PERHATIAN
Akibat obat itu membuat tuan Rey harus meniduri Elza Marita yang notabenenya seorang pekerja malam dan karena kesalahannya itu sehingga membuat Elza mengandung tanpa suami.
Dan terlebih lagi Elza menikah paksa dengan seorang Ceo kaya raya karena suatu insiden pengebrekan.
Follow ig otor zafa_milea
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zafa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Berlanjut
DiRumah sakit
"Bagaimana dok keadaan istri saya?"tanya tuan Reymond kepada dokter yang baru selesai memeriksakan keadaan istrinya yang telah memberikannya keturunan.
"Maafkan saya tuan Reymond keadaan nyonya masih seperti kemarin belum ada kemajuan" jawab dokter itu dengan wajah tertunduk lesu dan menggelengkan kepalanya bahwa keadaan istri tuan reymond masih dalam keadaan belum kembali baik bisa dikatakan masih koma.
Dirumah Elza
"El hentikan ini sudah berapa kali kau mengeluarkannya" tolak Elza mendorong dada bidang Deren dengan kencang dan yang terdorong pun tak merasakan apa apa. Karna saat ini posisi Elza masih dibawah kungkungan Deren sang suami.
"Maafkan aku sayang. Apa aku menyakiti kalian" tanya deren menatap manik mata Elza yang menahan rasa sakit di daerah bawah perutnya.
Elza tersenyum lalu mencium bibir Deren sekilas.
"Maafkan aku" bisik Deren dan Elza pun kembali mencium bibir Deren dengan sedikit ******* dan juga berdecak decak ,saat itu juga Deren mencabut perkasanya dari inti Elza.
Deren fikir cukup tiga kali bercumbu saat ini. Karena kasian melihat Elza seperti menahan sakit di daerah intinya.
"Sakit?" tanya Deren yang mengusap lembut inti Elza yang basah dan mengeluarkan sedikit cairan hangat.
Elza hanya menganggukkan kepalanya.
Tanpa babibu Deren mengendong Elza ala bridal style lalu menuju kamar mandi pribadi mereka.
Setelah menyelesaikan mandi bersama yang cukup lama. Kini Elza sudah duduk dimeja rias miliknya.
Pintu diketuk dari luar.
Tok...tokk...
"Mama...?" panggil Rara dari luar kamar.
Deren langsung membuka pintu dan mempersilahkan Rara masuk. Rara yang rindu akan ayah sambungnya sekaligus kakaknya ini langsung menghambur ke pelukan Deren dan tak mengapa Deren pun menyambutnya dengan suka cinta dan kerinduan akan anaknya ini sekaligus adik sendiri.
Deren memandangi wajah Rara dengan seksama. Mirip sekali dengan dirinya. Tak perlu mengadakan tes Dna untuk membuktikan bahwa Rara anak kandung daddynya dari perempuan yang sekarang ini adalah istrinya.
Deren tersenyum lembut dan kejadian ini disaksikan langsung oleh Elza sendiri.
"Papa..Rara rindu" ucap Rara yang masih memeluk Deren posesif.
Deren pun mencium pipi tembam Rara.
"Sayang" panggil Elza
Rara pun melepaskan pelukannya dan lari kearah Elza dan memeluknya juga.
"Kenapa kamu kesini sayang apa sudah bosan main sama barbienya?" tanya Elza yang mengelus lembut rambut hitam Rara.
Rara pun menganggukkan kepalanya.
Setelah berbincang dengan kedua orang tuanya. Rara kembali lagi kekamarnya dan kembali bermain dengan boneka barbienya.
"Sayang" panggil Elza
"Ada apa sayang" jawab Deren yang sambil mengenakan jam tangan bermereknya mendongak kearah Elza.
"Sayang. Boleh aku menjenguk mommy" lirih Elza.
Deren menyipitkan mata mendengar pertanyaan istrinya itu.
Lalu Deren menghampiri Elza yang hanya mengenakan kimononya dan belum memakai baju.
Deren mengecup mesra bahu Elza dan meninggalkan bekas kemerahan disana. dan menjilat nafsu telingga Elza hingga basah.
"ughhhhh" lengguh Elza yang lolos begitu saja dari bibir indahnya.
"Boleh saja akan tetapi?" ucap Deren yang mengantungkan ucapannya.
"Kenapa..Apa kau takut karena daddymu" tanya Elza ragu.
"Bukan itu sayang" kata Deren
"Tapi apa?"tanya Elza penasaran dengan Deren.
Pada akhirnya..
"Baik lah ikutlah denganku akan tetapi aku kan masuk dulu keruang mommy dan melihat keberadaan daddyku.Karena aku tidak mau barang milikku dilihat orang lain apa lagi itu daddyku sendiri. Apa kau pahan sayang?" ucap Deren tegas.
Dan Elza sendiri masih menganggukkan kepalanya.
mampir yuk dikarya temanku.
usil n kyk gt. lucuny gk ktulung klo lg pengen😄✌
mon mf buat para reader
kalo gk gt anakku anak papaku