tua pun tak pernah berubah selalu memakai bahasa gaul seperti anak muda.

John malah tertawa, “Santai kawan...biar sudah tua pun gue tetap merasa nyaman dengan bahasa gaul gue...Lo nya aja yang lebay...bukan hanya anak muda yang bisa kita yang tua pun bisa”

Dibilangin malah makin melunjak, Arya hanya menghela nafas panjang.

Atha yang sedari menjadi pendengar hanya geleng-geleng kepala, ia tak menyangka seorang Dokter yang awalnya ia pikir tegas dan datar ternyata sedikit barbar.

“Tidak ingat umur...sudah tua masih saja seperti anak muda” batin Atha.

Lalu tatapan John beralih pada seorang pemuda tampan yang ia yakin putra bungsu Sahabatnya.

“Jadi ini putra mu yang akan melakukan pengobatan...tak di sangka dia sudah sangat besar sekarang” ujar John, karena ia hanya pernah bertemu putra bungsu sahabat nya saat masih berusia 11 tahun. Apalagi putra bungsu sahabat nya itu sangat jarang langsung terlihat di medsos makanya tak terlalu ingat ia wajah nya.

“Tidak usah banyak bicara sekarang kau periksa saja putra ku” titah Arya datar memerintah karena ia tidak suka berlama-lama apalagi dengan hal tak terlalu penting.

John melirik sahabat nya itu sinis, “dasar tak sabaran” Tapi ia tetap melakukan sesuai perintah sahabat datarnya itu.

...

Luna dengan ogah-ogahan akhirnya bangun juga, apalagi saat merasakan seluruh tubuhnya terasa remuk sekali dan jangan lupakan bagian itu nya juga masih terasa sakit gimana gitu.

“Ya Tuhan! Gue benaran udah perawan lagi” ucapnya masih tak percaya, semalam ia dan Atha benar-benar nekat.

“Ya sudahlah...lagian emang udah kewajiban gue sebagai istri...dan sekarang gue juga udah merasa lega” Luna menghela nafas lega tak pungkiri ia juga menikmati semalam. Saat akan bangkit ia baru sadar tak memakai  apapun, lalu netranya mencari bajunya semalam namun tak ditemukan.

“Apa mungkin udah di ambil Kak Atha ya” pikirnya.

“Ck...udah lah” Dengan terpaksa ia membungkus tubuhnya dengan selimut tersebut masuk ke kamar mandi.

Sementara di RS, Atha telah selesai melakukan periksaan oleh Dok. John atau om nya sendiri karena bagaimanapun dia sahabat Daddy Arya jadi tak salah di panggil om.

“kamu tenang saja permasalahan ini cukup mudah di tangani, asalkan kamu rutin melakukan terapi disini dan mengkonsumsi obat-obatan yang paman berikan” kata John dengan nada tenang.

“Dan lebih untuk sementara waktu kamu harus tinggal di negara ini karena tidak mungkin kamu bolak-balik dari Indonesia...” John menambahkan.

“baik om” angguk Atha merasa sangat lega sekali karena dengan begini tinggal menunggu waktu saja untuk memulihkan ingatan nya kembali.

“Ya sudah, karena telah selesai kita kembali” kata Arya seraya langsung bangkit dari duduknya.

Atha hanya mengangguk saja, beda hal nya dengan John, pria paruh baya tersebut menatap kesal sang sahabat.

“Ya sudah pergi sana... sekalian besok tidak kesini biar Atha saja... lama-lama liat muka Lo rasanya pen bogem” cetus John sinis.

Arya tak tersinggung sama sekali baginya sudah terbiasa tapi beda lagi jika orang lain pasti akan dapat balasan sangat tajam.

Atha hanya menatap datar kedua pria tua tersebut.

“Om Atha pamit ya...besok bakal kesini lagi” pamit Atha sopan dan ramah namun sedikit datar karena bagaimana ia tidak terlalu dekat dengan Dokter alias sahabat Daddy nya.

“iya...hati-hati”

...

Sedangkan Luna terlihat sedang tertawa habis Video call dengan sahabat nya siapa lagi kalo bukan Zoya.

“Ada-ada aja” gumamnya seraya geleng-geleng kepala.

“Hufff...Bosan juga, kalo tau gini mending gue ikut Atha aja” Luna menghela nafas menyesal karena tidak bangun lebih awal.

Sebenarnya ia ingin pergi keluar tapi karena baru disini ia jadi takut, walaupun ada beberapa bawahan Daddy Arya tapi ia lebih nyaman pergi sama Atha...jelaslah kan Atha suaminya, lah mereka kenal aja kagak.

Karena bosan, Luna hanya main ponsel dan sesekali selfi lalu posting ke IG.

 

BERSAMBUNG...

 

LIKE >> KOMEN >> VOTE >> FAVORIT

 

 

1
pejuang rupiah😶‍🌫️
Lumayan
Mazree Gati
terlalu sadis kaya author,,,baca sendiri thorrrrt
Mazree Gati
fisual skip
Eko Nur Yanto
kok lama2 ceritanya bikin bosen ya
Eko Nur Yanto
Udah nikah kok masih masuk sekolah ya Aneh pihak sekolah juga ngak tahu
Eko Nur Yanto
Lumayan
Andi Nurdin
👍 bagusnya di kasih dulu pelajaran yg lebih,biar ngak jual mahal/biar tau diri🤭....
fatin Rahman
jauh jaraknya dengan umur adek nanti
fatin Rahman
murid buli guru..Hahaha
fatin Rahman
seru banget
fatin Rahman
manja ni arthur
fatin Rahman
beremu buku dengan ruas..hahaha
fatin Rahman
seru bangat membaca
fatin Rahman
maju
fatin Rahman
next
fatin Rahman
ada gaya2 si pembuli anaknya girl
fatin Rahman
harap semuanya happu
fatin Rahman
syukur..
fatin Rahman
sampai waktu bersalin..
baby apa ya?
fatin Rahman
tidak putus2 ujian keluarga Arya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!