pertemuan singkat antara Revandra seorang duda beranak 1 dengan seorang mahasiswa bernama Nada menumbuhkan cinta dihatinya.
disaat kebahagiaan mulai melengkapi kehidupan mereka, sebuah kenyataan pahit harus mereka terima, hingga membuat mereka harus memilih ..
akan ada drama menguras emosi dan penuh air mata..
mudah-mudahan pada suka ya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Leo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Cinta Yang Sempurna
episode 31
malam pun tiba, Revandra, Zakia dan Nurra sudah dijalan mengendarai mobilnya.
mobil terhenti tepat didepan pintu mansion pribadi Revandra.
didalam rumah, Nada tengah menyiapkan makanannya diatas meja, dia juga sudah berganti pakaian serta memakai gaun yang sudah disiapkan pelayan untuknya.
"nona, tuan Revandra sudah datang." ucap salah satu pelayan.
"baiklah bi, q akan kedepan." kata Nada lembut.
segera ia melangkah menuju ruangan depan, nampak Revandra menggandeng gadis kecil bersama Nurra disampingnya, segera Nurra berlari memeluk sahabatnya itu.
"Nad, kau cantik sekali malam ini .." ucap Nurra sambil melepaskan pelukannya.
" kau juga cantik Nur, sepertinya suasana hatimu sedang baik ??" kata Nada sambil tersenyum
"hmmm... coba tebak kenapa ??" ucap Nurra
"pasti kau sudah jadian kan dengan Darren ??" ledek nada.
"kau selalu bisa menebakku Nad, .." Nurra berkata demikian sambil tertawa lepas.
pandangan Nada beralih kegadis kecil yang masih memegang jari Revandra.
"hay cantik,, siapa namamu ??"sapa Nada lembut sambil berjongkok.
"hay bibi, namaku Zakia, bibi siapa namanya ?" jawab Zakia ikut tersenyum
" perkenalkan nama bibi Nada, bibi kerja disini, dirumah papanya Zakia." terang Nada.
" benarkah ?? kenapa bibi cantik sekali." zakia berkata dengan polosnya.
"maksudnya ??" tanya Nada.
" bibi tidak seperti pelayan, bahkan tidak cocok kalau jadi pelayan." ucap Zakia.
Nada mengembangkan senyumnya sambil mengusap tangan Zakia "tapi memang ini pekerjaan bibi."
"dan bibi Nada ini sahabatnya bibi Nurra " sambung Nurra sambil ikut berjongkok disamping Nada.
" benarkah ?? bibi Nada tinggal disini ??" tanya Zakia lagi.
"iya sayang, apa zakia keberatan kalau bibi tinggal.disini ??" jawab Nada lembut.
"tidak bibi, zakia malah seneng sekali. apalagi bibi ini kan sahabatnya bibi Nurra." terang Zakia.
Nada tersenyum bahagia.
"ehemm..., bisakah kita keruangan makan sekarang ??" kata Revandra.
Nada yang mendengar itu langsung berdiri membungkuk hormat " maafkan saya tuan, saya terlalu senang mengobrol denga. nona zakia, mari tuan, zakia,Nurra silahkan.." ucap Nada smbil menuju ruangan makan.
segera Nada menarik kursi untuk Revandra duduk, tak berapa lama nampak 2 pria juga masuk keruangan makan itu. yah, mereka adalah yohan dan Romi,
"selamat malam tuan.." sapa mereka berdua.
" hmmmm.. duduklah." jawab Revandra datar,
Nada membawa sebagian makanan yang belum ia siapkan kemeja Makan, yohan dan romi tak berkedip menatap Nada yang menururt mereka cantik sekali.
"malam Nad, apa kabar ??" sapa Yohan.
" q baik Yo, kau sendiri bagaimana ??" tanya Nada sambil tersenyum.
" q selalu baik Nad, .. wah Nad, kau pasti yang masak ini semua ya.. malam ini banyak sekali menunya." terang yohan.
" tidak juga q dibantu bibi yumna tadi."
Nada beranjak mengambilkan nasi untuk tuannya Revandra, Revandra hanya diam tk bergeming, ia hanya menatap. Nada yang selalu tersenyum lembut. " tuan mau makan pake apa ?? biar saya ambilkan ??" tanYa Nada.
"apa saja saya makan." jawab Revandra singkat, namun matanya masih menatap Nada.
segera Nada mengambilkan beberapa lauk dan juga.sayuran untuk.Revandra. dirasa cukup ia beralih mendekati Zakia.
" zakia sayang mau makan pake apa.?? sini bibi ambilkan ya ??"
"zakia makan apa aja bibi, kata papa apapun yang.dimasak kita harus makan untuk menghormati yang memasaknya." jawab Zakia, hal itu membuat nada tersenyum.bahagia.
segera ia mengambilkan makanan untuk zakia.
Nada.beralih hendak mendekati Romi, namun tangannya ditahan Revandra. "duduklah disini, dan makan."
Nada terkejut, namun ia masih bisa mengulas senyum " tuan, saya mau mengambilkan makanan buat romi,yohan dan juga Nurra."
"disini kau pelayanku, tidak diperbolehkan kau melayani mereka." ucap revandra tegas. Nurra yang melihat kakaknya hanya menyeringai.
" iya Nad, kami bisa ambip sendiri kok."kata Romi sambil.mulai mengambil makanan untuknya.
terpaksa Nada duduk disamping revandra, sekilas ia memandang Nurra yang masih tersenyum penuh arti .
.
.
.
.
nyimak yaa
kan ravendra juga sdh memberi tahu nada.
semangat Mayra,,,semoga cepat mendapatkan jodoh yg jauh lebih baik.