novel ini menceritakan masa lalu Rayhan dan Bima . dimana kedua orang tua menjodohkan anaknya saat merintis karir bareng. kemudian Bima mempunyai anak perempuan dan Rayhan juga mempunyai anak perempuan siapakah yang akan menjadi menantu diantara mereka ???
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dineefff, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
#31
Setelah melewati suka duka menjadi Mahasiswa tingkat akhir , kini Caca berada di gedung wisuda di temani ayah dan mama yang duduk di tamu , ayah meneteskan air matanya gak menyangka bahkan gak ada pikiran dulu kalo anaknya ingin sekolah melanjutkan pendidikan yang paling tinggi , tapi sekarang lihatlah anak pertama sekaligus anak yang menemani sehari harinya sudah memakai toga wisuda berdiri di depan
Di depan pintu gedung , Dimas juga diva dan temen temen Caca lainnya sudah ada di depan mereka juga membawa hadiah untuk Caca
" Congrats sayang "
Caca mengagguk dia langsung memeluk Dimas , pacar sekaligus calon masa depan Caca . Yang selalu menemani Caca dari nol sampai sekarang dimas selalu mendukung senang, susah bareng
Dimas juga diva akhirnya mengantar Caca dan kedua calon mertuanya untuk pulang , kebetulan Dimas membawa mobil apalagi banyak hadiah dari temen temen caca
" Dim ayah minta kamu tepatin janji kamu ya , kamu pernah bilang nunggu kalian kerja yang di idam idamkan ", ucap ayah
Dimas sama Caca saling tatap keduanya juga hanya diam
" Iya ayah " lirih Dimas sambil melihat kaca spion mobil di atas
***
Hari ini Dimas mengajak Caca untuk melamar pekerjaan bareng , di stasiun tv . Dimas legah akhirnya dia bisa keluar dari perusahaan ayahnya . Ini yang Dimas tunggu tunggu
" Udah siap ? " Tanya Dimas saat Caca sudah rapi dengan pakaian hitam putih
" Udah , bentar dulu aku pamit " Dimas mengagguk bener juga dia harus pamit dan meminta doa kepada orang tua Caca
Di depan stasiun tv keduanya belum turun dari mobil terlihat Dimas juga Caca tersenyum bahagia keduanya gak nyangka akan bekerja bareng di stasiun tv ini
" Ayo " ajak Dimas
Caca mengagguk dia membuka saltbeat nya , mengikuti Dimas dari belakang . Siapa yang gak bener bener deg deg an melamar pekerjaan yang sudah lama di impikan
Keluar dari gedung stasiun tv Caca terdiam , apa tadi dia salah berucap rasanya Caca ada yang salah saat tadi interview
Haaaaaa
Caca menarik rambutnya , pasti dia gak lolos . Haduh . Caca menunggu di parkiran karena tadi Caca terlebih dahulu masuk ketimbang Dimas
Beberapa menit kemudian Dimas tiba di parkiran dia melihat Caca duduk sambil melamun
" Gimana tadi ? " Tanya Dimas
" Dim kayanya aku gak lolos deh , engak tahu kenapa hati aku berkata aku gak lolos "
" Jangan bilang kaya gitu ca, positif aja dulu , jangan lupa sholat , berdoa . Aku yakin kamu lolos kok "
" Ayo makan siang dulu , aku laper " ajak Caca . Dimas mengagguk
Di restoran juga Caca kurang bersemangat bahkan nasi cuma dia aduk aduk , hanya memakan kuah soto aja
" Sayang , makan yang bener dong , masa makannya begitu . Gak ngehargain aku banget "
" Dim aku gak lulus pasti "
" Kamu itu masih aja mikirin lulus apa engaknya , kamu cukup berdoa , sholat minta sama Allah . Kalo begini caranya ngeluh terus gimana mau Allah kabulin permintaan kamu , sekarang ayo makan "
***
2 minggu kemudian Dimas dan Caca telah menunggu panggilan , keduanya berharap . Dering ponsel Dimas berdering panggilan email dari stasiun tv menyatakan kalo Dimas lolos , Dimas langsung menghubungi Caca ingin menanyakan dia lolos apa tidak
Me
Gimana udah ada pemberitahuan ?
Cantik ❤️
Belum , kamu udah ya ? Pasti lulus kan
Me
Sayang aku baru aja dapet notif , betul sayang aku lulus 😘
Di dalam kamar , Caca langsung pasrah dia menyenderkan tubuhnya di tembok duduk di atas ranjang
" Udahlah ca ! Lu gak akan lolos , secara Dimas pinter dia lebih pengalaman di bidangnya " ada rasa iri di hati Caca sama Dimas yang tiba tiba saja bilang dia lulus dan di terima perusahaan
Caca mematikan ponselnya dia gak mau iri hatinya makin banyak kepada Dimas yang ada menyakiti dirinya
Calon suami ❤️
Tunggu aja sayang, pasti nanti kamu juga lolos kok
Caca gak membalasnya , ponsel sengaja Caca matikan membuat Dimas bingung tiba tiba ceklis satu
///
Aq klo punya suami suka KDRT mending segera minta cerai, mslhnya orangtua aq gk pernah ngasarin aq, tp alhamdulillah suami aq orangnya super duper baik & sabar sekali