NovelToon NovelToon
PEWARIS NAGA EMAS

PEWARIS NAGA EMAS

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Balas Dendam / Fantasi
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: suryadharma

Di sebuah kabupaten kecil di provinsi Jawa Barat, di Negara Nusantara, Arkan Wijaya baru saja lulus SMA, namun saat pulang dia mendapati rumahnya kosong, kedua orang tuanya tidak ada, dia mencari kesana kemari namun tidak ada kabar tentang mereka, hanya menemukan secarik kertas bertuliskan "Arkan kamu sudah dewasa, carilah jalanmu sendiri, kami tidak bisa terus menjagamu, dan ada kewajiban yang harus kami lakukan, suatu saat nanti mungkin kamu akan mengerti, maafkan kami Arkan." Dan di samping kertas itu ada cincin emas berbentuk kepala dan permata kecil berkilau di kedua matanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon suryadharma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31 Hadiah Dewa dan Bayang-Bayang Kekaisaran

Sorak sorai masih menggema di seluruh Kota Langit bahkan setelah Arkan turun dari panggung juara. Jutaan pasang mata masih tertuju pada sosok Raja Naga yang baru saja mendominasi Turnamen Seribu Sekte. Arkan Wijaya berdiri di tengah arena dengan Mahkota Naga Emas di kepalanya, Pedang Raja Naga masih bergetar di tangan kanannya. Di sampingnya, Sela Juanda memegang tangannya erat, senyum cantiknya penuh kebanggaan.

Panitia turnamen mendekat dengan hormat. Seorang elder berjubah emas membawa dua kotak kristal di atas baki.

“Raja Arkan Wijaya dari Paviliun Naga Emas,” ujar elder itu dengan suara hormat, “sebagai juara pertama, Anda berhak mendapatkan Batu Dewa Langit dan Token Alam Rahasia Langit Tinggi. Selain itu, Anda juga mendapatkan hak untuk memilih satu artefak dari Gudang Harta Langit.”

Arkan menerima kedua kotak itu dengan tenang. Saat tangannya menyentuh Batu Dewa, energi murni yang sangat padat langsung mengalir ke tubuhnya. Batu itu berbentuk kristal biru keemasan sebesar kepalan tangan, berdenyut seperti jantung hidup.

Malam harinya, pesta kemenangan besar digelar di istana kota. Arkan dan Sela duduk di tempat kehormatan. Banyak pemimpin sekte dan klan mendatangi mereka untuk memberi ucapan selamat sekaligus menguji niat. Beberapa di antaranya datang dengan niat tersembunyi.

Salah satunya adalah Putra Mahkota Xiao Han yang kalah di final. Wajahnya masih pucat, tapi matanya penuh dendam. “Kemenanganmu hari ini hanya keberuntungan. Kekaisaran Naga Hitam Abadi tidak akan melupakan penghinaan ini.”

Arkan tersenyum dingin sambil memeluk pinggang Sela. “Kalau Kekaisaranmu ingin perang, Paviliun Naga Emas siap menyambut kapan saja.”

Xiao Han pergi dengan amarah tertahan.

Di tengah pesta, Xue Mei dari Sekte Iblis Darah mendekat lagi. Kali ini ia datang dengan gaun merah yang sangat terbuka, berusaha menggoda Arkan dengan tatapan dan gerak tubuhnya.

“Raja Arkan, kemenanganmu sungguh memukau,” katanya manja. “Apakah Ratu Sela tidak keberatan jika aku bergabung dalam perayaan pribadi malam ini?”

Sela tersenyum lembut, tapi auranya langsung menjadi dingin. “Kalau kau ingin kehilangan kepala, silakan coba.”

Xue Mei tertawa renyah tapi mundur dengan bijak. Ia tahu batasnya.

Setelah pesta usai, Arkan dan Sela kembali ke paviliun mewah yang disediakan panitia. Begitu pintu tertutup, Arkan langsung menekan Sela ke dinding dengan penuh gairah. Ia mencium gadis itu dengan rakus, tangan kekarnya merayap di tubuh Sela yang masih berbalut gaun pesta.

“Kamu sangat menggoda saat cemburu tadi,” bisik Arkan di antara ciuman.

Sela mendesah, kakinya melingkar di pinggang Arkan. “Karena kamu milikku. Hanya milikku.”

Mereka berpindah ke ranjang besar. Malam itu penuh api dan cinta yang membara. Arkan mencintai Sela dengan intensitas yang lebih tinggi setelah kemenangan besar. Gerakan mereka liar, penuh dominasi dan penyerahan yang sempurna. Naga Qi mereka bercampur begitu kuat hingga seluruh paviliun dipenuhi cahaya emas halus. Arkan naik ke Nascent Soul Tingkat 4 akhir, sementara Sela mencapai Tingkat 3 pertengahan.

Di akhir sesi, Arkan berbaring telentang sementara Sela bersandar di dadanya yang naik turun.

“Besok kita masuk ke Alam Rahasia Langit Tinggi,” kata Arkan pelan. “Hadiah Batu Dewa ini akan sangat berguna di dalam sana.”

Sela mengangguk. “Aku akan selalu ikut, apa pun yang terjadi.”

Keesokan paginya, Arkan dan Sela memasuki gerbang Alam Rahasia Langit Tinggi bersama 50 elit Paviliun terbaik. Begitu melewati gerbang, dunia berubah total. Mereka tiba di sebuah dunia kecil yang penuh dengan reruntuhan istana kuno, hutan roh, dan gunung-gunung terapung.

Qi di dalam alam rahasia ini luar biasa murni. Arkan langsung duduk bersila dan menyerap Batu Dewa. Energi dahsyat mengalir ke dantiannya. Selama tujuh hari tujuh malam, ia kultivasi tanpa henti. Sela menjaganya sepanjang waktu, melindunginya dari binatang roh dan peserta lain yang mencoba mendekat.

Pada hari ketujuh, Arkan berhasil breakthrough ke Nascent Soul Tingkat 5. Tubuhnya mengeluarkan lapisan kotoran hitam tebal. Saat ia membuka mata, aura barunya membuat pohon-pohon di sekitar bergetar.

“Kamu berhasil,” kata Sela sambil tersenyum bahagia.

Arkan menarik Sela ke pelukannya dan menciumnya dalam-dalam. “Ini semua karena kamu selalu melindungiku.”

Mereka melanjutkan eksplorasi alam rahasia. Di tengah perjalanan, mereka menemukan sebuah istana kuno yang tersembunyi. Di dalamnya terdapat sebuah kolam spiritual suci. Arkan dan Sela berendam bersama di kolam itu, saling memeluk sambil menyerap Qi suci.

Di dalam kolam, ikatan jiwa mereka semakin dalam. Arkan melihat kilasan masa lalu Sela — bagaimana gadis itu dulu ketakutan di gang sempit, lalu jatuh cinta pada pemuda biasa yang menyelamatkannya. Sela juga melihat masa lalu Arkan — kesepian setelah orang tuanya pergi, dan kebangkitannya sebagai Pewaris Naga.

Mereka keluar dari kolam dengan kekuatan baru. Sela berhasil mencapai Nascent Soul Tingkat 4.

Di hari terakhir alam rahasia, mereka menemukan harta paling berharga — sebuah Inti Jiwa Naga Kuno. Arkan menyerapnya, membuat jiwa naganya semakin kuat dan stabil.

Ketika mereka keluar dari Alam Rahasia, kabar besar sudah menanti di luar.

Kekaisaran Naga Hitam Abadi secara resmi menyatakan permusuhan terhadap Paviliun Naga Emas. Mereka mengirim pasukan besar ke perbatasan wilayah Paviliun. Sekte Iblis Darah juga mulai bergerak secara terbuka.

Arkan berdiri di depan gerbang Kota Langit, mata emasnya menyala dingin.

“Baiklah,” katanya dengan suara yang menggema. “Jika mereka menginginkan perang, kita berikan perang yang tidak akan mereka lupakan sepanjang hidup mereka.”

Ia memeluk Sela di depan semua pasukan.

“Kita akan pulang dan mempersiapkan segalanya. Dunia Tengah akan segera tahu siapa yang sebenarnya berkuasa.”

Armada Paviliun Naga Emas kembali ke markas dengan semangat membara. Di belakang mereka, badai perang besar sedang terbentuk di langit Dunia Tengah.

1
Manusia Ikan 🫪
pembukaan yang menarik/Chuckle/
Nur Mohammad Rahman Arif: makasih kak
total 1 replies
T28J
aku suka 👍
T28J: jangan lupa mampir ketempat syaa juga kak👍
total 2 replies
Tarmin Dono
bagus sih ni,smngat yaa thor nulisnya,,,,💪💪💪💪💪🙏🙏🙏🙏
Nur Mohammad Rahman Arif: makasih kak, siap🙏🏻😁
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!